Mohan Hazian Didepak dari Penerbit Bukunya, Karyanya Diputus Imbas Dugaan Kasus Pelecehan Seksual di Brand Lokal
- Kolase Instagram/@mohanhazian/@shiramedia
Jakarta, tvOnenews.com - Owner brand streetwear lokal Thanksinsomnia, Mohan Hazian didepak dari Shira Media, penerbit buku ternama berbasis di Yogyakarta.
Kabar pemutusan kerja sama seluruh karya buku milik Mohan Hazian langsung disampaikan pihak penerbit bukunya melalui media sosial Instagram @shiramedia, Senin (9/2/2026).
Alasan Shira Media memutus kerja sama seluruh karya buku Mohan Hazian, sebab pemilik brand streetwear ternama itu terseret dugaan kasus pelecehan seksual yang belakangan ini mengguncang publik.
"PERNYATAAN SIKAP SHIRA MEDIA. Kami, Shira Media, menyampaikan pernyataan sikap resmi terkait dugaan kekerasan seksual (KS) yang melibatkan Mohan Hazian, yang karyanya pernah kami terbitkan," tulis Shira Media dikutip tvOnenews.com, Selasa (10/2/2026).
Shira Media Hapus Karya Buku Mohan Hazian

- Instagram @mohanhazian
Penerbit buku berbasis di Yogyakarta itu menegaskan, pihaknya telah resmi memutus seluruh kerja sama Mohan yang bersifat komersial.
Dalam hal ini, Shira Media tidak lagi menerbitkan karya milik Mohan. Tak hanya itu, penerbit buku tersebut tak akan memasarkan karya buku suami Alya Putri itu.
Shira Media sendiri menjadi di antara tempat utama, mulai dari pembuatan, penerbitan, hingga pemasaran seluruh karya buku Mohan Hazian.
Judul karya buku milik Mohan Hazian yang paling populer, bertajuk "Goresan Seorang Berandal". Buku ini diterbitkan oleh penerbit Shira Media di Yogyakarta pada 2021/2022.
"Ini meliputi seluruh rencana pencetakan ulang, distribusi, promosi, dan kerja sama penerbitan di masa mendatang," tegasnya.
Kemudian, penerbit buku tersebut juga mendesak seluruh mitranya. Pihaknya menginginkan promosi hingga penjualan karya buku milik Mohan segera dihentikan di ruang publik.
"Kami juga meminta seluruh mitra penjualan untuk menghentikan transaksi dan menarik buku-buku tersebut dari peredaran," imbau Shira Media.
Dukung Usut Dugaan Kasus Pelecehan Seksual
Pihak penerbit buku yang bekerja sama dengan karya Mohan itu turut prihatin adanya kabar pilu dialami sejumlah wanita diduga menjadi korban pelecehan seksual. Shira Media tentu mendukung pengusutan dugaan kasus pelecehan seksual sampai tuntas.
"Pernyataan ini kami sampaikan sebagai sikap resmi dan terbuka kepada publik. Kami mendukung proses penanganan dan investigasi yang transparan, adil, dan berpihak pada korban, hingga hak-hak korban sepenuhnya terpenuhi," jelas Shira Media.
Penerbit buku itu juga akan mengawal kasus tersebut. Pihaknya siap berada di barisan para korban.
"Kami bersama korban," tegas Shira Media lagi.
Duduk Perkara Mohan Hazian Terseret Dugaan Kasus Skandal Pelecehan Seksual
Sebelumnya, nama pebisnis Mohan Hazian mendadak trending topic di sejumlah platform media sosial. Ia menjadi sorotan lantaran terseret dugaan pelecehan seksual.
Ironisnya, kasus dugaan pelecehan seksual ini masih berada di ruang bisnisnya. Sosok Mohan diduga melakukan skandal kekerasan seksual terhadap talent hingga modelnya.
Isu ini bermula dari seutas unggahan seorang perempuan bernama akun @aarummanis melalui platform X. Dalam postingan itu, ia membagikan cerita pilu dialaminya saat menjadi talent photoshoot dan videoshoot diduga di brand milik Mohan Hazian, Thanksinsomnia.
Kata perempuan itu, kejadian tidak menyenangkan tersebut terjadi sekitar pada bulan Mei 2025. Kala itu, ia mendapatkan job sebagai talent photoshoot brand diduga punya Mohan.
"Bulan Mei 2025, saya dapat job sebagai talent untuk photoshoot/videoshoot untuk salah satu brand lokal terkenal dengan owner inisial M," tulis perempuan itu.
Selepas itu, ia mengaku diajak makan oleh pelaku di luar. Kebetulan ia juga merasa lapar sehingga menerima tawaran tersebut.
Kejanggalan mulai terjadi setelah momen tersebut tidak ditemani talent scouter. Sebab, scouter brand itu lebih pilih keluar dengan dalih membereskan peralatan photoshoot.
Ia merasa heran dibiarkan berdua dengan M, pemilik brand lokal tersebut. Ironisnya lagi, ia justru diajak makan di dalam ruang area photoshoot.
"Owner M melancarkan aksinya dan mulai melecehkan saya. Saya dengan tegas mengatakan tidak, tetapi owner M tetap tidak peduli," jelasnya.
Ia tidak bisa berkata-kata lagi dirinya dipegang hingga mendapat perlakuan layaknya pelecehan berujung kekerasan seksual. Sontak, ia hanya bisa memberontak sehingga dibiarkan pulang dengan kondisi ketakutan dan trauma mendalam.
"Setelah kejadian tersebut, saya mengetahui M sudah punya istri dan anak. Saya masih trauma setiap kali saya melihat wajah beliau di media. Rasanya saya mau muntah dan terus mengingat kejadian tersebut," bebernya.
Sontak, nama Mohan Faizan menjadi sasaran empuk netizen. Akibatnya, pihak manajemen Thanksinsomnia juga ikut buka suara melalui media sosial resmi brand streetwear tersebut.
Manajemen Thhanksinsomnia menegaskan, Mohan tidak lagi menjabat sebagai owner brand itu. Hal tersebut telah resmi terhitung sejak Senin, 9 Februari 2026.
Mohan Hazian Klarifikasi
Tak butuh waktu lama, Mohan juga muncul ke ruang publik. Ia mengunggah video klarifikasi terkait bantahan dirinya telah melakukan pelecehan seksual.
"Jadi lu semua harus tahu ini sangat merugikan gua, merugikan orang-orang di sekitar gua yang enggak tahu apa-apa tentang hal ini. Intinya semua tuduhan yang dituduhkan ini adalah tuduhan yang tidak berdasar yang akan gua luruskan," kata Mohan Hazian.
(hap)
Load more