News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Profil Abu Janda alias Permadi Arya, Pegiat Viral yang Murka hingga Diusir saat Debat Perang AS-Israel dan Palestina

Intip profil Abu Janda atau Permadi Arya, aktivis media sosial yang terekam murka dan diusir saat berdebat konflik AS-Israel dengan Iran hingga Palestina viral.
Rabu, 11 Maret 2026 - 22:16 WIB
Permadi Arya alias Abu Janda, pegiat media sosial yang sering kontroversi
Sumber :
  • Instagram/@permadiaktivis2

Jakarta, tvOnenews.com - Sosok pegiat media sosial sekaligus aktivis Permadi Arya biasa disapa Abu Janda kembali menuai sorotan publik.

Abu Janda terekam mengamuk. Pria bernama Permadi Arya itu juga memaki narasumber lain di sebuah acara talkshow Rakyat Bersatu diselenggarakan iNewsTV pada Selasa (10/3/2026) malam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Acara talkshow yang menghadirkan Abu Janda mengambil tema "Peran AS-Israel Vs Iran Meluas, Kita Harus Bagaimana?".

Di momen itu, Abu Janda tentu menjadi narasumber yang pro-Amerika Serikat (AS). Ia sangat menyayangkan banyak masyarakat Indonesia yang sentimen terhadap AS di tengah eskalasi konflik dengan Iran.

"Amerika itu punya peran besar sekali pada kemerdekaan kita. Orang ingatnya cuma 17 Agustus aja. Orang lupa pada 1945, Belanda balik. Membonceng pasukan NICA untuk melucuti tentara Jepang," kata Abu Janda dikutip, Rabu (11/3/2026).

Perdebatan pun semakin sengit. Momen kontroversial terjadi saat Abu Janda beradu argumen dengan mantan Dubes Indonesia untuk Tunisia, Ikrar Nusa Bhakti.

Ikrar pun mendesak agar Abu Janda membaca sejarah. Namun aktivis tersebut langsung memotong perkataan Mantan Dubes Indonesia untuk Tunisia itu.

"Anda juga baca sejarah dong. Coba baca buku Nationalism and Revolution in Indonesia karya George McTurnan Kahin. Di situ dijelaskan mengapa Amerika turun tangan. Ketakutan Amerika bahwa Indonesia akan jatuh ke tangan komunis," jelas Ikrar.

Di tengah perdebatan sengit itu, Abu Janda memotong penjelasan Ikrar. Ironisnya, ia melontarkan kata-kata kasar sehingga mendapat peringatan dari moderator, Aiman Witjaksono.

"Jangan bawa-bawa perasaan Pak, lu (Ikrar) nggak suka Amerika, bang Feri (Feri Amsari) tidak suka sama Trump, lu enggak suka sama Israel, itu perasaan lo semua, gue enggak ada urusan sama perasaan lu," tegas Abu Janda sambil berteriak dan berkata kasar.

Abu Janda pun berdebat dengan Feri Amsari. Perdebatan itu ketika membahas keputusan Presiden Prabowo Subianto menetapkan Indonesia bergabung dengan Board of Peace (BOP) dicanangkan Presiden AS, Donald Trump.

Keputusan itu dinilai tidak etis. Feri Amsari berpendapat, bahwa Indonesia harus mengingat jasa Palestina sebagai negara pertama yang mengakui kemerdekaan Indonesia lewat de facto pada 1945.

"Kalau tidak ada bangsawan dari Palestina yang menyumbang untuk kemerdekaan bangsa ini, melalui Agus Salim, belum tentu juga kita merdeka. Jadi, kalau main utang sejarah, sebenarnya kita punya utang besar terhadap bangsa Palestina," beber Feri.

Abu Janda langsung emosional dan mengamuk. Pegiat media sosial itu menilai pernyataan dilontarkan Feri adalah hoaks dan merasa Indonesia tidak berutang budi terhadap Palestina.

"Utang apaan bangsa kita kemerdekaan Palestina? Utang apaan bang? Jangan ngaco. Gue kasih tahu ya, biar lo tahu. Ada hoaks yang bilang katanya, Palestina negara pertama yang mengakui kemerdekaan Indonesia, itu hoaks," geram Abu Janda.

Emosi Abu Janda yang semakin tidak terkendali membuat dirinya diusir dari acara talkshow tersebut. Sontak, video Abu Janda marah-marah berbuah kontroversial hingga viral di media sosial.

Profil Abu Janda alias Permadi Arya

Permadi Arya alias Abu Janda
Permadi Arya alias Abu Janda
Sumber :
  • Instagram/@permadiaktivis2

Permadi Arya memiliki nama populer Abu Janda. Ia mempunyai nama asli Heddy Setya Permadi.

Abu Janda merupakan pegiat media sosial yang lahir di Cianjur, Jawa Barat pada 14 Desember 1973.

Berdasarkan latar belakangnya, Abu Janda pernah menempuh pendidikan di Singapura. Ia mengambil gelar Diploma Ilmu Komputer Informatics IT School Singapura pada April 1997.

Selain itu, Abu Janda juga berhasil menyabet gelar Sarjana Business & Finance di University of Wolverhampton Inggris pada 1999.

Kemudian, Abu Janda pernah bekerja di sejumlah sektor industri. Ia pernah menjadi karyawan di beberapa perusahaan, di antaranya sekuritas, bank swasta hingga perusahaan tambang batu bara mulai tahun 1999 hingga 2015.

Di sisi lain, Abu Janda juga sudah menjadi pegiat media sosial yang memiliki pengaruh luas. Itu terjadi sejak 2015.

Di dunia maya, ia dikenal luas sering melontarkan beragam pendapat terkait isu-isu sosial. Terlebih, ia paling getol membahas isu yang berkaitan dengan intoleransi, radikalisme, hingga kebebasan beragama di Indonesia.

Bahkan, ia kerap kali memberikan komentar terkait peristiwa yang kontroversial. Contohnya terkait pembubaran kegiatan ibadah hingga perusakan tempat ibadah dimiliki oleh kelompok minoritas.

Tak ayal aktivitas Abu Janda di media sosial kerap kali viral. Apalagi dalam urusan membahas kasus kontroversi yang menghebohkan publik.

Anak dari pasangan HM Sudjatna dan Lina Herlin ini pernah memutuskan untuk bergabung sebagai influencer tim sukses Joko Widodo (Jokowi) pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

Pada 2023, ia membuat sikap untuk mendukung Prabowo Subianto yang maju pada Pilpres 2024.

Ia bahkan memutuskan bergabung ke dalam rumah Rumah Besar Relawan Prabowo 08. Di sana, ia tidak sendirian dan ditemani oleh Haris Rusly Moti, Fauzi Baadila, dan Ricky Tamba.

Di tengah aktivitas sebagai pegiat media sosial, beragam komentar Abu Janda sering menuai kontroversi.

Ada beberapa kontroversi Abu Janda yang menghebohkan publik, mulai dari kasus Islam Arogan, dugaan rasisme terhadap Natalius Pigai, konflik Israel-Palestina, dianggap sebagai buzzer politik.

Pada 2025, Abu Janda sempat menggegerkan publik. Pasalnya, ia dikabarkan sebagai komisaris di perusahaan anak BUMN jalan tol pada 2025.

Namun perusahaan anak BUMN itu membantah kabar viral tersebut. Keputusan menjadikan Abu Janda sebagai komisaris adalah hoaks.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terkini, Abu Janda kembali membuat kontroversi. Ia mengamuk di tengah perdebatan saat membahas konflik AS-Israel dengan Iran hingga tidak terima kemerdekaan Indonesia pertama kali diakui Palestina.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ucapan Tantang Fight sampai Mati Berujung Diserbu Sekelompok Pria, Ini Pesan Hanny Kristianto untuk Herri Pras

Ucapan Tantang Fight sampai Mati Berujung Diserbu Sekelompok Pria, Ini Pesan Hanny Kristianto untuk Herri Pras

YouTuber Herri Pras menjadi sorotan setelah kediamannya didatangi sekelompok pria yang diduga berasal dari komunitas bela diri. Ini pesan Hanny Kristianto.
Tak Lagi Jadi Pelengkap, Presiden Prabowo Dinilai Mulai Jadikan Sektor Kelautan Pilar Ekonomi RI

Tak Lagi Jadi Pelengkap, Presiden Prabowo Dinilai Mulai Jadikan Sektor Kelautan Pilar Ekonomi RI

Arah pembangunan nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dinilai tengah mengalami pergeseran paradigma. 
Peredaran Kratom dan Vape akan Diperketat? Polri dan BPOM Siapkan Regulasinya

Peredaran Kratom dan Vape akan Diperketat? Polri dan BPOM Siapkan Regulasinya

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto bersama Badan Pengawas Obat dan Makanan menyiapkan regulasi terkait peredaran kratom dan rokok elektrik atau vape guna mencegah penyalahgunaan yang dapat membahayakan masyarakat.
Tak Perlu Dinaturalisasi, Eks Andalan Shin Tae-yong Ini Layak Dilirik John Herdman untuk Lini Depan Timnas Indonesia di FIFA Matchday

Tak Perlu Dinaturalisasi, Eks Andalan Shin Tae-yong Ini Layak Dilirik John Herdman untuk Lini Depan Timnas Indonesia di FIFA Matchday

Timnas Indonesia hadapi persoalan di lini depan jelang FIFA Matchday November 2026. Di tengah kondisi tersebut, nama Irfan Jaya layak masuk radar John Herdman.
Hasil Pemeriksaan Dokter Forensik Anak Korban Pembunuhan Orangtua di Kebayoran Lama: Ada Tanda Kekerasan-Gizi Tak Sesuai

Hasil Pemeriksaan Dokter Forensik Anak Korban Pembunuhan Orangtua di Kebayoran Lama: Ada Tanda Kekerasan-Gizi Tak Sesuai

Tim Spesialis Forensik Rumah Sakit Kramat Jati mengungkap hasil pemeriksaan anak (20 bulan) yang dibunuh ayah tiri, AR (22) dan ibu kandungnya, JM (20) di toilet umum Pasar Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, pada Sabtu (31/10).
Sosok Pria Berkacamata Tendang Herri Pras hingga Tersungkur, Sosok Ini Ungkap Dugaan Tujuannya

Sosok Pria Berkacamata Tendang Herri Pras hingga Tersungkur, Sosok Ini Ungkap Dugaan Tujuannya

Video yang memperlihatkan YouTuber Herri Pras didatangi sekelompok pria hingga mendapat tindakan fisik mendadak viral di media sosial. Ini dugaan motifnya.

Trending

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Prof. Endang Warsiki, Guru Besar IPB University, meninggal dunia pada 2 November 2026. Simak profil, pendidikan, perjalanan hidup, dan kontribusinya di bidang agroindustri.
Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

YouTuber Herri Pras digeruduk dan ditendang oleh sekelompok orang dari komunitas bela diri di kediamannya usai menyebarkan konten viral tantangan bertarung.
Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Nama YouTuber Herri Pras tengah menjadi sorotan setelah sebuah video memperlihatkan dirinya didatangi sekelompok pria bela diri. Ini profilnya.
Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Melalui unggahannya di Threads, netizen tersebut mengungkapkan kekecewaannya lantaran transaksi tarik tunai dari rekening miliknya dibatasi sepihak oleh bank.
Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Menurut pelaku AR (22), ia membunuh SF dengan cara mencelupkan kepala korban ke bak air di toilet dekat Stasiun Kebayoran Lama dan kakinya diangkat ke atas.
Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Gelandang Timnas Indonesia, Joey Pelupessy, membawakan kabar gembira menjelang FIFA Matchday November 2026. Sang gelandang berhasil membantu klubnya meraih kemenangan.
Sopir Truk Molen Diamankan Polisi, Usai 6 Warga Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bekasi

Sopir Truk Molen Diamankan Polisi, Usai 6 Warga Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bekasi

Dari total 12 korban, enam orang mengalami luka-luka dan enam lainnya meninggal dunia dalam kecelakaan yang terjadi di area halte Jalan Cut Mutia, Kota Bekasi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT