Iis Dahlia Bantah Intimidasi, Pihak Ressa Ceritakan Kejadian Sebenarnya di Acara Fashion Show
- Kolase tvOnenews.com / Cumicumi / Instagram @iisdahlia
tvOnenews.com - Ressa Rizky Rossano, putra Denada kembali menjadi sorotan usai Iis Dahlia membantah tuduhan intimidasi, sementara pihak Ressa menjelaskan kejadian sebenarnya yang terjadi di sebuah acara fashion show.
Polemik ini mencuat setelah Iis Dahlia mengunggah video klarifikasi pada awal Februari 2026. Dalam pernyataannya, ia menepis anggapan bahwa dirinya melakukan tindakan intimidasi terhadap Ressa Rizky Rosano, sosok yang mengaku sebagai anak kandung Denada.
Dalam video klarifikasinya, Iis Dahlia menegaskan bahwa pertemuannya dengan Ressa terjadi secara tidak sengaja. Ia membantah bahwa dirinya sengaja mendatangi Ressa untuk “menggeruduk” atau meneror.
Menurut Iis, langkahnya menghampiri Ressa semata-mata didasari rasa empati sebagai seorang ibu. Ia mengaku hanya ingin menenangkan dan memberikan dukungan, bukan memberikan tekanan psikologis.
Sebelumnya, kuasa hukum Ressa Rizky Rossano sempat melayangkan teguran. Hal ini terjadi karena pihak Ressa merasa kliennya dipojokkan, terutama terkait isu boikot terhadap Denada yang ramai dibicarakan di media sosial.
Namun, Iis Dahlia menegaskan dirinya tetap bersikap objektif meski memiliki hubungan kerja sama dengan Denada. Ia justru menyebut bahwa pertemuan tersebut adalah upaya untuk “membesarkan hati” Ressa.
Ronald Armanda, yang mewakili pihak Ressa, turut memberikan penjelasan dalam wawancara di kanal YouTube Insertlive pada 6 Juli 2026.
Saat ditanya awak media soal kejadian sebenarnya, Ronald menyebut kemungkinan besar ada kesalahpahaman.
Ronald Armanda, pihak Ressa dalam YouTube Insertlive (6/7/2026), mengatakan, “Mungkin ada sedikit kesalahpahaman ya dengan Bu Iis. Tadi juga sudah saya sampaikan. Mohon juga dimaklumi kalau saya ini agak sedikit sensitif untuk menjaga Ressa itu. Apalagi emosinya kan masih belum stabil ya.”

Pihak Ressa Rizky Rossano. (Sumber: YouTube Insertlive)
Ia juga menyampaikan permintaan maaf sekaligus memaafkan Iis Dahlia.
Ronald Armanda menambahkan, “Tadi juga sudah saya sampaikan ke Bu Iis, saya juga minta maaf dan saya juga sudah memaafkan Bu Iis ya. Itu makanya insyaallah beliau juga menerima nanti, kalau memang ada salahnya saya.”
Awak media kemudian menanyakan apakah benar terjadi intimidasi. Ronald menjelaskan bahwa situasi saat itu terjadi di sebuah acara fashion show, dan Ressa sempat merasa syok.
Ronald Armanda menjelaskan, “Kan begini ceritanya, kemarin itu ketika dia show, fashion ya. Saya di luar satu acara itu. Ketika itu ditanya, mungkin cuma karena anak ini lagi takut sendirian didatangi itu kan agak syok. WA saya kok merasa terintimidasi. Bukan terintimidasi sebetulnya, kok seakan-akan dipojokkan itu loh.”
Ia menekankan bahwa tidak ada konteks intimidasi secara langsung, melainkan perasaan tidak nyaman karena situasi yang mendadak.
Ronald juga menyinggung soal diskredit yang menurutnya tidak tepat.
Ronald Armanda mengatakan, “Diskredit itu bukan ada secara kontekstual bukan di Denada, tetapi seakan-akan peristiwa karena Denada tidak punya pekerjaan itu karena salahnya dia.”
Ronald juga mengimbau publik agar tidak meneruskan opini negatif terhadap Iis Dahlia.
Ia berkata, “Makanya saya mohon kepada netizen untuk tidak meneruskan atau membuat opini yang agak sedikit negatif kepada beliau juga ya. Kita ini enggak ada maksud apa-apa sebenarnya. Cuma saya ini kan reaktif.”
Menurut Ronald, sikap reaktif itu muncul karena dirinya merasa sebagai orang yang harus melindungi Ressa.
Ronald Armanda menegaskan, “Makanya saya ini kan karena saya satu-satunya orang yang bisa memproteksi Ressa. Selain abangnya juga kan.”
Ronald mengaku pihaknya tidak menginginkan konflik ini semakin membesar, apalagi sampai berdampak pada karier Denada.
Ia menjelaskan, “Jangankan Ressa, saya juga enggak mau. Kita juga tidak ingin ini terjadi. Soal pemboikotan itu sebetulnya reaksi dari simpati publik.”
Ronald menambahkan bahwa mereka tidak berniat mencari panggung, tetapi situasi ini berkembang karena perhatian media.
Ronald Armanda mengatakan, “Bukannya saya terus mencari panggung, tidak. Tetapi kawan-kawan pers ini kan running, seakan-akan menjadikan ini objek yang hot dan sensitif. Padahal kami enggak mau itu, yang akibatnya kemudian berpotensi merugikan kepentingan kariernya Denada.”
Perseteruan Denada dan Ressa Rizky Rossano sendiri berawal dari klaim Ressa sebagai anak kandung Denada yang merasa ditelantarkan.
Masalah ini kini telah masuk ranah hukum dengan gugatan perdata senilai Rp7 miliar yang diajukan Ressa terhadap Denada di Pengadilan Negeri Banyuwangi.
Iis Dahlia pun berharap agar konflik ini dapat diselesaikan secara kekeluargaan dan berakhir damai.
Kasus yang melibatkan ressa Rizky Rossano, Denada, dan Iis Dahlia tampaknya masih menjadi perhatian publik. Namun, dengan adanya klarifikasi dari kedua belah pihak, situasi mulai mengarah pada penyelesaian yang lebih tenang.
Ronald Armanda menegaskan bahwa kesalahpahaman tidak seharusnya terus dibesar-besarkan, dan ia berharap semua pihak bisa mengambil jalan damai tanpa memperpanjang polemik.
(anf)
Load more