Sebelum Sertifikat Mualaf Richard Lee Dicabut Hanny Kristianto, Ternyata Begini Kisah Hijrahnya ke Islam
- YouTube Richard Lee
tvOnenews.com - Nama Richard Lee kembali jadi sorotan publik. Di tengah kabar pencabutan sertifikat mualaf oleh Hanny Kristianto, perjalanan hijrah sang dokter justru kembali dikulik dan membuat banyak orang penasaran. Tak sedikit yang bertanya-tanya, seperti apa sebenarnya kisah di balik keputusan besar tersebut.
Diketahui, Richard Lee resmi memeluk Islam pada 6 Maret 2025 dengan bimbingan Ustaz Derry Sulaiman dan Ustaz Felix Siauw. Proses hijrah ini bukan keputusan instan, melainkan perjalanan panjang yang berawal dari keinginannya memahami Islam lebih dalam.
Richard Lee bahkan sempat mengucapkan syahadat ulang yang disaksikan langsung oleh para pendakwah tersebut. Setelah itu, ia mulai menjalani ibadah salat dan mendalami ajaran Islam secara bertahap.
![]()
Richard Lee, Ustaz Derry, dan Ustaz Felix. (Sumber: Youtube dr. Richard Lee, MARS)
Dalam perjalanannya, Richard Lee mengaku menemukan sudut pandang baru tentang kehidupan, khususnya dalam menghadapi ujian. Hal ini sempat ia ungkapkan dalam sebuah podcast bersama Ustaz Derry Sulaiman dan Ustaz Felix Siauw.
“Kalau bagi aku ya, Pak Ustaz ya, jujur ujian hidupku tuh banyak. Tapi aku beruntung, Pak Ustaz. Ada hal ada kata yang merubah pandanganku tentang ujian hidup. Dulunya aku nganggap ujian hidup itu berat. Tapi sejak satu kata ini aku sebut aja ya, sejak aku belajar Islam dan sejak aku Islam aku benar-benar merubah pandanganku tentang ujian hidup,” ujar Richard Lee dalam YouTube Pribadinya (17/4/2025).
Ia juga mengaku terkesan dengan salah satu ayat dalam Al-Qur’an yang mengubah cara pandangnya terhadap cobaan hidup.
“Ada satu ayat yang mungkin berkesan bagi aku. Aku minta maaf ya kalau misalnya aku salah. Tolong koreksi ya kalau aku salah ya. Aku ada pernah baca dan gara-gara sih ada yang lewat ya, ada yang pernah baca lewat kayak gitu punya dan aku baca dan tapi itu berkesan banget bagi aku tuh,” lanjutnya.
Richard Lee kemudian menjelaskan makna ayat tersebut yang menurutnya sangat relevan dengan kehidupan yang ia jalani.
“Sekitar satu hampir 2 tahun yang lalu akhirnya kalau salah itu ayat Al Baqarah tentang dan sesungguhnya kami itu pasti akan diuji dengan sedikit ketakutan, dengan kelaparan, dan dengan pengurangan harta. Tapi berikan kabar gembira bagi orang yang sabar, orang-orang yang terkena musibah. Mereka berkata, ‘Innalillahi wa inna ilaihi rojiun.’ Bahwa sesungguhnya kami adalah milik Allah dan kepadanyalah kita akan kembali,” kata Richard Lee.
Menurutnya, pemahaman tersebut membuat dirinya melihat ujian hidup dari sudut pandang yang berbeda.
“Orang-orang tersebut tuh akan diberikan rahmat yang sempurna dan akan diberikan petunjuk yang luar biasa. Itu tuh menurut aku sesuai dengan apa yang kuyakini bahwa semua masalah yang datang itu untuk buat kita itu jadi lebih baik,” ungkapnya.
Lebih jauh, Richard Lee menegaskan bahwa apa yang selama ini dianggap sebagai masalah justru bisa menjadi bentuk kebaikan dalam hidup.
“Seperti yang dijelasin Pak Ustaz tadi dari awal sampai pertengahan tadi, bahwa apa yang dikasih itu sebenarnya bukan masalah. Kalau kita nganggap itu masalah, itu jadi masalah. Bahwa ini sebenarnya adalah berkat rahmat yang dikasihi oleh Tuhan untuk kita. Bukan ujian, tapi ini adalah berkat,” jelasnya.
“Jadi ini bukan sebenarnya bukan ujian hidup tapi berkat hidup yang dikasih untuk kita untuk kita jadi lebih tinggi lagi, jadi lebih baik lagi, jadi lebih sempurna lagi. Apapun itu masalahnya entah itu musibah, entah itu fitnah ataupun apapun itu yang membedakan aku dengan aku yang dulu dan aku yang sekarang. Beda banget,” sambung Richard Lee.
Namun, di tengah perjalanan hijrahnya, muncul polemik setelah sertifikat mualafnya dicabut oleh Hanny Kristianto. Keputusan tersebut dilatarbelakangi berbagai pertimbangan, mulai dari konsistensi ibadah hingga kekhawatiran penggunaan dokumen dalam persidangan. Meski begitu, pencabutan sertifikat tidak mengubah status keislaman Richard Lee.
Menanggapi hal tersebut, pihak Richard Lee melalui admin Instagram menyatakan menerima keputusan tersebut dengan lapang dada.
Mereka menegaskan bahwa keyakinan adalah perjalanan pribadi antara manusia dan Tuhan, bukan sekadar dokumen.
Hingga kini, Richard Lee disebut tetap berkomitmen menjalani hidup dengan nilai-nilai kebaikan serta terus memperdalam pemahaman agamanya.
(anf)
Load more