News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jawaban Mengejutkan Rhoma Irama saat Ditanya soal Kemelut Konflik Iran Vs AS-Israel, Bicara Dunia dan Akhirat

Raja dangdut Rhoma Irama menyikapi eskalasi konflik Timur Tengah akibat ketegangan Iran versus Amerika Serikat (AS) bersama Israel sejak akhir Februari 2026.
Selasa, 3 Maret 2026 - 23:59 WIB
Rhoma Irama
Sumber :
  • Instagram/@rhoma_official

Jakarta, tvOnenews.com - Raja dangdut Rhoma Irama ditanya tentang eskalasi konflik Iran versus Amerika Serikat (AS) bersama Israel. Dampaknya secara global akibat ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah.

Mengenai hal ini, Rhoma Irama membicarakan situasi di tengah ketegangan eskalasi di Timur Tengah. Ia membahas ini saat ditanya awak media di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (2/3/2026). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, kemelut konflik ini harus dilihat dari dinamika dunia. Fenomenanya tidak sekadar dari secara nyata, tetapi wajib menanamkan sudut pandang dari sisi spiritual.

Rhoma Irama berpendapat, gejolak konflik ini sudah menjadi bagian dari karakter dunia. Dalam agama Islam, dunia hanya sebagai perantara dan sifatnya fana.

"Dunia ini permainan dan senda gurau. Dunia ini kehidupan yang semu," ujar Rhoma Irama dikutip, Selasa (3/3/2026).

Rhoma Irama Bicara Dunia dan Akhirat dalam Menyikapi Konflik Iran

Rhoma Irama
Rhoma Irama
Sumber :
  • Instagram/@rhoma_official

Raja dangdut di Tanah Air itu memahami ketegangan antara Iran dan AS-Israel tidak hanya berdampak pada global, tetapi juga potensi memunculkan perang dunia ketiga.

Selain itu, eskalasi di Timur Tengah juga sangat dirasakan masyarakat Indonesia. Mulai dari banyak warga negara Indonesia (WNI) dikabarkan terjebak akibat Iran kontra AS-Israel.

Mereka berada di luar negeri harus tertahan dan tidak bisa kembali ke Indonesia. Sebab, banyak penutupan wilayah udara hingga jadwal penerbangan batal massal di beberapa negara di Timur Tengah.

Kemudian, WNI di luar negeri termasuk Timur Tengah cemas terhadap keselamatannya. Di sisi lain, konflik tersebut juga berdampak pada perekonomian hingga sejumlah faktor lainnya terhadap Indonesia.

Namun Rhoma Irama menyikapinya dengan santai. Bagi penyanyi dangdut berusia 79 tahun itu, akhirat menjadi titik akhir dari kehidupan di dunia.

Di akhirat, kata Rhoma Irama, menjadi tempat sesungguhnya kehidupan. Mereka akan mendapat kemenangan hingga kebahagiaan setelah melalui proses panjang di dunia.

"Kalau di sini cuma la'ibun walahwun, main-main saja," imbuhnya.

Terkait dampak musibah dari konflik antarnegara terhadap Tanah Air, Rhoma Irama justru mengingatkan bagaimana caranya menerima takdir.

Konflik antara Iran dengan AS, Israel, dan Barat sudah menjadi bagian dari ketetapan Ilahi. Artinya, eskalasi tersebut telah diatur dalam Lauhul Mahfudz.

Ia menambahkan, ketetapan ini tidak sekadar pada konflik antarnegara, namun berlaku untuk seluruh bencana terjadi di muka bumi yang berdampak pada manusia hingga makhluk hidup lainnya.

Pelantun lagu Begadang ini menyampaikan hal tersebut bukan untuk menakut-nakuti. Ia justru menekankan agar setiap manusia selamat di akhirat kelak.

"Allah itu Maha Tahu apa yang akan terjadi. Tujuannya supaya kamu tidak terlalu sedih dengan apa yang terjadi pada kamu. Kita tidak terlalu membanggakan diri ketika kamu mendapatkan sesuatu yang baik dari Tuhan," jelasnya.

Kapasitas Manusia Tidak Bisa Melampaui Ketetapan Takdir

Asap membumbung ke udara setelah Israel dan Amerika Serikat melancarkan serangan gabungan terhadap Iran, Sabtu (28/2/2026).
Asap membumbung ke udara setelah Israel dan Amerika Serikat melancarkan serangan gabungan terhadap Iran, Sabtu (28/2/2026).
Sumber :
  • ANTARA/Anadolu/py/am.

Lebih lanjut, ia membicarakan tentang kapasitas manusia. Apalagi dalam urusan menghadapi hingga dihantam ujian dunia secara bertubi-tubi.

Menurutnya, ujian dunia justru menjadi tantangan besar. Ia menegaskan, segala cobaan harus dilewati karena dalam kehidupan terdapat istilah sebuah "permainan" besar.

Ia menegaskan, dari kehidupan di dunia menjadi penentu nasib manusia di fase akhir, yakni Akhirat. Namun untuk melewati itu, mereka mendapat ujian seberapa jauh keimanannya di fase awal.

"Jadi, memang hidup ini adalah permainan. (Istilahnya) life is a game. Hidup ini cobaan dan ujian, di mana pun kamu berada, apa pun kapasitasmu, pasti itulah ujian-ujiannya," paparnya.

"Karena life is a game, pemenangnya akan happy dunia akhirat. Sementara, pecundangnya akan menderita dunia akhirat," tukasnya.

Sebelumnya, AS dan Israel melancarkan serangan rudal secara tiba-tiba. Serangan melalui udara tersebut mengakibatkan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei syahid di kantornya pada 28 Februari 2026 pagi hari waktu setempat.

Presiden AS, Donald Trump mengumumkan kematian Ali Khamenei. Ia menyampaikan hal tersebut melalui sejumlah platform media sosialnya.

Kabar Ali Khamenei telah gugur juga dikonfirmasi beberapa media Iran dan internasional, termasuk presenter televisi resmi Nasional Iran.

Motif AS-Israel membunuh Ali Khamenei lantaran Iran dituduh terus mengembangkan status pengembangan program nuklir. Upaya itu dinilai membahayakan keamanan dunia.

Padahal negosiasi program nuklir antara Iran dan AS mulai menemukan titik terang. Pertemuan itu yang akan digelar di Jenewa berakhir buntu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) membalas serangan tersebut pasca Pemimpin Tertinggi mereka tiada. Hingga kini, Iran terus membombardir sejumlah wilayah Israel hingga pangkalan militer AS yang terparkir di sejumlah negara di kawasan Timur Tengah.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sering Tak Disadari, Ini Kelemahan Terbesar Tiap Zodiak yang Bisa Menghambat Hidupmu

Sering Tak Disadari, Ini Kelemahan Terbesar Tiap Zodiak yang Bisa Menghambat Hidupmu

Kelemahan terbesar setiap zodiak yang sering tak disadari, dari Aries hingga Pisces. Kenali sisi lemahmu yang sebenarnya sekarang juga!
Solusi di Tengah Ancaman Krisis Energi, IAGL ITB Dorong Pemerintah Tingkatkan Industri Baterai Nikel

Solusi di Tengah Ancaman Krisis Energi, IAGL ITB Dorong Pemerintah Tingkatkan Industri Baterai Nikel

Perintah Indonesia diminta untuk dapat memprioritaskan peningkatan produksi migas (listing) di tengah kondisi geopolitik yang tak menentu.
Kasus Dugaan Kekerasan Anak di Daycare Buat DPR Geram, Sahroni: Ini Benar-benar Kebiadaban

Kasus Dugaan Kekerasan Anak di Daycare Buat DPR Geram, Sahroni: Ini Benar-benar Kebiadaban

Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni akui begitu geram atas dugaan kasus penganiayaan anak di sebuah daycare di Sorosutan, Umbulharjo, Kota Yogyakarta.
Hasil Grand Final Proliga 2026, 25 April: LavAni Kunci Gelar Juara! Gagalkan Hattrick Jakarta Bhayangkara Presisi

Hasil Grand Final Proliga 2026, 25 April: LavAni Kunci Gelar Juara! Gagalkan Hattrick Jakarta Bhayangkara Presisi

Hasil Grand Final Proliga 2026 pada Sabtu 25 April 2026 laga kedua partai puncak di sektor putra antara LavAni vs Jakarta Bhayangkara Presisi di GOR Amongrogo.
3000 Peserta Padati Runity Petra, Puncak Peringatan HUT PPPK Petra Ke 75

3000 Peserta Padati Runity Petra, Puncak Peringatan HUT PPPK Petra Ke 75

Sebanyak tiga ribu pelari dan peserta fun walking memeriahkan gelaran Runity Petra yang digelar di Jalan Taman Asri, Pondok Candra, Waru, Sidoarjo.
Kebutuhan Susu 75% Masih Impor, Wamentan Ajak Investor Garap Peternakan Wonosobo

Kebutuhan Susu 75% Masih Impor, Wamentan Ajak Investor Garap Peternakan Wonosobo

Kementerian Pertanian mendorong investasi di subsektor peternakan, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, untuk menjadi sentra baru sapi perah dan pedaging nasional.

Trending

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi tak mau kalah dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terkait kegiatan pembersihan ikan sapu-sapu.
Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Harta kekayaan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi suka berbagi kepada warga. Permintaan Kang Dedi Mulyadi (KDM) sebelum Gedung Sate jadi lokasi perayaan Persib
Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Penggemar voli Indonesia ramai-ramai ajak alihkan dukungan ke Hillstate setelah Red Sparks tidak memilih Megawati Hangestri untuk isi kuota pemain Asia V-League
FIFA Berencana Beri Lampu Hijau Kompetisi Domestik Digelar di Luar Negeri, Indonesia Berpotensi Jadi Tuan Rumah Laga Liga Inggris dan Serie A

FIFA Berencana Beri Lampu Hijau Kompetisi Domestik Digelar di Luar Negeri, Indonesia Berpotensi Jadi Tuan Rumah Laga Liga Inggris dan Serie A

FIFA siapkan aturan baru izinkan liga main satu laga di luar negeri per musim. Indonesia berpotensi hadirkan laga Liga Inggris hingga Serie A di Tanah Air.
John Herdman Full Senyum dengan Kabar Marselino Ferdinan, Timnas Indonesia Dapat Untungnya

John Herdman Full Senyum dengan Kabar Marselino Ferdinan, Timnas Indonesia Dapat Untungnya

Kabar melegakan datang dari Slovakia untuk pecinta sepak bola tanah air. Gelandang andalan Timnas Indonesia Marselino Ferdinan akhirnya kembali mencicipi atmosf
Jay Idzes jadi Pengeluaran Terbesar Sassuolo, Klub Serie A Itu Laporkan Merugi 38,7 Juta Euro di 2025

Jay Idzes jadi Pengeluaran Terbesar Sassuolo, Klub Serie A Itu Laporkan Merugi 38,7 Juta Euro di 2025

Tersimpan kisah menarik mengenai keberanian I Neroverdi dalam berinvestasi di bursa transfer, terutama untuk mendatangkan bek andalan Timnas Indonesia Jay Idzes
Megawati Hangestri Batal Reuni dengan Yeum Hye-seon! Red Sparks Umumkan Pemain Kuota Asia untuk V League Musim Depan

Megawati Hangestri Batal Reuni dengan Yeum Hye-seon! Red Sparks Umumkan Pemain Kuota Asia untuk V League Musim Depan

Peluang Megawati Hangestri untuk reuni dengan Yeum Hye-seon di Red Sparks pada V League musim depan sudah tertutup.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT