Bantah Berpihak ke Sohibnya, Irfan Hakim Justru Lega Denada Sudah Mengakui Ressa Rizky sebagai Anak Kandung
- Kolase Instagram/@denadaindonesia/@irfanhakim75 & tvOne/Happy Oktavia
"Kesannya gue menormalisasikan hubungan ibu-anak, anak-ibu yang tidak jelas. Kemudian, gue mendukung, men-support tentang hal itu. Kenapa bisa muncul? Ada framing antara podcast di Densu dengan tugas gue di acara FYP wawancara Bang Hotman Paris. Itu tidak seperti yang dibayangkan," jelasnya.
Irfan menegaskan, video dirinya bertanya kepada Hotman Paris jauh sebelum video Ressa dan keluarga ditayangkan di podcast Denny Sumargo.
"Pada tanggal tersebut (saat wawancara di tanggal 20 Januari 2026), belum ada pernyataan jelas dari kedua belah pihak. Memang ada statement dari pihak Ressa tapi belum sepanjang di podcast Densu," paparnya.
Lagi pula, presenter berusia 50 tahun itu belum memahami alasan Ressa baru menggugat di usia 24 tahun. Ia meminta penjelasan dari paparan Hotman Paris.
Ia memahami kisah pilu Ressa. Sebab, ia juga menjadi seorang anak dan orang tua, sehingga tidak membenarkan sikap Denada yang diduga telah menelantarkan anak kandung selama 24 tahun.
"Saya adalah salah satu host talkshow, saya tidak bisa berpihak kepada salah satu narasumber. Saya harus netral dan saya lakukan hal itu sampai detik ini," tegasnya.
Ia juga tidak mempunyai hak ikut campur prahara sahabatnya lebih jauh. Pihak yang berwenang menyelesaikan kasus dugaan penelantaran anak kandung hanya dari pihak keluarga Denada dan Ressa.
Ia mengaku telah mendapatkan versi cerita dari Denada. Namun ia tidak membenarkan penjelasan sahabatnya maupun pihak Ressa.
"Terima kasih hujatan, terima kasih kata-kata kasarnya kepada saya, termasuk kepada istri dan anak saya. Bahkan, sampai keluarga saya. Saya membuat ini agar tidak ada lagi yang melakukan fitnah kepada saya. Sukses untuk Denada, sukses untuk Ressa. Saya mendoakan agar kasus mereka berdua cepat selesai dengan baik," tutupnya.
(hap)
Load more