Minola Sebayang Ungkap Tujuan Beberkan Rekaman CCTV, Jadi Bukti Bantahan Ruben Onsu atas Narasi Sarwendah
- YouTube/CURHAT BANG Denny Sumargo
tvOnenews.com - Kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, menjelaskan alasan di balik dipublikasikannya rekaman CCTV yang belakangan ramai menjadi perbincangan di media sosial.
Video tersebut muncul setelah polemik antara Ruben Onsu dan mantan istrinya, Sarwendah, kembali memanas usai keduanya saling memberikan pernyataan kepada publik.
Sebelumnya, Sarwendah menyampaikan klarifikasinya saat menjadi bintang tamu dalam podcast Denny Sumargo.
Dalam kesempatan itu, ia menjawab berbagai tuduhan yang dialamatkan kepadanya sekaligus menceritakan dinamika rumah tangganya bersama Ruben sebelum bercerai.
Salah satu pernyataan yang menjadi sorotan adalah pengakuan Sarwendah bahwa dirinya tidak ingin pertengkaran antara orang tua terjadi di depan anak-anak.
Ia juga menyebut pernah terjadi sebuah pertengkaran yang membuat suara Ruben Onsu begitu keras hingga membangunkan anak mereka.
- YouTube CURHAT BANG Denny Sumargo
Menanggapi pernyataan tersebut, Minola menegaskan bahwa rekaman CCTV yang diperlihatkan kepada publik bukan dimaksudkan untuk menyerang ataupun mempermalukan Sarwendah.
Menurutnya, video itu hanya digunakan sebagai bentuk klarifikasi atas pernyataan yang dinilai tidak sesuai dengan fakta.
Minola menjelaskan, keputusan memperlihatkan rekaman CCTV diambil setelah Sarwendah menyampaikan pernyataan yang menggambarkan Ruben sebagai sosok yang kerap meluapkan amarah hingga membuat anak-anak ketakutan.
Ia mengungkapkan bahwa Ruben sejak awal tidak ingin pertengkaran rumah tangga terjadi di hadapan ketiga anak mereka.
"Saya nggak mau pertengkaran di depan anak-anak," kata Minola menjelaskan pernyataan kliennya.
Menurut Minola, terdapat satu kejadian ketika justru Sarwendah berteriak dengan suara keras di dalam rumah hingga membangunkan penghuni rumah lainnya.
"Ada satu pertengkaran yang di mana S teriak-teriaknya sedemikian keras di dalam rumah itu yang akhirnya membuat satu rumah terbangun dan keluar," ujarnya.
- YouTube/CURHAT BANG Denny Sumargo
Minola menambahkan, Ruben merasa selama ini muncul anggapan bahwa dirinya selalu menjadi pihak yang gemar memarahi anak-anak, sedangkan Sarwendah digambarkan sebagai sosok yang menenangkan situasi.
Padahal, kata Minola, dalam menjalani rumah tangga, Ruben dan Sarwendah sama-sama mengedepankan pola pendidikan yang melibatkan peran kedua orang tua.
"Kalau menurut Ruben ya begini, jangan bilang saya yang suka marah-marah yang akhirnya membuat anak-anak takut sama saya," ucap Minola menyampaikan penjelasan kliennya.
Karena itu, Minola mengaku meminta bukti kepada Ruben untuk menjawab tudingan tersebut.
Ruben kemudian memberikan rekaman CCTV yang disebut berasal dari saat keduanya masih berstatus suami istri dan tinggal serumah.
Minola menilai video itu menunjukkan fakta yang berbeda dari narasi yang disampaikan Sarwendah.
"S bilang Ruben pernah marah yang sampai membuat anaknya terbangun. Kok justru berbeda dengan fakta yang sebenarnya. Itulah makanya kami menunjukkan video itu," jelasnya.
Meski demikian, Minola menegaskan bahwa pihaknya tidak memiliki niat untuk mempermalukan mantan istri Ruben tersebut.
"Sekali lagi maaf, bukan untuk memojokkan atau mempermalukan siapa pun. Saya tidak punya tujuan apa pun terhadap video tersebut. Hanya ingin membuktikan bahwa apa yang disampaikan Sarwendah yang mengatakan Ruben itu karakternya suka marah-marah sampai anak-anak ketakutan, tidak sesuai dengan faktanya," tuturnya.
Ia juga mempertanyakan mengapa konteks pertengkaran yang terjadi tidak dijelaskan secara utuh kepada publik.
"Kenapa tidak dijelaskan, itu pertengkarannya konteksnya apa. Pertengkaran apa kan itu bukan problem. Karena yang disampaikan S kan setiap ada bertengkar, saya tidak mau di depan anak-anak. Hanya untuk menjawab itu, tidak seperti itu. Kamu juga kadang-kadang marah-marah tidak lihat tempat," katanya.
Di akhir penjelasannya, Minola berharap polemik antara Ruben Onsu dan Sarwendah tidak terus berkembang menjadi upaya saling membangun citra negatif satu sama lain.
"Janganlah selalu memframing kalau dia itu orang baiknya dan Ruben orang jahatnya. Kan kita nggak perlu lagi membuka hal-hal seperti itu. Kalau saling menahan kesalahan dan kekurangan masing-masing pihak, harusnya ini sudah selesai karena ini gugatan perceraian," pungkasnya.
(gwn)
Load more