Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Geram Jalan ke Karst Karawang Tak Terawat, Sentil Kinerja Petugas Kebersihan
- Tangkapan layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel
Karawang, tvOnenews.com - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyoroti kebersihan jalan di kawasan Karst Karawang. Perhatian itu terjadi saat menuju lokasi pertambangan di Karawang Selatan.
Dedi Mulyadi melakukan peninjauan lokasi tambang pabrik semen di kawasan Kecamatan Tegalwaru, Karawang Selatan, Kamis (30/4/2026). Ia ingin mengevaluasi kepatuhan perusahaan terhadap dokumen AMDAL dan legalitas perizinan operasional.
Dedi Mulyadi melihat tidak ada perawatan kebersihan jalan menuju area Karst Karawang. Ia berpendapat jalan ke Karawang Selatan sangat kumuh dan kotor.
KDM sapaannya menumpahkan amarahnya. Hal itu terjadi saat turun dari mobil seusai tiba di lokasi Blok B perusahaan tambang dan disambut oleh Wakil Bupati Karawang serta jajarannya.
"Ini lagi habis marahin anak buah dia, petugas kebersihannya enggak ada di jalan," ujar Dedi Mulyadi saat menegur salah satu kepala dinas setempat diunggah melalui kanal YouTube pribadinya dikutip, Minggu (3/5/2026).
Dedi Mulyadi Soroti Kinerja Petugas Kebersihan di Karawang Selatan
- Tangkapan layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel
Kepala dinas tersebut langsung menjelaskan kepada Dedi Mulyadi. Ia sudah menugaskan petugas kebersihan dengan masing-masing berjarak satu kilometer.
Dedi Mulyadi justru membantah pembelaan tersebut. Ia merasa heran tidak ada petugas lapangan yang membersihkan di sepanjang jalan menuju Karawang Selatan.
"Enggak ada satu kilometer pun yang coba dibersihkan. Padahal ada Gubernur tapi asalnya memang tidak bekerja," imbuh KDM.
Lebih lanjut, mantan Bupati Purwakarta ini menyinggung kebiasaan terjadi di setiap daerah. Ia memahami banyak yang memberikan laporan hasil kinerja melalui foto dan video.
Ia mengambil contoh saat menuju lokasi pertambangan. Ia berpendapat petugas kebersihan yang bekerja di lapangan mempunyai kebiasaan mengirim foto dan video untuk absen dan laporan.
Gubernur Jabar ini justru tidak ingin pegawai kebersihan di Jabar mempunyai kebiasaan tersebut. Ia memahami hal itu sebagai syarat memenuhi absen telah bekerja.
Namun, KDM mengutamakan mereka benar-benar bekerja. Pasalnya, kebohongan laporan berupa foto dan video sudah sering terjadi karena tidak sesuai dengan fakta sesungguhnya di lapangan.
Load more