News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Detik-detik Kebohongan Dwi Sasetyaningtyas Tepis Suami Alumni LPDP Terbongkar Netizen, Imbas Paspor WNA Inggris Viral

Akibat Dwi Sasetyaningtyas tepis suami, Arya Iwantoro alumni penerima beasiswa LPDP di Inggris, Netizen bongkar fakta baru imbas paspor anaknya jadi WNA viral.
Sabtu, 21 Februari 2026 - 18:39 WIB
Dwi Sasetyaningtyas.
Sumber :
  • Instagram @sasetyaningtyas

Jakarta, tvOnenews.com - Polemik influencer Dwi Sasetyaningtyas alias Tyas menyeret suaminya, Arya Iwantoro. Kekisruhan mulai terjadi dari konten di Threads viral di media sosial. 

Dilihat dari unggahan akun X @blaugrana1O, Sabtu (21/2/2026), Dwi Sasetyaningtyas pamer anaknya mendapat paspor warga negara asing (WNA). Ia terlihat bahagia anaknya menjadi WNA Inggris.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Akhirnya paket yang aku tunggu-tunggu selama empat bulan ke belakang nyampe juga. Ini paket bukan sembarang paket, isinya adalah sebuah dokumen yang penting banget yang mengubah nasib dan masa depan anak-anakku," ujar Dwi Sasetyaningtyas.

Ucapan yang menjadi polemik terlontarkan dari Tyas. Influencer itu mendukung anaknya berpaspor WNA Inggris daripada Warga Negara Indonesia (WNI).

"Aku tahu dunia terlihat nggak adil, tapi cukup aku aja yang WNI, anak-anakku jangan. Kita usahakan anak-anak dengan paspor kuat WNA itu," kata Tyas.

Detik-detik Arya Iwantoro Terseret Polemik sang Istri Dwi Sasetyaningtyas

Dwi Sasetyaningtyas dan suaminya, Arya Irwantoro
Dwi Sasetyaningtyas dan suaminya, Arya Irwantoro
Sumber :
  • ist

Konten tersebut mengundang amarah netizen. Mereka langsung menguliti latar belakang Tyas sebagai alumni penerima beasiswa LPDP.

Mulanya, netizen tidak mempermasalahkan secara serius terkait ucapan Tyas "Cukup aku aja yang WNI, anak-anakku jangan". Begitu status alumni LPDP terbongkar, Tyas mendadak dicibir publik.

Tyas telah melewati masa kelulusan kuliah di Belanda pada 2017. Ia juga sudah kembali ke Indonesia sejak periode 2017-2023.

Mengacu aturan LPDP, lulusan penerima LPDP wajib berkontribusi untuk Indonesia. Itu terjadi selama 2 kali masa studi ditambah 1 tahun (2N+1).

Hingga kini, Tyas mengungkap dirinya tidak tinggal di Indonesia. Ia menetap di Inggris berdalih menjalani kewajiban sebagai istri.

Dari sinilah, netizen ikut menyeret latar belakang suami sang influencer, Arya Iwantoro. Tyas membantah kekasihnya sebagai alumni penerima beasiswa LPDP di Inggris.

"Gak usah sok tahu. Suamiku kerja di Inggris, bukan sekolah LPDP," tepis Tyas sambil ketawa.

Peneliti sekaligus akademisi Aprina Murwanti melihat ada upaya Tyas diduga membela suaminya. Khususnya terkait status Arya sebagai penerima beasiswa LPDP.

"Pantesan defensif, ternyata terindikasi pelanggaran juga. Itu bukan cuma uang Anda dan jerih payah Anda sendiri," tulis Aprina di Threads.

Diketahui, Arya Iwantoro menyabet gelar lulusan S1 Teknik Kelautan di Institut Teknologi Bandung (ITB) dari angkatan 2013. Selepas itu, suami Tyas mengenyam pendidikan ke Belanda.

Di Belanda, Arya meraih gelar Master of Science di Utrecht University pada 2016. Kala itu memfokuskan pada Coastal Dynamics and Fluvial Systems.

Arya memperoleh gelar lainnya di universitas yang sama. Ia menuntaskan program doktoral (PhD) pada 2022.

Selama studi di Belanda, suami Tyas menggunakan dana beasiswa LPDP. Fakta ini terungkap Arya Iwantoro menyertakan ucapan terima kasih kepada LPDP di salah satu thesis Utrecht University.

"I thank Indonesia Endowment Fund for Education (LPDP) (Saya mengucapkan terima kasih kepada LPDP)."

Aprina meluruskan beberapa aturan dari LPDP yang lama dan baru. Dari sinilah, menemukan fakta dugaan suami Tyas belum menuntaskan kontribusi untuk Indonesia dan langsung bekerja di Inggris.

Mahasiswa asal Lampung sekaligus selebgram Awbimax alias Bima Yudho Saputro membongkar pekerjaan suami Tyas. Ia menduga Arya belum kembali dan berkontribusi untuk Indonesia sesuai ketentuan yang berlaku.

"Suaminya itu jadi Researcher di UK karena suaminya dulu ambil Master+PhD di Netherland dan sampai sekarang belum pulang untuk pegabdian," ujar Bima.

"Also, suaminya ngelanggar code of conduct, aturan LPDP yang hanya mengizinkan almuninya untuk bekerja 2 tahun di luar sesuai bidang, meanwhile suaminya udah offer 2 years kerja di Inggris gak pulang-pulang dan mbaknya bisa stay di UK karena dapet dependent visa alias numpang ke visa ke suaminya," sambungnya.

LPDP Panggil Suami Dwi Sasetyaningtyas

LPDP menanggapi polemik Tyas. Pihak menyayangkan alumni penerima LPDP membuat gaduh terkait status kewarganegaraan.

Kemudian, LPDP melihat status alumni Tyas tidak ada masalah. Namun pihaknya menyoroti status Arya sebagai alumni penerima LPDP diduga terindikasi adanya pelanggaran aturan.

"Terkait suami Saudari DS, Saudara AP, yang juga menjadi perhatian publik dan merupakan alumni LPDP, yang bersangkutan belum menyelesaikan kewajiban kontribusinya setelah menamatkan studi," tulis LPDP dalam keterangan resminya.

LPDP telah merencanakan pemanggilan terhadap Arya Iwantoro. Tujuannya untuk meminta klarifikasi terkait dugaan pelanggaran aturan yang bisa berujung sanksi berat.

"Penindakan dan pengenaan sanksi sampai pengembalian seluruh dana beasiswa apabila terbukti bahwa kewajiban berkontribusi di Indonesia belum dipenuhi," tegas LPDP.

Pernyataan Permintaan Maaf Dwi Sasetyaningtyas

Sementara, Tyas membuat pernyataan resmi permintaan maafnya. Ia menyesal tidak bisa menjaga kata-kata dan setiap ucapannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada seluruh masyarakat yang merasa tersakiti, tersinggung, maupun tidak nyaman atas pernyataan tersebut," kata Tyas dalam keterangan tertulisnya.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Periksa Direktur PT CMC Terkait Kasus di Bengkulu, KPK Dalami Beneficial Ownership

Periksa Direktur PT CMC Terkait Kasus di Bengkulu, KPK Dalami Beneficial Ownership

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami beneficial ownership (BO) dari PT Cahaya Mas Cemerlang (CMC) terkait kait kasus suap proyek di Kabupaten Rejang Lebong dan wilayah lainnya di Provinsi Bengkulu.
Detik-detik Pria Curi Tablet dan Macbook di TransJakarta

Detik-detik Pria Curi Tablet dan Macbook di TransJakarta

Sebuah video viral di media sosial, memperlihatkan aksi seorang pria diduga melakukan pencurian tablet hingga macbook milik penumpang bus TransJakarta yang tertinggal.
KPK Periksa Dua Anggota DPRD Terkait Kasus Pemerasan di Pemkab Pemalang

KPK Periksa Dua Anggota DPRD Terkait Kasus Pemerasan di Pemkab Pemalang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dalam kasus pemerasan Bupati Pemalang nonaktif Anom Widiyantoro.
Rampung Diperiksa KPK, Begini Kata Mantan Dirut Bank BJB

Rampung Diperiksa KPK, Begini Kata Mantan Dirut Bank BJB

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) rampung memeriksa mantan Direktur Utama (Dirut) Bank BJB, Yuddy Renaldi terkait kasus dugaan korupsi pengadaan iklan di Bank BJB, Rabu (9/9/2026).
Diduga Eksploitasi Hewan, Lirabica Desak Penutupan Penangkaran Monyet di Lampung

Diduga Eksploitasi Hewan, Lirabica Desak Penutupan Penangkaran Monyet di Lampung

Miss Earth 2019, Lirabica mendesak penutupan penangkaran monyet di Kabupaten Mesuji, Lampung.
Walaupun Dekat Pusat Kota, Menikmati Yogyakarta dari Sagan Tetap Memberikan Ketenangan bagi Wisatawan

Walaupun Dekat Pusat Kota, Menikmati Yogyakarta dari Sagan Tetap Memberikan Ketenangan bagi Wisatawan

Menjelajahi Yogyakarta tak selalu harus dilakukan dengan ritme yang padat. Setelah seharian berkeliling kota, menikmati kuliner, atau mengunjungi berbagai destinasi, sebagian wisatawan justru mencari tempat untuk beristirahat dalam suasana yang lebih tenang.

Trending

Fajar Sahrudin Ditemukan Tak Bernyawa di Kawasan GBK, Polisi Akui Temuan Jasad Berawal dari Sinyal SOS

Fajar Sahrudin Ditemukan Tak Bernyawa di Kawasan GBK, Polisi Akui Temuan Jasad Berawal dari Sinyal SOS

Seorang pria bernama Fajar Sahrudin ditemukan meninggal dunia di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) pada Minggu (6/9/2026) dini hari.
Walaupun Dekat Pusat Kota, Menikmati Yogyakarta dari Sagan Tetap Memberikan Ketenangan bagi Wisatawan

Walaupun Dekat Pusat Kota, Menikmati Yogyakarta dari Sagan Tetap Memberikan Ketenangan bagi Wisatawan

Menjelajahi Yogyakarta tak selalu harus dilakukan dengan ritme yang padat. Setelah seharian berkeliling kota, menikmati kuliner, atau mengunjungi berbagai destinasi, sebagian wisatawan justru mencari tempat untuk beristirahat dalam suasana yang lebih tenang.
Respons Menohok NasDem Soal Pernyataan AHY Terkait 'Kekuasaan Ada Batasnya'

Respons Menohok NasDem Soal Pernyataan AHY Terkait 'Kekuasaan Ada Batasnya'

Wakil Ketua Umum Partai NasDem Saan Mustopa mengingatkan kepada seluruh ketua umum partai politik (parpol) tidak membuat pernyataan yang berpotensi menimbulkan kegaduhan.
Yordania sambut baik deklarasi 12 negara batasi produk Israel

Yordania sambut baik deklarasi 12 negara batasi produk Israel

Deklarasi bersama yang dilakukan oleh 12 negara yang berkomitmen membatasi sejumlah produk dari permukiman ilegal Israel, disambut baik oleh Kementerian Luar Negeri dan Ekspatriat Yordania.
Detik-detik Pria Curi Tablet dan Macbook di TransJakarta

Detik-detik Pria Curi Tablet dan Macbook di TransJakarta

Sebuah video viral di media sosial, memperlihatkan aksi seorang pria diduga melakukan pencurian tablet hingga macbook milik penumpang bus TransJakarta yang tertinggal.
Diduga Eksploitasi Hewan, Lirabica Desak Penutupan Penangkaran Monyet di Lampung

Diduga Eksploitasi Hewan, Lirabica Desak Penutupan Penangkaran Monyet di Lampung

Miss Earth 2019, Lirabica mendesak penutupan penangkaran monyet di Kabupaten Mesuji, Lampung.
Hujan Deras Terjadi di Nagoya Jepang

Hujan Deras Terjadi di Nagoya Jepang

Hujan dengan curah tertinggi yang pernah tercatat mengguyur Nagoya, Jepang bagian tengah. Akibatnya, 41 orang mengalami luka ringan dan mendorong pemerintah kota mengumumkan langkah-langkah bantuan darurat pada Rabu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT