News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Reaksi Jujur Pihak Denada Saat Tahu Ressa Ingin Satu KK dengan Ibu Kandung

​​​​​​​Reaksi jujur pihak Denada saat mengetahui Ressa Rizky Rossano ingin satu KK dengan ibu kandungnya. Kuasa hukum menegaskan hal itu di luar gugatan.
Senin, 2 Februari 2026 - 11:38 WIB
Ressa Rizky Rossano dan Denada
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / YouTube HepiNews / Instagram @denadaindonesia

tvOnenews.com - Keinginan Ressa Rizky Rossano untuk masuk dalam satu Kartu Keluarga (KK) dengan Denada baru-baru ini mengundang sorotan publik. 

Permintaan tersebut disampaikan Ressa secara terbuka sebagai bagian dari upayanya mendapatkan pengakuan hukum yang sah sebagai anak biologis Denada setelah merasa status dan identitasnya “dikaburkan” selama 24 tahun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bagi pihak Ressa, pencantuman dalam KK bukan sekadar formalitas administrasi. Langkah tersebut dinilai penting untuk melegalkan status keperdataan, memperoleh perlindungan hukum, serta memastikan hak dan tanggung jawab moral dari ibu kandungnya diakui secara resmi oleh negara.

 Saat ini, data administrasi kependudukan Ressa, termasuk akta kelahiran, disebut masih tercatat atas nama kakeknya, bukan Denada.

Meski kuasa hukum Denada telah menyampaikan bahwa kliennya mengakui Ressa sebagai anak kandung, pihak Ressa mengaku belum puas. 

Mereka menilai pengakuan tersebut harus dituangkan secara formal melalui dokumen hukum dan administrasi negara agar status Ressa dalam KK menjadi jelas dan tidak menimbulkan polemik di kemudian hari.

Upaya penyelesaian secara kekeluargaan melalui mediasi di Pengadilan Negeri Banyuwangi pun telah dinyatakan gagal pada 29 Januari 2026. 

Dengan gagalnya mediasi, perkara ini kini berlanjut ke persidangan pokok untuk menentukan status hukum Ressa secara inkrah.

Menanggapi isu keinginan Ressa untuk satu KK dengan Denada, kuasa hukum Denada, Iqbal, memberikan respons jujur saat ditemui awak media. Ketika ditanya soal permintaan tersebut, Iqbal menegaskan bahwa hal itu tidak tercantum dalam gugatan. 

“Di gugatan itu tidak disebut, ya. Untuk itu di luar gugatan, saya enggak bisa komen,” ujar Iqbal dalam tayangan YouTube Cumicumi pada 1 Februari 2026.

Iqbal menekankan bahwa pihaknya memilih menghormati proses hukum yang sedang berjalan. 

“Makanya itu, Mas, ini kan pernyataan di media, sedangkan mereka sudah menempuh jalur hukum lebih dulu, sehingga kita hormatilah jalannya sidang. Mungkin bisa dipahami,” katanya.

Ia juga menyampaikan bahwa secara komunikasi personal, Denada dan Ressa sebenarnya masih memungkinkan berinteraksi. 

“Yang jelas mereka berdua itu sama-sama punya nomor HP, kan, ya, saling interaksi. Kalau lebih detail komunikasinya saya enggak tahu, karena di luar konteks masalah ini,” ucap Iqbal.

Terkait sikap Denada saat ini, Iqbal menyebut kliennya memilih untuk menahan diri.

“Kalau pesan Mbak Denada selama ini, sejauh ini kita silent dulu lah. Soalnya itu tadi, jalur hukumnya dulu kita lalui tahap-tahapannya supaya enggak salah kaprah nanti,” jelasnya.

Ia juga menyinggung hujatan publik yang muncul belakangan ini. Menurutnya, hal tersebut merupakan dampak dari manuver di ruang publik selama masa mediasi. 

“Hujatan itu kami anggap dampak dari saat masa mediasi mereka manuver podcast ke mana-mana, ngomong seenaknya, enggak sesuai fakta. Seharusnya masa mediasi itu masa tenang, introspeksi, kapan kita rembukan ketemu, tapi mereka malah begitu. Ya, kita hadapi saja,” pungkas Iqbal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hingga kini, polemik antara Ressa Rizky Rossano dan Denada masih terus bergulir dan menjadi perhatian publik, seiring proses hukum yang masih berjalan di pengadilan.

(anf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kebijakan WFH ASN Setiap Hari Jumat, Dirlantas Ungkap Ada Pengurangan Volume Kendaraan

Kebijakan WFH ASN Setiap Hari Jumat, Dirlantas Ungkap Ada Pengurangan Volume Kendaraan

Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin ungkap kondisi lalu lintas di wilayah hukum Polda Metro Jaya, terutama Jakarta, usai ada penerapan WFH setiap hari Jumat.
Gubernur Khofifah Lantik Pengurus Wilayah, Komisariat dan Pengurus Cabang IKA UNAIR

Gubernur Khofifah Lantik Pengurus Wilayah, Komisariat dan Pengurus Cabang IKA UNAIR

Ketua Umum PP IKA UNAIR yang juga Gubernur Jatim melantik Pengurus Wilayah, Komisariat, dan Pengurus Cabang IKA UNAIR periode 2025–2030.
Sidak Dapur Rumah Warga, Gubernur Dedi Mulyadi Meringis Lihat Lauk Makanan Seadanya yang Dibuat Seorang Nenek

Sidak Dapur Rumah Warga, Gubernur Dedi Mulyadi Meringis Lihat Lauk Makanan Seadanya yang Dibuat Seorang Nenek

Di bulan Ramadhan kemarin, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merasa terenyuh ketika melihat warganya yang hanya konsumsi makanan seadanya untuk berbuka puasa.
Minta Audiensi dengan DPR RI, Pekerja Penggilingan Padi Pakuhaji: Kesulitan Pasokan Gabah

Minta Audiensi dengan DPR RI, Pekerja Penggilingan Padi Pakuhaji: Kesulitan Pasokan Gabah

Proyek pembangunan yang mengikis ribuan hektar lahan pertanian di Kecamatan Pakuhaji, Tangerang, turut menggerus nasib pekerja penggilingan padi.
Keputusan AFC Bisa Bikin Rugi Timnas Indonesia, Media Vietnam Sebut Skuad Garuda akan Gagal ke Piala Dunia U17 2026

Keputusan AFC Bisa Bikin Rugi Timnas Indonesia, Media Vietnam Sebut Skuad Garuda akan Gagal ke Piala Dunia U17 2026

Media Vietnam menyebut ada keputusan AFC yang bisa membuat Timnas Indonesia rugi dan gagal lolos ke Piala Dunia U17 2026. Keputusan ini terkait tuan rumah.
Keputusan AFC Bisa Bikin Rugi Timnas Indonesia, Media Vietnam Sebut Skuad Garuda akan Gagal ke Piala Dunia U17 2026

Keputusan AFC Bisa Bikin Rugi Timnas Indonesia, Media Vietnam Sebut Skuad Garuda akan Gagal ke Piala Dunia U17 2026

Media Vietnam menyebut ada keputusan AFC yang bisa membuat Timnas Indonesia rugi dan gagal lolos ke Piala Dunia U17 2026. Keputusan ini terkait tuan rumah.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan jawaban jenaka ketika diajak pelatih Timnas Indonesia John Herdman untuk berolahraga lari atau joging bersama-sama.
Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyampaikan apresiasi kepada Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung yang merayakan hari jadinya ke-58.
Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi ibu muda asal Cimahi nyaris saja kehilangan bayi yang baru dilahirkannya gara-gara keteledoran petugas Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT