News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Digadang Jadi Lokasi Asli KKN di Desa Penari, Begini Sejarah Rowo Bayu Banyuwangi

Sejarah Rowo Bayu Banyuwangi yang diduga menjadi lokasi asli KKN di Desa Penari.
Kamis, 19 Mei 2022 - 12:16 WIB
Rowo Bayu Banyuwangi
Sumber :
  • Dinas Kominfo Provinsi Jawa Timur

Rowo Bayu Banyuwangi digadang-gadang menjadi lokasi asli dari kejadian di film KKN di Desa Penari.

Bahkan Menteri BUMN Erick Thohir telah mengulik kisah KKN di Desa Penari bersama penjaga Rowo Bayu Banyuwangi, Sudirman.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perbincangan tersebut pun dibagikan Erick Thohir melalui Instagram pribadinya. Pada perbincangan tersebut penjaga Rowo Bayu Banyuwangi itu menceritakan cerita di balik kematian dua mahasiswa pada KKN di Desa Penari.

ā€œCerita Desa Penari berangkat dari KKN 2008 itu ada 6 mahasiswa, dari Surabaya, nah dalam study kasusnya dua remaja ini ada ikatan asmara sehingga dalam menjelajah itu tida di situs, keluar situs,ā€ cerita Sudirman.

Setelah itu dua mahasiswa tersebut diundang seseorang untuk bertamu ke rumahnya, mereka pun juga dijamu. Saat akan pulang, mereka bahkan diberi bekal.

Namun saat bekal tersebut ditunjukkan ke teman-teman mereka yang lain, bekal itu berubah mejadi kepala kera yang baru dipotong.

ā€œCeritalah mahasiswa ini bahwa dia dari atas dan ada desa, namanya Desa Penari, protes temannya ā€˜nggak mungkin, nggak ada desa’ ā€˜ini saya diberi oleh-oleh, ayo dibuka’, betapa terkejutnya begitu dibuka ini ternyata bukan lagi bungkus koran kertas, tapi daun talas,ā€ bebernya.

View this post on Instagram

A post shared by Erick Thohir (@erickthohir)


ā€œSetelah dibuka isinya kepala kera baru dipotong, si laki-lakinya si mahasiswa ini langsung pingsan, dalam beberapa hari langsung meninggal, keudian ceweknya menyusul satu bulan (meninggal), itu cerita sesungguhnya dari versi Kepala Desa Rowo Bayu,ā€ paparnya.

Dikaitkan dengan cerita KKN di Desa Penari, Rowo Bayu Banyuwangi ternyata memiliki sejarah yang panjang.
Melansir dari laman Dinas Kominfo Provinsi Jawa Timur, Rowo Bayu Banyuwangi menyimpan kisah sejarah Prabu Tawang Alun.

Prabu Tawang Alun merupakan salah satu Raja Kerajaan Blambangan. Cerita dimulai pada 1767 saat ekspedisi militer VOC menginjakkan kakinya di Blambangan guna membantu kerajaan agar bisa bebas dari pengaruh kerajaan-kerajaan di Bali. VOC berhasil mengalahkan pasukan Bali pada Februari 1867.

Tetapi empat bulan kemudian, saudara tiri Pangeran Adipati Dauningrat (1736-1764), patih Raja terakhir Blambangan, Wong Agung Wilis ternyata melakukan pemberontakan.

Dalam kurun waktu setahun VOC berhasil mengalahkan Wong Agung Wilis lalu pada 1771 mereka menunjuk keluarga bupati Surabaya menjadi bupati Blambangan untuk program Jawanisasi dan Islamisasi di Blambangan yang bertujuan untuk memutus hubungan Blambangan dan Bali.

Sayangnya masyarakat Blambangan kurang menyukai hal tersebut dan alhasil muncul sentiment anti Jawa dan anti Islam. Lalu muncullah pemberontakan yang dipimpin oleh Jagapati yang kemudian mendirikan benteng di Desa Bayu. Dengan adanya bantuan dari Kerajaan Mengwi, Jagapati berhasil mengalahkan VOC dalam pertempuran besar pada (18/12/1771).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lalu kematian Vaandrig Schaar dan Cornet Tinne yang merupakan pimpinan VOC membuat Belanda marah. Setahun kemudian VOC lalu membawa ribuan pasukan dari Madura, Surabaya, dan Besuki. Tak cuma membangun benteng di Desa Bayu, VOC juga membakar lumbung padi milik pasukan Jagapati.

Ketika dalam kondisi sulit seperti itu, pasukan Jagabati kemudian diserang oleh Belanda. Pertempuran itu disebut sebagai Puputan Bayu. Kabupaten Banyuwangi lalu membangun monumen Puputan Bayu di pintu masuk Desa Bayu untuk mengenang peperangan ini. Kemudian lokasi pertempuran yang dikenal sebagai Rowo Bayu ini menjadi salah satu tujuan wisata alam. (bel)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Meski Mendominasi dengan Aprilia di Awal Musim MotoGP 2026, Jorge Martin Tetap Waspadai Kebangkitan Ducati di Jerez

Meski Mendominasi dengan Aprilia di Awal Musim MotoGP 2026, Jorge Martin Tetap Waspadai Kebangkitan Ducati di Jerez

Jorge Martin yang saat ini memperkuat Aprilia mengatakan jika peta persaiangan MotoGP 2026 kemungkinan berubah saat memasuki seri Eropa yang dimulai dari Jerez.
Kondisi Finansial Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Kondisi Finansial Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Berikut ramalan kondisi finansial zodiak pada 10 April 2026 untuk enam zodiak pertama, Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo.
Biaya Haji Melonjak Rp 1,77 Triliun, APBN Turun Tangan Selamatkan Jemaah Haji dari Kenaikan

Biaya Haji Melonjak Rp 1,77 Triliun, APBN Turun Tangan Selamatkan Jemaah Haji dari Kenaikan

Biaya haji melonjak akibat harga avtur. Pemerintah gunakan APBN Rp 1,77 triliun agar jemaah haji tidak terbebani biaya tambahan.
Sempat Kritik Wasit, Hector Souto Sambut Baik Kehadiran Video Support di Semifinal Piala AFF Futsal 2026

Sempat Kritik Wasit, Hector Souto Sambut Baik Kehadiran Video Support di Semifinal Piala AFF Futsal 2026

Menurut pelatih Timnas Futsal Indonesia Hector Souto, fase gugur di Piala AFF Futsal 2026 adalah momen yang menuntut ketelitian tinggi dari perangkat pertandingan.
Pembuat Konten Viral soal Samsat Soekarno Hatta Bertemu Dedi Mulyadi, di Hadapan KDM Ungkap Harapan Sebagai Warga Jabar

Pembuat Konten Viral soal Samsat Soekarno Hatta Bertemu Dedi Mulyadi, di Hadapan KDM Ungkap Harapan Sebagai Warga Jabar

Pembuat konten viral soal Samsat Soekarno Hatta bertemu langsung dengan Gubernur Dedi Mulyadi, di hadapan KDM ungkap harapannya sebagai warga Jabar.
Nasib Arne Slot di Ujung Tanduk? Liverpool Kalah dari PSG, Laga di Anfield Bisa Jadi Penentu Pemecatan

Nasib Arne Slot di Ujung Tanduk? Liverpool Kalah dari PSG, Laga di Anfield Bisa Jadi Penentu Pemecatan

Liverpool terancam kehilangan Arne Slot usai kalah 0-2 dari PSG di Liga Champions. Leg kedua di Anfield pekan depan disebut jadi penentu nasib sang manajer.

Trending

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Kondisi Timnas Indonesia yang diprediksi akan tanpa kekuatan penuh di Piala AFF 2026, dinilaiĀ oleh media Vietnam sebagai angin segar bagi skuad Kim Sang-sik.
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Hector Souto Harus Terima Fakta Pahit Jelang Timnas Futsal Indonesia Hadapi Vietnam di Semifinal Piala AFF 2026

Hector Souto Harus Terima Fakta Pahit Jelang Timnas Futsal Indonesia Hadapi Vietnam di Semifinal Piala AFF 2026

Rekor pertemuan menjadi sorotan utama jelang duel Timnas Futsal Indonesia asuhan Hector Souto kontra Vietnam pada babak semifinal Piala AFF Futsal 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT