Semakin Panas, Ressa Tutup Pintu Maaf untuk Denada Siap Tempuh Persidangan, Begini Penjelasan Kuasa Hukum
- dok.kolase tvOnenews.com /youtube Bang Denny sumargo
Jakarta, tvOnenews.com- Kasus dugaan penelantaran anak yang digugat Ressa kepada Denada kian memanas. Keduanya gagal dalam sidang mediasi.

- Kolase tvOnenews.com / YouTube MNCTVRumahnyaDangdut / CURHAT BANG Denny Sumargo
Hal ini dikarenakan, pihak Ressa dan Denada gagal mencapai kesepakatan dalam sidang mediasi yang telah digelar Pengadilan Negeri Banyuwangi beberapa waktu lalu.
Sidah mediasi yang digelar sebanyak tiga kali, tidak dihadiri oleh pihak digugat yaitu Denada. Sehingga perkara yang dilakukan sidang tertutup itu masuk atau naik ke pokok perkara.
Dengan begitu, Denada dan Ressa akan bertemu pada waktu selanjutnya untuk sidang pengadilan yang dikatakan diadakan terbuka.

- dok.kolase tvOnenews.com /youtube Bang Denny sumargo
Menurut Ronald, jika Hakim mediator dalam sidang mediasi antara Ressa Rizky Rossano dan Denada telah dinyatakan gagal pada Kamis (29/1/2026), maka kasus dilanjutkan pada tahap berikutnya yaitu masuk ke pokok perkara.
"Waktu saya kemarin sudah membuka pintu lebar-lebar untuk terjadinya perdamaian di tengah mediasi, menginginkan untuk mengoptimalkan mediasi itu sekarang sudah tertutup,” kata kuasa hukum Ressa Rizky, Ronald Armada, dikutip dari YouTube Reyben Entertainment, Jumat (30/1).
Sehubungan dengan itu, Denada yang disampaikan melalui Kuasa Hukumnya sudah mengatakan jika Ressa adalah anak kandung atau anak biologis penyanyi Indonesia itu.
Namun sayangnya, sekalipun sudah menyatakan sudah mengakui Ressa alias Ressa Rizky Rossano sebagai anak. Pihak sang anak sudah menutup pintu maaf.
Di mana kasus ini sudah masuk pokok perkara, atau maksudnya akan dilanjutkan dengan sidang. Hal ini masih menunggu kabar PN Banyuwangi.
"Sekarang malah saya nyatakan pintu saya terbuka untuk bermain di ranah persidangan yang kemudian kita harus fight. Kalau fight ini kan pasti ada yang jatuh, tidak karena mereka inisiasinya seperti itu, ya silahkan. Kalau bagi saya ‘Bismillahirrahmanirrahim’ sekaligus nanti mungkin ya ‘Alhamdulillah’,” tegas Ronald.

- YouTube Cumicumi
Pengakuan Kuasa Hukum Denada
Di sisi lain, Kuasa hukum Denada Muhammad Iqbal menyampaikan kalau Denada tidak pernah menyampaikan kalau Ressa bukanlah anak.
Dalam kesempatan itu juga, Iqbal katakan pihaknya sudah membiayai Ressa. Denada ia sebut sudah bertanggungjawab.
"Sudah saya jawab tadi, denada tidak pernah menganggap ressa bukan anaknya," jelas Iqbal menjawab pertanyaan wartawan dalam YouTube Cumi-cumi.
"itu nggak pernah. Karena (Denada) semua penuhi, sampai sekolah juga dipenuhi," sambung Ikbal.
Sebelumnya, Ressa menggugat Denada ke Pengadilan Negeri Banyuwangi atas dugaan penelantaran anak pada 26 November 2025. Sebanyak sidang mediasi digelar pihak tergugat tidak pernah hadir.(klw)
Load more