GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Lembutnya Hati Ressa Masih Pikirkan Aisha Anak Denada yang Sempat Sakit Keras

Ressa Rizky Rossano juga mengungkap perasaannya saat membandingkan perhatian Denada terhadap anaknya saat ini dengan perlakuan yang ia terima di masa lalu.
Rabu, 28 Januari 2026 - 18:15 WIB
Berlinang Air Mata Ressa Ungkap Perasaan Hatinya yang Terluka: Kenapa Aku Diginiin!
Sumber :
  • dok.kolase tvOnenews.com /youtube Bang Denny sumargo

Jakarta, tvOnenews.com – Sosok pria bernama Ressa kembali menjadi sorotan publik setelah mengaku sebagai anak kandung penyanyi Denada Tambunan. Pengakuan tersebut disampaikan Ressa di tengah proses hukum yang kini tengah bergulir di Pengadilan Negeri Banyuwangi.

Meski mengaku tidak pernah dirawat oleh Denada sejak kecil, Ressa menegaskan dirinya sama sekali tidak menyimpan kebencian terhadap sang ibu kandung. Hal itu ia ungkapkan saat menjadi bintang tamu dalam podcast Denny Sumargo.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ressa mengaku sejak bayi telah diasuh oleh ibu angkatnya yang akrab disapa Mama Ratih. Namun, di balik sikapnya yang tenang, Ressa tak mampu menahan tangis saat mengungkapkan keinginannya untuk diakui sebagai anak.

“Aku pokoknya enggak benci. Bagaimanapun itu tetap ibu Ressa,” ujar Ressa sambil menangis, dikutip dari kanal YouTube Curhat Bang Densu, Rabu (28/1/2026).

Ia juga mengungkap perasaannya saat membandingkan perhatian Denada terhadap anaknya saat ini dengan perlakuan yang ia terima di masa lalu.

“Sedangkan anaknya Mbak Dena yang sekarang katanya sakit, Mbak Dena sampai segitunya. Padahal kalau aku diakui, mungkin aku bisa bantu jagain Aisha,” lanjut Ressa dengan suara bergetar.

Ressa Rizky Rossano
Ressa Rizky Rossano
Sumber :
  • YouTube/CURHAT BANG Denny Sumargo

Hingga kini, Denada belum memberikan klarifikasi secara langsung terkait pengakuan Ressa. Bahkan, sang penyanyi juga diketahui tidak menghadiri sidang mediasi yang digelar terkait gugatan tersebut.

Sebagai informasi, Ressa secara resmi menggugat Denada ke Pengadilan Negeri Banyuwangi pada 26 November 2025 atas dugaan penelantaran anak. Gugatan itu kini telah memasuki tahap mediasi.

Kuasa hukum Denada Misnadi mengungkapkan bahwa hingga mediasi ketiga, kliennya belum dapat menghadiri persidangan.

Ia menyebut alasan ketidakhadiran Denada diduga karena kesibukan sebagai figur publik.

“Namanya public figure, kita juga enggak tahu kesibukannya apa. Kalau ditanya sibuknya apa, saya tidak tahu,” kata Misnadi, dikutip dari YouTube Reyben Entertainment.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Misnadi menambahkan, dalam sidang mediasi ketiga tersebut belum ada keputusan berarti. Hakim hanya menanyakan perkembangan proses mediasi antara kedua belah pihak.

“Belum ada hasil. Hakim hanya menanyakan apakah mediasi bisa diselesaikan atau tidak. Kami masih diberi waktu satu minggu lagi,” jelasnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pasca Jadi Tahanan Rumah, Nadiem Gunakan Alat Detektor Saat Sidang Tuntutan: Ini Tidak Bisa Dilepas

Pasca Jadi Tahanan Rumah, Nadiem Gunakan Alat Detektor Saat Sidang Tuntutan: Ini Tidak Bisa Dilepas

Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Nadiem Makarim mengenakan gelang detektor elektronik di pergelangan kaki saat menjalani sidang dengan agenda pembacaan tuntutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (13/5/2026).
Pramono Sebut Jumlah Turis Malaysia ke Jakarta Meningkat, Thamrin City Jadi Incaran

Pramono Sebut Jumlah Turis Malaysia ke Jakarta Meningkat, Thamrin City Jadi Incaran

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan jumlah turis Malaysia yang berkunjung ke Jakarta mengalami peningkatan signifikan pada tahun ini.
BPJS Ketenagakerjaan-Untirta Teken Kerja Sama, Lindungi Civitas Akademika dan Mahasiswa Magang Lewat Jamsostek

BPJS Ketenagakerjaan-Untirta Teken Kerja Sama, Lindungi Civitas Akademika dan Mahasiswa Magang Lewat Jamsostek

Kerja sama ini bertujuan memperkuat kolaborasi yang komprehensif dalam mendukung Tri Dharma perguruan tinggi, yakni pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Komisi XI DPR RI Sebut Persatuan dan Kesatuan Bangsa Modal Utama Hadapi Gunacangan Ekonomi Global

Komisi XI DPR RI Sebut Persatuan dan Kesatuan Bangsa Modal Utama Hadapi Gunacangan Ekonomi Global

Kondisi ekonomi Indonesia belakangan ini tengah menghadapi tekanan usai nilai tukar rupiah ke dolar Amerika Serikat hingga penurunan tajam Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
Polda Metro Bongkar Peredaran Vape Etomidate di Jakut, Empat WN China dan Satu WNI Diciduk

Polda Metro Bongkar Peredaran Vape Etomidate di Jakut, Empat WN China dan Satu WNI Diciduk

Polda Metro Jaya menangkap empat WN China dan satu WNI dalam kasus peredaran narkoba etomidate berbentuk cartridge vape di Jakarta Utara.
Dalam Waktu Dekat, Polisi Bakal Tentukan Nasib Roy Suryo dan Dokter Tifa Soal Fitnah Ijazah Palsu Jokowi

Dalam Waktu Dekat, Polisi Bakal Tentukan Nasib Roy Suryo dan Dokter Tifa Soal Fitnah Ijazah Palsu Jokowi

Polda Metro Jaya bakal menentukan nasib tersangka Roy Suryo dan Dokter Tifa dalam kasus dugaan fitnah ijazah palsu Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi).

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dikabarkan akan segera mendapatkan lima pemain diaspora tambahan untuk Piala Asia 2027. Kelima pemain tersebut kabarnya adalah permintaan dari pelatih John Herdman.
Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai viral Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Kini, warganet dibuat geram dengan isi status WhatsApp Indri Wahyuni
Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Shindy Lutfiana curhat usai dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, mengaku kehilangan pekerjaan dan kecewa rekan sejawat rayakan kejatuhannya. Simak pengakuannya!
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT