Senyum Lebar Orang Tua Korban Kasus Dugaan Pembakaran Santri di Lombok, Tim Hotman Paris Dampingi ke Jakarta
- dok.kolase tvOnenews.com / Instagram @hotmanparisofficial
Jakarta, tvonenews.com- Orang tua dari salah satu korban kasus dugaan pembakaran santri di Lombok akhirnya bisa ke Jakarta. Hal ini diunggah Hotman Paris, yang dikenal sebagai pengacara senior di indonesia.
Dalam unggahannya tersebut, terlihat raut wajah senang dari orang tua korban yang meninggal di kasus dugaan pembakaran santri di Lombok.
Hotman Paris yang memiliki tim Hotman Paris 911 itu, menjelaskan akan menemani langkah keluarga korban menuju Jakarta dengan pesawat. Pasalnya hari ini (13/7), akan ada rapat di Komisis III DPR RI.
- dok.kolase tvOnenews.com / Instagram Hotman Paris Official
"Anaknya meninggal karena dibakar di Ponpes. Dibawa Hotman Paris 911 j==ke Jakarta untuk mengadu ke Komisi 3 DPR RI hari Senin jam 2 siang," bunyi keterangan dalam video diinstagram @hotmanparisofficial, Senin (12/7).
Kabar ini disampaikan Hotman dalam bentuk surat terbuka untuk publik. Jika diirnya bersama tim hotman paris 911 akan hadir di DPR, yang mana dalam topiknya disebutkan akan ada Kapolres Lombok Tengah dan Korban juga hadir.
Terdengar dalam video itu, salah satu tim Hotman mengatakan jika ibu korban naik pesawat. Juga menanyakan, apakah senang atau tidak?.
- dok.kolase tvOnenews.com / Instagram @hotmanparisofficial
"Ibu naik pesawat," kata tim hotman.
"Sudah, kita mau ke Jakarta, senang ndak naik pesawat?," tanya tim lagi
Mendengar pertanyaan tersebut, orang tua korban yang mendengar tersenyum lebar. Dia juga menjawab, namun tidak berbahasa indonesia, tapi daerah.
Hari ini, Hotman Paris mengunggah surat terbuka untuk publik, ia menyebutkan akan akan hadir. Dimana tim Hotman Paris 911 bakal datang ke Gedung DPR RI.
"Dengan ini diberitahukan kepada awak media bahwa tim Hotman Paris 911 akan menghadiri acara di Komisi III DPR RI pada Senin 13 Juli 2026 pukul 14.00 WIB," bunyi surat tersebut dalam instagram HotmanParisOfficial, Senin (13/7).
Sehingga dengan surat terbuka ini, Tim Hotman Paris diduga mendampingi korban dari kasus dugaan pembakaran santri di Lombok.
Dalam surat itu juga, Hotman mengatakan kalau Timnya akan hadir dalam rapat yang topiknya "Pemanggilan terhadap Kapolres Lombok Tengah, Para Korban dan Keluarga Korban Pembakaran di Ponpes Lombok Tengah".
Sejauh ini kasus dugaan pembakaran santri di Lombok masih menjadi misteri, siapa pelaku dan motifnya. Sebab sudah ada korban yang meninggal dunia dan luka berat bahkan cacat permanen.(klw)
Load more