News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dedi Mulyadi Jumpai Pemuda Sakit Kronis Tetap Cari Nafkah, Langsung Beri Tambahan Modal dan Sepeda Listrik

​​​​​​​Dedi Mulyadi bertemu pemuda sakit kronis yang tetap jualan jamur keliling. Terharu melihat perjuangannya, ia beri modal hingga Rp4 juta dan sepeda listrik.
Jumat, 24 April 2026 - 04:04 WIB
Dedi Mulyadi dan Al, Pemuda Penjual Jamur
Sumber :
  • YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL

tvOnenews.com - Pertemuan tak terduga ini langsung menyentuh hati. Dedi Mulyadi dibuat terdiam saat melihat seorang pemuda 18 tahun tetap berjuang mencari nafkah di tengah kondisi kesehatan yang tak mudah. Yang terjadi setelahnya benar-benar di luar dugaan.

Pemuda bernama Al itu diketahui sedang berjualan jamur keliling menggunakan sepeda tua yang kondisinya memprihatinkan. Di balik perjuangannya, tersimpan kisah berat yaitu ia merupakan anak pertama dari lima bersaudara, dengan ayah yang bekerja sebagai buruh bangunan dengan penghasilan tak menentu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat berbincang, Dedi Mulyadi menanyakan alasan Al tidak melanjutkan sekolah. Pemuda itu mengaku hanya lulusan SD. Tak lama kemudian, sang ibu yang berada di lokasi menjelaskan kondisi anaknya.

dedi mulyadi
Dedi Mulyadi dan Al, Pemuda Penjual Jamur. (Sumber: YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL)

“Adiknya banyak,” ujar sang ibu.

Mendengar hal tersebut, Dedi Mulyadi pun menanggapi dengan nada tegas.
“Kenapa anak banyak-banyak? Anak banyak-banyak tuh begini, gak keurus,” ucapnya.

Ia juga sempat menanyakan rencana keluarga tersebut ke depan.
“Sekarang cara ibu agar tidak jadi anak gimana?” tanya Dedi.

“KB suntik,” jawab sang ibu.

Diketahui, Al mulai mengalami penyakit tersebut sejak usia 10 tahun saat duduk di bangku kelas 5 SD. Meski begitu, ia tetap berusaha membantu keluarga dengan berjualan jamur.

Dari hasil jualannya, Al biasanya mendapatkan keuntungan sekitar Rp30 ribu per hari. Ia bahkan menyisihkan Rp5 ribu untuk ditabung, sementara sisanya diberikan kepada sang ibu untuk kebutuhan sehari-hari seperti membeli beras.

Melihat kondisi sepeda yang digunakan, Dedi Mulyadi pun langsung memeriksanya. Sepeda itu terlihat sangat tidak layak pakai, rantainya berkarat dan stangnya goyang seperti hampir copot.

Setelah membeli sisa dagangan Al, Dedi kembali bertanya soal penghasilan hari itu.
Al pun menghitung dan menyebutkan total Rp35 ribu.

Tak disangka, Dedi justru meminta Al memberikan uang tersebut kepada seorang anak kecil di dekatnya. Tak lama kemudian, ia memberikan bantuan dalam jumlah besar.

Awalnya, Dedi Mulyadi memberikan sekitar Rp1,4 juta. Namun, melihat kegigihan Al, ia menambahkannya hingga mencapai Rp4 juta.

“Nanti beli sepeda, ingat ya! Beli sepeda yang bener sepedanya. Jualannya harus serius ya,” ujar Dedi, yang langsung disambut anggukan Al.

Ia juga memberikan pesan tambahan agar usaha tersebut dijalankan lebih baik.
“Terus beli tempat jualannya yang bener. Tidak boleh hanya sekedarnya, jadi juaranya yang betul,” lanjutnya.

Bahkan, Dedi menyarankan agar Al membeli kendaraan yang lebih memudahkan mobilitasnya.
“Bila perlu kamu belinya sepeda listrik ya,” ucapnya sambil kembali memasukkan uang ke dalam keranjang dagangan Al.

Mendapat bantuan tersebut, Al tak kuasa menahan haru. Ia langsung menangis di hadapan Dedi Mulyadi.

Sebelum meninggalkan lokasi, Dedi juga berpesan kepada sang ibu.
“Ingat amanat saya ya, beliin sepeda listrik untuk dia jualan, jadi biar nanjaknya enggak susah.”

Di akhir pertemuan, Dedi Mulyadi menyampaikan pesan yang ia anggap penting bagi masyarakat.
“Ini pelajaran penting bagi warga Jawa Barat, anak jangan terlalu banyak, ya,” tutupnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kisah ini menjadi gambaran nyata perjuangan hidup seorang pemuda yang tetap gigih, sekaligus momen kepedulian yang meninggalkan kesan mendalam.

(anf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) atau penataan kabel bawah tanah di ibu kota akan segera lanjutkan
Misteri Kematian Wanita Jombang di Surabaya, Korban Alami 7 Luka Tusuk, Ditemukan Hampir Tanpa Busana

Misteri Kematian Wanita Jombang di Surabaya, Korban Alami 7 Luka Tusuk, Ditemukan Hampir Tanpa Busana

Kematian SN (51), perempuan asal Jombang yang ditemukan tewas di rumah kontrakan Putat Jaya, Surabaya, diduga kuat merupakan pembunuhan. Polisi menemukan tujuh luka tusuk
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak hanya bocorkan motif kasus penyekapan pacar berinsial YTR selama tiga tahun. Tetapi, Polisi juga bocorkan kebengisan Taufik Hidayat. Hal ini dibeberkan,

Trending

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Ribuan warga memadati kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Sabtu (27/6/2026), untuk menyaksikan malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta.
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak Hanya Bocorkan Motif Kasus Penyekapan Pacar 3 Tahun, Polisi Juga Beberkan Kebengisan Taufik Hidayat: Kerap Pukuli Ayahnya

Tak hanya bocorkan motif kasus penyekapan pacar berinsial YTR selama tiga tahun. Tetapi, Polisi juga bocorkan kebengisan Taufik Hidayat. Hal ini dibeberkan,
PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

PGN Gelar Nikah Massal: Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan

Subholding Gas Pertamina, kembali menghadirkan program CSR yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dengan Program Nikah Massal bertajuk
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT