GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

2 Jurnalis Republika Diculik Zionis Israel, Pemimpin Redaksi Ungkap Kondisi Terakhir Sebelum Hilang Kontak

Tentara Israel melakukan intersepsi atau penyergapan terhadap sejumlah kapal bantuan Internasional, Global Sumud Flotilla yang hendak menuju ke Gaza, Palestina
Rabu, 20 Mei 2026 - 04:38 WIB
Terungkap Protokol Darurat di Global Sumud Flotilla, Jurnalis Republika Sudah Siapkan Video SOS Sebelum Dicegat Israel
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Sembilan relawan warga negara Indonesia (WNI) telah dinyatakan diculik oleh tentara Zionis Israel pada Senin, (18/5/2027).

Tentara Israel melakukan intersepsi atau penyergapan terhadap sejumlah kapal bantuan Internasional, Global Sumud Flotilla yang hendak menuju ke Gaza, Palestina.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Peristiwa ini menjadi sorotan publik, salah satu pihak yang menaruh perhatian yaitu media Republika.

Pasalnya, dua jurnalis mereka telah diculik dalam insiden ini, yaitu Bambang Noroyono dan Thoudy Badai Rifan Billah.

Pemimpin Redaksi (Pemred) Republika, Andi Muhyiddin mengungkapkan kondisi terakhir kedua jurnalisnya sebelum dinyatakan hilang kontak.

Melalui program Kabar Hari Ini, tvOne, Andi Muhyiddin mengungkapkan salah satu jurnalisnya, Bambang  Noroyono atau akrab disapa Abeng mengirimkan video SOS kepada tim Republika.

“Komunikasi terakhir itu Bambang atau kami memanggilnya Abeng mengirim video SOS sebelum intersep atau penyergapan,” ungkap Andi Muhyiddin pada acara Kabar Hari Ini, tvOne, Selasa (19/5/2026).

Pemimpin Redaksi Republika, Andi Muhyiddin
Pemimpin Redaksi Republika, Andi Muhyiddin
Sumber :
  • Instagram @republikaonline

Menurutnya, video tersebut merupakan sebuah protokol yang sudah diterapkan para relawan saat akan dilakukan penyergapan. 

Setelah membuat video tersebut, para relawan akan membuang alat komunikasinya, seperti handphone ke laut. 

Sehingga Andi sudah tidak dapat berkomunikasi lagi dengan kedua jurnalis tersebut.

“Video SOS itu sebenarnya adalah protokol yang sudah diterapkan oleh para peserta ketika akan di intersep mereka akan membuat video kemudian membuang handphone mereka ke laut. Makanya setelah itu kami sudah tidak bisa berkomunikasi lagi sampai sekarang,” jelas Andi.

Andi mengetahui kabar penculikan oleh Zionis Israel ini setelah mendapat informasi dari Command Center yang berada di Malaysia.

“Jadi satu-satunya update informasi bahwa mereka terkonfirmasi disergap oleh tentara zionis Israel adalah melalui Live Tracker yang disampaikan oleh Command Center di Malaysia,” terangnya.

“Semalam pukul sekitar pukul 21.00 WIB kami dikabarkan dari salah satu teman Dompet Dhuafa yang berada di Command Center Malaysia yang mengabarkan bahwa status teman-teman ditahan atau sudah terjadi penyergapan,” pungkasnya.

Pemred Mengecam Aksi Zionis Israel

Pemimpin Redaksi (Pemred) Republika, Andi Muhyiddin mengecam keras tindakan yang dilakukan Zionis Israel sebagai pelanggaran serius terhadap hukum Internasional.

“Kami mengecam keras tindakan intersepsi yang dilakukan intersepsi militer Zionis Israel terhadap kapal misi kemanusiaan global Sumut Flotilla di perairan Internasional,” ungkap Pemimpin Redaksi Republika, Andi Muhyiddin melalui pernyataan resminya.

“Tindakan ini pelanggaran serius terhadap hukum Internasional, prinsip kemanusiaan Universal, serta kebebasan sipil warga dunia yang membawa bantuan bagi rakyat Palestina di Gaza,” sambungnya.

Menurutnya, para relawan dan jurnalis dalam sejumlah armada tersebut tidak membawa senjata, melainkan bantuan logistik, obat-obatan dan misi solidaritas bagi warga Palestina di Gaza.

(kmr)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pesona Alam Bawah Laut di Lombok Langsung Bikin Jatuh Hati, Gubernur Malut Sherly Tjoanda: Saya akan Menyelam

Pesona Alam Bawah Laut di Lombok Langsung Bikin Jatuh Hati, Gubernur Malut Sherly Tjoanda: Saya akan Menyelam

Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos terpikat pesona alam bawah laut di Lombok, NTB. Ia mengaku akan berlibur untuk snorkeling di kawasan Gili.
SMAN 1 Pontianak Temui SMAN 1 Sambas, Tegaskan Dukungan untuk Wakili Provinsi Kalbar di LCC 4 Pilar MPR RI Tingkat Nasional

SMAN 1 Pontianak Temui SMAN 1 Sambas, Tegaskan Dukungan untuk Wakili Provinsi Kalbar di LCC 4 Pilar MPR RI Tingkat Nasional

Setelah bertemu dengan SMAN 1 Sambas, perwakilan dari SMAN 1 Pontianak tegaskan dukungan kepada untuk wakili Kalbar di LCC 4 Pilar MPR RI tingkat nasional.
Duduk 2,5 Jam Sampai Menguras Air Mata, Dedi Mulyadi Puji Drama Kolosal Sujiwo Tejo dan akan Kembali Hidupkan Teater di Sekolah Jabar

Duduk 2,5 Jam Sampai Menguras Air Mata, Dedi Mulyadi Puji Drama Kolosal Sujiwo Tejo dan akan Kembali Hidupkan Teater di Sekolah Jabar

Sampai menguras air mata, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi puji drama kolosal berjudul "Peuting Munggaran" berdurasi 2,5 jam yang disutradarai oleh Sujiwo Tejo.
Polri Tak Pandang Bulu: Oknum Polisi Terlibat Narkoba Bakal Dipecat dan Dihukum Lebih Berat

Polri Tak Pandang Bulu: Oknum Polisi Terlibat Narkoba Bakal Dipecat dan Dihukum Lebih Berat

Komitmen institusi Polri dalam memerangi peredaran gelap narkoba kini menyasar hingga ke internal mereka sendiri. 
Sebelum Jadi MVP Proliga 2026, Megawati Hangestri Sempat Curhat Ingin Berhenti Main Voli ke Suaminya

Sebelum Jadi MVP Proliga 2026, Megawati Hangestri Sempat Curhat Ingin Berhenti Main Voli ke Suaminya

Megawati Hangestri akui kalau dirinya sempat curhat kepada sang suami soal niatnya untuk berhenti main voli. Hal itu ia sampaikan saat Proliga berlangsung.
Kembali Sikapi Kasus Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Ini Gila, Sadis Banget

Kembali Sikapi Kasus Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Ini Gila, Sadis Banget

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) kembali turun tangan. Ia menyebut kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Indramayu sebagai peristiwa sadis.

Trending

Agen Pemain Voli Korea Akui Red Sparks Sempat Hubungi Megawati Hangestri Sebelum Dibajak Hillstate

Agen Pemain Voli Korea Akui Red Sparks Sempat Hubungi Megawati Hangestri Sebelum Dibajak Hillstate

Menurut penuturan agen Chris Kim, Red Sparks ternyata sudah menghubungi Megawati Hangestri lebih awal sebelum tawaran dari Hillstate datang pada Januari silam.
Minta Maaf ke Anak-anak Halmahera Selatan karena Telat Hadir di Desa Panamboang, Sikap Sherly Tjoanda Tuai Pujian

Minta Maaf ke Anak-anak Halmahera Selatan karena Telat Hadir di Desa Panamboang, Sikap Sherly Tjoanda Tuai Pujian

Sikap Gubernur Malut Sherly Tjoanda mendapat apresiasi publik lantaran mau meminta maaf ketika telat hadir kepada anak-anak di Desa Panamboang Halmahera Selatan
TRENDING: Mahkota Binokasih Bukan Klenik, Dedi Mulyadi Semprot Kadis, Sherly Tjoanda Kirim 100 Ekor Sapi

TRENDING: Mahkota Binokasih Bukan Klenik, Dedi Mulyadi Semprot Kadis, Sherly Tjoanda Kirim 100 Ekor Sapi

Berikut rangkuman berita trending hari ini. Mulai dari langkah Dedi Mulyadi luruskan stigma mistis Mahkota Binokasih hingga kabar baik dari Sherly Tjoanda.
Misteri Kematian Mahasiswi Unhas: Barang Korban Ditemukan Terpencar di Parkiran dan Rooftop

Misteri Kematian Mahasiswi Unhas: Barang Korban Ditemukan Terpencar di Parkiran dan Rooftop

Aparat kepolisian dari Polres Gowa tengah mendalami temuan sejumlah barang bukti terkait tewasnya seorang mahasiswi tingkat akhir Jurusan Arsitektur Universitas Hasanuddin (Unhas) berinisial PJT (19). 
Jangan Sampai Kena Mental, MPR RI Pasang Badan Lindungi Psikologis Siswa SMAN 1 Sambas Peserta LCC Empat Pilar

Jangan Sampai Kena Mental, MPR RI Pasang Badan Lindungi Psikologis Siswa SMAN 1 Sambas Peserta LCC Empat Pilar

MPR RI menyatakan telah berdiskusi dengan SMAN 1 Sambas terkait pendampingan psikologis bagi peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar.
Sebelum Jadi MVP Proliga 2026, Megawati Hangestri Sempat Curhat Ingin Berhenti Main Voli ke Suaminya

Sebelum Jadi MVP Proliga 2026, Megawati Hangestri Sempat Curhat Ingin Berhenti Main Voli ke Suaminya

Megawati Hangestri akui kalau dirinya sempat curhat kepada sang suami soal niatnya untuk berhenti main voli. Hal itu ia sampaikan saat Proliga berlangsung.
KDM Tegaskan Jawa Barat Tak Akan Berganti Nama Jadi Tatar Sunda

KDM Tegaskan Jawa Barat Tak Akan Berganti Nama Jadi Tatar Sunda

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) kembali menegaskan bahwa Jawa Barat tak akan berganti nama jadi Tatar Sunda seperti yang beredar di media sosial.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT