Gebrakan Baru Dedi Mulyadi Jelang Mudik Lebaran 2026: Transformasi Mobil Dinas Gubernur Jabar Jadi Ambulans
- Tangkapan layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel
Bandung, tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi kembali membuat gebrakan baru menjelang arus mudik Lebaran 2026.
Kali ini Dedi Mulyadi bukan membicarakan tentang langkah menangani kemacetan selama arus mudik Lebaran. KDM sapaan akrabnya, kini mengubah mobil dinas Gubernur Jabar menjadi mobil ambulans.
Dalam unggahannya, Dedi Mulyadi mulanya sedang menjalani pemeriksaan jantung. Bukan karena sakit, ia meninjau mobil dinas untuk ditransformasi sebagai kebutuhan layanan kesehatan keliling.
"Jadi, ini mobil dinas Gubernur Jabar. Jenisnya Mercy (Mercedes-Benz) ukuran gede," ujar Dedi Mulyadi dikutip tvOnenews.com, Sabtu (14/3/2026).
Mobil Dinas Mercedes-Benz Dedi Mulyadi untuk Layanan Kesehatan Mudik Lebaran 2026
- Tangkapan layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel
Ia menjelaskan, mobil merek Mercedes-Benz Sprinter itu memanglah untuk kebutuhan dinas dirinya. Mobil berukuran bongsor kerap kali membantu kunjungan kerja.
Alih-alih menikmati sensasi jok kulit VIP Mercedes-Benz, KDM justru pilih mengubah kendaraan dinas operasional itu sebagai ambulans darurat.
Ia mengatakan, nantinya mobil itu akan berkeliling. Tujuannya untuk kebutuhan layanan kesehatan bagi para warga di tengah proses arus mudik dan arus balik Lebaran 2026.
Ia menuturkan, mobil itu untuk tempat pemeriksaan ibu hamil hingga menangani proses kelahiran.
Kata mantan Bupati Purwakarta ini, mobil dinas operasionalnya juga menjadi tempat pemeriksaan jantung dan layanan kesehatan lainnya.
"Ini digunakan untuk mudik Lebaran sekarang," katanya.
Ia menyampaikan, mobil dinas yang dipakai tidak hanya satu unit Mercedes-Benz. Ia akan menyulap empat Mercy operasional lainnya menjadi ambulans siaga untuk pelayanan kesehatan.
Alasan Besar Dedi Mulyadi Transformasi Mobil Dinas Jadi Ambulans
Di Mapolda Jabar, Kamis (12/3/2026) kemarin, KDM sempat mengungkapkan alasan besar di balik perubahan mobil dinas tersebut sebagai ambulans darurat.
Ia merasa mobil tersebut sudah tidak perlu lagi digunakan olehnya. Hal ini menunjukkan mobil itu tak dikendarai oleh ajudan pribadi Gubernur.
"Itu menurut saya, tidak efektif lagi buat saya. Akhirnya mobil itu sudah saya renovasi," terangnya.
KDM menyampaikan bahwa, mobil dinas itu sudah diserahkan sepenuhnya kepada Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jabar. Nantinya, pihak Dinkes yang mengendalikan pengoperasiannya.
Menurutnya, hal tersebut sebagai cara dirinya bersiaga penuh selain menangani arus kemacetan selama musim mudik Lebaran 2026.
Di balik keputusannya, KDM kembali mengenang pada momen mudik Lebaran pada tahun sebelumnya. Di tengah puncak arus mudik, terdapat insiden membuat dirinya sedih.
Ia mengulas di mana seorang pemudik perempuan melahirkan dengan persalinan seadanya di tengah kebisingan jutaan kendaraan di jalan tol.
Sayangnya proses melahirkan tersebut berakhir gagal. Pemudik perempuan itu harus meregang nyawa di pinggir jalan tol.
Ia akan mengutamakan penempatan Mercy tersebut di jalan tol, terutama di Tol Cipali. Hal ini mengingat ruas tol itu sebagai salah satu jalur utama bagi pemudik yang pulang kampung menuju arah Jawa.
"Ada ibu yang terpaksa melahirkan di Tol Cipali, dan anggota polisi yang menolong waktu itu. Ambulans darurat ini akan diluncurkan khusus di Tol Cipali," tuturnya sambil mengenang.
Ia menegaskan, keselamatan warga menjadi prioritas utamanya. Meski mobil Mercy itu memiliki kabin mewah, tetapi transformasi fungsi mobil tersebut sebagai pelindung para pemudik.
Ia secara tegas tidak menginginkan kejadian serupa terulang lagi. Sebaggai Gubernur Jabar, ia terus bersinergi memberikan fasilitas lengkap guna menghindari proses melahirkan di pinggir jalan tol.
"Persalinannya nanti di dalam Mercy, fasilitasnya lengkap, tidak di pinggir jalan lagi," tukasnya.
Sebelumnya pada 2025, KDM pernah melakukan hal serupa. Ia membagikan 16 kendaraan dinas yang tidak terpakai di Gedung Pakuan, Kota Bandung ke berbagai organisasi perangkat daerah (OPD).
Tujuan KDM tentu untuk menunjang operasional pelayanan kesehatan. Mercedes-Benz Sprinter menjadi salah satu mobil dinas yang fungsinya disulap menjadi ambulans atau rumah sakit berjalan.
(hap)
Load more