GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terkuak! Pihak Denada Sebut Ressa Dirawat Keluarga karena Permintaan Sendiri, Bukan Ditelantarkan

Pihak Denada bongkar awal mula Ressa dirawat keluarga. Kuasa hukum sebut bukan penelantaran, melainkan atas permintaan pihak penggugat sendiri. Baca beritanya!
Kamis, 19 Maret 2026 - 02:43 WIB
Denada dan Ressa Rizky Rossano
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com/ Tangkapan layar YouTube CURHAT BANG Denny Sumargo, Feni Rose Official

 

tvOnenews.com - Pihak Denada menyebut Ressa Rizky Rossano dirawat keluarga karena permintaan sendiri, bukan ditelantarkan. Kasus antara Denada dan Ressa kini masih terus bergulir dan menjadi sorotan publik. Nama Denada kembali ramai diperbincangkan setelah berbagai fakta terkait Ressa mulai terungkap.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hingga pertengahan Maret 2026, kasus antara Denada dan Ressa terkait gugatan pengakuan anak dan dugaan penelantaran masih berjalan di ranah hukum. Konflik ini semakin memanas setelah kedua pihak saling menyampaikan pernyataan masing-masing.

Denada sebelumnya telah mengakui secara terbuka bahwa Ressa Rizky Rossano adalah anak kandungnya melalui unggahan video di Instagram pada awal Februari 2026. Ia juga menyampaikan permohonan maaf karena tidak membesarkan Ressa sejak kecil.

denada
Denada dan Ressa. (Sumber: Kolase tvOnenews.com / YouTube Cumicumi / Instagram @denadaindonesia)

Namun, melalui kuasa hukumnya, Denada membantah tuduhan penelantaran. Pihak Denada mengeklaim telah rutin mengirimkan biaya sekolah hingga uang kuliah serta memenuhi kebutuhan Ressa. Bukti transfer pun ditunjukkan untuk memperkuat pernyataan tersebut.

Sementara itu, gugatan perdata senilai Rp7 miliar yang diajukan Ressa di Pengadilan Negeri Banyuwangi masih berlanjut. Proses mediasi sebelumnya diketahui gagal mencapai kesepakatan.

Dalam perkembangan terbaru, kuasa hukum Denada, Mohammad Iqbal, membeberkan situasi persidangan yang sempat tertunda.

“Kalau masalah persidangan kemarin saya ini sampai saya print nih biar saya ingat kalau ditanya apa-apa sama sampean,” ujar kuasa hukum Denada.

Kuasa hukum Denada juga menjelaskan bahwa pihaknya telah menyampaikan jawaban atas eksepsi dan pokok perkara, namun memilih tidak mengajukan gugatan balik.

“Kita kan sudah ngasih jawaban terkait masalah eksepsi sama pokok perkara juga. Namun kita gak melakukan gugatan balik ya, karena memang ini sama anak jadi gak etis lah,” lanjutnya.

Ia menambahkan, pihak penggugat sempat meminta penundaan sidang karena belum siap.

“Nah, selanjutnya pihak sana, pihak penggugat itu minggu pertama itu minta penundaan karena masih belum siap katanya. Terus kemarin sudah jawab di repliknya dan sudah kami terima ini,” jelasnya.

Lebih lanjut, kuasa hukum Denada menyebut pihak penggugat menolak jawaban yang telah diajukan.

“Nah, kalau poin-poinnya mereka bisa intinya menolak jawaban kami terkait masalah eksepsi sama pokok perkara. Yang jelas kami tetap berpegang teguh pada jawaban kami terkait masalah persepsi yang kita ngomong itu kewenangan pengadilan agama. Mereka ngomong masalah perikatan,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan tidak pernah ada perikatan resmi antara Denada dan pihak penggugat.

“Yang jelas Mbak Denada dan pihak penggugat itu tidak pernah membuat perikatan apa pun tanda tangan di hadapan notaris atau apalagi kan. Nah ini ngomong dia perikatan, perikatan yang mana juga gak jelas,” tegasnya.

Poin penting kemudian diungkap terkait awal mula Ressa dirawat oleh keluarga di Banyuwangi. Kuasa hukum Denada menyebut hal tersebut justru atas permintaan pihak keluarga penggugat.

“Ibarat kita ngomong ini perikatan juga ngapain mau, juga dulu wong mereka yang meminta,” katanya.

“Karena mereka kepengin anak laki-laki sehingga Mbak Denada posisi kayak gini, mereka datang ke Jakarta untuk meminta anak tersebut untuk dirawat,” lanjut kuasa hukum Denada.

Ia menambahkan, keputusan tersebut awalnya dianggap sebagai solusi terbaik oleh Denada.

“Ya, kita kan dulu mikirnya kan ya baik-baik aja. Apalagi Mbak Denada sudah menyampaikan kalau ya mungkin tempat Ressa itu dirawat di Banyuwangi karena 90% kan keluarga di Banyuwangi semua sehingga memudahkan Mbak Denada untuk menjenguk, memberikan biaya-biaya, ibaratnya kangen itu langsung cepat gitu. Pikirannya kan gitu. Ternyata kayak gini dibuatnya,” jelasnya.

Di akhir pernyataannya, ia juga menyinggung adanya hal-hal yang menurutnya tidak diakui oleh pihak penggugat.

“Terus banyak hal-hal yang tidak diakui sama pihak penggugat itu ya,” tutupnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasus antara Denada dan Ressa ini masih terus berlanjut dan menyita perhatian publik. Banyak pihak kini menunggu bagaimana fakta-fakta selanjutnya akan terungkap dalam persidangan mendatang.

(anf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Umat Muhammadiyah Rayakan Lebaran Besok Jumat 20 Maret 2026

Umat Muhammadiyah Rayakan Lebaran Besok Jumat 20 Maret 2026

Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir menyampaikan bahwa penetapan 1 Syawal 1447 Hijriyah jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026 besok.
Jadwal Siaran Langsung MotoGP Brasil 2026: Mulai Besok, Marc Marquez Siap Buktikan Diri Jadi Raja Sirkuit Baru

Jadwal Siaran Langsung MotoGP Brasil 2026: Mulai Besok, Marc Marquez Siap Buktikan Diri Jadi Raja Sirkuit Baru

Jadwal siaran langsung MotoGP Brasil 2026, di mana Marc Marquez (Ducati Lenovo) siap membuktikan diri statusnya sebagai raja di sirkuit baru kelas premier.
Khutbah Idul Fitri 2026: Menjadi Pribadi yang Lebih Baik Setelah Ramadhan

Khutbah Idul Fitri 2026: Menjadi Pribadi yang Lebih Baik Setelah Ramadhan

Berikut teks khutbah Idul Fitri 2026 dengan judul 'Menjadi Pribadi yang Lebih Baik Setelah Ramadhan'.
Jadwal Babak 16 Besar Orleans Masters 2026, Kamis 19 Maret: Anthony Sinisuka Ginting Reuni Lawan Chou Tien Chen

Jadwal Babak 16 Besar Orleans Masters 2026, Kamis 19 Maret: Anthony Sinisuka Ginting Reuni Lawan Chou Tien Chen

Jadwal Orleans Masters 2026 hari ini, yang akan diramaikan dengan momen reuni antara Anthony Sinisuka Ginting melawan unggulan pertama Chou Tien Chen.
Lebaran Tanggal 20 atau 21? Ini Jadwal Sidang Isbat Penetapan 1 Syawal 1447 Hijriah

Lebaran Tanggal 20 atau 21? Ini Jadwal Sidang Isbat Penetapan 1 Syawal 1447 Hijriah

Kementerian Agama (Kemenag) RI akan menggelar siding isbat untuk menentukan 1 Syawal 1447 Hijriah pada hari ini, Kamis (19/3/2026).
Terpopuler News: Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Jawab THR PPPK Dibayar Kecil, Hingga Surat Bupati Cilacap Bantah Peras Anak Buah

Terpopuler News: Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Jawab THR PPPK Dibayar Kecil, Hingga Surat Bupati Cilacap Bantah Peras Anak Buah

Dedi Mulyadi (KDM) jawab alasan THR PPPK paruh waktu tidak cair semua. Surat Bupati Cilacap dari dalam tahanan usai ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)

Trending

Malam Takbiran 2026 Jatuh Tanggal Berapa? Berikut Jadwal Versi Muhammadiyah, NU dan Pemerintah

Malam Takbiran 2026 Jatuh Tanggal Berapa? Berikut Jadwal Versi Muhammadiyah, NU dan Pemerintah

Lebaran sebentar lagi, jelang Hari Raya Idul Fitri terdengar lantunan takbir sebagai bentuk kemenangan setelah menjalankan ibadah puasa Ramadhan sebulan penuh
Teks Khutbah Idul Fitri 2026: Saling Memaafkan dan Menjaga Silaturahmi

Teks Khutbah Idul Fitri 2026: Saling Memaafkan dan Menjaga Silaturahmi

Berikut ini teks khutbah idul fitri 2026 yang mengajak kita semua untuk menjaga silaturahmi
Resmi! AFC Akhirnya Umumkan Sanksi Cukup Berat untuk Persib usai Laga Panas kontra Ratchaburi FC di ACL 2, Maung Bandung Dapat Hukuman Apa Saja?

Resmi! AFC Akhirnya Umumkan Sanksi Cukup Berat untuk Persib usai Laga Panas kontra Ratchaburi FC di ACL 2, Maung Bandung Dapat Hukuman Apa Saja?

AFC resmi jatuhkan sanksi untuk Persib Bandung usai laga panas kontra Ratchaburi FC.
Info Mudik: Macet Luar Biasa Sepanjang 42 Kilometer di Tol Jakarta-Cikampek, dari KM 14

Info Mudik: Macet Luar Biasa Sepanjang 42 Kilometer di Tol Jakarta-Cikampek, dari KM 14

Pemandangan luar biasa arus mudik terjadi di ruas Tol Jakarta-Cikampek (Japek) pada Kamis (19/3/2026) dini hari. 
Lebaran 2026 Berpotensi Berbeda? MUI Imbau Umat Islam Tunggu Hasil Sidang Isbat Penentuan 1 Syawal 1447 H dari Pemerintah

Lebaran 2026 Berpotensi Berbeda? MUI Imbau Umat Islam Tunggu Hasil Sidang Isbat Penentuan 1 Syawal 1447 H dari Pemerintah

MUI menyarankan agar masyarakat Muslim di Indonesia menantikan pengumuman resmi dari Sidang Isbat yang akan dilaksanakan pemerintah pada Kamis, 19 Maret 2026. 
Ramalan Keuangan Zodiak 20 Maret 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 20 Maret 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 20 Maret 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, Virgo. Simak peluang finansial dan prediksi kondisi keuangan besok.
Kuasa Hukum Terkejut TNI Tangkap Pelaku Penyiraman Andrie Yunus Dalam Waktu Singkat: Khawatir Bukan Pelaku yang Sebenarnya

Kuasa Hukum Terkejut TNI Tangkap Pelaku Penyiraman Andrie Yunus Dalam Waktu Singkat: Khawatir Bukan Pelaku yang Sebenarnya

Direktur LBH Jakarta sekaligus anggota tim kuasa hukum Andrie Yunus, M Fadhil Alfathan Fadhil mengaku terkejut atas penangkapan empat pelaku penyiraman air keras ke Andrie Yunus oleh TNI.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT