Nina Saleha Ungkap Detik-detik Dihubungi Dedi Mulyadi, Buntut Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Bandung Viral
- Kolase tangkapan layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel & tvOneNews
Sang bayi kebetulan sudah dirawat beberapa hari dan disimpan dalam inkubator. Sebab, bayi Nina mengalami penyakit kuning sehingga harus dirujuk dan dirawat di RSHS.
Nina menceritakan dirinya sempat dikabarkan oleh pihak RSHS. Ia bahagia mendengar kondisi bayinya sudah semakin membaik sehingga dipersilakan dibawa pulang.
Nina mengaku di momen itu harus menunggu cukup lama. Hal ini terbentur akibat administrasi yang belum rampung.
Nina menuturkan, sebelum kejadian sempat bertemu dengan seorang ibu-ibu. Bahkan, ia juga berbincang dengan ibu-ibu berwajah murung sebagai cikal bakal memunculkan kecurigaannya.
Situasi rumah sakit juga semakin sibuk untuk menangani pasien dalam kondisi darurat. Di momen inilah, ia memutuskan masuk ruang NICU dan kaget bayinya sudah tidak ada di inkubator.
Nina kembali melihat ibu-ibu sebelumnya dan sudah dalam kondisi menggendong bayi. Ia merasa penasaran lantaran pakaian bayi dikenakan serupa dengan buah hatinya.
Nina terkejut bayi yang dibawa adalah buah hatinya. Ia spontan berteriak untuk memanggil seorang perawat di sekitarnya.
Nina semakin kaget perawat tersebut mengaku telah memberikan bayinya kepada orang lain. Alasannya lantaran Nina tidak menjawab panggilannya.
Sontak, kejadian ini membuat Nina curhat melalui media sosial. Perhatian itu mengundang perhatian Dedi Mulyadi dan pihak RSHS Bandung untuk mengunjungi kediamannya.
Nina menjelaskan, Dedi Mulyadi mengetahui pihak RSHS sedang berada di kediamannya. Gubernur Jabar meminta agar jajaran rumah sakit memberikan penjelasan secara detail terkait polemik ini.
"Setelah saya jelaskan, langsung bilang 'Mana bu katanya ada dari pihak rumah sakit di situ?', 'Ada Pak', 'saya mau ngobrol'," ulas Nina saat berbincang dengan KDM melalui VC.
Selaras dengan video diunggah Dedi Mulyadi, kata Nina, Gubernur Jabar langsung menindaklanjuti perawat yang hampir membuat bayi milik Nina nyaris tertukar.
"Perihal masalah suster. Itu kan susternya katanya mau diapakan. Apakah mau ditindaklanjuti atau mau seperti apa. Katanya Pak Dedi, kalau misalkan dia emang salah, mau dikeluarin. Tapi, kalau nggak, apakah karena sedikit kesalahan biar di SP1," bebernya.
Load more