Pernyataan Tegas Presiden Iran soal Kematian Khamenei: Deklarasi Perang Terbuka!
- Reuters-Yonhap

- ANTARA/Anadolu/py/am.
“Aku sangat menyesalkan bahwa kesempatan diplomasi (antara AS dan Iran) ini telah disia-siakan,” kata Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, seperti dilansir Anadolu Agency pada Minggu (1/3/2026).
Oleh karena itu, Guterres mendesak Negeri Paman Sam dan Iran untuk kembali ke meja perundingan.
Sebab, jika perang terus terjadi, akan ada lebih banyak korban jiwa yang berjatuhan di antara kedua pihak.
Di sisi lain, banyak negara mayoritas Muslim mengekspresikan duka mendalam atas meninggalnya Khamenei.
Kematian Ayatollah Ali Khamenei, yang telah menjabat sebagai pemimpin tertinggi Iran sejak 1989, menjadi pukulan besar bagi stabilitas politik di negara itu.
Ia merupakan figur sentral dalam menjaga ideologi Revolusi Islam dan mengontrol seluruh kebijakan strategis negara, termasuk hubungan luar negeri dan militer.
Tanpa kehadiran Khamenei, muncul kekhawatiran akan terjadi perebutan kekuasaan di antara faksi-faksi politik Iran.
Presiden Pezeshkian kini berada di bawah tekanan besar untuk menunjukkan ketegasan dan memastikan Iran tidak kehilangan wibawa di hadapan dunia internasional. (adk)
Load more