News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Respons Tegas Hotman Paris pada Dwi Sasetyaningtyas: Kepada Bapak Presiden, Cabut Warga Negaranya

Hotman Paris beri respons tegas atas tindakan yang dilakukan oleh awardee LPDP, Dwi Sasetyaningtyas. Layangkan somasi dan minta presiden cabut warga negaranya.
Sabtu, 7 Maret 2026 - 14:46 WIB
Dwi Sasetyaningtyas.
Sumber :
  • Instagram @sasetyaningtyas

tvOnenews.com - Pengacara kondang, Hotman Paris tak tinggal diam dan mendesak presiden agar mencabut status Warga Negara Indonesia (WNI) milik Dwi Sasetyaningtyas, seorang alumni penerima beasiswa dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

Nama Dwi Sasetyaningtyas hingga kini masih menjadi perbincangan hangat di kalangan warganet Tanah Air.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mantan awardee LPDP tersebut sebelumnya viral setelah mengunggah sebuah video di TikTok yang menceritakan pengalamannya saat anaknya menerima paspor Inggris.

Dalam video yang beredar luas itu, perempuan yang akrab disapa Tyas tersebut juga menyampaikan sejumlah pernyataan yang dinilai kontroversial.

Dwi Sasetyaningtyas bagikan kebahagiaannya lantaran anak-anaknya resmi menjadi Warga Negara Asing.
Dwi Sasetyaningtyas bagikan kebahagiaannya lantaran anak-anaknya resmi menjadi Warga Negara Asing.
Sumber :
  • Istimewa

"Cukup saya saja yang WNI, anak-anak saya jangan," ucapnya.

Pernyataan tersebut langsung dapat banyak kecaman dari warganet lantaran status Tyas dan suaminya yang merupakan penerima beasiswa LPDP.

Bahkan, diketahui juga bahwa Tyas tinggal di Inggris lantaran mendampingi suaminya yang sedang melanjutkan studi di negara tersebut dengan beasiswa LPDP.

Atas tindakan tersebut, Hotman Paris mengecam tindakan yang dilakukan Tyas dan meminta agar pasangan tersebut mengembalikan dana pendidikan yang telah diterimanya.

"Hei, kamu yang teriak-teriak mengatakan tidak mau anaknya WNI sedangkan kamu, menginjak luar negeri adalah uang dari beasiswa negara. Aku somasi kamu. Hei, kembalikan itu beasiswa, atau kamu minta maaf kepada publik," kata Hotman, dikutip dari Instagramnya pada Rabu (25/2/2026).

Selain itu, ia juga mendesak Prabowo Subianto selaku presiden agar mencabut status Warga Negara Indonesia milik Dwi Sasetyaningtyas.

Menurut Hotman Paris, pernyataan Tyas dinilai sangat ironis, mengingat ia pernah menempuh pendidikan tinggi melalui beasiswa dari LPDP.

kolase Hotman Paris dan Dwi Sasetyaningtyas
kolase Hotman Paris dan Dwi Sasetyaningtyas
Sumber :
  • Instagram @hotmanparisofficial | @sasetyaningtyas

Sebagaimana diketahui, LPDP merupakan program beasiswa yang dibiayai oleh negara menggunakan dana publik, termasuk pajak yang dibayarkan oleh masyarakat.

Sebagai warga negara yang turut memenuhi kewajiban membayar pajak, Hotman mengaku merasa tersinggung dengan pernyataan yang disampaikan Tyas tersebut.

"Lu tau enggak uang yang menyekolahkan kamu juga, termasuk uang pajak yang dari gue ini juga ada di situ. Uang pajak rakyat. Dari pajak PPh pajak PPN," kata Hotman.

"Saya usulkan kepada bapak presiden, cabut warga negaranya. Sekali lagi, cabut warga negaranya. Itu sudah menghina bangsa di dunia internasional," sambungnya.

"Sekali lagi bapak presiden, cabut kewarganegaraan, itu orang yang mengaku anaknya tidak diperbolehkan jadi WNI, sedangkan dia sendiri terima beasiswa LPDP dari negara," pungkas Hotman Paris.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

(nka)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jelang Pledoi di Pengadilan Tipikor Jakarta, Tagar Kawal Ibam Trending di Media Sosial

Jelang Pledoi di Pengadilan Tipikor Jakarta, Tagar Kawal Ibam Trending di Media Sosial

Nama Ibrahim Arief atau yang akrab disapa Ibam jadi trending topic di media sosial sejak Rabu (23/4) malam, atau tepat sehari jelang sidang pembacaan nota pembelaan atau pledoi di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (24/4).
Berhasil Bebaskan Pilot Susi Air, Kasum TNI Terima Penghargaan Internasional

Berhasil Bebaskan Pilot Susi Air, Kasum TNI Terima Penghargaan Internasional

Kasum TNI Letjen Richard Tampubolon menerima penghargaan dari pemerintah Selandia Baru atas perannya dalam operasi pembebasan pilot Philip Mark Mehrtens yang sempat disandera Kelompok Separatis di Papua.
Hidup Produktif Dibiasakan Sejak Kecil, Dedi Mulyadi: Anak-Anak Lebih Baik Cari Kayu Bakar Ketimbang Motor-motoran dan Main Gadget

Hidup Produktif Dibiasakan Sejak Kecil, Dedi Mulyadi: Anak-Anak Lebih Baik Cari Kayu Bakar Ketimbang Motor-motoran dan Main Gadget

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bicara soal hidup yang lebih produktif. Menurut dia, hidup produktif harus dibiasakan sejak kecil. 
Alami Stroke, Seorang Jemaah Haji Kloter 2 NTB Batal ke Tanah Suci

Alami Stroke, Seorang Jemaah Haji Kloter 2 NTB Batal ke Tanah Suci

Seorang jamaah haji kloter 2 dari Kabupaten Lombok Tengah, Embarkasi Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) batal berangkat ke Tanah Suci, lantaran mengalami stroke.
Popsivo Polwan Ungkap Kunci Bisa Tikung Jakarta Electric PLN, Rebut Status Juara Ketiga Proliga 2026

Popsivo Polwan Ungkap Kunci Bisa Tikung Jakarta Electric PLN, Rebut Status Juara Ketiga Proliga 2026

Jakarta Popsivo Polwan mengungkapkan kunci kemenangan atas Jakarta Electric PLN di leg kedua perebutan juara ketiga Proliga 2026.
Kabar Buruk untuk Timnas Indonesia? Utusan Donald Trump Minta FIFA Ganti Iran dengan Italia di Piala Dunia 2026

Kabar Buruk untuk Timnas Indonesia? Utusan Donald Trump Minta FIFA Ganti Iran dengan Italia di Piala Dunia 2026

Seorang utusan untuk Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, telah meminta FIFA untuk mengganti Iran dengan Timnas Italia untuk Piala Dunia 2026.

Trending

Trending: Kadisdik Jabar Putuskan Sanksi Baru Kasus Bully Guru, Mendikdasmen Susul Langkah KDM, Dedi Mulyadi Ungkap Fakta Haru

Trending: Kadisdik Jabar Putuskan Sanksi Baru Kasus Bully Guru, Mendikdasmen Susul Langkah KDM, Dedi Mulyadi Ungkap Fakta Haru

Langkah tegas Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi dalam menyoroti kasus siswa SMAN 1 Purwakarta yang mengejek guru kini berbuntut panjang. Ini kabar terbarunya.
Milan dan Inter Gigit Jari? Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes Ini Justru Memendam Mimpi Gabung Liverpool Gara-gara Cody Gakpo

Milan dan Inter Gigit Jari? Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes Ini Justru Memendam Mimpi Gabung Liverpool Gara-gara Cody Gakpo

Bek Timnas Indonesia, Jay Idzes jadi incaran AC Milan dan Inter, namun bek Sassuolo itu justru memendam mimpi gabung Liverpool, terinspirasi dari Cody Gakpo.
Dedi Mulyadi Temui Kakek dan Nenek Pemungut Botol di Tepi Jalan, Langsung Tawarkan Kerja Bergaji Rp4,2 Juta

Dedi Mulyadi Temui Kakek dan Nenek Pemungut Botol di Tepi Jalan, Langsung Tawarkan Kerja Bergaji Rp4,2 Juta

​​​​​​​Dedi Mulyadi temui kakek nenek pemulung botol di jalan, lalu tawarkan pekerjaan sebagai petugas kebersihan di Tangkuban Parahu bergaji Rp4,2 juta.
Harta Kekayaan Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat yang Suka Bagi-bagi Uang ke Warga

Harta Kekayaan Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat yang Suka Bagi-bagi Uang ke Warga

Dikenal sebagai pejabat yang paling hobi blusukan dan "royal" membagi-bagikan bantuan kepada warga di jalanan, lantas berapa harta kekayaan milik Dedi Mulyadi?
Cerita Tim KKI Sumut Borong 6 Emas di Seleknas 2026

Cerita Tim KKI Sumut Borong 6 Emas di Seleknas 2026

Baru-baru ini 6 atlet Kushin Ryu M Karate-Do Indonesia (KKI) Sumatera Utara (Sumut) membanggakan Provinsi Sumut. Pasalnya enam (6) atlet KKI Sumut lolos seleksi
Pesan Penting Nova Arianto untuk Semua Pemain Timnas Indonesia, Kasus Fadly Alberto Segera Ditindak

Pesan Penting Nova Arianto untuk Semua Pemain Timnas Indonesia, Kasus Fadly Alberto Segera Ditindak

Pelatih Timnas Indonesia, Nova menyampaikan pesan penting untuk seluruh Pemain. Hal ini mengingatkan viralnya tendangan kungfu Fadly Alberto
Ramalan Keuangan Zodiak 24 April 2026: Saatnya Bijak Ambil Peluang dan Jaga Stabilitas Finansial

Ramalan Keuangan Zodiak 24 April 2026: Saatnya Bijak Ambil Peluang dan Jaga Stabilitas Finansial

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 24 April 2026 untuk Aries hingga Pisces, ungkap peluang rezeki, tantangan finansial, dan strategi bijak mengelola uang hari ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT