News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Wakil Gubernur Siap Cium Lutut Dedi Mulyadi Jika Mampu Bangun Kalimantan Barat Pakai APBD Rp6 Triliun

Pernyataan Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan viral usai menantang Dedi Mulyadi membangun Kalbar dengan APBD Rp6 triliun, soroti perbedaan anggaran.
Jumat, 10 April 2026 - 23:16 WIB
Dedi Mulyadi, Krisantus Kurniawan
Sumber :
  • TikTok

tvOnenews.com - Pernyataan mengejutkan datang dari Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, yang mendadak menjadi sorotan publik.

Dalam sebuah forum resmi, ia melontarkan pernyataan tegas terkait perbandingan pembangunan antara Kalimantan Barat dan Jawa Barat yang tengah viral di media sosial.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) yang digelar di Pendopo Bupati Sintang, Kamis (9/4/2026), Krisantus secara terbuka menantang Dedi Mulyadi.

Ia bahkan menyatakan siap mencium lutut Dedi Mulyadi jika mampu membangun Kalimantan Barat hanya dengan anggaran Rp6 triliun.

“Silakan saja, suruh Dedi Mulyadi jadi Gubernur Kalbar. Saya mau lihat, tapi pakai APBD Rp6 triliun bangun Kalbar. Kalau dia bisa, saya cium lututnya,” ujar Krisantus di hadapan para pejabat dan undangan.

Pernyataan tersebut muncul sebagai respons terhadap video viral di media sosial, khususnya TikTok, yang membandingkan kondisi jalan di Kalimantan Barat dengan Jawa Barat.

Dalam video tersebut, terlihat keluhan masyarakat terkait jalan rusak di beberapa wilayah Kalbar, yang kemudian dibandingkan dengan kondisi infrastruktur di Jawa Barat yang dinilai lebih baik.

Narasi dalam video itu bahkan menyebut agar Dedi Mulyadi “dipinjamkan” untuk memperbaiki kondisi jalan di Kalimantan Barat.

Krisantus Kurniawan
Krisantus Kurniawan
Sumber :
  • TikTok

Hal inilah yang memicu reaksi keras dari Krisantus Kurniawan.

Menurutnya, perbandingan tersebut tidak adil dan cenderung menyesatkan.

Ia menegaskan bahwa terdapat perbedaan mendasar antara kedua provinsi, terutama dari segi luas wilayah dan kemampuan anggaran daerah.

Krisantus menjelaskan bahwa Jawa Barat memiliki luas wilayah sekitar 43 ribu kilometer persegi dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) mencapai Rp31 triliun.

Sementara itu, Kalimantan Barat memiliki luas wilayah sekitar 171 ribu kilometer persegi, atau lebih dari tiga kali lipat Jawa Barat, namun hanya didukung anggaran sekitar Rp6 triliun.

“Semakin luas wilayah, semakin besar biaya pembangunan. Jalan yang harus dibangun lebih panjang, jaringan listrik juga lebih panjang. Jadi jangan sampai masyarakat gagal paham,” tegasnya.

Ia juga menyoroti bahwa keterbatasan anggaran ini semakin terasa akibat kebijakan efisiensi dari pemerintah pusat yang berdampak pada daerah, termasuk Kalimantan Barat dan kabupaten/kota di dalamnya.

Meski menghadapi berbagai keterbatasan, Krisantus memastikan bahwa pemerintah provinsi tidak tinggal diam.

Ia menyebut bahwa perbaikan infrastruktur jalan di beberapa wilayah, termasuk di Kabupaten Sintang, sudah mulai dilakukan.

Salah satu ruas jalan yang sempat viral, yakni di kawasan Bedayan, kini tengah dalam proses penanganan.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi
Sumber :
  • Tangkapan Layar YouTube UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Pemerintah daerah telah menurunkan alat berat dari Unit Pelaksana Jalan dan Jembatan (UPJJ) untuk mempercepat perbaikan.

“Infrastruktur jalan dan jembatan di Sintang memang menjadi tantangan besar dengan kemampuan fiskal yang ada. Tapi pemerintah tidak akan tinggal diam,” ujarnya.

Selain itu, Krisantus juga mengingatkan masyarakat agar lebih bijak dalam menyikapi informasi yang beredar di media sosial.

Ia menilai bahwa tidak semua informasi yang viral mencerminkan kondisi sebenarnya di lapangan.

“Di era digital ini, informasi sangat mudah masuk ke kita. Jangan sampai kita terpancing oleh berita yang belum tentu jelas sumbernya,” katanya.

Lebih jauh, Krisantus menegaskan bahwa pembangunan daerah merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota.

Ia menyebut bahwa kondisi infrastruktur di daerah menjadi cerminan dari kinerja pemerintah secara keseluruhan.

“Ketidakberhasilan kabupaten/kota juga merupakan ketidakberhasilan pemerintah provinsi,” ujarnya.

Sebagai putra daerah Sintang, Krisantus juga menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pembangunan di wilayah tersebut.

Ia mengaku memiliki tanggung jawab moral untuk memperbaiki kondisi daerahnya, meskipun harus menghadapi berbagai keterbatasan anggaran.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Pemerintah provinsi tidak akan tinggal diam. Apalagi saya orang Sintang. Tidak mungkin saya lupa. Ini menyangkut harga diri,” tegasnya.

Pernyataan keras ini pun langsung viral dan memicu berbagai reaksi dari masyarakat. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Vietnam Heran Bukan Main, Kok Bisa Timnas Indonesia Berpeluang Lawan Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Media Vietnam Heran Bukan Main, Kok Bisa Timnas Indonesia Berpeluang Lawan Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026 jadi sorotan media Vietnam. Begini katanya.
Gubernur Lemnahas Singgung Gencatan Senjata Iran-AS: Semoga Bisa Berlangsung Lama

Gubernur Lemnahas Singgung Gencatan Senjata Iran-AS: Semoga Bisa Berlangsung Lama

Gubernur Lemhanas Ace Hasan Syadzily mengungkapkan harapannya agar gencatan senjata perang Iran melawan Amerika Serikat-Israel berlangsung lama.
Polresta Denpasar Ungkap Fakta Baru Pembunuhan Sadis di Pelabuhan Benoa

Polresta Denpasar Ungkap Fakta Baru Pembunuhan Sadis di Pelabuhan Benoa

Polresta Denpasar mengungkapkan fakta baru soal tersangka terkait kasus pembunuhan dua orang di Pelabuhan Benoa, Denpasar Selatan, Bali, Jumat (10/4/2026) lalu.
Bukan ke Red Sparks? Media Korea Bongkar Destinasi Klub Megawati Hangestri Jika Comeback ke V-League

Bukan ke Red Sparks? Media Korea Bongkar Destinasi Klub Megawati Hangestri Jika Comeback ke V-League

Media Korea Selatan dalam sebuah artikelnya mengatakan jika Megawati Hangestri justru sangat mungkin tidak ke Red Sparks, melainkan kontestan V-League lainnya.
Kejuaraan Asia 2026: Dihentikan Unggulan Kelima, Rachel/Febi Akui Kurang Tenang dan Berani di Lapangan

Kejuaraan Asia 2026: Dihentikan Unggulan Kelima, Rachel/Febi Akui Kurang Tenang dan Berani di Lapangan

Rachel/Febi langsung lakukan evaluasi usai terhenti di perempatfinal Kejuaraan Asia 2026.
Bermodal Keangkeran GBLA, Klok Siap Jaga Tren Positif Persib atas Bali United

Bermodal Keangkeran GBLA, Klok Siap Jaga Tren Positif Persib atas Bali United

Marc Klok targetkan kemenangan Persib atas Bali United. Tren positif, GBLA angker, dan 8 laga sisa dianggap final demi menjaga peluang juara Super League.

Trending

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April yang menjadi laga perdana di putaran kedua dengan menyuguhkan dua pertandingan dari sektor putri dan putra .
Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Vietnam Akhirnya Akui Timnas Indonesia "Raja" Baru ASEAN

Tensi tinggi menyelimuti gelaran ASEAN Futsal Championship 2026 jelang laga semifinal yang mempertemukan Timnas Futsal Indonesia melawan Vietnam. Menariknya ...
Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Wiljan Pluim bercerita bahwa pihak klub dan PSSI sempat mendesaknya beralih status jadi WNI karena syarat tinggal selama 5 tahun di Indonesia sudah terpenuhi.
Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Adu Harta Kekayaan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi vs Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan, Siapa Lebih Tajir?

Perbandingan harta kekayaan Dedi Mulyadi dan Krisantus Kurniawan jadi sorotan usai pernyataan viral. Intip data LHKPN terbaru dan rincian aset keduanya.
Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Timnas Indonesia 'Ketiban Durian Runtuh' di FIFA ASEAN CUp 2026, Peluang Jadi Pemenang Terbuka Lebar!

Berbeda dengan Piala AFF, FIFA ASEAN Cup yang dijadwalkan berlangsung pada September dan Oktober 2026, menawarkan keuntungan strategis yang sulit diabaikan.
Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Duh, Maarten Paes Jadi Bahan Olokan di Belanda! Pundit Senior Tertawa Terpingkal-pingkal: Dia Sama Sekali Bukan Kiper!

Nasib kurang beruntung tengah dialami kiper utama Timnas Indonesia Maarten Paes. Meski kini bermain untuk raksasa Eredivisie Ajax Amsterdam Paes justru menjadi
Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Jokowi Lontarkan Respons Menohok ke Jusuf Kalla soal Tunjukkan Ijazah Asli: Kebalik-balik Itu

Mantan Presiden Jokowi lontarkan respons menohok ke Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla terkait pernyataan JK soal meminta Jokowi untuk menunjukkan
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT