News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Niat Baik Dedi Mulyadi Diprotes PKL Trotoar Cicadas yang Tolak Kompensasi Rp10 Juta, Minta Miliaran

Dedi Mulyadi tak goyah hadapi protes PKL Cicadas yang tolak kompensasi Rp10 juta dan tuntut miliaran usai pembongkaran trotoar Jalan Ahmad Yani Bandung.
Kamis, 21 Mei 2026 - 10:11 WIB
Dedi Mulyadi dan Para PKL Cicadas
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / Instagram @dedimulyadi71 / TikTok @spirit.id

tvOnenews.com - Dedi Mulyadi kembali diuji kesabarannya, lapak PKL di trotoar Cicadas, Jalan Ahmad Yani, Bandung, dibongkar dan para pedagang pun marah, menuntut kompensasi miliaran rupiah dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Jika hanya Rp10 juta, mereka tegas menolak.

Penertiban yang dilakukan pada Senin itu menjadi viral setelah unggahan TikTok akun @spirit.id menyebar luas. Pada Rabu, 21 Mei 2026, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi melihat unggahan tersebut dan langsung memberikan reaksinya melalui Instagram pribadi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Alih-alih defensif, Dedi Mulyadi justru membuka responnya dengan sikap yang tak terduga.

"Dan saya sampaikan buat bapak dan ibu, saya mengucapkan terima kasih atas kemarahannya," ujar Dedi Mulyadi.

Ia mengakui bahwa keputusan membongkar lapak PKL memang tidak akan pernah bisa menyenangkan semua pihak.

"Ya kalau jadi pemimpin itu memang tidak pernah dalam posisi yang disukai semua. Ketika pedagang kaki lima di trotoar dibongkar, bapak dan ibu pasti kecewa. Tetapi ya saya harus menjalankan prinsip-prinsip kepemimpinan yang bergaris pada ketentuan peraturan," tegasnya.

Dedi Mulyadi menegaskan bahwa penertiban ini bukan soal tidak peduli nasib PKL, melainkan soal mengembalikan fungsi ruang publik yang selama ini tersita.

"Memang pedagang kaki lima itu perlu hidup karena perlu membiayai keluarga, tetapi trotoar bukan untuk pedagang, trotoar untuk berjalan kaki. Hak pejalan kaki harus diberikan, hak yang punya toko harus diberikan, jangan sampai toko juga nggak kelihatan dari depan," ujarnya.

Penertiban ini sendiri dilakukan dalam rangka mendukung proyek Bus Rapid Transit (BRT) sekaligus mengembalikan fungsi trotoar bagi pejalan kaki,  program yang telah lama direncanakan Pemerintah Kota Bandung.

Tuntutan kompensasi miliaran rupiah dari para PKL dijawab Dedi Mulyadi dengan lugas. Ia menjelaskan bahwa secara aturan, pemerintah sebenarnya tidak memiliki kewajiban hukum untuk memberikan kompensasi kepada pedagang yang menempati fasilitas umum.

"Mengenai bantuan atau kompensasi, sebenarnya tidak ada ketentuan yang mengatur pemerintah harus memberikan kompensasi atas kegiatan pembongkaran bangunan atau pedagang yang menggunakan fasilitas umum. Tapi ini adalah pertimbangan ekonomi. Para pedagang pertimbangan kemanusiaan, sehingga siklus ekonominya harus berjalan sebelum mendapat pekerjaan atau mendapat jenis usaha lain yang tidak mengganggu fasilitas umum," jelasnya.

Soal tuntutan miliaran, Dedi Mulyadi dengan tegas menyatakan ketidakmungkinannya.

"Nah untuk itu saya menerima atas kemarahannya, tapi kalau saya harus memberi miliar-miliar, enggak mungkin juga karena kemampuan keuangan kita kan tidak mungkin ngasih bantuan bermiliar-miliar pada orang-orang," ujarnya.

Dedi Mulyadi menutup pernyataannya dengan seruan yang ditujukan kepada seluruh warga Bandung.

"Saya akan terus menjaga pemerintah kota dan kabupaten untuk konsisten menjalankan amanahnya sebagai pemimpin daerah, menjaga ketertiban, kebersihan, dan keindahan lingkungan karena Bandung milik kita semua dan semua orang harus nyaman berada di Bandung, berkunjung ke Bandung, dan tinggal di Bandung," tutup Dedi Mulyadi.

Sikap tegas Dedi Mulyadi dalam merespons protes PKL Cicadas mempertegas konsistensinya dalam menjalankan program penataan ruang publik di Jawa Barat. Meski menuai kritik, ia memilih tetap pada prinsip, aturan adalah aturan, dan Bandung harus nyaman untuk semua.

(anf)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Neymar Pensiun usai Brasil Tersingkir di Piala Dunia 2026: Semuanya Berakhir di Sini

Neymar Pensiun usai Brasil Tersingkir di Piala Dunia 2026: Semuanya Berakhir di Sini

Keputusan besar diambil Neymar setelah perjalanan Brasil di Piala Dunia 2026 berakhir lebih cepat. Penyerang berusia 34 tahun itu resmi mengakhiri kariernya.
5 Zodiak Paling Hoki 7 Juli 2026: Taurus Dapat Kabar Baik soal Pekerjaan

5 Zodiak Paling Hoki 7 Juli 2026: Taurus Dapat Kabar Baik soal Pekerjaan

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling hoki pada 7 Juli 2026, salah satunya Taurus dapat kabar baik soal pekerjaan. Ada zodiakmu?
Mesir Tegaskan Tidak Ada Normalisasi Dengan Israel Tanpa Negara Palestina

Mesir Tegaskan Tidak Ada Normalisasi Dengan Israel Tanpa Negara Palestina

Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi menegaskan “tidak akan ada normalisasi” hubungan dengan Israel, sebelum perdamaian adil tercapai yang akan mengarah pada pembentukan negara Palestina merdeka.
Piala Dunia 2026: Link Live Streaming Meksiko Vs Inggris

Piala Dunia 2026: Link Live Streaming Meksiko Vs Inggris

Meksiko lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 usai mengalahkan Ekuador dengan skor 2-0. Sementara Inggris sukses menyingkirkan Republik Demokratik atau RD Kongo dengan skor 2-1.
Waduh, Ratusan Orang Diungsikan Akibat Kebakaran TPA Jatiwaringin, Apakah Bisa Memicu Penyakit Serius?

Waduh, Ratusan Orang Diungsikan Akibat Kebakaran TPA Jatiwaringin, Apakah Bisa Memicu Penyakit Serius?

Warga sekitar juga warga Jakarta sebaiknya tetap selalu pakai masker. Langkah ini perlu dilakukan ditengah TPA Jatiwaringin kebakaran dan cuaca ekstrem
Kasus Ibu Hamil Tewas Tertembak di Papua, Komnas HAM Desak Investigasi Mendalam

Kasus Ibu Hamil Tewas Tertembak di Papua, Komnas HAM Desak Investigasi Mendalam

Kasus tewasnya seorang ibu hamil akibat tertembak di Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah turut menuai sorotan hangat publik.

Trending

Piala Dunia 2026: Link Live Streaming Brasil Vs Norwegia

Piala Dunia 2026: Link Live Streaming Brasil Vs Norwegia

Brasil dan Norwegia datang dengan kondisi terbaik dan akan berusaha meraih tiket perempat final Piala Dunia 2026 untuk berhadapan dengan pemenang laga Meksiko vs Inggris.
Persib Bisa Salip Persija Sebagai Tim dengan Skuad Timnas Indonesia Terbanyak? Maung Bandung Nantikan Garuda Calling

Persib Bisa Salip Persija Sebagai Tim dengan Skuad Timnas Indonesia Terbanyak? Maung Bandung Nantikan Garuda Calling

Sebelum PSSI melakukan pemanggilan, beberapa klub sudah lebih dahulu mengumumkan pemain, termasuk Persija Jakarta, Borneo FC, dan PSM Makassar. 
Donald Trump Intervensi FIFA? Pemain Amerika Serikat Resmi Dapat Penangguhan Sanksi Kontroversi Kartu Merah Piala Dunia

Donald Trump Intervensi FIFA? Pemain Amerika Serikat Resmi Dapat Penangguhan Sanksi Kontroversi Kartu Merah Piala Dunia

Striker Timnas Amerika Serikat, Folarin Balogun, memicu kontroversi ketika menerima kartu merah saat Amerika Serikat mengalahkan Bosnia-Herzegovina pada babak 32 besar Piala Dunia 2026. 
Pernyataan Lengkap FIA Atas Ancaman Sanksi Lewis Hamilton di F1 GP Inggris

Pernyataan Lengkap FIA Atas Ancaman Sanksi Lewis Hamilton di F1 GP Inggris

FIA akhirnya mengumumkan keputusan resmi terkait investigasi terhadap pebalap Ferrari, Lewis Hamilton, yang diduga melakukan pelanggaran saat melintasi zona bendera kuning pada F1 Grand Prix Inggris 2026 di Sirkuit Silverstone, Minggu (5/7/2026).
Amerika Serikat Dilanda Panas Mematikan Aspal Jalan sampai Meleleh, 25 Orang Dilaporkan Tewas

Amerika Serikat Dilanda Panas Mematikan Aspal Jalan sampai Meleleh, 25 Orang Dilaporkan Tewas

Gelombang panas ekstrem yang melanda Amerika Serikat memakan korban jiwa. Sedikitnya 25 orang dilaporkan meninggal dunia akibat suhu tinggi yang melanda sejumlah wilayah.
Sisanya Menyusul Hari Ini, Intip Daftar Pilihan Pemain Timnas Indonesia John Herdman untuk TC Piala AFF 2026

Sisanya Menyusul Hari Ini, Intip Daftar Pilihan Pemain Timnas Indonesia John Herdman untuk TC Piala AFF 2026

Timnas Indonesia berencana menggelar TC di Bali, pada 5-11 Juli 2026 demi persiapan Piala AFF 2026.
Menhut Raja Juli Mengaku Kembalikan Amplop dari Bupati Kuansing 17 Hari Sebelum KPK Lakukan OTT

Menhut Raja Juli Mengaku Kembalikan Amplop dari Bupati Kuansing 17 Hari Sebelum KPK Lakukan OTT

Raja Juli ungkap mendapat amplop dari Bupati Kuansing pada Selasa, 2 Juni 2026. Hal itu diungkapnya dalam konferensi pers di Kantor Kemenhut Jakarta Jumat lalu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT