Dedi Mulyadi Pertanyakan Sanksi Tegas untuk Perawat RS Hasan Sadikin Pasca Insiden Bayi Nyaris Tertukar
- YouTube/KANGDEDIMULYADICHANNEL
tvOnenews.com - Kasus bayi nyaris tertukar di RS Hasan Sadikin menjadi perhatian publik setelah viral di media sosial. Insiden ini bahkan memicu respons langsung dari Dedi Mulyadi yang mempertanyakan ketegasan sanksi terhadap tenaga medis yang terlibat.
Peristiwa tersebut dialami oleh seorang ibu bernama Nina Saleha, yang bayinya hampir dibawa oleh orang tak dikenal saat berada di lingkungan rumah sakit.
Kejadian ini berlangsung pada Rabu (8/4/2026) sekitar pukul 09.00 WIB, saat Nina tengah menyelesaikan proses administrasi kepulangan setelah bayinya dirawat selama beberapa hari.
Menurut pengakuan Nina, bayinya sebelumnya menjalani perawatan karena kondisi kuning.
Setelah dinyatakan boleh pulang, ia dan suami harus menunggu karena proses administrasi belum rampung. Di sela waktu tersebut, mereka sempat keluar untuk makan.
Namun, Nina mengaku memiliki firasat tidak enak. Perasaan tersebut terbukti saat ia kembali dan melihat bayinya sedang digendong oleh seorang perempuan yang sebelumnya sempat berbincang dengannya.
Perempuan itu sempat mengaku bahwa bayinya tidak bisa dibawa pulang karena kondisi medis tertentu.
Namun, kecurigaan muncul ketika Nina melihat langsung bayinya berada di tangan orang tersebut.
- YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL
Tanpa ragu, Nina langsung menghentikan perempuan itu sambil berteriak meminta bantuan.
Saat dilakukan pengecekan, gelang identitas bayi bahkan sudah dilepas, yang semakin memperkuat dugaan adanya kelalaian serius dalam pengawasan.
Meski begitu, sebagai seorang ibu, Nina tetap yakin bahwa bayi tersebut adalah anaknya. Ia mengenali dari pakaian yang dikenakan hingga ciri fisik lainnya.
Situasi semakin memicu kepanikan karena respons awal yang diterima Nina dinilai tidak sesuai harapan.
Ia mengaku justru diarahkan ke petugas keamanan tanpa penanganan cepat terhadap situasi darurat yang sedang terjadi.
Bahkan, ia mengungkapkan pengalaman yang cukup mengejutkan.
Seorang petugas keamanan disebut sempat meminjam ponselnya dan mengubah penilaian layanan rumah sakit menjadi lebih baik.
“Saya diminta kasih rating, saya kasih empat, lalu satpamnya malah pinjam HP saya dan diubah jadi bintang lima,” ungkap Nina.
Load more