GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Diguyur Rp10 Juta oleh Dedi Mulyadi Imbas Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Bandung, Nina Saleha akan Gunakan untuk Akikah

Nina Saleha, ibu bayi nyaris tertukar di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung akan menggunakan uang bantuan Rp10 juta dari Dedi Mulyadi (KDM) untuk akikah.
Jumat, 10 April 2026 - 18:21 WIB
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) menyoroti suara Nina Saleha, ibu bayi nyaris tertukar akibat perawat RSHS Bandung
Sumber :
  • Kolase tangkapan layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel & tvOneNews

Bandung, tvOnenews.com - Nina Saleha (27), ibu bayi nyaris tertukar di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung kembali muncul. Ia mengungkap kabar terbaru usai disorot Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi.

Pasalnya, kasus bayi nyaris tertukar di RSHS Bandung viral di media sosial. Perhatian ini tidak hanya mengundang perhatian publik, tetapi juga mengguncang Dedi Mulyadi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Nina Saleha tidak bisa menahan rasa harunya. Ia mengungkapkan rasa syukur mendapat bantuan dari Dedi Mulyadi.

Nina mengatakan bahwa, bantuan sebesar Rp10 juta dari KDM digunakan untuk hal bermanfaat. Setidaknya untuk melaksanakan ibadah akikah untuk bayinya yang hampir tertukar.

"Untuk Pak KDM, terima kasih banyak untuk bantuannya. Saya akan beli domba untuk akikah. Alhamdulillah, terima kasih semuanya," ungkap Nina dilansir tvOnenews.com dari akun TikTok pribadinya, Jumat (10/4/2026).

Dalam momen itu, Nina juga memberikan apresiasinya. Ia tidak menyangka bisa mendapat banyak dukungan dari warganet.

Bagi Nina, suara dari warganet sangat membantu dirinya demi menyuarakan kasus dialaminya. Hal ini membuat pihak RSUP Dr. Hasan Sadikin dan pemerintah bertindak.

Momen Dedi Mulyadi Beri Bantuan Rp10 Juta kepada Ibu Bayi Nyaris Tertukar

Dedi Mulyadi Diminta Evaluasi RSHS Bandung Usai Viral Seorang Ibu Nyaris Kehilangan Bayi Gara-gara Keteledoran Perawat
Dedi Mulyadi Diminta Evaluasi RSHS Bandung Usai Viral Seorang Ibu Nyaris Kehilangan Bayi Gara-gara Keteledoran Perawat
Sumber :
  • tim tvOnenews.com

Sebelumnya, Dedi Mulyadi menghubungi Nina Saleha. Gubernur Jabar itu melakukan panggilan video call (VC) kepada ibu bayi tersebut pada Kamis, 9 April 2026.

Di momen itu, KDM menyampaikan rasa prihatinnya. Ia tentu ikut merasakan betul apa yang dialami oleh Nina.

Setelah itu, KDM memberikan bantuan langsung kepada Nina berupa uang Rp10 juta. Tujuannya untuk memenuhi keperluan bayi dari ibu asal Cimahi itu.

Bukan tanpa alasan, KDM merasa tersentuh dengan perjuangan Nina. Ibu muda itu rela bertaruh nyawa demi melahirkan putranya yang disebut kini berusia lebih satu minggu.

"Karena telah mengalami kesulitan waktu kelahiran, saya nanti nitip buat beli popok anak teteh, buat beli gizi dan pemulihan kesehatan teteh, ya. Saya nanti nitip ke teteh Rp10 juta ya," kata Dedi Mulyadi.

Nina kebetulan berada di kediamannya. Lokasinya terletak di wilayah Nanjung, Margaasih, Kabupaten Bandung.

Nina merasa terharu setelah mendengar ucapan dari KDM. Ia langsung meneteskan air mata ketika diguyur bantuan Rp10 juta oleh Gubernur Jabar.

Seusai KDM mengungkapkan hal itu, Nina langsung mengucapkan rasa terima kasihnya. Menurutnya, perhatian itu sangat berharga baginya maupun bayi yang baru dilahirkan olehnya.

Kronologi Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Bandung

Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung
Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung
Sumber :
  • Ilham Ariyansyah/tvOne

Sebelumnya, Nina mengunggah kisah pilu dialaminya melalui TikTok pribadinya pada 8 April 2026. Dalam video itu, ia menceritakan dirinya geram terhadap keteledoran seorang perawat RSHS Bandung.

Nina menjelaskan, kasus ini bermula saat bayinya dirawat di ruang NICU RSHS sekitar lebih dari lima hari. Bayinya dirawat akibat mengalami penyakit kuning.

Nina dan suami meninggalkan ruangan. Tujuannya untuk memproses kebutuhan administrasi.

Ia kembali ke ruang perawatan. Ironisnya, bayi yang baru dilahirkan justru tidak ada dan sudah digendong oleh perempuan lain.

"Saat saya kembali, saya lihat bayi saya sudah dibawa oleh orang lain. Padahal saya hafal betul selimut dan pakaiannya," ucap Nina.

Nina tak segan menghampiri perempuan tersebut. Ia mengingat betul wajah dan perlengkapan yang dikenakan oleh bayinya serupa dengan bayi digendong perempuan itu.

"Saya bilang, itu anak saya. Saya yang merawat, saya yang tahu bajunya. Tapi saat saya lihat, gelang namanya sudah tidak ada," terangnya dengan tegas.

Nina semakin panik. Ia memanggil perawat untuk meminta penjelasan lebih lanjut. Ia bahkan sempat berteriak akibat tidak melihat bayinya dan khawatir dibawa pergi oleh orang lain.

Ia mengatakan, perawat yang bertugas sempat meminta maaf. Namun petugas RSHS Bandung itu berdalih alasan dirinya menyerahkan bayi kepada pihak lain lantaran tidak ada respons dari Nina.

Sontak, Nina berteriak di ruang publik. Ia meminta KDM menindaklanjuti kasus bayinya yang hampir tertukar di RSHS Bandung.

"Saya marah, tidak terima, mau dilaporkan juga silakan, saya viralkan sekalian. Nggak apa-apa biar Pak Dedi Mulyadi tahu itu RS bagaimana, pegawainya bagaimana, banyak yang teledor," tegasnya dengan nada emosi.

Teriakan Nina langsung menuai respons dari KDM. Hal ini membuat RSHS didesak untuk meminta maaf dan membuat klarifikasi.

Klarifikasi RSHS Bandung

RSHS Bandung pun memberikan klarifikasi atas peristiwa bayi hampir tertukar. RSUP Dr. Hasan Sadikin meminta maaf kepada Nina.

"Sehubungan dengan adanya pemberitaan di media sosial TikTok pada tanggal 8 April 2026 terkait dengan pelayanan kesehatan pada bayi dari Ibu Nina Saleha, maka segenap manajemen RSUP Dr. Hasan Sadikin menyampaikan permohonan maaf yang sedalam-dalamnya," tulis manajemen RSUP dalam keterangan resminya, Kamis (9/4/2026).

"Maaf atas ketidaknyamanan peristiwa yang dialami oleh anak Ibu Nina Saleha selama mendapatkan pelayanan kesehatan di RSUP Dr. Hasan Sadikin," lanjutnya.

Manajemen rumah sakit mengatakan, RSHS Bandung selalu mengevaluasi layanan kesehatan. Hal ini guna menjaga sikap profesionalitas dalam melayani masyarakat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"RSHS berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik serta melakukan perbaikan berkelanjutan demi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan di RSHS," tukas RSUP Dr. Hasan Sadikin.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Vietnam Tak Habis Pikir Lihat Cara John Herdman Pertajam Timnas Indonesia, Bukan Tambah Striker Baru

Media Vietnam Tak Habis Pikir Lihat Cara John Herdman Pertajam Timnas Indonesia, Bukan Tambah Striker Baru

Media Vietnam terheran-heran dengan cara John Herdman mempertajam Timnas Indonesia, ternyata bukan dengan menambah striker baru di Timnas Indonesia, lalu apa?
Ultras AC Milan Serang Zlatan Ibrahimovic

Ultras AC Milan Serang Zlatan Ibrahimovic

Bukan hanya menuntut pergantian pelatih, para pendukung Rossoneri kini juga 'menyerang' Zlatan Ibrahimovic dengan mendesaknya untuk angkat kaki dari klub.
Jelang Gabung Timnas Indonesia, Emil Audero Ciptakan Sejarah di Serie A bersama Cremonese

Jelang Gabung Timnas Indonesia, Emil Audero Ciptakan Sejarah di Serie A bersama Cremonese

‎Catatan impresif tersebut hadir di tengah persiapan Emil Audero untuk bergabung bersama Timnas Indonesia.
Hari Raya Idul Adha, 1,5 Juta Tabung LPG Tiga Kilogram di Jatim Ditambah

Hari Raya Idul Adha, 1,5 Juta Tabung LPG Tiga Kilogram di Jatim Ditambah

Dalam perayaan Hari Raya Idul Adha dan libur panjang, Pertamina Patra Niaga memastikan pasokan energi di wilayah Jatim, baik BBM maupun LPG dalam kondisi aman
Selain Bojan Hodak, Persib Konfirmasi Ditinggalkan Sosok Ini 

Selain Bojan Hodak, Persib Konfirmasi Ditinggalkan Sosok Ini 

Persib Bandung resmi melepas Bojan Hodak setelah tak ada kata sepakat antara manajemen dengan pelatih Persib tersebut.
Usia Pensiun Polisi Bakal Diperpanjang Lewat RUU Polri

Usia Pensiun Polisi Bakal Diperpanjang Lewat RUU Polri

Pemerintah mengusulkan usia pensiun Polri menjadi 60 tahun dalam revisi RUU Polri. Menteri Hukum sebut penyesuaian harapan hidup masyarakat.

Trending

Megawati Hangestri Berpotensi Reuni dengan Lee So-young, Sahabat Megatron Resmi Jadi Pemain Bebas di Liga Voli Korea

Megawati Hangestri Berpotensi Reuni dengan Lee So-young, Sahabat Megatron Resmi Jadi Pemain Bebas di Liga Voli Korea

Lee So-young bisa saja kembali reuni dengan Megawati Hangestri, karena outside hitter berusia 31 tahun itu kini resmi menjadi pemain bebas di Liga Voli Korea.
Profil Igor Tolic, Asisten Bojan Hodak yang Naik Jabatan Jadi Pelatih Persib Bandung

Profil Igor Tolic, Asisten Bojan Hodak yang Naik Jabatan Jadi Pelatih Persib Bandung

Manajemen Persib Bandung memilih Igor Tolic, asisten Bojan Hodak sebagai pelatih kepala musim depan. Profilnya bisa disimak melalui penjelasan di artikel ini.
Jadwal Lengkap AVC Womens's Cup 2026: Tanpa Megawati Hangestri, Timnas Voli Putri Indonesia Siap Unjuk Gigi

Jadwal Lengkap AVC Womens's Cup 2026: Tanpa Megawati Hangestri, Timnas Voli Putri Indonesia Siap Unjuk Gigi

Jadwal lengkap AVC Womens's Cup 2026, di mana Timnas Voli Putri Indonesia siap unjuk gigi meski tak diperkuat oleh Megawati Hangestri.
Omongan Jujur John Herdman Bikin Media Vietnam Kaget, kok Bisa-bisanya Bilang Begini soal Timnas Indonesia

Omongan Jujur John Herdman Bikin Media Vietnam Kaget, kok Bisa-bisanya Bilang Begini soal Timnas Indonesia

Media Vietnam terkejut mendengar pernyataan jujur John Herdman soal Timnas Indonesia. Apa kata John Herdman soal Timnas Indonesia jelang Piala AFF 2026 nanti?
TRENDING: Megawati Hangestri Tak Pikirkan Red Sparks, Gubernur Sherly Tjoanda Borong Prestasi, Rekan Megatron Mendadak Curhat

TRENDING: Megawati Hangestri Tak Pikirkan Red Sparks, Gubernur Sherly Tjoanda Borong Prestasi, Rekan Megatron Mendadak Curhat

Sejumlah kabar menarik datang dari dunia olahraga dan pemerintahan. Mulai dari Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate hingga prestasi Gubernur Sherly Tjoanda.
Dedi Mulyadi Pastikan Lelang Tuntas, Proyek Jalan Batutulis Bogor Kini Masuk Tahap Akhir Uji Tanah

Dedi Mulyadi Pastikan Lelang Tuntas, Proyek Jalan Batutulis Bogor Kini Masuk Tahap Akhir Uji Tanah

Pembangunan Jalan Saleh Danasasmita yang berlokasi di kawasan Batutulis, Kecamatan Bogor Selatan, kini tengah memasuki fase krusial. 
2 Pemain Timnas Indonesia Gagal Selamatkan Timnya dari Jerat Degradasi

2 Pemain Timnas Indonesia Gagal Selamatkan Timnya dari Jerat Degradasi

Jelang bergabung dengan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026, kedua pemain ini harus melihat timnya terdegradasi ke kasta bawah pada musim berikutnya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT