News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kesaksian Jemaah Umrah Asal Bogor Terkait Kondisi Arab Saudi di Tengah Konflik Iran Melawan AS–Israel

Kesaksian jemaah umrah asal Bogor yang tertahan di Bandara Jeddah akibat konflik Iran vs AS–Israel, cerita kondisi Arab Saudi dan tantangan pulang ke Indonesia.
Rabu, 4 Maret 2026 - 02:34 WIB
Kesaksian Jemaah Umrah Asal Bogor Terkait Kondisi Arab Saudi di Tengah Konflik Iran Melawan AS–Israel
Sumber :
  • tvOneNews

tvOnenews.com - Sejumlah jemaah umrah Indonesia saat ini masih tertahan di Bandara Jeddah, Arab Saudi, akibat pembatalan penerbangan yang terkait dengan Konflik Iran melawan Amerika Serikat dan Israel. 

Banyak jemaah yang awalnya sudah memiliki tiket pulang terpaksa menunda kepulangan, sehingga harus menanggung biaya tambahan untuk penginapan dan kebutuhan sehari-hari.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu yang mengalami hal ini adalah Ibu Andhini Fatryani, jemaah umrah mandiri asal Bogor, yang berbagi pengalamannya dalam unggahan YouTube tvOneNews (3/3/2026).

Andhini menjelaskan, “Kami di sini sebetulnya dari tanggal 28, berangkat itu tanggal 28 dari Mekkah menuju ke Jeddah. Di Jeddah ini sebetulnya kami sudah pegang tiket, karena melakukan umrah mandiri yang memang harus pegang tiket untuk pulang juga,” ujarnya.

Ia melanjutkan, “Lalu kami memantau info-info terkait dari maskapai ini langsung. Dan memang maskapai yang kami pilih ternyata membatalkan, karena terdampak konflik-konflik ini.”

Andhini juga menuturkan kebingungannya saat penerbangan dibatalkan sepihak. “Jadi kami agak kebingungan kemarin, mereka membatalkan secara sepihak. Akhirnya keberangkatan kami dimundurkan. Waktunya dari tanggal 28 sampai sekarang tanggal 2, dan info yang kami dapatkan akan di-update tanggal 4 besok sekitar jam 4 sore,” jelasnya.

Ia menambahkan dampak pembatalan terhadap biaya hidup selama tertahan, “Ini mengkhawatirkan. Kami mau tidak mau karena arahan maskapai tidak masuk ke bandara. Akhirnya kami harus mengeluarkan budget kembali, ya untuk hotel, makan, dan segala macamnya,” tuturnya.

Andhini mengungkapkan bahwa tidak semua maskapai membatalkan penerbangan. “Seperti Garuda Indonesia, seperti Saudia itu masih normal. Walaupun ada beberapa yang dibatalkan. Kebetulan yang saya gunakan adalah Qatar Airways, itu termasuk yang tidak bisa berjalan seperti biasanya,” ujarnya.

Ia menambahkan strategi mereka mencari alternatif penerbangan, “Makanya kami memutuskan kalau konfliknya masih seperti ini, kami langsung pindah ke maskapai-maskapai yang masih sesuai jadwal dan masih beraktivitas seperti biasanya,” jelasnya.

Andhini yang mandiri menegaskan, “Karena saya mandiri, saya hanya berdua dengan suami,” ujarnya terkait jumlah jemaah yang ikut.

Mengenai kondisi bandara, ia mengatakan, “Kalau di bandara sendiri, dari arahan pemerintah tidak ada arahan untuk menutup atau menghentikan aktivitas. Pemerintah masih berjalan seperti biasa. Hanya saja lebih sepi, karena beberapa maskapai dari negara terdampak tidak beroperasi,” jelas Andhini. 

Ia menambahkan, “Agak susah juga cari tiket, karena maskapai yang masih sesuai jadwal makin sedikit, sehingga antreannya lebih panjang.”

Terkait kemungkinan suara dentuman atau serangan rudal, Andhini menegaskan situasi aman. 

“Sebetulnya kalau tidak ada info, kami betul-betul tidak tahu ada penyerangan rudal. Alhamdulillah, sejak Mekah sampai ke Jeddah, tidak ada hal-hal mencekam atau suara-suara besar pun,” ujarnya.

Ia menambahkan, “Pemerintah di sini bahkan lebih menenangkan masyarakat untuk melakukan aktivitas secara normal.”

Kesaksian Andhini Fatryani memberikan gambaran nyata kondisi jemaah umrah Indonesia yang terdampak Konflik Iran melawan AS–Israel. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski harus menghadapi keterlambatan penerbangan dan biaya tambahan, situasi di Arab Saudi tetap aman, dan pemerintah setempat menjamin aktivitas publik berjalan normal.

(anf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Serangan AS Disebut Langgar MoU Perdamaian, Iran: Brutal!

Serangan AS Disebut Langgar MoU Perdamaian, Iran: Brutal!

Serangan AS terhadap negaranya merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap nota kesepahaman (MoU) perdamaian yang telah disepakati kedua negara
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: RD Kongo Vs Uzbekistan

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: RD Kongo Vs Uzbekistan

RD Kongo akan menghadapi Uzbekistan pada laga terakhir Grup K Piala Dunia 2026 di Stadion Mercedes-Benz, Atlanta, Amerika Serikat (AS), Minggu (28/6/2026) dengan kick-off pukul 06.30 WIB.
Ternyata Hal Ini yang Buat Jokowi Yakin PSI Lolos Parlemen di Pemilu 2029: Semuanya Harus Kerja Keras

Ternyata Hal Ini yang Buat Jokowi Yakin PSI Lolos Parlemen di Pemilu 2029: Semuanya Harus Kerja Keras

Mantan Presiden ke-7 RI, Jokowi yakin PSI lolos parlemen di Pemilu 2029. Hal itu ia ungkapkan saat Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) DPD PSI Tulang Bawang,
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Kolombia Vs Portugal

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Kolombia Vs Portugal

Duel Kolombia Vs Portugal menjadi salah satu laga yang paling dinantikan dan diprediksi berlangsung sengit pada matchday terakhir Grup K Piala Dunia 2026.
Buntut Kubu Jokowi sebut Orang Kuat untuk Angkat Roy Suryo Jadi Menteri, Kuasa Hukum: Tuduhan yang Serius

Buntut Kubu Jokowi sebut Orang Kuat untuk Angkat Roy Suryo Jadi Menteri, Kuasa Hukum: Tuduhan yang Serius

Buntut kubu mantan Presiden ke-7 Jokowi sebut orang kuat diduga di balik Roy Suryo untuk angkat Roy sebagai menteri. Ternyata  menuai respons menohok dari Kuasa
Buntut Harga Gas Mahal, Diduga Berpotensi Badai PHK 55 Ribu Orang, Satgas Mitigasi PHK Langsung Turun Tangan

Buntut Harga Gas Mahal, Diduga Berpotensi Badai PHK 55 Ribu Orang, Satgas Mitigasi PHK Langsung Turun Tangan

Buntut harga gas mahal, diduga dapat berpotensi badai pemutusan hubungan kerja (PHK) 55 ribu orang. Sontak, hal itu langsung buat Istana sampai turun tangan

Trending

PDIP Pertanyakan Solusi Jokowi dan PSI untuk Hadapi Persoalan Bangsa: Bagaimana Konteks IKN Hari Ini?

PDIP Pertanyakan Solusi Jokowi dan PSI untuk Hadapi Persoalan Bangsa: Bagaimana Konteks IKN Hari Ini?

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) melalui Juru bicaranya, Seno Bagaskoro, mempertanyakan solusi yang akan dilakukan oleh mantan Presiden ke-7, Jokowi
Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.
Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak hanya bocorkan motif kasus penyekapan pacar berinsial YTR selama tiga tahun. Tetapi, Polisi juga bocorkan kebengisan Taufik Hidayat. Hal ini dibeberkan,
BPD Didorong Jadi Garda Terdepan Pengawasan MBG dan Tata Kelola Pemerintahan Desa

BPD Didorong Jadi Garda Terdepan Pengawasan MBG dan Tata Kelola Pemerintahan Desa

Jamintel Kejaksaan Agung (Kejagung), Reda Manthovani mendorong Badan Permusyawaratan Desa (BPD) jadi garda terdepan pengawasan tata kelola pemerintahan desa serta pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Ribuan warga memadati kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Sabtu (27/6/2026), untuk menyaksikan malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta.
Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) atau penataan kabel bawah tanah di ibu kota akan segera lanjutkan
PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melalui Ahmad Ali membantah tudingan Jokowi turun ke daerah untuk amankan Wapres Gibran Rakabuming Raka. Bahkan kata dia
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT