Mengenal Apa itu Tapir, Satwa Purba Dilindungi yang Viral Disembelih dan Dimasak Rica-rica di Mesuji Lampung
- Istimewa
Jakarta, tvOnenews.com - Sebuah kabar duka datang dari satwa purba dilindungi di Kabupaten Mesuji, Lampung. Seekor tapir yang viral mengharuskan hidupnya berakhir tragis.
Pada Kamis, 2 Juli 2026, sejumlah video beredar di media sosial. Rekamannya menunjukkan seekor tapir memasuki permukiman warga sekitar pukul 15.30 WIB.
Tapir tersebut kemudian tampak duduk santai di tengah jalan Lintas Timur Sumatera area Register 45 di Mesuji, Lampung. Tak lama kemudian, satwa purba tersebut langsung lari menuju permukiman.
Pelarian inilah membuat sekelompok warga mengejar satwa dilindungi tersebut. Dalam video berdurasi 19 detik yang viral, ironisnya tapir tersebut tampak telah dibunuh yang menunjukkan kondisi tubuhnya termutilasi oleh warga.
Jejak pembunuhan terhadap tapir membuat empat pelaku ditangkap oleh polisi. Hal ini diungkap langsung oleh Kapolres Mesuji, AKBP Muhammad Firdaus.
"Perannya ini berbeda-beda. KS (50) berperan menombak, WS (30) mengejar tapir, TS (45) yang menyembelih, dan MPS (43) pemilik golok sekaligus menyembelih," ujar Firdaus dikutip, Sabtu (4/7/2026).
Hingga kini, polisi masih melakukan pengejaran terhadap dua pelaku lainnya. Polres Mesuji mendesak kedua buronan tersebut menyerahkan diri agar tidak ditindak tegas pihak kepolisian.
Mengenal Tapir Satwa Purba Dilindungi
- Istimewa
Merujuk dari YIARI, tapir (Tapirus) merupakan satwa mamalia besar paling primitif di dunia. Hewan ini biasanya hidup di kawasan hutan tropis.
Hewan ini dikenal sebagai satwa purba. Sebab, tapir telah ada sekitar 20-50 juta tahun lalu yang di mana selama kurun waktu tersebut tidak menunjukkan evolusi perubahan tubuhnya.
Mengacu dari Live Science, wujud tapir dikenal sangat unik terutama dari bentuk tubuhnya memiliki ciri khas sendiri. Hewan yang juga biasa disebut tenuk ini tampak seperti babi liar.
Ciri khasnya mengacu pada moncongnya yang pendek dan fleksibel menyerupai belalai kecil. Akan tetapi, bagian ini sangat mirip dengan bentuk tenggiling.
Hewan ini masuk genus Tapirus lebih dekat dengan kerabat kuda dan badak. Adapun kata tapir berasal dari bahasa asli Brasil yang memiliki arti tebal mengacu pada kulitnya.
Tapir terbagi beberapa spesies. Hewan langka ini tersebar di wilayah Amerika Tengah, Amerika Selatan, dan Asia Tenggara.
Load more