GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Alasan Ressa Belum Buka Pintu Maaf untuk Denada Diungkap Ronald Armada

Alasan Ressa Rizky Rossano belum buka pintu maaf untuk Denada diungkap Ronald Armada, sebut ada syarat pertemuan dan permintaan maaf langsung. Simak beritanya!
Senin, 23 Februari 2026 - 09:20 WIB
Ressa Rizky Rossano, Kuasa Hukum, dan Denada
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / Istimewa / Instagram @denadaindonesia / Cumicumi

 

tvOnenews.com - Alasan ressa Rizky Rossano belum buka pintu maaf untuk Denada akhirnya diungkap sang kuasa hukum Ronald Armada ke publik. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ressa disebut masih menahan diri untuk berdamai meski peluang damai dengan Denada tetap terbuka. 

Ronald Armada membeberkan bahwa jalan damai sebenarnya bukan hal yang mustahil. Namun, ada syarat yang harus dipenuhi sebelum gugatan perdata benar-benar dicabut.

Menurutnya, perdamaian tidak bisa hanya dilakukan melalui media sosial atau komunikasi singkat.

Ronald menjelaskan bahwa terdapat tiga pihak prinsipal dalam gugatan tersebut. Pertama adalah Ressa sendiri, kedua ibu angkatnya, dan ketiga ayah angkatnya yang selama ini membesarkan Ressa dengan penuh kasih sayang. 

Ia menegaskan bahwa urusan pengakuan anak sebenarnya sudah selesai, tetapi bentuk penyampaian yang dilakukan melalui media sosial dinilai belum cukup menunjukkan penyesalan secara langsung.

Dalam tayangan YouTube Intens Investigasi yang diunggah 21 Februari 2026, Ronald menyampaikan, “Kan itu aja yang sampai saat ini saya tanyakan kepada yang bersangkutan si anak ini. Kamu sudah merasakan itu dari hati apa enggak, Le? Belum katanya. Ya mungkin nanti lah ya next ya.”

Pernyataan itu menunjukkan bahwa Ressa sendiri belum benar-benar merasakan ketulusan dari permintaan maaf yang ada. 

Bahkan Ressa sempat mempertanyakan alasan komunikasi yang hanya dilakukan lewat pesan singkat.

“Intinya kan pastinya kan Mbak Dena kan tahu Ressa di mana-di mananya di Jakarta. Kenapa enggak langsung aja gitu? Kenapa harus melalui WhatsApp?” ujar Ressa.

Ronald juga mengungkapkan bahwa Ressa sebenarnya berada dalam posisi yang membingungkan. Ia menilai kliennya merasa takut dan khawatir tidak diterima apabila pertemuan terjadi tanpa adanya kejelasan sikap.

“Dia ini bingung mau menjawab apa lagi gitu loh. Itu makanya dalam jawaban dia yang agak panjang tadi yang saya cerna tadi Ressa itu takut harus berbuat gimana nanti. Jadi simpelnya itu takut nanti dia enggak diterima,” jelas Ronald.

Selain itu, Ronald menekankan bahwa permintaan maaf tidak hanya ditujukan kepada Ressa, tetapi juga kepada kedua orang tua angkatnya.

“Terus yang kedua, permintaan maaf si Denada itu kepada yang prinsipal kedua dan prinsipal yang ketiga yang notabene ini sudah membesarkan Ressa dengan ikhlas dengan rasa kasih sayang tetapi masih dizalimi,” tegasnya.

Ia bahkan membeberkan dugaan perlakuan yang dianggap tidak pantas terhadap orang tua angkat Ressa.

“Penzaliman yang pertama silaturahmi saja antara pihak prinsipal kedua dengan prinsipal ketiga ini enggak pernah dijemput, enggak pernah diterima oleh pihak Denada, bahkan disuruh berdiri di trotoar, suruh menunggu 3 jam setengah 2 hari berturut-turut,” ungkap Ronald.

Menurutnya, hal yang paling disesalkan adalah tidak adanya permohonan maaf secara eksplisit kepada kedua orang tuanya.

“Kenapa yang saya sesalkan kemarin itu Denada di dalam pengakuannya itu tidak juga secara eksplisit menyatakan permohonan maaf kepada kedua orang saya,” katanya.

Ronald pun menegaskan bahwa gugatan yang diajukan bukan semata-mata soal materi.

“Kan saya sudah berkali-kali yang mentrigger saya untuk mengajukan gugatan ini bukan soal angka, tetapi tindakan Denada itu yang saya pandang sudah betul-betul menzalimi harkat dan martabat orang tua saya,” tandasnya.

Dengan demikian, alasan Ressa belum membuka pintu maaf bukan karena menolak perdamaian sepenuhnya. 

Pihaknya hanya menginginkan pertemuan langsung dan permintaan maaf yang tulus kepada tiga pihak prinsipal. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jika itu terpenuhi, peluang pencabutan gugatan tetap terbuka dan konflik panjang ini bisa berakhir damai.

(anf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dari Anak Pedagang Batik ke Raja Finansial: Jejak Panjang, Kekayaan, dan Kontroversi Mochtar Riady

Dari Anak Pedagang Batik ke Raja Finansial: Jejak Panjang, Kekayaan, dan Kontroversi Mochtar Riady

Perjalanan Mochtar Riady dari anak pedagang batik hingga membangun Lippo Group, lengkap dengan kisah sukses perbankan, kekayaan triliunan, dan kontroversi bisnis besar.
Sidang Etik Bripka Masias Siahaya, Sembilan Anggota Brimob Hingga Satreskrim Juga Dihadirkan

Sidang Etik Bripka Masias Siahaya, Sembilan Anggota Brimob Hingga Satreskrim Juga Dihadirkan

Hari ini, Senin (22/2/2026) adalah jadwal sidang etik Bripka Masias Siahaya, anggota Brimob yang aniaya anak berusia 14 tahun di Maluku Tenggara hingga tewas.
Shayne Pattynama Absen, 2 Bek Kiri Timnas Indonesia Berbondong-bondong Kirim Pesan Bahagia kepada John Herdman

Shayne Pattynama Absen, 2 Bek Kiri Timnas Indonesia Berbondong-bondong Kirim Pesan Bahagia kepada John Herdman

Meskipun Shayne Pattynama tidak akan tersedia, John Herdman menerima kabar baik dari dua bek kiri Timnas Indonesia. Ini menjadi dorongan menjelang FIFA Series 2026.
Debut Persib Tercoreng Berbenturan dengan Rekan Sendiri, Dion Markx Ungkap Alasan Miskomunikasi dengan Patricio Matricardi

Debut Persib Tercoreng Berbenturan dengan Rekan Sendiri, Dion Markx Ungkap Alasan Miskomunikasi dengan Patricio Matricardi

Dion Markx resmi debut dengan tampil dari bangku cadangan ketika Persib menaklukkan Persita di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, Minggu (22/2/2026). 
Investasi Bodong Rp 23 Miliar, Pemilik Skincare Somasi Unggahan Video Viral

Investasi Bodong Rp 23 Miliar, Pemilik Skincare Somasi Unggahan Video Viral

Ramai diberitakan dan viral di media sosial, Nor Komariyah, adik Rohmah yang sebelumnya dituding terduga investasi bodong sebesar Rp 23 miliar, buka suara. 
Pernyataan Menohok Mike Tyson Untuk Floyd Mayweather Jr, Tolak Klaim The Money Jadi Petinju Terhebat Sepanjang Sejarah

Pernyataan Menohok Mike Tyson Untuk Floyd Mayweather Jr, Tolak Klaim The Money Jadi Petinju Terhebat Sepanjang Sejarah

Legenda tinju kelas berat, Mike Tyson menolak klaim Floyd Mayweather Jr yang menyebutkan dirinya menjadi petinju terhebat sepanjang sejarah.

Trending

Pantas Saja Berani Kritik MBG, Sosok Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Rupanya Bukanlah Orang Sembarangan

Pantas Saja Berani Kritik MBG, Sosok Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Rupanya Bukanlah Orang Sembarangan

Nama Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto menjadi perbincangan hangat setelah menyurati UNICEF soal program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Wakil Menteri HAM Colek Semboyan Polri dalam Kasus Brimob Aniaya Siswa di Tual: Harus Dibuktikan

Wakil Menteri HAM Colek Semboyan Polri dalam Kasus Brimob Aniaya Siswa di Tual: Harus Dibuktikan

Wakil Menteri HAM, Mugiyanto colek semboyan polri dalam kasus anggota Brimob aniaya siswa di Tual, Maluku. Seperti diketahui, siswa tersebut adalah pelajar MTs
Usai Pigai Komentari Terkait Ketua BEM UGM Mengaku Diteror, Kini Habiburokhman Usul Tiyo Ardianto Lapor Polisi

Usai Pigai Komentari Terkait Ketua BEM UGM Mengaku Diteror, Kini Habiburokhman Usul Tiyo Ardianto Lapor Polisi

Usai Menteri HAM, Natalius Pigai komentari terkait Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto mengaku diteror. Kini, Ketua Komisi III DPR Habiburokhman usulkan Ketua BEM UGM
Ketua BEM UGM Kirim Surat ke UNICEF Sebut MBG Hanya Habiskan Anggaran dan Berpotensi Timbulkan Keracunan Makanan, Menteri HAM Natalius Pigai: Makanan Bergizi untuk Anak sesuai Harapan UNICEF

Ketua BEM UGM Kirim Surat ke UNICEF Sebut MBG Hanya Habiskan Anggaran dan Berpotensi Timbulkan Keracunan Makanan, Menteri HAM Natalius Pigai: Makanan Bergizi untuk Anak sesuai Harapan UNICEF

BEM UGM mengirimkan surat ke UNICEF terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga siswa SD di NTT yang bunuh diri gara-gara tak mampu beli alat tulis seharga Rp10 ribu.
Ogah Kecolongan Australia, Timnas Indonesia Segera Amankan Winger A-League Keturunan Medan Ini?

Ogah Kecolongan Australia, Timnas Indonesia Segera Amankan Winger A-League Keturunan Medan Ini?

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta diaspora potensial. Sosok Luke Vickery, winger Australia berdarah Medan disebut selangkah lagi bela Garuda.
Kronologi  Bripda DP Meninggal Dunia di Asrama Polisi Polda Sulsel Diduga Akibat Penganiayaan, Keluarga: Kami Meminta Keadilan!

Kronologi Bripda DP Meninggal Dunia di Asrama Polisi Polda Sulsel Diduga Akibat Penganiayaan, Keluarga: Kami Meminta Keadilan!

Ayahanda almarhum Bripda DP mengharapkan Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) mengungkap kasus kematiannya serta memproses hukum para pelakunya
Disebut-sebut Jadi Bagian Komunitas LGBT Usai Kritik MBG, Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto: Sangat Menjijikan

Disebut-sebut Jadi Bagian Komunitas LGBT Usai Kritik MBG, Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto: Sangat Menjijikan

Ketua BEM Universitas Gadjah Mada (UGM), Tiyo Ardianto mendapatkan teror setelah mengkritisi soal program Prabowo-Gibran, Makan Bergizi Gratis (MBG).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT