Perempuan Jawa Barat Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan Festival Kebaya Sunda Dilaksanakan pada Mei 2026
- Tangkapan Layar YouTube UIN Sunan Gunung Djati Bandung
“Iya, pokoknya nanti ada pergub tentang penetapan kebaya Sunda sebagai warisan budaya tak benda,” kata Dedi Mulyadi.
Ia juga menegaskan bahwa pemerintah daerah akan menindaklanjuti langkah pelestarian tersebut dengan kebijakan yang lebih konkret, termasuk rencana pelaksanaan festival budaya.
“Yang kedua, nanti di bulan Mei kita siapkan akhir Mei yaitu festival kebaya,” ucap Dedi Mulyadi.
Festival ini dirancang sebagai ruang ekspresi budaya sekaligus upaya menghidupkan kembali kebiasaan mengenakan kebaya di tengah masyarakat, khususnya generasi muda.
Dedi Mulyadi juga kerap mengajak masyarakat untuk tidak hanya menjadikan kebaya sebagai busana acara formal, tetapi juga sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.
Perhimpunan Kebayaku sendiri diketahui telah berdiri sejak 2009 dan memiliki ciri khas kebaya peranakan dengan letak kancing di bagian depan, berbeda dari kebaya pada umumnya yang berada di belakang atau menggunakan resleting.
Organisasi ini berkomitmen menjadikan kebaya sebagai jati diri perempuan Indonesia serta bentuk apresiasi terhadap perkembangan desain kebaya modern tanpa meninggalkan nilai tradisi.
Dengan berbagai upaya tersebut, rencana Festival Kebaya Sunda pada Mei 2026 diharapkan menjadi momentum penting dalam memperkuat identitas budaya Jawa Barat sekaligus memperluas kecintaan masyarakat terhadap kebaya sebagai warisan budaya yang hidup di tengah perkembangan zaman.
(anf)
Load more