News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Di Balik Gugatan Ressa Rizky ke Denada, Ada Dua Perjuangan Besar yang Diungkap Kuasa Hukum

​​​​​​​Gugatan Ressa Rizky Rossano ke Denada diungkap kuasa hukum memuat dua perjuangan besar, yaitu pengakuan status anak dan pembelaan martabat keluarga.
Jumat, 30 Januari 2026 - 06:53 WIB
Ressa Rizky Rossano, Kuasa Hukum, dan Denada
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / Istimewa / Instagram @denadaindonesia / Cumicumi

tvOnenews.com - Polemik antara Ressa Rizky Rossano dan penyanyi Denada kian menyita perhatian publik. Isu ini semakin viral setelah Ressa bersama Mama Ratih yang merupakan bibi Denada serta Ronald Armanda, kuasa hukum Ressa sekaligus menantu Mama Ratih, muncul dalam podcast CURHAT BANG milik Denny Sumargo beberapa hari lalu. 

Dalam podcast tersebut, konflik keluarga yang selama ini bergulir kembali dibuka ke publik dan memicu beragam reaksi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di tengah sorotan tersebut, Ronald Armanda mengungkap bahwa gugatan terhadap Denada tidak berdiri pada satu persoalan semata. 

Ada dua perjuangan besar yang menjadi dasar langkah hukum tersebut. Penjelasan itu disampaikan Ronald melalui pernyataannya yang diunggah di kanal YouTube Cumicumi pada 24 Januari 2026.

Perjuangan pertama berkaitan dengan pengakuan hak Ressa Rizky Rossano sebagai anak, sementara perjuangan kedua menyangkut pembelaan martabat keluarga, khususnya Mama Ratih yang selama ini membesarkan Ressa di Banyuwangi.

Ronald menegaskan bahwa gugatan ini bukan langkah gegabah. Ia memastikan setiap proses hukum yang ditempuh telah dipertimbangkan secara matang.

“Kita tidak akan mengajukan gugatan tanpa bukti yang kuat,” ujarnya.

1. Perjuangan Pengakuan Hak Ressa

Ronald menjelaskan bahwa inti dari gugatan tersebut adalah memperjuangkan pengakuan status Ressa yang selama ini dipertanyakan. 

Menurutnya, persoalan ini tidak bisa dilepaskan dari hak seorang anak yang dilindungi oleh undang-undang.

“Kepentingan saya hanya untuk memperjuangkan bahwa hak-hak Ressa ini sebenarnya kan masalah konsep hak waris,” tegas Ronald.

Ia menilai selama ini publik hanya mengenal satu anak Denada, sementara menurut klaimnya, Ressa juga memiliki hak yang sama. Karena itu, Ronald menekankan bahwa proses hukum akan terus berjalan apabila tidak ada pengakuan yang jelas di luar persidangan.

“Ketika dia tidak mau memberikan pengakuan secara tegas di luar forum persidangan, ya sudah, persidangan tetap akan lanjut,” lanjutnya.

Ronald juga menepis anggapan bahwa gugatan tersebut dilatarbelakangi kepentingan materi. Menurutnya, fokus utama adalah kejelasan status dan pengakuan hak Ressa sebagai seorang anak.

2. Membela Martabat Keluarga

Selain soal pengakuan, perjuangan kedua yang tak kalah penting adalah pembelaan martabat keluarga, terutama Mama Ratih. 

Ronald mengaku emosinya memuncak setelah mengetahui ibunya didatangi aparat kepolisian akibat laporan terkait persoalan cicilan mobil.

“Ibu saya ini di rumah itu didatangi polisi berseragam dan dilaporkan serta disomasi perihal mobil yang ibu saya ini enggak tahu apa-apa,” ungkap Ronald.

Ia mempertanyakan alasan Mama Ratih yang justru dilaporkan, padahal mobil tersebut digunakan oleh Ressa untuk bekerja.

“Pertanyaannya, kok ibu saya yang dilaporkan? Padahal yang pakai kan Ressa,” katanya.

Situasi tersebut semakin memukul Ronald ketika mengetahui kondisi fisik sang ibu yang disebut lemah dan sakit-sakitan.
“Nah, kebetulan karena fisiknya lemah, sakit-sakitan, telepon saya nangis-nangis. Akhirnya saya selaku anak emosi. Sekarang siapa anak yang tidak sakit hati ketika ibunya diperlakukan seperti itu,” ujarnya.

Ronald mengaku sempat mencoba menyelesaikan persoalan tersebut secara persuasif dengan pihak keluarga Denada. 

Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil dan justru membuat konflik semakin terbuka ke publik.

Gugatan Berlanjut ke Ranah Hukum

Pada 24 Januari 2026, Ressa Rizky Rossano bersama Mama Ratih dan dua kuasa hukumnya bertolak ke Jakarta dengan harapan dapat bertemu langsung dengan Denada.

Setibanya di Jakarta, mereka memberikan penjelasan kepada awak media terkait langkah hukum yang ditempuh.

Ronald menilai pihak Denada tidak menunjukkan itikad baik, termasuk ketika jalur mediasi sempat dibuka.
“Seharusnya kalau punya kebijaksanaan, ambil kesempatan itu,” ucapnya.

Ia menegaskan keputusannya datang ke Jakarta dan berbicara secara terbuka bertujuan meluruskan kronologi secara runtut dan transparan.

“Saya minta langsung datang ke Jakarta untuk memberikan keterangan secara runtut, logis, sistematis, dan apa adanya,” pungkas Ronald.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasus ini pun menandai babak baru dalam polemik yang melibatkan Ressa Rizky Rossano, Denada, dan konflik keluarga besar almarhumah Emilia Contessa, yang kini terus bergulir di ranah hukum dan menjadi perhatian luas publik.

(anf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Terungkap Motif Pasangan Sesama Jenis yang Viral Bikin Video Mesum A Day in My Life, Begini Penjelasan Polisi

Terungkap Motif Pasangan Sesama Jenis yang Viral Bikin Video Mesum A Day in My Life, Begini Penjelasan Polisi

Video mesum a day in my life, dua pria yang diduga pasangan sesama jenis itu, berseliweran di medsos. Bahkan muncul dengan banyak potongan video pendek.
Harga Emas Antam Hari Ini 23 September 2026 Rp2.630.000 per Gram, Naik Tipis Rp3.000

Harga Emas Antam Hari Ini 23 September 2026 Rp2.630.000 per Gram, Naik Tipis Rp3.000

Harga emas Antam hari ini 23 September 2026 Rp2.630.000 per gram. Buyback yang terpantau ikut naik.
Timnas Voli Putri Indonesia Perbaiki Nasib, Naik Peringkat Meski Gagal Tembus 5 Besar Asian Games 2026

Timnas Voli Putri Indonesia Perbaiki Nasib, Naik Peringkat Meski Gagal Tembus 5 Besar Asian Games 2026

Meski gagal menembus lima besar Asian Games 2026, namun Timnas Voli Putri Indonesia tetap naik peringkat dibandingkan dengan pencapaiannya di edisi sebelumnya.
Gagal Raih Medali Lagi Asian Games, Media Korea Singgung Hilangnya Sosok Kim Yeon-koung

Gagal Raih Medali Lagi Asian Games, Media Korea Singgung Hilangnya Sosok Kim Yeon-koung

Tim voli putri Korea Selatan kembali gagal meraih medali di Asian Games Aichi-Nagoya 2026. media Korea mengaitkan dengan absennya legenda, Kim Yeon-koung.
Dukung Ketahanan Energi, Pemkot Pekalongan Giatkan Gerakan Ubah Jelantah Bernilai Ekonomi

Dukung Ketahanan Energi, Pemkot Pekalongan Giatkan Gerakan Ubah Jelantah Bernilai Ekonomi

Pemkot Pekalongan mengajak aparatur sipil negara (ASN) dan organisasi perangkat daerah untuk berpartisipasi dalam gerakan mengubah jelantah menjadi rupiah.
Akselerasi Hilirisasi Nikel Morowali: 5600 UMKM Baru 30 Masuk Rantai Pasok Industri IMIP

Akselerasi Hilirisasi Nikel Morowali: 5600 UMKM Baru 30 Masuk Rantai Pasok Industri IMIP

Akselerasi hilirisasi mineral di Indonesia dinilai tidak cukup hanya mengandalkan investasi dan kapasitas industri. Sinkronisasi kebijakan antara pemerintah

Trending

Gantikan Megawati Hangestri di Red Sparks, Zhong Hui Banjir Dukungan Volimania Jelang Liga Voli Korea 2026-2027

Gantikan Megawati Hangestri di Red Sparks, Zhong Hui Banjir Dukungan Volimania Jelang Liga Voli Korea 2026-2027

Pevoli China, Zhong Hui yang menggantikan Megawati Hangestri sebagai pemain Asia di Red Sparks, mendapatkan banyak dukungan dari volimania jelang bergulirnya Liga Voli Korea 2026-2027.
Red Sparks Resmi Perkenalkan Skuad, Nomor Punggung 8 Warisan Megawati Hangestri Kini Dipakai Pemain Lain

Red Sparks Resmi Perkenalkan Skuad, Nomor Punggung 8 Warisan Megawati Hangestri Kini Dipakai Pemain Lain

Kurang lebih setahun dijaga oleh Ko Hee-jin, kini nomor punggung 8 milik Megawati Hangestri di Red Sparks secara resmi diberikan kepada pemain lain musim depan.
Fakta-fakta Kasus Savanna Azzahra: Gadis yang Kakaknya Selingkuh dengan Calon Suami hingga Hamil 3 Bulan

Fakta-fakta Kasus Savanna Azzahra: Gadis yang Kakaknya Selingkuh dengan Calon Suami hingga Hamil 3 Bulan

Inilah kumpulan fakta dari kasus Savanna Azzahra atau Anne, gadis yang kakaknya akui berselingkuh dengan calon suaminya hanya H-3 sebelum prosesi pernikahan.
Kronologi Lengkap Video Mesum 'A Day in My Life' Viral, Pasangan Sesama Jenis yang Dikabarkan Terpapar HIV

Kronologi Lengkap Video Mesum 'A Day in My Life' Viral, Pasangan Sesama Jenis yang Dikabarkan Terpapar HIV

Video mesum a day in my life berseliweran di medsos, dengan banyak potongan pendek video. Namun hal ini masih menunggu keterangan selanjutnya dari Kepolisian.
Pasangan Sesama Jenis Pembuat Video Mesum "A Day in My Life" Jalin Hubungan Usai Berkenalan di Media Sosial

Pasangan Sesama Jenis Pembuat Video Mesum "A Day in My Life" Jalin Hubungan Usai Berkenalan di Media Sosial

Pasangan sesama jenis yang membuat video mesum bertajuk “A Day in My Life” ternyata menjalin hubungan. 
Dokter Soroti Pasangan di Video Mesum 'A Day in My Life' Terpapar HIV, Ingatkan Perlunya Edukasi Dini

Dokter Soroti Pasangan di Video Mesum 'A Day in My Life' Terpapar HIV, Ingatkan Perlunya Edukasi Dini

Media sosial digemparkan dengan satu video mesum yang menampilkan pasangan sesama jenis (gay) bertajuk atau bertemakan a day in my life. Hal ini menuai atensi.
Kevin Diks Bicara Jujur soal Rivalitas Timnas Indonesia dan Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Saya Sudah Mendengarnya

Kevin Diks Bicara Jujur soal Rivalitas Timnas Indonesia dan Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Saya Sudah Mendengarnya

Kevin Diks, yang hendak menjabat sebagai kapten Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, berbicara soal Malaysia. Ini menjadi duel yang dinantikan oleh para suporter.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT