News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bocah SD Disumpah Gubernur Jabar Kang Dedi Mulyadi, Disawer Rp30 Juta untuk Modal Ternak Domba

Bocah SD disumpah oleh Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi (KDM), mendapat saweran hingga Rp30 juta untuk modal ternak domba.
Kamis, 12 Maret 2026 - 14:22 WIB
Kang Dedi Mulyadi di acara "Safari Ramadhan – Neuleuman Poekna Peuting" Cianjur
Sumber :
  • YouTube/ LEMBUR PAKUAN CHANNEL

tvOnenews.com - Suasana acara Safari Ramadhan – Neuleuman Poekna Peuting di Lapang Cibalagung, Desa Kademangan, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, pada Senin (9/3/2026) berlangsung hangat sekaligus mengharukan. 

Dalam kegiatan tersebut, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, berinteraksi langsung dengan warga yang hadir, termasuk seorang bocah sekolah dasar yang kemudian menjadi sorotan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Anak tersebut bernama Muhammad Azka Hasanudin, siswa kelas 6 SD asal Kampung Cibalagung. 

Azka dipanggil ke depan oleh Dedi Mulyadi dan diajak berbincang santai di hadapan ratusan warga yang menyaksikan.

Percakapan itu dimulai dengan pertanyaan sederhana mengenai identitas Azka dan keluarganya. 

Bocah tersebut mengaku ayahnya bekerja sebagai sopir angkot, sementara ibunya tidak bekerja.

“Sekarang jadi sopir angkot itu sedang susah mencari uang, ya?” tanya Dedi.

“Iya,” jawab Azka singkat.

Kang Dedi Mulyadi di acara "Safari Ramadhan – Neuleuman Poekna Peuting" Cianjur
Sumber :
  • YouTube/ LEMBUR PAKUAN CHANNEL

Dari obrolan tersebut, Dedi kemudian menyinggung kebiasaan jajan Azka.

Bocah itu mengaku sering menggunakan uang jajannya untuk membeli sirup sachet.

“Biasanya dikasih jajan berapa?” tanya Dedi.

“Rp2.000,” jawab Azka.

Dedi lalu mengajak Azka berpikir tentang pilihan yang lebih bermanfaat bagi kesehatan. 

Ia membandingkan antara membeli sirup dengan membeli telur.

“Kalau uang jajan itu dipakai beli telur lalu direbus, ada proteinnya tidak?” tanya Dedi.

“Ada,” jawab Azka.

“Mana yang lebih bermanfaat untuk tubuh, sirup atau telur?” lanjutnya.

“Telur,” jawab Azka.

Dari situ, Dedi meminta Azka bersumpah untuk mengubah kebiasaan jajannya. 

Kang Dedi Mulyadi di acara "Safari Ramadhan – Neuleuman Poekna Peuting" Cianjur
Sumber :
  • YouTube/ LEMBUR PAKUAN CHANNEL

Di hadapan warga, bocah itu diminta berjanji tidak lagi membeli sirup dan menggunakan uangnya untuk membeli makanan yang lebih bergizi.

“Mulai besok saya tidak akan membeli sirup lagi. Uangnya akan dipakai membeli telur,” ucap Azka mengikuti sumpah yang dibacakan Dedi.

Tak berhenti di situ, Dedi juga menyinggung kebiasaan anak-anak bermain ponsel. Azka mengaku memiliki telepon genggam. 

KDM pun memintanya kembali bersumpah untuk menjual HP tersebut agar tidak terlalu sering bermain.

“Mulai besok saya bersumpah demi Allah, HP ini akan dijual supaya saya tidak terus bermain HP,” kata Azka.

Diberi Modal Ternak Domba

Setelah percakapan tersebut, Dedi mengajak Azka melihat potensi desa tempat ia tinggal. 

Ia menjelaskan bahwa lingkungan pedesaan seperti Cibalagung memiliki banyak lahan, kebun, dan rumput yang cocok untuk beternak.

Dedi kemudian memberikan uang tunai sebesar Rp14 juta sebagai modal awal usaha ternak domba.

Ia menjelaskan rencana sederhana untuk memulai usaha tersebut.

“Harga domba betina sekitar Rp2,5 juta. Kalau beli empat ekor berarti sekitar Rp10 juta. Harga domba jantan yang Rp3,5 juta, beli yang bagus. Nanti kalau setahun beranak, itu sudah jadi investasi,*” ujar KDM.

Ia juga menekankan bahwa memelihara ternak bukanlah pekerjaan yang memalukan.

“Memelihara ternak tidak berarti orang tertinggal. Negara besar seperti Amerika dan Australia juga kuat karena pertanian dan peternakan mereka,” kata Dedi.

Sebagai penutup, Dedi kembali meminta Azka bersumpah dengan cara yang unik. Ia menyebut Azka harus menjadi “koboi”.

“Koboi itu apa? ‘Cow’ artinya sapi, ‘boy’ artinya anak laki-laki. Jadi koboi itu anak laki-laki yang menggembala sapi,” jelasnya.

“Keren tidak?” tanya Dedi.

“Keren,” jawab Azka.

Disawer hingga Rp30 Juta

Aksi Dedi Mulyadi tersebut ternyata memicu simpati para warga yang hadir. 

Setelah sang gubernur memberikan bantuan, sejumlah penonton ikut menyawer atau berdonasi untuk Azka.

Jumlah bantuan yang terkumpul pun cukup besar, mencapai sekitar Rp30 juta.

Namun uang tersebut tidak langsung diberikan seluruhnya kepada Azka. 

Sebagian besar diserahkan kepada ibunya untuk dikelola secara bijak.

“Yang diberikan langsung kepada anak ibu hanya Rp200 ribu. Sisanya disimpan dulu di Bank BJB supaya dibuat perencanaan usaha yang benar,” kata Dedi.

Menurutnya, uang tersebut sebaiknya digunakan untuk dua hal utama, yakni pendidikan Azka dan pengembangan usaha ternak domba keluarga.

Ia juga mengingatkan bahwa jika uang diberikan seluruhnya tanpa perencanaan, biasanya akan cepat habis.

“Kalau semua uang langsung diberikan biasanya cepat habis,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kisah Azka pun menjadi salah satu momen menarik dalam rangkaian Safari Ramadhan tersebut. 

Selain memberikan bantuan, Dedi Mulyadi juga memanfaatkan kesempatan itu untuk menyampaikan pesan tentang pentingnya pendidikan, hidup sederhana, serta memanfaatkan potensi desa sebagai sumber penghidupan. (gwn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bukan Freddy Budiman! Inilah Terpidana Narkoba Pertama yang Dieksekusi Mati di Indonesia, Kisahnya Mengubah Sejarah Hukum

Bukan Freddy Budiman! Inilah Terpidana Narkoba Pertama yang Dieksekusi Mati di Indonesia, Kisahnya Mengubah Sejarah Hukum

Sebelum Freddy Budiman, Chan Ting Chong alias Steven Chan menjadi terpidana narkoba pertama yang dieksekusi mati di Indonesia. Simak kronologi, fakta hukum, dan dampaknya
Inter Milan Dapat Kabar Baik dari Udinese, Bek Idaman Mereka Kian Dekat Merapat ke Giuseppe Meazza Musim Panas Ini

Inter Milan Dapat Kabar Baik dari Udinese, Bek Idaman Mereka Kian Dekat Merapat ke Giuseppe Meazza Musim Panas Ini

Inter Milan mendapat angin segar pada bursa transfer musim panas 2026. Bek incaran mereka, Oumar Solet, disebut semakin dekat meninggalkan Udinese.
Striker Lokal Tersubur Resmi Bertahan di Persija, Eksel Runtukahu Pasang Target Tinggi

Striker Lokal Tersubur Resmi Bertahan di Persija, Eksel Runtukahu Pasang Target Tinggi

Persija resmi mengumumkan perpanjangan kontrak dengan Eksel Runtukahu untuk kompetisi Super League 2026-2027 pada Senin (29/6/2026). 
Waspada! Media Sosial Jadi Sarana Pasarkan Narkoba di Cianjur, Modus Baru yang Sulit Dilacak

Waspada! Media Sosial Jadi Sarana Pasarkan Narkoba di Cianjur, Modus Baru yang Sulit Dilacak

Polres Cianjur membongkar jaringan narkoba yang memanfaatkan media sosial untuk memasarkan sabu. Simak modus operandi, tren global, data terbaru, dan tantangan
Media Korea Tak Habis Pikir dengan Megawati Hangestri, Performa Gemilangnya Kini Jadi Sorotan usai KOVO Ubah Regulasi V-League

Media Korea Tak Habis Pikir dengan Megawati Hangestri, Performa Gemilangnya Kini Jadi Sorotan usai KOVO Ubah Regulasi V-League

Nama Megawati Hangestri kembali jadi sorotan di Korea Selatan usai Federasi Bola Voli Korea (KOVO) mengubah regulasi kuota pemain asing mulai musim 2027-2028.
Peralta Peralta, Bos Persib Pilih No Comment Atas Perekrutan Saga MVP Super League

Peralta Peralta, Bos Persib Pilih No Comment Atas Perekrutan Saga MVP Super League

Peralta yang sudah resmi berpisah dengan Borneo FC dikaitkan erat dengan sejumlah klub besar dari Liga Indonesia maupun liga luar. 

Trending

Jadi Juara AVC Men's Cup 2026, Apakah Timnas Voli Indonesia Bisa Main di VNL 2027?

Jadi Juara AVC Men's Cup 2026, Apakah Timnas Voli Indonesia Bisa Main di VNL 2027?

Berhasil bersaing di level Asia, suporter Timnas Voli Indonesia pun terbesit pertanyaan dengan peluang skuad Garuda untuk memiliki kesempatan tampil di ajang Volleyball Nations League (VNL) 2027.  
Juara AVC Men's Cup 2026, Timnas Voli Indonesia Tetap Gagal Lolos ke AVC Volleyball Continental Championship 2026

Juara AVC Men's Cup 2026, Timnas Voli Indonesia Tetap Gagal Lolos ke AVC Volleyball Continental Championship 2026

Meski baru saja meraih gelar juara di AVC Men's Cup 2026, namun Timnas Voli Indonesia tetap gagal lolos ke ajang AVC Men's Volleyball Continental Championship 2026.
Cetak Sejarah di AVC, Volleyball World Beri Perlakuan Khusus untuk Timnas Voli Indonesia

Cetak Sejarah di AVC, Volleyball World Beri Perlakuan Khusus untuk Timnas Voli Indonesia

Timnas Voli Indonesia memecahkan sejarah dengan menjuarai AVC Men's Cup 2026. Prestasi ini diraih setelah mengalahkan Korea Selatan di Ahmedabad, India, pada Minggu (28/6/2026). 
Logo HUT ke-81 RI Resmi Diluncurkan, Karya Desainer Padang Raih Suara Terbanyak

Logo HUT ke-81 RI Resmi Diluncurkan, Karya Desainer Padang Raih Suara Terbanyak

Pemerintah resmi menetapkan logo Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, penentuan logo kali ini libat
Manajer Timnas Voli Indonesia Apresiasi Reidel Toiran, Sebut Kunci Raih Gelar di AVC Men's Cup 2026

Manajer Timnas Voli Indonesia Apresiasi Reidel Toiran, Sebut Kunci Raih Gelar di AVC Men's Cup 2026

Manajer Timnas Voli Indonesia, Nur Widayanto memberikan apresiasi dan pujian tinggi untuk Reidel Toiran selaku pelatih Garuda, karena dianggap sebagai salah satu otak keberhasilan meraih gelar juara di AVC Men's Cup 2026.
Delapan Fasilitas Militer AS di Kuwait dan Bahrain Diklaim Hancur

Delapan Fasilitas Militer AS di Kuwait dan Bahrain Diklaim Hancur

Delapan fasilitas militer AS di Kuwait dan Bahrain hancur melalui serangkaian serangan rudal dan drone, televisi nasional IRIB melaporkan.
Ketum PBVSI Sebut Timnas Voli Indonesia Juara AVC Men's Cup 2026 Berkat Proses Panjang, Bukan Faktor Keberuntungan

Ketum PBVSI Sebut Timnas Voli Indonesia Juara AVC Men's Cup 2026 Berkat Proses Panjang, Bukan Faktor Keberuntungan

Ketua Umum PBVSI, Imam Sudjarwo menyebut keberhasilan Timnas Voli Indonesia menjuarai AVC Men's Cup 2026 bukanlah sebuah kebetulan. Menurutnya, prestasi bersejarah tersebut lahir dari proses panjang yang telah dipersiapkan dengan matang.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT