Ruben Onsu Syok Dengar Ucapan Sarwendah yang Viral, Singgung Mental Anak: Yang Dia Hina Itu Saya, Bapak dari Anaknya
tvOnenews.com - Belakangan, perhatian publik tertuju pada reaksi Ruben Onsu setelah mendengar sejumlah ucapan Sarwendah yang viral di dunia maya.
Polemik yang awalnya berpusat pada isu nafkah Rp200 juta per bulan kini berkembang menjadi saling sindir dan memunculkan kekhawatiran mengenai dampaknya terhadap anak-anak mereka.
Ruben Onsu Mengaku Terkejut dengan Ucapan Sarwendah
Ruben Onsu akhirnya memberikan tanggapan secara langsung setelah melihat dan mendengar pernyataan Sarwendah yang ramai dibahas publik.
Dalam keterangannya di program Pagi Pagi Ambyar, Trans TV, Ruben mengaku tidak menyangka mantan istrinya mengucapkan kalimat yang dianggap merendahkan dirinya.
"Astagfiruallah alazim, saya gak bisa ngomong apa-apa. Saya gak tahu apa yang dipikiran dia, bisa bicara tanpa berpikir panjang. Ketika kemarin dia datang ke podcast atau apa selalu bilang mental anak, tapi pernah gak dia berpikir bagaimana ketika itu terjadi dan diucapkan itu dia hina itu saya adalah bapak dari anaknya," kata Ruben Onsu.
Pernyataan tersebut menunjukkan kekecewaan Ruben yang merasa dirinya bukan hanya mantan suami Sarwendah, tetapi juga tetap merupakan ayah dari anak-anak mereka.
Karena itu, ia menilai setiap ucapan yang berpotensi merendahkan dirinya juga dapat berdampak pada keluarga, terutama anak-anak.
Reaksi Ruben muncul setelah beredarnya video siaran langsung Sarwendah yang ramai diperbincangkan di berbagai platform media sosial. Dalam tayangan tersebut, Sarwendah sempat membahas berbagai hal terkait kondisi hidupnya setelah perceraian.
- Instagram/sarwendah29
Bermula dari Polemik Nafkah Rp200 Juta
Konflik antara Ruben Onsu dan Sarwendah mencuat setelah kubu Ruben mengungkapkan bahwa presenter sekaligus pengusaha tersebut telah menghentikan pemberian nafkah kepada mantan istrinya selama enam bulan terakhir.
Pernyataan itu langsung memancing perhatian publik dan menimbulkan berbagai spekulasi. Di tengah ramainya pembahasan mengenai nominal nafkah yang disebut mencapai Rp200 juta per bulan, Sarwendah kemudian melakukan siaran langsung di media sosial.
Dalam sesi tersebut, Sarwendah menegaskan bahwa dirinya tetap mampu memenuhi kebutuhan keluarga secara mandiri. Ia juga berbicara mengenai kondisi finansialnya yang dinilai tetap stabil tanpa harus bergantung kepada pihak lain.
Namun yang kemudian menjadi sorotan adalah penggunaan istilah "Cong" yang beberapa kali diucapkan Sarwendah saat berinteraksi dengan para pengikutnya. Kata tersebut langsung viral dan memicu berbagai tafsir dari warganet.
Kontroversi semakin berkembang ketika Sarwendah juga mengucapkan istilah lain yang dianggap sebagai kata kasar dan lazim digunakan untuk menghina seseorang.
Meski tidak secara eksplisit menyebut nama Ruben Onsu, banyak netizen menilai ucapan tersebut mengarah kepada mantan suaminya.
Selain itu, Sarwendah juga sempat menyinggung angka Rp200 juta yang saat itu sedang menjadi topik hangat di media sosial. Kemunculan pernyataan tersebut di tengah polemik nafkah membuat publik semakin ramai berspekulasi mengenai hubungan keduanya pascaperceraian.
Kekhawatiran Soal Dampak terhadap Anak-anak
Seiring meluasnya perbincangan di media sosial, polemik tidak lagi hanya menyangkut hubungan pribadi Ruben dan Sarwendah. Perhatian kini mulai bergeser pada dampak yang mungkin dirasakan oleh anak-anak mereka.
Sarwendah memang telah menyampaikan permintaan maaf kepada publik atas kegaduhan yang muncul. Namun, tidak ada pernyataan maaf yang secara khusus ditujukan kepada Ruben Onsu. Situasi itu membuat polemik belum sepenuhnya mereda.
Kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, turut menyoroti kemungkinan dampak psikologis yang bisa timbul apabila sosok ayah terus menjadi bahan pembicaraan atau sindiran di lingkungan sekitar anak-anak.
"Nah, jadi kalau di lingkungan itu terus-menerus mungkin patut diduga ayahnya jadi bahan omongan, ayahnya kemudian dikecil-kecilkan," ujar Minola Sebayang, dikutip dari tayangan viral pada Senin (8/6/2026).
Menurut Minola, kondisi tersebut menjadi salah satu pertimbangan penting bagi pihak Ruben dalam menentukan langkah selanjutnya. Bahkan, muncul kemungkinan untuk mempertimbangkan berbagai upaya hukum apabila dianggap perlu demi kepentingan terbaik bagi anak-anak.
Meski demikian, hingga saat ini Ruben Onsu belum mengajukan gugatan hak asuh anak. Namun rentetan peristiwa yang dimulai dari polemik nafkah Rp200 juta, viralnya sejumlah istilah yang dianggap sebagai sindiran, klarifikasi dari Sarwendah, hingga kekhawatiran mengenai kondisi psikologis anak menunjukkan bahwa hubungan pascacerai keduanya masih menyisakan sejumlah persoalan yang belum sepenuhnya selesai.
Publik pun kini menantikan apakah kedua pihak dapat menemukan jalan damai demi menjaga hubungan yang sehat sebagai orang tua, atau justru konflik ini akan memasuki babak baru yang lebih panjang di ruang publik. (udn)
Load more