News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Respons Tegas Atalia Praratya soal Kasus Dugaan Penyekapan 3 Tahun di Bandung, Dorong Sikap Peduli terhadap Lingkungan

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Atalia Praratya menyoroti kasus dugaan penyekapan di Bandung yang tengah viral di media sosial.
Minggu, 21 Juni 2026 - 11:29 WIB
Atalia Praratya Soroti kasus dugaan penyekapan di Bandung
Sumber :
  • dok.kolase tvOnenews.com /YouTube najwa shihab/Instagram atalia

Jakarta, tvOnenews.com- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Atalia Praratya menyoroti kabar viral di medsos. Kabar tersebut soal kasus dugaan penyekapan di Bandung memakan satu korban.

Kronologi Tragis YTT Perempuan Asal Bandung yang Hilang Selama 3 Tahun, Diduga Disekap Kekasih hingga Wajah Rusak dan Kondisinya Kritis
Kronologi Tragis YTT Perempuan Asal Bandung yang Hilang Selama 3 Tahun, Diduga Disekap Kekasih hingga Wajah Rusak dan Kondisinya Kritis
Sumber :
  • Ist

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Atalia Praratya sebagai DPRD Bandung mendorong adanya tindak lanjut dan penyelidikan mendalam, kepada kasus dugaan penyekapan di Bandung itu. Ia melihat korban dengan kondisi yang memperhatinkan.

Dalam unggahannya, mantan istri Ridwan Kamil tersebut menyebutkan korban dari kasus dugaan penyekapan di Bandung ini seperti mengalami penganiayaan yang cukup sadis. Pasalnya kondisinya menyayat hati.

Dia mengatakan korban berinisial YTT (29) atau YTR tersebut sempat menghilang selama 3 tahun lamanya. Kemudian ditemuka dengan kondisi terluka parah di bagian kepala dan wajah.

Korban YTT diketahui berasal dari Rancaekek, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Sementara terduga pelaku sampai saat ini masih diburu Polda Jabar.

"Bukan tiga hari.Bukan tiga minggu.Bukan tiga bulan.Tiga tahun seorang perempuan diduga hidup dalam penyekapan dan penderitaan," katanya dikutip dari Instagram pribadinya, Minggu (21/6).

Atalia Praratya Soroti kasus dugaan penyekapan di Bandung
Atalia Praratya Soroti kasus dugaan penyekapan di Bandung
Sumber :
  • dok.kolase tvOnenews.com /YouTube najwa shihab/Instagram atalia

"Kepala penuh luka dan nanah, wajah hancur, bibir hilang, mata buta, sekujur tubuh penuh sundutan rokok, kaki dibacok," pesan Atalia yang mengejutkan publik. 

Sehubungan dengan kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan tersebut, Ibu 2 anak itu juga mempertanyakan bahwa kita harus hidup saling peduli.

Pasalnya, korban dinyatakan hilang selama 3 tahun. Diduga mendekam selama itu di Kosnya di kawasan tempat bekerja di kawasan Pasteur ini mempertanyakan, apakah tidak ada kejanggalan.

"Yang membuat miris,Kemana kita semua selama tiga tahun itu?. orang-orang yang mungkin melihat sesuatu yang janggal, apakah benar tidak ada satu pun tanda yang terlihat?," tegas anggota Dewan tersebut. 

"Kasus ini menjadi pengingat bahwa kepedulian sosial bukan sekadar menyapa tetangga atau bertegur sapa. Terkadang, satu pertanyaan sederhana, satu bentuk perhatian kecil, bisa menjadi jalan penyelamat bagi seseorang yang sedang berada dalam situasi berbahaya," ucap Atalia Praratya.

Dengan begitu, Atalia mengajak warganet untuk menyebarkan informasi terkait. Jika melihat terduga pelaku langsung hubungi pihak berwajib.

"Terduga pelaku belum ditemukan. 

Jika Anda melihat, mengenali, atau mengetahui keberadaannya, segera laporkan dan hubungi pihak berwajib melalui saluran resmi @humaspoldajabar atau kepolisian setempat," imbuhnya.

Diketahui melansir laman resmi Polda Jabar, TBNews polri, dijelaskan kalau keluarga hanya sekali menerima pesan singkat yang menyebutkan korban berada di Jakarta.

Namun tidak ada komunikasi lebih lanjut dari korban. Saat keluarga berusaha menyebarkan informasi pencarian di media sosial, mereka mendapatkan ancaman agar unggahan dihapus, yang diduga kuat berasal dari pelaku.

Kasus ini mencuat dan menjadi titik terang baru muncul pada Rabu, 10 Juni 2026, saat keluarga mendapat kabar bahwa korban dirawat di RSHS akibat kecelakaan. 

Diketahui, sesampainya di sana, keluarga terkejut melihat kondisi korban yang bukan korban kecelakaan, melainkan korban kekerasan fisik parah. Pelaku dan penjaga kosan di Cileunyi yang mengantar korban ke rumah sakit, namun langsung pergi begitu saja.(klw)

 

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Purbaya Soroti Tarif LoLo Jomplang, Kemenhub Bakal Diajak Bereskan Biaya Depo Peti Kemas

Purbaya Soroti Tarif LoLo Jomplang, Kemenhub Bakal Diajak Bereskan Biaya Depo Peti Kemas

Purbaya Yudhi Sadewa akan menggandeng Kemenhub membahas disparitas tarif jasa LoLo depo peti kemas kosong yang lebih mahal di luar pelabuhan.
Idap HIV, Pelaku Mutilasi Depok Rutin Kontrol hingga Ikut Kajian

Idap HIV, Pelaku Mutilasi Depok Rutin Kontrol hingga Ikut Kajian

Fakta baru ditemukan dalam kasus mutilasi Depok. Fakta barunya, yakni pelaku mengidap HIV. Selama ini dia rutin kontrol dan membeli obat.
Pengembalian Uang Raja Juli Kurang 2.000 Dolar Singapura, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan dan Kapolres Kuansing

Pengembalian Uang Raja Juli Kurang 2.000 Dolar Singapura, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan dan Kapolres Kuansing

Uang yang dikembalikan Raja Juli ke KPK ternyata kurang 2.000 dolar Singapura. Padahal, pemberian amplop dari Suhardiman kepada Menhut sebesar 14.000 Dolar Singapura.
UMKM Binaan Pertamina Raih Omzet Rp8,57 Miliar sepanjang Semester I-2026, Berkat Perluasan Akses Pasar

UMKM Binaan Pertamina Raih Omzet Rp8,57 Miliar sepanjang Semester I-2026, Berkat Perluasan Akses Pasar

Berkat perluasan akses pasar, UMKM binaan Pertamina mencatatkan omzet sebesar Rp8,57 miliar sepanjang semester I 2026 melalui berbagai pameran regional hingga internasional.
Pemkab Tapteng Percepat Realisasi TKD Rp 123,727 Miliar Untuk Pemulihan Pascabencana

Pemkab Tapteng Percepat Realisasi TKD Rp 123,727 Miliar Untuk Pemulihan Pascabencana

Pemkab Tapteng menegaskan komitmen penuh untuk mempercepat realisasi dan penggunaan TKD Tahun Anggaran 2026 sebesar Rp123,727 miliar, sebagai instrumen anggaran untuk mempercepat penanganan, rehabilitasi, rekonstruksi dan pemulihan masyarakat pascabencana.
Gali Memori Kolektif, Kelompok Riset FIB UI Kembangkan Pariwisata Berkelanjutan di Candi Cangkuang Garut

Gali Memori Kolektif, Kelompok Riset FIB UI Kembangkan Pariwisata Berkelanjutan di Candi Cangkuang Garut

Kelompok Riset KR NEXUS FIB UI mendorong upaya pengembangan pariwisata berkelanjutan berbasis memori kolektif, sejarah lokal, dan pengetahuan masyarakat adat di Candi Cangkuang dan Kampung Pulo.

Trending

Idap HIV, Pelaku Mutilasi Depok Rutin Kontrol hingga Ikut Kajian

Idap HIV, Pelaku Mutilasi Depok Rutin Kontrol hingga Ikut Kajian

Fakta baru ditemukan dalam kasus mutilasi Depok. Fakta barunya, yakni pelaku mengidap HIV. Selama ini dia rutin kontrol dan membeli obat.
Pengembalian Uang Raja Juli Kurang 2.000 Dolar Singapura, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan dan Kapolres Kuansing

Pengembalian Uang Raja Juli Kurang 2.000 Dolar Singapura, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan dan Kapolres Kuansing

Uang yang dikembalikan Raja Juli ke KPK ternyata kurang 2.000 dolar Singapura. Padahal, pemberian amplop dari Suhardiman kepada Menhut sebesar 14.000 Dolar Singapura.
Istana Kaget Ada Siswa Sekolah Rakyat Lolos Seleksi Calon Paskibraka Nasional, Ini Sosoknya

Istana Kaget Ada Siswa Sekolah Rakyat Lolos Seleksi Calon Paskibraka Nasional, Ini Sosoknya

Siswa Sekolah Rakyat berhasil menembus seleksi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat nasional yang akan bertugas dalam upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Istana Merdeka pada 17 Agustus 2026.
Cara Nonton Live Streaming Dana White's Contender Series Bilal Hasan Vs Mridul Saikia Pagi Ini

Cara Nonton Live Streaming Dana White's Contender Series Bilal Hasan Vs Mridul Saikia Pagi Ini

Berikut cara nonton live streaming pertarungan Dana White's Contender Series, salah satunya ada pertarungan antara Bilal Hasan melawan Mridul Saikia.
Media Sosial Dongkrak Omzet UMKM Lokal

Media Sosial Dongkrak Omzet UMKM Lokal

Kehadiran media sosial kini bukan lagi sekadar panggung hiburan, melainkan telah bertransformasi menjadi katalis utama pertumbuhan ekonomi mikro.
FIFA Resmi Cabut Sanksi Persib Bandung, Robert Rene Alberts Akhirnya Bikin Klarifikasi: Saya Sebenarnya Tak Mau

FIFA Resmi Cabut Sanksi Persib Bandung, Robert Rene Alberts Akhirnya Bikin Klarifikasi: Saya Sebenarnya Tak Mau

Mantan pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts, akhirnya membuat klarifikasi soal laporannya yang menyebabkan klub dihukum. FIFA sempat menjatuhkan hukuman kepada Maung Bandung, namun akhirnya mencabutnya.
Profil Bilal Hasan, Petarung MMA Indonesia yang Resmi Raih Kontrak UFC

Profil Bilal Hasan, Petarung MMA Indonesia yang Resmi Raih Kontrak UFC

Menilik profil singkat Bilal Hasan, petarung MMA Indonesia yang baru saja meraih kontrak UFC usai tampil gemilang di Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 pada Rabu (12/8/2026) pagi WIB.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT