News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pesan Haru Rieke Diah Pitaloka untuk Nanik S. Deyang: Kadang Kamu Disepelekan Orang, tapi Allah Mendengarkan

Rieke Diah Pitaloka kirim pesan haru untuk Nanik S. Deyang, Kepala BGN yang baru, "Kamu disepelekan orang, tapi Allah mendengarkannya." Simak beritanya.
Kamis, 4 Juni 2026 - 11:28 WIB
Rieke Diah Pitaloka dan Nanik S. Deyang
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / Instagram @riekediahp / Laman Resmi BGN

tvOnenews.com - Rieke Diah Pitaloka menyampaikan pesan haru yang menyentuh hati kepada Nanik S. Deyang, sosok yang kini resmi memimpin Badan Gizi Nasional (BGN), seorang perempuan yang pernah bersuara keras soal gizi anak Indonesia, meski kerap disepelekan.

Nanik S. Deyang resmi dilantik sebagai Kepala BGN pada Selasa, 2 Juni 2026, ditunjuk langsung oleh Presiden Prabowo Subianto menggantikan Dadan Hindayana yang dicopot dari jabatannya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya, Nanik menjabat sebagai Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, dan dikenal vokal saat melakukan inspeksi mendadak ke berbagai dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Rieke Diah Pitaloka, anggota DPR RI yang tengah menjalankan tugas sebagai Pengawas Haji 2026, menyampaikan apresiasinya lewat unggahan di Instagram pada 3 Juni 2026 .

"Aku ucapkan selamat berjuang untuk besti kita, bestiku Mbak Nanik. Doa kita didengar Allah sepanjang perjalanan tugas Pengawas Haji DPR RI 2026. Aku doakan dirimu, air matamu, ocehan teriakanmu yang kadang kamu malah disepelekan orang, Allah mendengarkannya," ujar Rieke.

Keduanya rupanya telah lama mendiskusikan persoalan gizi anak Indonesia secara serius. 

Rieke mengungkapkan bahwa Nanik sendiri pernah menyarankan agar ada perubahan regulasi yang lebih menyeluruh.

"Aku terus berpikir, Mbak Nanik, bagaimana saran dari Mbak Nanik ada konstruksi perubahan regulasi atas pemenuhan gizi anak-anak kita, anak-anak Indonesia. Artinya ada regulasi terkait MBG, menurut Mbak Nanik jangan cuma satu, Mbak Rieke, ada dua, yaitu Perpres 83 Tahun 2024 dan Perpres 115 Tahun 2025 yang harus direvisi," ungkap Rieke menirukan pesan Nanik.

Rieke juga menceritakan momen yang ia saksikan langsung selama bertugas di Arab Saudi. 

Ia mengaku heran ketika di tengah kerepotan mengurus kepulangan jamaah haji, mantan Kepala BGN justru bicara soal ekspansi lembaga ke luar negeri.

"Saya saksi hidup bagaimana para pimpinan Timwas dan anggota Timwas dan juga kementerian terkait memperjuangkan agar tidak terjadi kekurangan makanan, terutama pada saat di Arafah, Muzdalifah, dan Mina, itu bukan persoalan yang mudah. Dan di saat yang bersamaan, pada tanggal 31 Mei, di tengah kami sedang memperjuangkan bagaimana pemulangan itu berjalan dengan baik, Kepala BGN itu mengatakan bahwa sedang memperjuangkan ada BGN di Saudi. OMG!" kata Rieke.

Lebih jauh, Rieke menegaskan bahwa pemenuhan gizi bukan sekadar urusan program pemerintah, melainkan hak dasar warga negara.

"Pemenuhan gizi merupakan hak konstitusional warga negara yang dijamin Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 28 Ayat 1 dan juga Pasal 34 tentang tanggung jawab negara dalam penyediaan pelayanan dasar. Karena itu, program Makan Bergizi Gratis harus ditempatkan sebagai instrumen pembangunan manusia Indonesia, bukan semata-mata program administrasi pemerintah," tegasnya.

Ia pun mengapresiasi langkah Presiden Prabowo yang melakukan perombakan pimpinan BGN, sekaligus mendukung Kejaksaan Agung yang tengah mengusut berbagai indikasi kerentanan korupsi dalam pelaksanaan MBG. 

Menurut Rieke, persoalannya bukan pada figur pimpinan semata, melainkan pada desain tata kelola yang masih menyisakan ruang penyimpangan, mulai dari penentuan lokasi SPPG, pengadaan barang dan jasa, rantai pasok pangan, hingga konflik kepentingan dalam penunjukan vendor.

Karena itu, Rieke mendesak Presiden Prabowo untuk segera menerbitkan satu Peraturan Presiden yang komprehensif tentang Tata Kelola Pemenuhan Gizi Nasional, menggantikan Perpres 83 Tahun 2024 dan Perpres 115 Tahun 2025 yang dinilai perlu dicabut.

"BGN harus ditempatkan sebagai orkestrator kebijakan nasional, bukan pelaksana yang memusatkan seluruh proses di tingkat pusat. Prinsip yang harus dibangun: orkestrasi nasional, implementasi desentralistik," pungkas Rieke.

“Seraya menutup pesannya dengan doa dan semangat. "Insya Allah semuanya berjalan lebih baik. Terus berjuang, bersuara. Salam sopan Indonesia, muah."

Sementara itu, setelah resmi dilantik, Nanik S. Deyang menyatakan bahwa prioritas utamanya adalah mengawal keberlanjutan program MBG demi memastikan anak-anak Indonesia mendapat pemenuhan gizi yang optimal, sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rieke Diah Pitaloka
Unggahan Rieke Diah Pitaloka. (Sumber: Instagram @riekediahp)

(anf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rupiah Tembus Rp18.000 Hari Ini, DPR Desak Pemerintah dan BI Segera Konsolidasi

Rupiah Tembus Rp18.000 Hari Ini, DPR Desak Pemerintah dan BI Segera Konsolidasi

Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsuridjal mendesak pemerintah dan Bank Indonesia (BI) segera konsolidasi usai nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS)
Dengan Suara Bergetar, Betrand Peto Kuatkan Ruben Onsu Buntut Konflik dengan Sarwendah Memanas

Dengan Suara Bergetar, Betrand Peto Kuatkan Ruben Onsu Buntut Konflik dengan Sarwendah Memanas

Betrand Peto alias Onyo memberikan kekuatan untuk Ruben Onsu yang tengah berkonflik dengan mantan istrinya, Sarwendah Tan soal urusan pertemuan pada anaknya.
Dengan Suara Bergetar, Betrand Peto Kuatkan Ruben Onsu Buntut Konflik dengan Sarwendah Memanas

Dengan Suara Bergetar, Betrand Peto Kuatkan Ruben Onsu Buntut Konflik dengan Sarwendah Memanas

Betrand Peto alias Onyo memberikan kekuatan untuk Ruben Onsu yang tengah berkonflik dengan mantan istrinya, Sarwendah Tan soal urusan pertemuan pada anaknya.
Hitungan Jam, Polisi Buru Pelaku Perampokan dan Pembunuhan Wanita Tua di Pematangsiantar

Hitungan Jam, Polisi Buru Pelaku Perampokan dan Pembunuhan Wanita Tua di Pematangsiantar

Hanya dalam hitungan jam, tim Satreskrim Polres Pemarangsiantar, Sumatera Utara, berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian dengan kekerasan yang menewas
Harga Telur Turun, Pemerintah Minta SPPG Wajib Serap Produksi Lokal: Jaga Harga Sesuai HET

Harga Telur Turun, Pemerintah Minta SPPG Wajib Serap Produksi Lokal: Jaga Harga Sesuai HET

Pemerintah memanfaatkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai instrumen untuk menstabilkan harga pangan di tingkat peternak. 
Penjelasan Kuasa Hukum Sarwendah, 'Cong' di Video Viral Itu Bisa Saja Soal Film atau Novel, Bukan Ruben Onsu

Penjelasan Kuasa Hukum Sarwendah, 'Cong' di Video Viral Itu Bisa Saja Soal Film atau Novel, Bukan Ruben Onsu

Kuasa hukum Sarwendah jelaskan soal 'cong' di video viral yang diduga sindir Ruben Onsu. Chris Sam Siwu sebut bisa saja klien saya bercerita soal film atau novel.

Trending

Ditetapkan Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Tulis Surat untuk Kepala BGN Nani S Deyang: Terimakasih Atas Hadiah Indah

Ditetapkan Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Tulis Surat untuk Kepala BGN Nani S Deyang: Terimakasih Atas Hadiah Indah

Publik tengah dihebohkan dengan terungkapnya kasus dugaan korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyeret tiga mantan pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) yakni Dadan Hindayana, Lodewyk Pusung, dan Sony Sonjaya.
Soal Kasus Korupsi di BGN, Wakil Ketua DPR Singgung Komitmen Pejabat dan Sikap Integritas

Soal Kasus Korupsi di BGN, Wakil Ketua DPR Singgung Komitmen Pejabat dan Sikap Integritas

Wakil Ketua DPR RI, Saan Mustopa mengingatkan kepada pejabat pemerintahan Presiden Prabowo Subianto agar tetap menjaga integritas.
Viral di Medsos, Pendiri Cherrybelle Diduga Sindir Sarwendah: Udah Terlihat Kan?

Viral di Medsos, Pendiri Cherrybelle Diduga Sindir Sarwendah: Udah Terlihat Kan?

Pendiri Cherrybelle Dino Raturandang diduga sindir Sarwendah lewat unggahan viral di Threads yang kini tembus 1,2 juta views. ”Udah terlihat kan?” tulisnya.
Elkan Baggott Dihantam Kabar Tak Sedap dari Inggris Jelang Bela Timnas Indonesia di FIFA Matchday

Elkan Baggott Dihantam Kabar Tak Sedap dari Inggris Jelang Bela Timnas Indonesia di FIFA Matchday

Jelang memperkuat Timnas Indonesia pada agenda FIFA Matchday 2026, Elkan Baggott justru mendapat kabar kurang mengenakkan dari Inggris soal nasibnya di klub.
PBVSI Bisa Jatuhkan Sanksi untuk Megawati Hangestri, Rivan, dan Nizar? Begini Penjelasan Lengkapnya

PBVSI Bisa Jatuhkan Sanksi untuk Megawati Hangestri, Rivan, dan Nizar? Begini Penjelasan Lengkapnya

PBVSI membuka peluang menjatuhkan sanksi kepada Megawati Hangestri, Rivan Nurmulki, dan Nizar Zulfikar usai mundur dari Timnas Voli Indonesia 2026. Simak alasan, aturan
Pemuda Katolik Apresiasi Gerak Cepat Tersangkakan Pimpinan BGN, Dukung Penuh Penegakan Hukum

Pemuda Katolik Apresiasi Gerak Cepat Tersangkakan Pimpinan BGN, Dukung Penuh Penegakan Hukum

Organisasi Masyarakat (Ormas) PP Pemuda Katolik buka suara soal penegakan hukum yang dilakukan terhadap mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) hingga Wakil Kepala BGN oleh Kejaksaan Agung dalam kasus dugaan korupsi tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG) di Badan Gizi Nasional (BGN) periode 2025-2026.
Potensi Produksi Padi Jatim Januari–Juli 2026 Terbesar Se-Indonesia Capai 7,71 Juta Ton GKG

Potensi Produksi Padi Jatim Januari–Juli 2026 Terbesar Se-Indonesia Capai 7,71 Juta Ton GKG

Jawa Timur sebagai provinsi dengan potensi produksi padi terbesar nasional pada Januari hingga Juli 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT