News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gunung Everest Diduga Jadi Ladang Skandal Sindikat Penipuan, Pendaki Dibuat Sakit agar Dievakuasi secara Palsu

Dugaan skandal Sindikat Penipuan di Gunung Everest terus menjadi penyelidikan polisi Nepal. Siasat liciknya sebabkan pendaki sakit dan dievakuasi secara palsu.
Sabtu, 4 April 2026 - 16:13 WIB
Ilustrasi pendaki di Gunung Everest
Sumber :
  • Antara/Reuters

Jakarta, tvOnenews.com - Kepolisian Nepal mengungkap hasil investigasinya. Polisi menduga Gunung Everest menjadi ladang skandal sindikat penipuan.

Dilansir dari The Independent, Sabtu (4/4/2026), polisi di Nepal serius melakukan penyelidikan kasus ini. Sejak awal 2026, pihak kepolisian menemukan adanya indikasi dugaan skandal penipuan asuransi di Gunung Everest.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penipuan ini menyebabkan kerugian besar. Hingga kini, skandal penipuan asuransi telah mencapai 20 juta dollar Amerika Serikat (AS) atau diperkirakan Rp315 miliar.

Menariknya, dugaan skandal penipuan ini tidak hanya melibatkan satu orang saja. Sindikat seperti ini telah direncanakan secara matang karena memiliki jaringan luas dari sejumlah profesi di sektor pariwisata.

Hal menjadi sorotan utama terletak pada pemandu. Profesi ini diduga sebagai tim eksekutor melancarkan aksi penipuan ini.

Dugaan Pemandu Meracuni Pendaki Gunung Everest

Berdasarkan keterangan dari The Independent, pemandu diduga bertugas untuk meracuni pendaki asing. Nantinya, para pendaki dievakuasi menggunakan helikopter.

Penyidik kepolisian Nepal menemukan sejumlah fakta terbaru. Bahan baking powder diduga sengaja ditaruh ke dalam makanan yang disantap oleh pendaki asing.

Tak heran, pendaki yang makan akan terasa sakit perut. Efeknya begitu luar biasa, apalagi terjadi saat melakukan pendakian di gunung tertinggi itu.

Alasan pemandu ingin membuat pendaki keracunan. Fenomena ini sengaja dibuat oleh mereka agar serupa dengan penyakit ketinggian (altitude sickness).

Berdasarkan laporan liar lainnya, pendaki juga diduga mengalami paksaan. Mereka diminta meminum air secara berlebihan hingga obat tertentu.

Di momen itulah, pemandu sukses menjalankan peran aksi penipuan ini. Mereka akan mengarahkan pendaki segera dievakuasi darurat mengandalkan helikopter.

Dalam urusan sakit perut, biasanya penyakit ini mampu dientaskan dan tidak terlalu perlu membutuhkan medis.

Lancarkan Dugaan Aksi Penipuan Asuransi

Selepas itu, nanti mereka didesak untuk mengajukan klaim asuransi. Ironisnya, proses klaimnya tidak selaras dengan peristiwa semestinya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dinukil dari Kathmandu Post, perusahaan asuransi asing biasanya akan mengalami kesulitan verifikasi. Hal ini terjadi di Australia dan Inggris.

Terlebih, penyebab proses verifikasi sulit karena kejadian ini berada di ketinggian lebih dari 3.000 meter di atas permukaan tanah. Selain itu, kejadian tersebut juga berada di tempat terpencil.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kelompok Masyarakat Minta Kekerasan Papua Dihentikan

Kelompok Masyarakat Minta Kekerasan Papua Dihentikan

Papua Muda Progresif mendesak pemerintah dan seluruh pihak terkait mengambil langkah konkret untuk mengakhiri kekerasan dan memperkuat perlindungan masyarakat sipil di Papua Pegunungan.
Rekam Jejak "Ratu Narkoba" Mary Jane: Divonis Mati di Indonesia, Nyaris Dieksekusi Mati, Kini Bebas di Filipina

Rekam Jejak "Ratu Narkoba" Mary Jane: Divonis Mati di Indonesia, Nyaris Dieksekusi Mati, Kini Bebas di Filipina

Rekam jejak Mary Jane Veloso, dari ditangkap membawa 2,6 kg heroin, divonis mati di Indonesia, nyaris dieksekusi pada 2015, hingga mendapat pengampunan mutlak
15 Daftar Pemain Drama Korea Flex x Cop 2, Ada Ahn Bo Hyun, Jung Eun Chae, hingga Yoo Seung Ho

15 Daftar Pemain Drama Korea Flex x Cop 2, Ada Ahn Bo Hyun, Jung Eun Chae, hingga Yoo Seung Ho

Berikut 15 daftar pemain drama Korea Flex x Cop 2, ada Ahn Bo Hyun, Jung Eun Chae, hingga Yoo Seung Ho.
Hasil FIFA ASEAN Cup 2026: Berstatus Juara Piala AFF 2026, Vietnam Susah Payah Kalahkan Filipina

Hasil FIFA ASEAN Cup 2026: Berstatus Juara Piala AFF 2026, Vietnam Susah Payah Kalahkan Filipina

Vietnam mengawali FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan 1-0 atas Filipina. Gol Kenji Nishioka sempat menyamakan skor, tetapi dianulir karena offside.
Kerim Alajbegovic Kirim Sinyal Bahaya ke Rival Juventus: Kami Mau Scudetto

Kerim Alajbegovic Kirim Sinyal Bahaya ke Rival Juventus: Kami Mau Scudetto

Kerim Alajbegovic mulai menatap tantangan baru bersama Juventus. Pemain muda Bosnia itu membawa ambisi besar setelah menerima tawaran dari Bianconeri.
Bursa Transfer Inter Milan: Cari Kiper Baru, Nerazzurri Pantau Wonderkid Liga Argentina yang Jadi Incaran Manchester United

Bursa Transfer Inter Milan: Cari Kiper Baru, Nerazzurri Pantau Wonderkid Liga Argentina yang Jadi Incaran Manchester United

Inter Milan mulai memantau kiper muda River Plate, Santiago Beltran. Nerazzurri harus bersaing dengan Manchester United untuk mendapatkan tanda tangannya.

Trending

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Sikap ini bukan ditujukan untuk memperpanjang perbedaan, apalagi mengambil posisi untuk salah satu pihak. Justru sebaliknya,
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Mengenal Kim Hee-jin, Pevoli Senior Hyundai Hillstate yang Beri Wejangan untuk Megawati Hangestri Jelang Debut

Mengenal Kim Hee-jin, Pevoli Senior Hyundai Hillstate yang Beri Wejangan untuk Megawati Hangestri Jelang Debut

Nama Kim Hee-jin menjadi salah satu sosok senior Megawati Hangestri dalam skuad Hyundai Hillstate. Pevoli Korea itu beri wejangan untuk Megatron jelang debut.
Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Berikut jejak kasus Indra Kesuma alias Indra Kenz, mulai dari dilaporkan 8 korban ke polisi atas kasus investasi bodong aplikasi Binomo hingga bebas bersyarat.
Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Media sosial dan pemberitaan diramaikan dengan kabar meninggal dunianya tokoh publik, Guruh Soekarnoputra. Berikut fakta-fakta kondisi almarhum sebelum wafat
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT