GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Alasan Chat Keji Anwar Satibi ke Ibu Kandung Nizam Syafei Terungkap, Kuasa Hukum: Tak Diberi Pinjaman

​​​​​​​Kuasa hukum ungkap alasan chat keji Anwar Satibi ke Ibu Kandung Nizam Syafei. Disebut muncul karena kekecewaan setelah tidak diberi pinjaman uang.
Senin, 9 Maret 2026 - 02:36 WIB
Ibur Tiri, Nizam Syafei, dan Anwar Satibi
Sumber :
  • tvOneNews

tvOnenews.com - Kasus meninggalnya Nizam Syafei masih menjadi sorotan publik. Terbaru, kuasa hukum ayah korban mengungkap alasan di balik pesan bernada keras yang dikirim Anwar Satibi kepada Ibu Kandung Nizam Syafei, Lisnawati.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh kuasa hukum Anwar Satibi, Dedi Setiadi, dalam sebuah wawancara yang diunggah kanal YouTube Reyben Entertainment pada 8 Maret 2026. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam kesempatan itu, Dedi menjelaskan bahwa pesan yang dianggap keji tersebut muncul karena kekecewaan Anwar Satibi setelah tidak diberi pinjaman uang.

Selain itu, Dedi juga mengonfirmasi bahwa ayah Nizam Syafei akan menjalani pemeriksaan oleh pihak kepolisian terkait laporan dugaan penelantaran anak yang dilayangkan oleh mantan istrinya.

“Iya, jadwalnya besok jam 10. Ya, di Polres Sukabumi untuk Pak Anwar atas laporan dari mantan istrinya,” ujar Dedi Setiadi.

Menurutnya, laporan yang diajukan oleh Ibu Kandung Nizam Syafei berkaitan dengan dugaan penelantaran anak, khususnya terkait waktu ketika kondisi kesehatan Nizam memburuk hingga akhirnya meninggal dunia.

“Kalau saya melihat dari laporannya itu mengenai penelantaran. Jadi mengenai penelantaran itu saya memperkirakan antara jeda waktu sakit sampai pada yang meninggal, anak sampai meninggal. Itu yang menjadi fokus untuk memberikan jawaban nanti Pak Anwar sesuai dengan yang dia alami, sesuai dengan fakta, menyampaikan seperti apa yang terjadi,” jelasnya.

Dedi menegaskan bahwa kliennya akan memberikan keterangan yang sesuai dengan fakta yang terjadi.

“Jadi tidak boleh memberikan keterangan-keterangan yang tidak sesuai dengan fakta,” lanjutnya.

Menanggapi tudingan bahwa Nizam Syafei sempat ditelantarkan selama beberapa hari sebelum akhirnya dibawa ke rumah sakit, Dedi membantah keras tuduhan tersebut.

“Itu enggak benar ya, karena langsung dibawa ke rumah sakit. Apa yang ada chat antara Pak Anwar itu kan langsung dibawa walaupun tidak ada,” katanya.

Ia juga menyinggung soal pesan singkat yang kini menjadi sorotan publik. Menurutnya, pesan tersebut dikirim dalam kondisi emosi setelah Anwar Satibi tidak mendapatkan pinjaman uang yang dimintanya.

“Karena kan ada kalimat pinjam uang dan sebagainya. Itu Pak Anwar memberikan chat yang intinya tujuannya untuk memberikan supaya ibunya marah dan sebagainya. Padahal pada waktu itu juga dibawa ke rumah sakit sesuai fakta yang ada,” ungkap Dedi.

Sebelumnya, pihak Ibu Kandung Nizam Syafei mengklaim memiliki bukti percakapan yang menunjukkan adanya kalimat bernada kasar dari ayah korban. 

Dalam percakapan itu disebutkan kalimat yang menyinggung soal membiarkan anak meninggal dan dimakamkan di dekat makam keluarga.

Menanggapi hal tersebut, Dedi kembali memberikan klarifikasi. Ia menilai isi pesan tersebut telah didramatisasi dan tidak mencerminkan situasi sebenarnya.

“Ya itu, mengenai chat itu kan tidak seperti itu. Jadi karena kecewa tidak diberikan pinjaman. Tapi ya itu pun dibawa ke rumah sakit. Lihat jamnya saja nanti di rumah sakit, jadi bukti juga di rumah sakit keterangannya dibawa jam berapa,” jelasnya.

“Kalau didramatisir ya seperti itulah,” tambahnya.

Lebih lanjut, Dedi juga menanggapi klaim dari pihak pelapor yang menyatakan memiliki bukti kuat untuk dibawa ke kepolisian.

“Jadi gini ya, kalau pidana itu kan harus ada mens rea. Mens rea itu ada niat, ada niat untuk melakukan tindak pidana. Apakah ini ada? Tidak,” tegasnya.

Ia pun meminta publik tidak langsung mempercayai berbagai narasi yang berkembang tanpa melihat fakta hukum yang ada.

“Jadi jangan semua narasi-narasi terus juga informasi-informasi yang berkembang. Apalagi dengan adanya tekanan dari DPR, dari lembaga KPAI, dari lembaga LPSK. Ini jangan sampai Pak Anwar ini orang yang tidak bersalah masuk penjara. Itu tidak boleh,” ujarnya.

Dedi juga menekankan bahwa proses hukum harus berjalan secara objektif tanpa adanya tekanan dari pihak mana pun.

“Negara kita negara hukum dan saya percaya kepada kepolisian jangan dipengaruhi oleh siapa pun, harus netral. Tidak boleh ada tekanan-tekanan baik dari DPR maupun dari lembaga-lembaga yang lain atau dari salah satu anggota DPR. Tidak boleh memberikan tekanan terhadap penyidik yang ada di Polres Sukabumi,” pungkasnya.

Kasus Nizam Syafei sendiri hingga kini masih terus bergulir dan menjadi perhatian publik. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemeriksaan terhadap ayah korban diharapkan dapat memberikan kejelasan terkait laporan dugaan penelantaran yang dilayangkan oleh Ibu Kandung Nizam Syafei.

(anf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jelang Mudik Lebaran 2026, Pemkab Bekasi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Jalur Lintasan Mudik

Jelang Mudik Lebaran 2026, Pemkab Bekasi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Jalur Lintasan Mudik

Pemkab Bekasi, Jawa Barat, menyiapkan langkah strategis pengaturan jalan melalui rekayasa lalu lintas pada jalur lintasan mudik
Respons Berkelas Tim Geypens usai Dapat Panggilan dari John Herdman untuk Bela Timnas Indonesia

Respons Berkelas Tim Geypens usai Dapat Panggilan dari John Herdman untuk Bela Timnas Indonesia

Tim Geypens memberikan respons berkelas di lapangan usai mendapatkan panggilan dari John Herdman. Dia termasuk dalam skuad bayangan Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026.
Setahun Berpisah dengan Megawati Hangestri, Ko Hee-jin Kini Berada Diambang Pintu Keluar Red Sparks

Setahun Berpisah dengan Megawati Hangestri, Ko Hee-jin Kini Berada Diambang Pintu Keluar Red Sparks

Hampir satu tahun setelah pamitan bercampur haru dengan Megawati Hangestri, pelatih Ko Hee-jin kini bawa kabar sedang berada diambang pemecatan dari Red Sparks.
Gagal Tukar Uang di Bank Indonesia? Coba Tarik di ATM Mandiri Ini, Sediakan Pecahan Rp10.000 dan Rp20.000 untuk THR Lebaran

Gagal Tukar Uang di Bank Indonesia? Coba Tarik di ATM Mandiri Ini, Sediakan Pecahan Rp10.000 dan Rp20.000 untuk THR Lebaran

Tidak berhasil tukar uang di Bank Indonesia? ATM Mandiri ini menyediakan pecahan Rp10.000 dan Rp20.000 untuk THR Lebaran tanpa antre penukaran.
Berita AC Milan: Saga Transfer Jelmaan Kaka Berantakan, Jurnalis Senior Italia Sentil Lemahnya Koordinasi Manajemen Rossoneri

Berita AC Milan: Saga Transfer Jelmaan Kaka Berantakan, Jurnalis Senior Italia Sentil Lemahnya Koordinasi Manajemen Rossoneri

Drama transfer gelandang muda Corinthians, Andre, ke AC Milan kini menjadi sorotan tajam di Italia dalam beberapa hari terakhir.
Jadwal Final Four Proliga 2026 Usai Lebaran: Seri Surabaya Jadi Pembuka, Megawati Hangestri Cs Langsung Main

Jadwal Final Four Proliga 2026 Usai Lebaran: Seri Surabaya Jadi Pembuka, Megawati Hangestri Cs Langsung Main

Jadwal final four Proliga 2026 yang digelar setelah Hari Raya Idul Fitri, di mana Megawati Hangestri dan skuad Jakarta Pertamina Enduro langsung akan beraksi melawan Jakarta Electric PLN di hari pertama Seri Surabaya.

Trending

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komite Disiplin dan Etik Terbaru, Apakah Persib Bandung Lolos dari Sanksi Usai Kericuhan Lawan Ratchaburi di ACL 2?

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komite Disiplin dan Etik Terbaru, Apakah Persib Bandung Lolos dari Sanksi Usai Kericuhan Lawan Ratchaburi di ACL 2?

AFC merilis hasil sidang Komite Disiplin terbaru. Apakah sanksi untuk Persib Bandung setelah kericuhan di laga ACL 2 melawan Ratchaburi sudah keluar?
Daftar 18 Pemain Timnas Indonesia yang Diprediksi akan Dicoret John Herdman untuk FIFA Series 2026, Siapa Saja?

Daftar 18 Pemain Timnas Indonesia yang Diprediksi akan Dicoret John Herdman untuk FIFA Series 2026, Siapa Saja?

Sebanyak 18 pemain diprediksi dicoret John Herdman dari skuad sementara Timnas Indonesia jelang FIFA Series 2026 di Jakarta. Sejumlah nama besar bisa tersingkir
Tak Dihubungi John Herdman, Pelatih Persik Kediri Sebut Panggilan Timnas Indonesia Layak untuk Ezra Walian

Tak Dihubungi John Herdman, Pelatih Persik Kediri Sebut Panggilan Timnas Indonesia Layak untuk Ezra Walian

Ezra Walian menjadi salah satu dari total 41 nama yang dipanggil John Herdman untuk tampil di FIFA Series 2026.
Di Balik Prestasinya, Yolla Yuliana Punya Kisah Cinta dengan Atlet Basket dan Artis Terkenal

Di Balik Prestasinya, Yolla Yuliana Punya Kisah Cinta dengan Atlet Basket dan Artis Terkenal

Di balik prestasinya di lapangan voli, Yolla Yuliana juga memiliki kisah asmara menarik. Dari atlet hingga artis, beberapa pria ternama pernah mengisi hatinya.
Viral Oklin Fia Blak-blakan Ungkap Pemain Sepak Bola yang Diduga Ajak Check-in di Hotel, Label Timnas Indonesia?

Viral Oklin Fia Blak-blakan Ungkap Pemain Sepak Bola yang Diduga Ajak Check-in di Hotel, Label Timnas Indonesia?

Selebgram Oklin Fia menghebohkan fans Timnas Indonesia dan sepak bola Tanah Air. Ia cerita dirinya diduga diajak check-in di hotel oleh pesepak bola viral.
Detik-detik Menegangkan KPK Gelar OTT di Rejang Lebong Bengkulu, Rumah Pejabat Disegel

Detik-detik Menegangkan KPK Gelar OTT di Rejang Lebong Bengkulu, Rumah Pejabat Disegel

Baru-baru ini mencuat kabar detik-detik menegangkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diduga melakukan OTT di wilayah Rejang Lebong, Bengkulu Senin (9/3/2026)
Makin Depresi Ditinggal Megawati Hangestri? Pelatih Red Sparks Ungkap Kekecewaan Berat pada Sosok Ini

Makin Depresi Ditinggal Megawati Hangestri? Pelatih Red Sparks Ungkap Kekecewaan Berat pada Sosok Ini

Setelah ditinggal Megawati Hangestri, Red Sparks mengalami penurunan performa di V-League 2025/2026. Kondisi tersebut membuat pelatih Ko Hee-jin mengkritik.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT