News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gubernur Sherly Tjoanda Singgung Dampak Nyata Pemotongan Anggaran, Buntut Masih Banyak Warga Malut yang Susah

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos berharap pemerintah pusat kaji ulang kebijakan pemotongan anggaran daerah imbas banyak warga belum sejahtera.
Selasa, 14 April 2026 - 18:43 WIB
Gubernur Malut Sherly Tjoanda (tengah)
Sumber :
  • Instagram/@s_tjo

Ternate, tvOnenews.com - Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos menyoroti kebijakan pemotongan anggaran. Hal ini bisa berdampak pada kondisi warga Malut.

Sherly Tjoanda berharap kepada pemerintah pusat. Pasalnya, kebijakan ini dinilai sangat memberatkan lantaran bisa mempengaruhi rencana pembangunan infrastruktur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, Sherly Tjoanda berpendapat pemangkasan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) kurang lebih sekitar 60 persen bisa menghambat percepatan pembangunan di daerah.

Sherly Tjoanda menyampaikan keresahan terkait kebijakan pemotongan anggaran saat membuka Musyawarah Daerah ke-VI Partai Golkar Malut di Ternate, Minggu (12/4/2026).

"Kami mengalami pemotongan kurang lebih 60 persen dari total Dana Bagi Hasil (DBH). Secara total, dari 10 kabupaten/kota dan satu provinsi, pemotongan mencapai Rp3,5 triliun. Ini menekan sstruktur APBD, terutama di kabupeten atau kota," kata Sherly dalam keterangannya diterima, Selasa (14/4/2026).

Sherly Tjoanda Bicara Kesejahteraan Warga Malut

Gubernur Malut Sherly Tjoanda menolong seorang nenek
Gubernur Malut Sherly Tjoanda menolong seorang nenek
Sumber :
  • Instagram/@s_tjo

Lebih lanjut, wanita biasa disapa Gubernur Sherly itu menyoroti kesejahteraan. Hal ini bermula saat ia membicarakan pertumbuhan ekonomi Malut.

Berdasarkan data saat ini, kata dia, Malut mengalami pertumbuhan ekonomi tertinggi di Indonesia. Ia berpendapat pertumbuhan yang dapat dicapai sebesar 34 persen.

Akan tetapi, pertumbuhan ekonomi di Malut belum menyentuh pada kesejahteraan masyarakat. Sherly menganggap hal itu terjadi karena belum terlaksananya proses pemerataan.

Sherly menuturkan, saat dirinya dan pemerintah blusukan ke masyarakat, masih banyak rumah tidak layak huni (rutilahu). Ironisnya, mereka masih menempati rumah-rumah yang kumuh.

"Kalau kita turun ke daerah, masih banyak warga belum memiliki rumah layak, belum punya kamar mandi," tuturnya.

Tak hanya rutilahu, kesejahteraan juga menyangkut pada persoalan ekonomi. Kebanyakan anak muda tidak bisa atau tak sanggung kuliah karena terbentur biaya.

Ia mengapresiasi apabila Malut disebut daerah atau provinsi paling kaya. Namun di balik itu, pemerintah belum melakukan pemerataan kesejahteraan terhadap masyarakatnya.

"Masyarakatnya belum sejahtera dalam arti yang sesungguhnya," tambahnya.

Selain itu, Sherly menyebut dampak besar dari pemangkasan RKAB sekitar 50-60 persen. Ini rentan mempengaruhi gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) dalam skala besar khususnya di kawasan industri.

Ia menuturkan, dampak yang paling dirasakan di sektor kawasan industri pertambangan. Ia menerima laporan dampak dari pengurangan anggaran terjadi di sejumlah kawasan industri di Malut.

Ia mengatakan, banyak perusahaan melakukan pengurangan tenaga kerja. Ironisnya, hal ini mengorbankan puluhan ribu orang atau pekerja.

"Informasi terakhir yang sapat dapat, di beberapa kawasan industri itu ada pemotongan sampai 20 ribu pekerja," ucapnya.

Pemerintah Pusat Diminta Pertimbangkan Pemangkasan Anggaran Daerah

Ia menyampaikan harapannya terkait persoalan pemangkasan anggaran daerah. Ia menginginkan pemerintah pusat mempertimbangkan kembali kebijakan ini pada 2027.

Ia memahami salah satu kewenangan pemerintah pusat yakni Dana Alokasi Umum (DAU). Namun ia menyarankan agar tidak ada pemotongan dana bagi hasil (DBH).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ketika masyarakat bertanya apa manfaat sumber daya alam yang dieksplorasi, sementara jalan dan jembatan belum terkoneksi, kami harus punya jawaban," tegasnya.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pengakuan Mengejutkan Betrand Peto soal Ruben Onsu, Akui Lebih Pilih Dipukul daripada Didiamkan

Pengakuan Mengejutkan Betrand Peto soal Ruben Onsu, Akui Lebih Pilih Dipukul daripada Didiamkan

​​​​​​​Pengakuan Betrand Peto soal didikan Ruben Onsu jadi sorotan. Onyo akui lebih pilih dipukul daripada didiamkan saat dimarahi, ini alasannya. (15/4/2026)
Terungkap, Alasan KDM Dorong Gen Z untuk Memiliki Rumah Sebelum Menikah: Pesta Jadi Raja Cuma Semalam

Terungkap, Alasan KDM Dorong Gen Z untuk Memiliki Rumah Sebelum Menikah: Pesta Jadi Raja Cuma Semalam

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi yang akrab disapa KDM mendorong kalangan Gen Z untuk memiliki rumah sebelum menikah daripada menghamburkan uang untuk pesta pernikah
Dedi Mulyadi bakal Sulap Gedung Sate Bandung lebih Menawan, Gubernur Jawa Barat itu Bocorkan Gambarannya

Dedi Mulyadi bakal Sulap Gedung Sate Bandung lebih Menawan, Gubernur Jawa Barat itu Bocorkan Gambarannya

Kabar-kabarnya Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi ingin merombak Gedung Sate. Bukan secara sembarangan tapi memiliki alasan khusus nih
Terungkap, Fakta-fakta Mengerikan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI

Terungkap, Fakta-fakta Mengerikan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI

Baru-baru ini terungkap fakta-fakta mengerikan kasus dugaan pelecehan seksual mahasiswa FH UI. Sontak, hal ini menyedot perhatian hingga komentar publik.
Seusai Bawa Inter Miami Juara, Mascherano Pilih Mundur, Ada Apa?

Seusai Bawa Inter Miami Juara, Mascherano Pilih Mundur, Ada Apa?

Javier Mascherano resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai pelatih kepala Inter Miami, klub Major League Soccer (MLS) yang juga diperkuat Lionel Messi.
UMKM Tangsel Bakal Naik Kelas! Strategi Besar Pemkot Ini Jadi Kuncinya

UMKM Tangsel Bakal Naik Kelas! Strategi Besar Pemkot Ini Jadi Kuncinya

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menegaskan komitmennya dalam memperkuat sektor UMKM sebagai tulang punggung perekonomian daerah.

Trending

Terungkap, Fakta-fakta Mengerikan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI

Terungkap, Fakta-fakta Mengerikan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI

Baru-baru ini terungkap fakta-fakta mengerikan kasus dugaan pelecehan seksual mahasiswa FH UI. Sontak, hal ini menyedot perhatian hingga komentar publik.
Breaking! FIFA Siapkan Play-off Darurat, Indonesia Berpeluang Tampil di Piala Dunia 2026

Breaking! FIFA Siapkan Play-off Darurat, Indonesia Berpeluang Tampil di Piala Dunia 2026

FIFA dikabarkan tengah menyiapkan skenario darurat jelang Piala Dunia FIFA 2026, menyusul kemungkinan mundurnya Iran akibat ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah.
Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Viral chat orang tua mahasiswa FH UI diduga bela pelaku pelecehan dan minta tak ada DO, publik soroti minim empati pada korban.
Buntut Pernyataan Pusaran Narkoba, Aboe Bakar Al Habsyi Menangis Minta Maaf ke Warga Madura

Buntut Pernyataan Pusaran Narkoba, Aboe Bakar Al Habsyi Menangis Minta Maaf ke Warga Madura

Anggota Komisi III DPR RI, Aboe Bakar Al-Habsyi, akhirnya menyampaikan permintaan maaf terbuka usai pernyataannya soal 'ulama dan pesantren di Madura dalam
Jurnalis ESPN Ungkap Skenario FIFA Jika Iran Mundur dari Piala Dunia 2026, Cek Fakta Timnas Indonesia

Jurnalis ESPN Ungkap Skenario FIFA Jika Iran Mundur dari Piala Dunia 2026, Cek Fakta Timnas Indonesia

Rumor masuknya Timnas Indonesia dalam bursa kandidat play off Piala Dunia 2026 menjadi sorotan tersendiri. Meski peluang tersebut masih bersifat spekulatif, performa di
Baru Semusim, Zhegrova Sudah Diusir Juventus? Besiktas Siap Tampung!

Baru Semusim, Zhegrova Sudah Diusir Juventus? Besiktas Siap Tampung!

Masa depan Edon Zhegrova bersama Juventus kian berada di ujung tanduk. Pemain sayap asal Kosovo itu disebut berpeluang hengkang setelah hanya satu musim, menyusul ketertarikan serius dari klub Turki, Besiktas.
Terungkap, Alasan KDM Dorong Gen Z untuk Memiliki Rumah Sebelum Menikah: Pesta Jadi Raja Cuma Semalam

Terungkap, Alasan KDM Dorong Gen Z untuk Memiliki Rumah Sebelum Menikah: Pesta Jadi Raja Cuma Semalam

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi yang akrab disapa KDM mendorong kalangan Gen Z untuk memiliki rumah sebelum menikah daripada menghamburkan uang untuk pesta pernikah
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT