Denada Tak Kunjung Akui Ressa sebagai Anak, Publik Bandingkan Sikapnya dengan Nikita Mirzani
- YouTube/denadaindonesia
tvOnenews.com - Konflik antara Ressa Rizky Rossano dan Denada Tambunan kian memanas dan menjadi sorotan publik.
Di balik gugatan hukum yang dilayangkan ke Pengadilan Negeri Banyuwangi awal tahun 2026, tersimpan kisah keluarga yang penuh luka dan penolakan.
Semua bermula dari pengakuan Ressa, yang disebut sebagai anak kandung Denada dari hubungan masa lalunya.
Selama ini, Ressa dirawat oleh Dino Rossano Hansa, adik dari almarhumah Emilia Contessa dan istrinya Ratih Puspita Dewi.
Ratih yang telah membesarkan Ressa sejak bayi merasa dikhianati karena perlakuan dingin Denada dan keluarga angkatnya.
Dalam tayangan kanal YouTube Denny Sumargo, Ressa dan pengacaranya Ronald Armada mengungkapkan berbagai perlakuan tak menyenangkan yang diterima keluarga Ratih dari Denada.
Ronald mengaku sempat berupaya membangun komunikasi agar konflik tidak mencuat ke publik, namun usahanya gagal karena Denada disebut memblokir semua akses komunikasi.

- Tangkapan layar
“Kemarin saya sudah berusaha membangun komunikasi biar masalah ini tidak ter-blow up dan diselesaikan dalam ruangan yang tertutup. Tapi suatu ketika mama tahu kalau ternyata HP-nya diblokir sama Denada tanpa alasan yang sah,” kata Ronald.
Ratih pun mengaku bingung dengan sikap tersebut.
Ia menegaskan tidak pernah meminta harta, melainkan hanya ingin mempertahankan silaturahmi demi masa depan Ressa.
Namun, ia justru merasa direndahkan setelah hubungannya dengan Denada terputus begitu saja.
Puncak kekecewaan terjadi ketika Ratih datang langsung ke rumah Denada di Jakarta untuk mengurus berkas administrasi mobil.
Namun, kehadirannya tidak disambut baik. Ratih mengaku dibiarkan menunggu di luar rumah selama tiga jam setengah meski Denada tahu ia sudah datang.
“Sampai sana nggak dibukakan pintu. Dibiarkan menunggu di depan rumahnya, 3 jam setengah. Padahal Papa sudah komunikasi pakai nomor satpamnya, tapi tetap nggak dibukain pintu,” ungkap Ratih lirih.
Perlakuan itu disebut terjadi dua hari berturut-turut dan membuat keluarga besar Emilia Contessa merasa sangat tersinggung.
Bagi Ressa, ibunya yang telah merawat sejak bayi seolah direndahkan di depan mata sendiri.
Tak lama berselang, Ratih juga didatangi polisi di rumahnya di Banyuwangi karena laporan terkait cicilan mobil yang dianggap bermasalah.
Kejadian ini membuat keluarga Ratih merasa semakin disudutkan, hingga akhirnya menggugat Denada secara hukum.
Ressa Hanya Ingin Diakui sebagai Anak Kandung

- YouTube/CURHAT BANG Denny Sumargo
Di balik kasus hukum tersebut, Ressa menegaskan bahwa tuntutannya tidak dilandasi dendam atau uang, melainkan pengakuan sebagai anak kandung Denada.
“Aku cuma minta pengakuan dan hak sebagai anaknya saja. Aku cuma ingin cium kaki ibu aku,” kata Ressa sambil menahan tangis.
Ia menuturkan bahwa dirinya hanya ingin bisa memeluk Denada dan menebus kasih sayang yang hilang selama ini.
Namun, hingga kini Denada belum pernah hadir dalam agenda mediasi yang dijadwalkan oleh pengadilan.
“Intinya aku pengin meluk Mbak Denada itu sama pengin cium kakinya saja. Sudah itu aja,” tambahnya.
Sikap Denada yang terus diam dan mangkir dari mediasi membuat publik geram.
Netizen bahkan ramai membandingkan Denada dengan Nikita Mirzani, yang dikenal sering berurusan dengan hukum, tetapi tetap menjadi ibu yang tegas dan penuh cinta terhadap anak-anaknya.
“Lebih rendah dari Nikmir lu Den, anak tiga beda bapak semua tapi keurus dengan baik,” tulis seorang netizen di kolom komentar.
“Nikmir mah kelakuannya aja di luar nalar, tapi kalau soal anak jangan ganggu, dia pasti ngamuk,” sahut yang lain.
Seruan boikot terhadap Denada juga mulai bermunculan di media sosial.
Beberapa pengguna bahkan menandai stasiun televisi dan meminta agar Denada tidak lagi diundang di acara dangdut atau program hiburan lainnya sampai ia memberikan klarifikasi dan menyelesaikan masalah dengan Ressa secara terbuka. (adk)
Load more