News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mengaku Kerja Nonstop di Mesir, Hilfa Justru Ditegur Pedas Dedi Mulyadi Soal Status TKI Ilegal

​​​​​​​Hilfa curhat kerja nonstop di Mesir, namun Dedi Mulyadi justru menegur pedas soal status TKI ilegalnya sebelum akhirnya tetap memberikan bantuan solusi.
Senin, 27 April 2026 - 01:46 WIB
Dedi Mulyadi dan Hilfa
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL

tvOnenews.com - Alih-alih langsung mendapat bantuan, Hilfa justru lebih dulu dihadapkan pada serangkaian pertanyaan tajam dari Dedi Mulyadi

Perempuan yang mengaku bekerja nonstop di Mesir itu datang dengan harapan mencari jalan keluar, namun Dedi Mulyadi memilih mengorek lebih dalam alasan di balik keputusannya berangkat secara ilegal. Suasana pun berubah tegang ketika fakta demi fakta mulai terungkap.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pertemuan yang terekam di KANG DEDI MULYADI CHANNEL itu memperlihatkan bagaimana Dedi Mulyadi  tidak langsung memberikan solusi. Ia lebih dulu menggali latar belakang Hilfa, mulai dari alasan keberangkatan hingga kondisi yang membuatnya ingin pulang ke Indonesia.

dedi mulyadi
Dedi Mulyadi saat berbincang dengan Hilfa TKW ilegal di Mesir. (Sumber: YouTube/KANG DEDI MULYADI CHANNEL)

 Dari situlah terungkap bahwa Hilfa bekerja sebagai asisten rumah tangga di Kairo dengan beban kerja berat.

“Dulunya ke Mesir tujuannya apa?” tanya Dedi Mulyadi.

“Kerja di Kairo,” jawab Hilfa.

Hilfa mengaku berangkat tanpa melalui jalur resmi. Saat ditanya lebih jauh, ia tampak kesulitan menjelaskan alasannya.

“Karena saya kan awalnya, akhirnya enggak sampai kasus besar gini gitu,” ujarnya.

Dedi pun langsung menegaskan inti persoalan, “Enggak. Saya nanya kenapa berangkat ilegal?”

“Aku enggak tahu, Pak,” jawab Hilfa.

Jawaban itu langsung mendapat respons tegas.

“Oh, enggak tahu. Enggak bisa dong. Enggak ada kalimat enggak tahu. Jadi, orang yang berangkat ilegal ketika ada masalah pertanggungjawabkan sendiri sebenarnya. Kenapa setelah ada masalah kok enggak bertanggung jawab sendiri, minta bantuan ke sini?” tegas Dedi.

Hilfa hanya bisa menjawab lirih, “Aku udah mau pulang sih.”

Namun Dedi kembali mengingatkan soal konsekuensi, “Iya. Pertanyaannya adalah kan berangkatnya ilegal. Artinya berangkat ilegal itu berangkat haram sekarang. Nah, kenapa ketika susah kok minta bantuan ke kita?”

Ia juga menyinggung bahwa tindakan tersebut sama saja mengabaikan aturan negara.

“Kalau berangkat ilegal itu artinya sudah mengabaikan negara, mengabaikan peraturan perundang-undangan, menganggap pemerintah itu tidak ada. Makanya ketika susah, ngapain juga minta bantuan sebenarnya begitu,” lanjutnya.

Saat ditanya alasan ingin pulang, Hilfa mengaku tak kuat dengan pekerjaan yang dijalaninya, “Enggak betah sama kerjaannya yang berat.”

Ia mengungkap bahwa dirinya menggunakan visa liburan, tetapi harus bekerja penuh sebagai ART dengan gaji sekitar 300 dolar atau setara Rp4,8 juta per bulan.

“Kemudian ketika pakai visa berlibur, kamu dapat gaji berapa?” tanya Dedi.

Menurut Dedi, angka tersebut bahkan setara atau lebih rendah dari upah minimum di beberapa daerah di Indonesia.

“Itu kan setara dengan UMK di kita, bahkan lebih rendah kalau di Karawang, Bekasi,” jelasnya.

Hilfa pun menggambarkan beratnya pekerjaan yang harus dijalani setiap hari tanpa jeda, “Karena menurut aku gajinya enggak sesuai sama yang aku kerjain di rumah itu. Kita tuh nonstop kerja.”

Ia harus mencuci, menyetrika, memasak, hingga melayani empat orang dalam satu rumah.

Dedi kembali mempertanyakan keputusan Hilfa yang memilih bekerja di luar negeri sebagai ART.

“Ngapain juga kalau menjadi ART harus pergi ke luar negeri? Di Indonesia juga sekarang lagi susah cari ART. Sekarang sudah mulai spesialisasi,” ujarnya.

Dari percakapan itu, terungkap alasan pribadi yang selama ini dipendam Hilfa. 

“Iya Pak, awalnya karena pengen ngindar dari masalah. Karena ada masalah di rumah,” katanya.

“Masalah di rumah dengan siapa?” tanya Dedi.
“Dengan suami,” jawab Hilfa.

Masalah tersebut ternyata berkaitan dengan kondisi rumah tangga dan beban ekonomi. Hilfa mengaku terlilit utang hingga Rp50 juta akibat penipuan arisan dan kewajiban lainnya.

Selama bekerja di Mesir, sebagian besar penghasilannya habis untuk membayar utang dan kebutuhan anak. Namun, ia hanya mampu bertahan sembilan bulan sebelum akhirnya pulang dengan sisa utang sekitar Rp20 juta.

Meski di awal memberikan teguran pedas, Dedi pada akhirnya tetap menunjukkan kepeduliannya.

 Ia menawarkan solusi berupa akses pinjaman lunak melalui bank daerah dengan skema kredit mikro sekitar Rp25 juta. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu Hilfa melunasi utang sekaligus memulai kembali kehidupannya dengan beban yang lebih ringan.

(anf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Periksa Pembina Federasi Wing Chun, KPK Telusuri Aset Kasus Korupsi Kuota Haji

Periksa Pembina Federasi Wing Chun, KPK Telusuri Aset Kasus Korupsi Kuota Haji

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus melakukan penyidikan terkait kasus dugaan korupsi kuota haji di Kementerian Agama tahun 2023-2024.
DPP BKPRMI: Tradisi Dialog Pejabat dan Mahasiswa di Kampus Adalah Kemajuan Demokrasi

DPP BKPRMI: Tradisi Dialog Pejabat dan Mahasiswa di Kampus Adalah Kemajuan Demokrasi

Dewan Pengurus Pusat Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (DPP BKPRMI) mengapresiasi menteri dan para pejabat pemerintah di era Presiden RI, Prabowo Subianto yang berdialog dengan mahasiswa secara langsung ke kampus.
Kebijakan Era Prabowo-Gibran Dinilai Langkah Perubahan Tata Kelola Negara Menuju Kemajuan

Kebijakan Era Prabowo-Gibran Dinilai Langkah Perubahan Tata Kelola Negara Menuju Kemajuan

Kebijakan yang dijalankan oleh pemerintahan era Presiden RI, Prabowo Subianto dan Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka menuai respons positif.
Bepotensi Tembus Rp400 Triliun, Wakaf Dinilai Dapat Jadi Kekuatan Ekonomi BAru Indonesia

Bepotensi Tembus Rp400 Triliun, Wakaf Dinilai Dapat Jadi Kekuatan Ekonomi BAru Indonesia

Pemerintah melalui Keputusan Menteri Agama Nomor 571 Tahun 2026 resmi menetapkan Bulan Wakaf Nasional.
Sulteng Dihantam Gempa Bumi Dahsyat, Seorang Warga Dilaporkan Meninggal Dunia

Sulteng Dihantam Gempa Bumi Dahsyat, Seorang Warga Dilaporkan Meninggal Dunia

Gempa bumi berkekuatan 6,7 magnitudo melanda wilayah Sulawesi Tengah (Sulteng) pada Selasa (16/6/2026).
Tak Hanya Mees Hilgers, FC Twente Berpotensi Punya Satu Lagi Pemain Berdarah Indonesia

Tak Hanya Mees Hilgers, FC Twente Berpotensi Punya Satu Lagi Pemain Berdarah Indonesia

Pemain Timnas Indonesia, Mees Hilgers, berpeluang memiliki rekan setim baru yang juga memiliki darah Indonesia yakni eks kiper FC Volendam, Kayne van Oevelen.

Trending

Waspada, Pinjol Ilegal Makin Merajalela! Kenali Bahaya, Ciri-Ciri, dan Cara Menghindarinya Sebelum Jadi Korban

Waspada, Pinjol Ilegal Makin Merajalela! Kenali Bahaya, Ciri-Ciri, dan Cara Menghindarinya Sebelum Jadi Korban

Pinjol ilegal masih menjadi ancaman serius bagi masyarakat Indonesia. Kenali bahaya, ciri-ciri, serta cara menghindari pinjaman online ilegal agar terhindar dari teror, kebocoran
Program MBG Tuai Kritik Publik, PSI Minta Masyarakat Beri Kesempatan ke Pimpinan Baru BGN

Program MBG Tuai Kritik Publik, PSI Minta Masyarakat Beri Kesempatan ke Pimpinan Baru BGN

Belakangan publik mengkritik keberlangsungan program Makan Bergizi Gratis (MBG) buntut terungkapnya kasus mega korupsi oleh tiga mantan pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN).
Masih Ingat Herve Renard? Eks Pelatih Arab yang Pernah Merepotkan Timnas Indonesia Kini Dapat Misi Berat di Piala Dunia

Masih Ingat Herve Renard? Eks Pelatih Arab yang Pernah Merepotkan Timnas Indonesia Kini Dapat Misi Berat di Piala Dunia

Nama Herve Renard bukanlah sosok asing bagi penggemar Timnas Indonesia. Eks pelatih Arab Saudi kini dapat tugas berat untuk selamatkan Tunisia di Piala Dunia.
Haji Bolot Sempat Kritis dan Tak Sadarkan Diri 2 Hari, Kondisi Terkini Diungkap Sang Istri

Haji Bolot Sempat Kritis dan Tak Sadarkan Diri 2 Hari, Kondisi Terkini Diungkap Sang Istri

Kondisi kesehatan komedian senior Haji Bolot berangsur menunjukkan perkembangan positif setelah sempat menjalani masa kritis akibat serangan jantung.
Kenali Ciri-Ciri Pinjaman Online Ilegal dan Fakta Apakah Gagal Bayar Pinjol Ilegal itu Aman?

Kenali Ciri-Ciri Pinjaman Online Ilegal dan Fakta Apakah Gagal Bayar Pinjol Ilegal itu Aman?

Bagaimana cara mengenali pinjol ilegal? Apakah gagal bayar pinjaman online ilegal aman? Simak ciri-ciri pinjol ilegal, risiko yang mengintai, serta langkah hukum yang dapat
Telan Korban Jiwa, DPRD Surabaya Bakal Panggil Penanggung Jawab Proyek Gorong-Gorong Margorejo

Telan Korban Jiwa, DPRD Surabaya Bakal Panggil Penanggung Jawab Proyek Gorong-Gorong Margorejo

DPRD Kota Surabaya akan memanggil penanggung jawab proyek gorong-gorong di Jalan Margorejo Indah, depan Plaza Marina Surabaya, menyusul insiden yang menewaskan seorang lansia setelah terperosok ke area proyek tersebut pada Jumat (12/6/2026) malam.
Judi Online Bisa Bikin Masuk Penjara! Ini Aturan KUHP, Jerat Hukum, dan Dampak Sosial yang Wajib Diketahui

Judi Online Bisa Bikin Masuk Penjara! Ini Aturan KUHP, Jerat Hukum, dan Dampak Sosial yang Wajib Diketahui

Judi online bukan sekadar pelanggaran moral, tetapi juga tindak pidana yang diancam hukuman penjara hingga 10 tahun dan denda miliaran rupiah. Simak aturan KUHP, UU ITE, serta dampak sosialnya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT