News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

2 Tahun Lalu Ditawari Rp500 Juta, Para Korban CPNS Bodong Pilih Desak Nia Daniaty dan Olivia Ganti Rugi Rp8,1 M

Kuasa hukum 179 korban penipuan seleksi CPNS bodong mengimbau pihak penyanyi Nia Daniaty dan putrinya, Olivia Nathania segera bayar ganti rugi Rp8,1 miliar.
Kamis, 19 Februari 2026 - 10:17 WIB
Nia Daniaty dan anaknya, Olivia Nathania
Sumber :
  • Instagram/@niadaniatynew

Jakarta, tvOnenews.com - Penyanyi Nia Daniaty dan putrinya, Olivia Nathania kembali mencuri perhatian. Sorotan tak lepas dari kasus penipuan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) bodong pada 2021.

Kuasa hukum 179 korban dugaan penipuan CPNS bodong, Odie Hudiyanto menyampaikan kabar terbaru. Kliennya sempat mendapat tawaran ganti rugi sebesar Rp500 juta sekitar dua tahun lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

179 korban justru lebih pilih menolak tawaran itu. Pihak Nia Daniaty dinilai berkeinginan agar perkara dugaan penipuan seleksi CPNS segera tuntas sebelum ganti rugi sebesar Rp8,1 miliar.

Pasalnya, korban melihat jumlah nominal ganti ruginya. Nia Daniaty dan Olivia berkewajiban membayar sebesar Rp8,1 miliar berdasarkan keputusan pengadilan.

"Yang aneh adalah ketika ada tawaran dari Ibu Nia yang hanya mau membayar Rp 500 juta saja. Itu tidak masuk akal. Korbannya ada 179 orang dengan total ganti rugi Rp 8,1 miliar," kata Odie dalam keterangannya di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Rabu (18/2/2026).

Perbedaan Jumlah Ganti Rugi Jadi Penyebab Tolak Tawaran Rp500 Juta dari Nia Daniaty

Nia Daniaty dan Olivia Nathania
Nia Daniaty dan Olivia Nathania
Sumber :
  • Instagram/@niadaniatynew

Odie menuturkan, 179 korban dugaan penipuan memiliki alasan menolaknya. Walau jumlah Rp500 juta terlihat besar, namun perbedaannya sangat jauh ke nominal sebesar Rp8,1 miliar.

"Tentu saja, kami menolak karena tidak sebanding," tegasnya.

Ia merincikan jumlah kerugian masing-masing korban. Nominal Rp500 juta dinilai sangat tidak relevan.

Kebanyakan korban, kata Odie, mereka telah menyetorkan uang mulai dari Rp30 juta hingga Rp50 juta. Ironisnya, ada satu korban sudah memasukkan uang demi seleksi CPNS sebesar Rp600 juta.

Lebih sedihnya lagi, para korban rela mendapatkan uang dengan cara meminjam lewat pihak ketiga. Selain itu, mereka juga menggadaikan aset berharga seperti BPKB kendaraan hingga sertifikat rumah hanya demi lolos CPNS.

"Sampai sekarang mereka masih menderita karena harus mencicil utang, sementara uangnya belum kembali," tegasnya sambil mendesak.

Desak Pihak Nia Daniaty-Olivia Nathania Ganti Rugi Rp8,1 M

Diketahui, pihak 179 korban CPNS bodong menjalani sidang aanmaning atau teguran eksekusi digelar di PN Jakarta Selatan, Rabu (18/2/2026).

Dalam sidang itu, para termohon eksekusi mendapat teguran yang langsung dipimpin oleh Ketua PN Jaksel, Agus Akhyar. Sayangnya, Nia Daniaty, Olivia Nathania, dan Rafly Tilaar tidak hadir.

Pada agenda tersebut, Odie menegaskan, tujuan korban CPNS bodong hadir untuk mendesak para termohon segera membayar ganti rugi sebesar Rp8,1 miliar.

Odie selaku kuasa hukum 179 korban tentu tidak tinggal diam. Meski pihak termohon tidak hadir, ia memiliki langkah lanjutan lantaran para korban mempunyai data aset kepemilikan termohon eksekusi.

"Kami bilang bahwa kami sudah punya data aset-aset yang dimiliki oleh Nia Daniaty, Olivia, dan Rafly Tilaar yang bisa kita sita atau blokir. Baik berupa harta bergerak dan harta tidak bergerak. Misalnya rumah dan rekening," paparnya.

Ia tampaknya mengetahui informasi terkait aktivitas Rafly Noviyanto Tilaar. Ia mendengar Rafly bertugas sebagai Sipir di Lapas Nusakambangan.

"Termasuk juga kami sudah berkirim surat kepada Menteri Lapas dan Imigrasi, karena si Rafly itu kerja sebagai sipir di Penjara Nusakambangan. Agar nanti honornya dia, gaji dia, upahnya dia itu diblokir untuk melakukan pembayaran kepada para korban," lanjutnya menjelaskan.

Ia juga menyoroti gaya hidup Olivia. Walau pernah mendekam di jeruji besi selama tiga tahun, tetapi putri dari Nia itu kembali terlihat hidup mewah dan jalan-jalan.

"Artinya ada kemampuan. Hanya saja tidak ada niat untuk menyelesaikan kewajibannya," sentil dia.

Sebagaimana diketahui, kasus seleksi CPNS bodong menggegerkan publik sejak 23 September 2021. Kala itu, Olivia bersama sang suami, Rafly Tilaar mendadak dilaporkan ke Polda Metro Jaya.

Motif laporan dari para korban terkait dugaan penipuan, penggelapan, dan pemalsuan surat seleksi CPNS. Laporan tersebut telah teregister dengan nomor LP/B/4728/IX/SPKT/Polda Metro Jaya.

Olivia diduga memberikan janji manis. Embel-embelnya mengarahkan 225 orang lolos PNS dengan mudah hanya menyetor uang mulai dari Rp30 juta hingga menyentuh Rp600 juta.

Sontak, polisi meringkus hingga menahan Olivia pada 11 November 2021. Hal itu terjadi setelah putri Nia Daniaty ditetapkan sebagai tersangka.

Nasib Olivia semakin merana. Majelis hakim PN Jaksel memberikan vonis 3 tahun penjara kepada Olivia pada 28 Maret 2022.

Hukuman pidana memang sudah selesai. Namun para korban kembali berjuang lewat jalur perdata. Mereka memasukkan gugatan terhadap Olivia, Rafly, dan Nia Daniaty pada 22 Agustus 2022, dengan nomor perkara 762/Pdt.G/2022/PN.JKT.SEL.

Pada 13 Desember 2023, majelis hakim mengabulkan gugatan tersebut. Ketiga termohon wajib ganti rugi sebesar Rp8,1 miliar dengan tanggung renteng.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Alasan Nia Daniaty menjadi termohon lantaran adanya dugaan aliran dana dari hasil penipuan Olivia masuk ke rekeningnya. Sejumlah uang diduga habis demi membayar berbagai acara pribadinya.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadwal MotoGP Indonesia 2026, Sabtu 10 Oktober: Misi Marc Marquez Akhiri Mimpi Buruk di Sirkuit Mandalika

Jadwal MotoGP Indonesia 2026, Sabtu 10 Oktober: Misi Marc Marquez Akhiri Mimpi Buruk di Sirkuit Mandalika

Jadwal MotoGP Indonesia 2026 yang kini memasuki hari kedua di Sirkuit Mandalika, Sabtu (10/10/2026) dimana akan tersaji sesi kualifikasi dan juga Sprint Race.
Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Lansia Sengaja Tabrakan Diri ke Mobil Melintas di Jakarta Utara Ditangkap, Dalih Ingin Dapat Uang "Tanggung Jawab" untuk Usaha Kopi Keliling

Lansia Sengaja Tabrakan Diri ke Mobil Melintas di Jakarta Utara Ditangkap, Dalih Ingin Dapat Uang "Tanggung Jawab" untuk Usaha Kopi Keliling

Lansia yang sering menabrakkan dirinya ke mobil yang melintas di Penjaringan, Jakarta Utara, akhirnya berhasil ditangkap. Modusnya berjalan kaki melintasi jalan raya dan menabrakkan dirinya untuk mencari keuntungan pribadi.
Bukan Cuma Taisei Marukawa, 4 Pemain Ini Masih Tunggu Naturalisasi Timnas Indonesia

Bukan Cuma Taisei Marukawa, 4 Pemain Ini Masih Tunggu Naturalisasi Timnas Indonesia

Gelombang ketertarikan pemain asing untuk mengenakan seragam kebanggaan Timnas Indonesia kian tak terbendung. Sebanyak empat pemain top yang berkarier di kompet
Persaingan V-League Memanas, Vanja Bukilic Sesumbar Ingin Kalahkan Megawati Hangestri

Persaingan V-League Memanas, Vanja Bukilic Sesumbar Ingin Kalahkan Megawati Hangestri

Peta persaingan Liga Voli Korea Selatan (VLeague) putri musim 2026/2027 dipastikan berjalan sengit. Kepindahan bintang voli Indonesia Megawati Hangestri Pertiwi
Tren Modifikasi Mobil Gen Z dan Milenial Berubah, Bukan Cuma Tampil Keren, Fungsi dan Keamanan Ikut Jadi Pertimbangan

Tren Modifikasi Mobil Gen Z dan Milenial Berubah, Bukan Cuma Tampil Keren, Fungsi dan Keamanan Ikut Jadi Pertimbangan

Tren modifikasi mobil di kalangan Gen Z dan milenial memperlihatkan bahwa personalisasi kendaraan dapat berjalan beriringan dengan fungsi praktis

Trending

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Viral Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi Bongkar Fakta Video TikTok yang Bikin Resah

Viral Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi Bongkar Fakta Video TikTok yang Bikin Resah

Viral kabar tsunami 60 meter akibat erupsi Gunung Anak Krakatau dipastikan hoaks oleh Badan Geologi. Simak fakta erupsi, status Waspada, dan radius aman
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Kolaborasi Ini Upayakan Perluas Akses Kesehatan Masyarakat

Kolaborasi Ini Upayakan Perluas Akses Kesehatan Masyarakat

Berbagai pihak turut ikut berperan dalam menopang mobilitas fasilitas kesehatan diberbagai daerah Indonesia.
Hasil Kualifikasi Sprint Race F1 GP Singapura 2026: Max Verstappen Sukses Amankan Pole Position Asapi George Russell

Hasil Kualifikasi Sprint Race F1 GP Singapura 2026: Max Verstappen Sukses Amankan Pole Position Asapi George Russell

Hasil Kualifikasi Sprint Race F1 GP Singapura 2026 yang berlangsung di Sirkuit Marina Bay, Jumat 9 Oktober dengan sukses Max Verstappen amankan pole position.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT