News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Marak Kriminalitas di Jalan, KDM Rapatkan Barisan Bentuk Tim Khusus Antibegal

Akhir-akhir ini media sosial (Medsos) diramaikan dengan isu darurat begal di Jakarta, yang juga terjadi diberbagai wilayah. KDM dan jajarannya pun menyoroti
Rabu, 3 Juni 2026 - 10:20 WIB
Kang Dedi Mulyadi (KDM) Tindak Tegas Kriminalitas di Jalan
Sumber :
  • dok.kolase tvOnenews.com /Gemini AI/Jabarprov

Jakarta, tvonenews.com- Kriminalitas di jalan tengah marak terjadi, seperti begal. Fenomena ini juga mendapatkan perhatian Dedi Mulyadi disapa KDM.

Melihat fenomena begal yang banyak terjadi diberbagai daerah. KDM pun langsung membentuk tim khusus antibegal.  

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal ini dilakukan sebagai langkah antisipasi dini dan pencegahan kejahatan di Jawa Barat. Ini dibentuk bersama jajaran kepolisian, termasuk Satuan Brimob Polda Jawa Barat.

Langkah tersebut ditegaskan Wali Kota Bandung Muhammad Farhan, jika Pemerintah Provinsi (Pemprov Bandung) memperkuat keamanan warganya.

Disampaikan kalau pembentukan tim antibegal, bagian dari tindak lanjut arahan Kapolda Jawa Barat untuk memperkuat langkah antisipatif sebelum kondisi menjadi lebih serius.

Kang Dedi Mulyadi (KDM) Tindak Tegas Kriminalitas di Jalan
Kang Dedi Mulyadi (KDM) Tindak Tegas Kriminalitas di Jalan
Sumber :
  • dok.kolase tvOnenews.com /Gemini AI/Jabarprov

“Darurat sih tidak, tapi mumpung belum darurat, lebih baik kita cegah dari sekarang,” ujar Farhan, dalam jabarprov, Rabu (3/6).

Alasan lain atas tim antibegal, karena adanya peningkatan kasus begal mulai terlihat dari laporan yang hampir muncul setiap pekan.

Kendatinya, kata Farhan pencegahan menjadi fokus utama melalui penguatan patroli dan keterlibatan berbagai unsur keamanan.

Tim khusus antibegal ini, juga tergabung dengan Patroli gabungan yang dijalankan melalui dua program. Diantaranya, yakni Jawara Sakti dan Ujang Barong.

“Prinsipnya tidak boleh ada yang menunggu. Kalau menunggu, kejadian sudah terlambat,” tegasnya.

Perlu untuk diketahui, kalau Jawara Sakti adalah program dengan kolaborasi Satpol PP bersama masyarakat. Konsepnya, jaga wilayah yang melibatkan warga dan Satlinmas secara aktif.

Sementara itu, Ujang Barong adalah program kepolisian yang mengedepankan sinergi unsur kewilayahan dan masyarakat dalam kegiatan ronda untuk menjaga keamanan lingkungan.

Sementara untuk penindakan, Farhan memastikan aparat akan mengedepankan perlindungan hak sipil.

“Kalau memang mengancam, tentu ada penindakan tegas. Tapi kalau bisa dilumpuhkan, kita bawa ke kantor,” katanya.

Sebelumnya, media sosial diramaikan dengan tagar Jakarta Darurat Begal menyusul banyaknya kasus begal yang terjadi belakangan ini, terutama di wilayah Jakarta Barat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kejahatan begal yang terjadi membuat masyarakat Jakarta, dan sekitarnya jadi khawatir, khususnya para pekerja yang sering pulang malam.

Dengan fenomena ini, Anggota Komisi III DPR RI Gilang Dhielafararez menyatakan penindakan kejahatan jalanan seperti begal harus dibarengi juga dengan pembenahan infrastruktur seperti penerangan jalan umum dan CCTV. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Terpopuler: Profil Fabiola Elizabeth Tersangka Love Scamming, Doa untuk Dedi Mulyadi, KDM Respons Pernyataan Abu Janda

Terpopuler: Profil Fabiola Elizabeth Tersangka Love Scamming, Doa untuk Dedi Mulyadi, KDM Respons Pernyataan Abu Janda

Profil Fabiola Elizabeth, tersangka sindikat love scamming internasional hingga Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) didoakan masyarakat Papua dan respons Abu Janda terpopuler di kanal tvOnenews.com.
Polisi Ungkap Mantan Istri Pembunuh WNA Korsel di Bekasi Ternyata Mantan Caleg

Polisi Ungkap Mantan Istri Pembunuh WNA Korsel di Bekasi Ternyata Mantan Caleg

Polisi mengungkap fakta baru dibalik pembunuhan berencana yang dilakukan oleh SJ dan HW terhadap Warga Negara Asing asal Korea Selatan Byong Chan Sang (66) di kediamannya, Kampung Buaran, Desa Lambangsari, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat
5 Fakta Jaringan Penipuan Online di Solo

5 Fakta Jaringan Penipuan Online di Solo

Polda Jawa Tengah berhasil mengungkap sindikat penipuan daring (online) internasional di wilayah Solo Raya, Jawa Tengah. Kelompok ini menargetkan warga negara asing sebagai targetnya.
KPK Ungkap Kasus Proyek Pembangunan Gedung Pemkab Lamongan Rugikan Negara Rp35,7 Miliar

KPK Ungkap Kasus Proyek Pembangunan Gedung Pemkab Lamongan Rugikan Negara Rp35,7 Miliar

Soal Korupsi Kantor Pemkab Lamongan, KPK mengatakan berdasarkan hasil kekurangan volume bangunan dan sejumlah material yang digunakan tidak sesuai dengan kontrak perjanjian.
Hari ini, Kejagung Geledah Kantor BGN Pasca Pencopotan Kepala BGN Dadan Hindayana

Hari ini, Kejagung Geledah Kantor BGN Pasca Pencopotan Kepala BGN Dadan Hindayana

Presiden RI, Prabowo Subianto resmi mencopot Dadan Hindayana dari jabatannya sebagai Kepala BGN, lembaga yang menjadi ujung tombak pelaksanaan Program MBG. 
LPG, BBM, hingga Tiket Pesawat Naik, Inflasi Indonesia Tembus 3,08 Persen

LPG, BBM, hingga Tiket Pesawat Naik, Inflasi Indonesia Tembus 3,08 Persen

Secara tahunan, inflasi tercatat mencapai 3,08 persen, meningkat dibandingkan beberapa bulan sebelumnya dan mendekati batas atas target inflasi nasional...

Trending

Usai Dicopot Prabowo sebagai Kepala BGN, Harta Kekayaan Dandan Hindayana Jadi Sorotan Publik

Usai Dicopot Prabowo sebagai Kepala BGN, Harta Kekayaan Dandan Hindayana Jadi Sorotan Publik

Usai Dandan Hindayana dicopot Presiden Prabowo Subianto sebagai Kepala BGN, pada Selasa (2/6/2026). Kini publik soroti harta kekayaan Dandan Hindayana. Untuk
Sebelum Jadi Kepala BGN, Nanik S Deyang Pernah Sidak Dapur SPPG di Bawah Kandang Burung Walet

Sebelum Jadi Kepala BGN, Nanik S Deyang Pernah Sidak Dapur SPPG di Bawah Kandang Burung Walet

Sebelum Presiden Prabowo Subianto tunjuk Nanik S Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (Kepala BGN) gantikan Dadan Hindayana. Ternyata sepak terjang Nanik
Adu Harta Kepala BGN Lama dan Baru: Dadan Hindayana vs Nanik S Deyang, Siapa Lebih Tajir?

Adu Harta Kepala BGN Lama dan Baru: Dadan Hindayana vs Nanik S Deyang, Siapa Lebih Tajir?

Perbandingan harta kekayaan Dadan Hindayana dan Nanik S Deyang yang sama-sama pernah memimpin Badan Gizi Nasional. Simak rincian aset, properti, kendaraan
DPR Ungkap Alasan Utama Nanik S Deyang Ditunjuk Gantikan Dadan Hindayana Jadi Kepala BGN

DPR Ungkap Alasan Utama Nanik S Deyang Ditunjuk Gantikan Dadan Hindayana Jadi Kepala BGN

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad menyebut pergantian Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) telah melalui pertimbangan dan evaluasi yang matang.
Jadwal Siaran Langsung Timnas Putri Indonesia Vs Singapura Malam Ini

Jadwal Siaran Langsung Timnas Putri Indonesia Vs Singapura Malam Ini

Timnas Putri Indonesia akan menghadapi Singapura dalam agenda FIFA Women's Matchday melalui ajang Garuda Championship Series 2026. Berikut jadwalnya.
Rupiah Anjlok, Indonesia Diprediksi Bakal Diserbu Turis Mancanegara

Rupiah Anjlok, Indonesia Diprediksi Bakal Diserbu Turis Mancanegara

Pelemahan nilai tukar rupiah yang dibuka perdagangan level Rp17.885 per dolar Amerika Serikat (AS) pada Selasa (2/6/2026) ternyata tidak selalu membawa kabar buruk.
Polemik Penahanan 15 Kontainer Muatan Mineral Ilminite, Bea Cukai Pangkal Pinang Angkat Bicara

Polemik Penahanan 15 Kontainer Muatan Mineral Ilminite, Bea Cukai Pangkal Pinang Angkat Bicara

Bea Cukai Pangkal Pinang, Kepulauan Bangka Belitung (Babel) turut merespong polemik terkait permasalahan penahanan dan pembongkaran 15 kontainer bermuatan bahan mineral tambang timah dan ilminite milik PT Putera Mineral Mandiri (PMM).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT