News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Apa Itu THC Liquid? Kandungan pada Vape Milik Artis Inisial EJR yang Diduga Bikin Korban Hilang Kesadaran hingga Dilecehkan

Apa itu THC liquid yang disebut dalam kasus artis EJR? Kenali efek THC pada tubuh, risiko kesehatan, status hukumnya di Indonesia, dan fakta kasus yang viral.
Kamis, 20 Agustus 2026 - 13:38 WIB
THC Liquid, Kandungan pada Vape Milik Artis Inisial EJR yang Diduga Bikin Korban Hilang Kesadaran hingga Dilecehkan
Sumber :
  • Istimewa - Pixabay/Doodleroy

tvOnenews.com – Nama artis berinisial EJR tengah menjadi sorotan setelah seorang pengguna Threads mengaku menjadi korban dugaan pelecehan seksual.

Dalam unggahannya, pemilik akun @ajsbsbwas menyebut dirinya sempat menghirup asap vape yang menurut pengakuannya mengandung THC (tetrahydrocannabinol).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemilik akun tersebut mengklaim zat dalam vape membuat kondisi tubuhnya berubah drastis hingga kehilangan kendali.

Ia kemudian menuduhkan adanya tindakan seksual yang dilakukan tanpa persetujuannya ketika berada dalam kondisi tersebut.

Viral Artis Inisial EJR dan Penyanyi NB Diduga Lakukan Pelecehan Seksual
Viral Artis Inisial EJR dan Penyanyi NB Diduga Lakukan Pelecehan Seksual
Sumber :
  • Istimewa - Thread @ajsbbwas

Penting ditegaskan, tuduhan tersebut masih merupakan klaim dari pemilik akun Threads dan belum menjadi fakta hukum.

Kandungan vape yang disebut THC juga belum terverifikasi secara independen berdasarkan informasi yang tersedia.

Lantas, apa sebenarnya THC liquid dan bagaimana zat tersebut dapat memengaruhi tubuh?

Apa Itu THC Liquid?

THC merupakan singkatan dari tetrahydrocannabinol, salah satu senyawa utama pada tanaman cannabis atau ganja yang memiliki efek psikoaktif.

Sederhananya, THC adalah senyawa yang dapat memengaruhi fungsi otak dan menghasilkan efek yang sering dikaitkan dengan sensasi "high" atau mabuk.

Sementara itu, THC liquid merupakan bentuk cair yang mengandung THC dan dapat digunakan dalam perangkat vape atau rokok elektrik tertentu.

Berbeda dengan liquid vape nikotin biasa, liquid yang mengandung THC memiliki kandungan psikoaktif. Artinya, zat tersebut dapat memengaruhi persepsi, ingatan, koordinasi, kemampuan mengambil keputusan, hingga waktu reaksi seseorang.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) menyebut penggunaan cannabis yang mengandung THC dapat memengaruhi bagian otak yang berkaitan dengan memori, pembelajaran, perhatian, pengambilan keputusan, koordinasi, emosi, dan waktu reaksi.

Bagaimana THC Memengaruhi Tubuh?

Efek THC tidak selalu sama pada setiap orang. Respons tubuh dapat dipengaruhi berbagai faktor, termasuk kadar THC, jumlah yang masuk ke tubuh, cara penggunaan, pengalaman seseorang menggunakan zat tersebut, serta apakah ada zat lain yang dikonsumsi bersamaan.

Sejumlah efek yang dapat muncul antara lain:

- Mengantuk atau merasa sangat lemas
- Perubahan persepsi
- Gangguan koordinasi dan keseimbangan
- Kesulitan berkonsentrasi
- Gangguan ingatan jangka pendek
- Waktu reaksi menjadi lebih lambat
- Perubahan kemampuan mengambil keputusan
- Peningkatan detak jantung
- Kecemasan atau kepanikan pada sebagian orang
- Kebingungan atau paranoia pada sebagian pengguna

CDC juga menjelaskan bahwa cannabis dapat memperlambat kemampuan bereaksi dan mengambil keputusan, mengganggu koordinasi, serta mengubah persepsi.

Karena efeknya terhadap koordinasi dan kemampuan mengambil keputusan, seseorang yang berada di bawah pengaruh THC dapat mengalami penurunan kemampuan melakukan aktivitas yang membutuhkan konsentrasi dan kontrol tubuh.

Vape tidak selalu berarti mengandung nikotin. Perangkat rokok elektrik dapat digunakan untuk berbagai jenis cairan, termasuk produk yang mengandung senyawa lain.

Perbedaan pentingnya terletak pada kandungan cairan yang diuapkan.

Vape nikotin terutama mengantarkan nikotin ke tubuh, sedangkan produk vape berbasis THC mengandung senyawa psikoaktif dari cannabis.

Karena itu, istilah "vape" saja tidak cukup untuk mengetahui efek yang akan ditimbulkan. Kandungan di dalam liquid menjadi faktor penting.

Dalam kasus yang tengah viral, pemilik akun @ajsbsbwas mengklaim dirinya tidak mengetahui bahwa vape yang digunakan disebut mengandung THC.

Dalam utasnya, pemilik akun mengungkapkan bahwa peristiwa tersebut bermula ketika dirinya pergi bersama EJR dan seorang teman berinisial NB ke kawasan Senayan sekitar pukul 20.00 WIB.

Setelah itu, mereka disebut menuju kediaman EJR di kawasan Pondok Indah.

Menurut pengakuannya, EJR sempat mengatakan akan mengantarkannya pulang. Namun, ia kemudian mengklaim diarahkan untuk menghirup asap vape beberapa kali.

"Pelaku meniupkan asap vape berulang kali ke arah mulut saya dan menyuruh saya untuk menghirupnya sampai saya batuk-batuk yang pada saat itu saya tidak tau bahwa vape tersebut mengandung THC," tulisnya.

Pemilik akun kemudian mengaku mengalami perubahan kondisi tubuh yang cukup drastis.

Ia menggambarkan tubuhnya terasa sangat lemas, sulit digerakkan, mata sulit dibuka, hingga kesulitan berjalan.

"Saya kehilangan kendali atas diri saya sendiri. Saya tidak bisa merasakan badan saya. Mata saya sangat sulit dibuka," tulisnya dalam utas tersebut.

Klaim tersebut menjadi bagian penting dari cerita yang kemudian dikaitkan pemilik akun dengan dugaan pelecehan seksual.

Namun, perlu dibedakan antara efek THC secara medis secara umum dan klaim bahwa kondisi yang dialami seseorang dalam kasus tertentu pasti disebabkan oleh THC. Hal tersebut membutuhkan pemeriksaan dan bukti medis maupun toksikologi.

Mengapa Seseorang Bisa Mengalami Gangguan Koordinasi?

THC bekerja pada sistem endocannabinoid tubuh dan dapat memengaruhi berbagai fungsi otak.

Ketika seseorang berada di bawah pengaruh cannabis, kemampuan motorik, persepsi, perhatian, memori, dan pengambilan keputusan dapat terganggu.

CDC menyebut efek tersebut dapat membuat seseorang memiliki waktu reaksi lebih lambat serta mengalami gangguan koordinasi dan persepsi.

Namun, efek THC tidak otomatis berarti seseorang akan kehilangan kesadaran sepenuhnya.

Respons setiap orang dapat berbeda, dan kondisi seperti "tidak sadar", sangat mengantuk, kebingungan, atau tidak mampu mengendalikan tubuh perlu dibedakan secara medis.

Karena itu, jika seseorang diduga terpapar zat tanpa mengetahui kandungannya dan kemudian mengalami perubahan kesadaran atau kondisi fisik yang tidak biasa, pemeriksaan medis dan toksikologi menjadi penting untuk mengetahui penyebab sebenarnya.

Efek yang dialami seseorang juga dapat menjadi lebih sulit diprediksi apabila THC digunakan bersamaan dengan alkohol atau zat psikoaktif lainnya.

CDC mencatat bahwa penggunaan marijuana bersama zat lain, termasuk alkohol, dapat meningkatkan gangguan yang dialami seseorang.

Karena itu, tidak tepat menyimpulkan penyebab hilangnya kesadaran hanya berdasarkan satu jenis zat tanpa pemeriksaan.

Dalam kasus yang sedang viral, pemilik akun juga menyebut dirinya sempat mengonsumsi minuman sebelum mengaku menghirup asap vape. Karena itu, klaim mengenai penyebab kondisi tubuhnya tetap perlu diverifikasi melalui pemeriksaan yang sesuai.

Apa Bahaya THC Liquid?

Selain efek psikoaktif, produk vape THC ilegal juga memiliki risiko lain.

Produk yang beredar tanpa pengawasan tidak selalu memiliki informasi kandungan yang akurat. Konsumen bisa tidak mengetahui secara pasti jenis zat, kadar bahan aktif, maupun bahan tambahan yang terdapat di dalam cairan tersebut.

CDC juga pernah mengaitkan penggunaan produk vaping yang mengandung THC dengan kasus cedera paru-paru berat dalam wabah EVALI.

Penggunaan cannabis juga dapat menimbulkan gangguan perhatian dan memori dalam jangka pendek. Penggunaan jangka panjang atau berat dikaitkan dengan sejumlah risiko kesehatan lainnya, termasuk gangguan penggunaan zat pada sebagian orang.

Selain persoalan kesehatan, THC juga memiliki konsekuensi hukum di Indonesia.

Dalam Lampiran I UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, tetrahydrocannabinol (THC), termasuk isomer dan bentuk stereokimianya, tercantum dalam daftar Narkotika Golongan I. Tanaman cannabis dan hasil olahannya juga tercantum dalam daftar tersebut.

UU Nomor 35 Tahun 2009 mengatur berbagai aspek terkait narkotika, mulai dari pengadaan, peredaran, penggunaan, hingga ketentuan pidana. Status peraturan tersebut masih berlaku dengan sejumlah perubahan berdasarkan peraturan perundang-undangan berikutnya.

Dengan demikian, penggunaan atau peredaran produk yang mengandung THC tidak dapat disamakan dengan liquid vape nikotin biasa dalam konteks hukum Indonesia.

Dalam kasus yang menyeret nama EJR, pemilik akun @ajsbsbwas mengaku bahwa dirinya mengalami tindakan seksual ketika berada dalam kondisi yang menurutnya sudah tidak mampu mengendalikan tubuh.

"Dalam kondisi saya yang sudah tidak mampu mengendalikan diri seperti itu, pelaku melakukan tindakan seksual terhadap saya tanpa persetujuan saya," tulis @ajsbsbwas.

"Saya ingin menegaskan satu hal:
saya tidak memberikan persetujuan," ujarnya.

Tuduhan tersebut merupakan bagian dari kesaksian yang disampaikan melalui media sosial dan belum menjadi kesimpulan hukum.

Demikian pula dengan klaim mengenai kandungan THC dalam vape. Untuk memastikan apakah suatu cairan benar mengandung THC dan apakah zat tersebut berperan terhadap kondisi seseorang, diperlukan pemeriksaan yang dapat dipertanggungjawabkan, termasuk bila relevan melalui pemeriksaan toksikologi.

Sementara dugaan pelecehan seksual merupakan perkara terpisah yang juga harus ditangani melalui proses hukum dan pembuktian yang tepat.

(tsy)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polisi Umumkan Tiga Tersangka Baru Kecelakaan KM Virgo Transport 8 yang Tewaskan Ratusan Penumpang

Polisi Umumkan Tiga Tersangka Baru Kecelakaan KM Virgo Transport 8 yang Tewaskan Ratusan Penumpang

Polri kembali menetapkan tersangka dalam kasus kasus kecelakaan kapal KM Virgo Transport 8, yang menewaskan ratusan orang di Laut Jawa, pada Rabu (13/9/2026) ..
Gelar Liga Voli Korea Hanya Batu Loncatan? Megawati Hangestri Ternyata Masih Punya Mimpi yang Lebih Besar di Kariernya

Gelar Liga Voli Korea Hanya Batu Loncatan? Megawati Hangestri Ternyata Masih Punya Mimpi yang Lebih Besar di Kariernya

Megawati Hangestri dipastikan kembali ke Liga Voli Korea setelah Hyundai Hillstate resmi merekrutnya sebagai pemain kuota Asia.
Lapor Polisi, Korban Dugaan Pengeroyokan Acara Maulid Nabi: Saya Diludahi, Muka Disembur, hingga Didorong ke Got

Lapor Polisi, Korban Dugaan Pengeroyokan Acara Maulid Nabi: Saya Diludahi, Muka Disembur, hingga Didorong ke Got

Seorang warga Jakarta Selatan Amanda Andono mengalami dugaan pengeroyokan terkait acara Maulid Nabi yang berujung ricuh di wilayah Pondok Pinang, Jakarta Sel...
4 Shio yang Bakal Ketiban Rezeki Besok 9 Oktober 2026, Keuangan dan Karier Cemerlang

4 Shio yang Bakal Ketiban Rezeki Besok 9 Oktober 2026, Keuangan dan Karier Cemerlang

Empat shio diprediksi bakal ketiban rezeki besok, 9 Oktober 2026. Keuangan semakin lancar dan karier cemerlang dengan peluang baru yang menjanjikan.
Ditjenpas Pindahkan 115 Napi termasuk Pihak yang Viral Diduga Pesta Sabu di Rutan Depok ke Nusakambangan

Ditjenpas Pindahkan 115 Napi termasuk Pihak yang Viral Diduga Pesta Sabu di Rutan Depok ke Nusakambangan

Viral sejumlah orang berada dalam sebuah ruangan dengan musik cukup keras. Beberapa orang terlihat berjoget diduga pesta sabundi Rutan Depok
Janji Megawati Hangestri kepada Penggemar Hillstate saat Media Day

Janji Megawati Hangestri kepada Penggemar Hillstate saat Media Day

Megawati Hangestri mengungkapkan target besarnya bersama Hyundai Hillstate di Media Day, Rabu (7/10) kemarin jelang dimulainya musim baru V-League 2026/2027.

Trending

Layanan Kesehatan Kini Tak Cuma Soal Berobat, Ada Tren Baru dari MCU hingga Mental Wellness dalam Satu Ekosistem

Layanan Kesehatan Kini Tak Cuma Soal Berobat, Ada Tren Baru dari MCU hingga Mental Wellness dalam Satu Ekosistem

Model layanan kesehatan terintegrasi semakin berkembang. Dari medical check up, diagnosis, rehabilitasi hingga kesehatan mental, layanan disatukan untuk
Pernah Jadi Lawan, Megawati Hangestri Beri Pujian Setinggi Langit untuk Kim Da-in: Setter Terbaik di Korea

Pernah Jadi Lawan, Megawati Hangestri Beri Pujian Setinggi Langit untuk Kim Da-in: Setter Terbaik di Korea

Megawati Hangestri menyambut antusias duet barunya bersama Kim Da-in di Hyundai Hillstate. Tak tanggung-tanggung, Megawati menyebut setter timnas Korea Selatan.
Kim Da-in dan Megawati Hangestri Saling Lempar Pujian saat Media Day V-League

Kim Da-in dan Megawati Hangestri Saling Lempar Pujian saat Media Day V-League

Dalam agenda Media Day V-League, Rabu (7/10) kemarin, pemain Hillstate Kim Da-in dan Megawati Hangestri saling melontarkan pujian satu sama lain di depan forum.
Sejajar Jude Bellingham, Ole Romeny Dapat Penghargaan dari Game Sepak Bola Ternama usai Antar Timnas Indonesia Juara

Sejajar Jude Bellingham, Ole Romeny Dapat Penghargaan dari Game Sepak Bola Ternama usai Antar Timnas Indonesia Juara

Ole Romeny mendapatkan penghargaan dari game sepak bola ternama seiring dengan keberhasilan Timnas Indonesia menjadi juara. Dalam daftar tersebut, ada pula bintang sepak bola Inggris, Jude Bellingham.
Targetkan 2 Pemain Keturunan, John Herdman Ungkap Kriteria Calon Naturalisasi Baru untuk Timnas Indonesia: Minimal Lari 36 Km/jam

Targetkan 2 Pemain Keturunan, John Herdman Ungkap Kriteria Calon Naturalisasi Baru untuk Timnas Indonesia: Minimal Lari 36 Km/jam

John Herdman memastikan telah menargetkan dua pemain keturunan untuk bergabung dengan Timnas Indonesia jelang Piala Asia 2026. 
Kantor Travel di Tebet Ditutup Sekelompok Orang Diduga Punya Utang Puluhan Miliar, Ternyata Masalahnya dengan Sepupu

Kantor Travel di Tebet Ditutup Sekelompok Orang Diduga Punya Utang Puluhan Miliar, Ternyata Masalahnya dengan Sepupu

Kantor travel di wilayah Tebet, Jakarta Selatan, ditutup oleh sekelompok orang akibat diduga memiliki utang puluhan miliar. Kuasa hukum mengungkapkan kantor tersebut ditutup sejak Sabtu (3/10/2026) akibat permasalahan utang-piutang antara kliennya dengan sepupunya.
Di Hadapan Media Belanda, Ole Romeny Tegaskan Target Ambisius Timnas Indonesia usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Di Hadapan Media Belanda, Ole Romeny Tegaskan Target Ambisius Timnas Indonesia usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Ole Romeny menjelaskan target ambisius Timnas Indonesia kepada media Belanda. Hal ini disampaikan setelah menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT