GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Cara Merawat Kucing Berdasarkan Ras & Panjang Pendek Bulunya

Indonesia adalah rumah bagi peningkatan jumlah kucing – saat ini, 72 persen rumah tangga di Indonesia memiliki hewan peliharaan, dengan mayoritas memiliki kucing sebesar 47 persen.
Jumat, 10 Juni 2022 - 14:22 WIB
Panitia mengukur ekor kucing pada kontes kucing Rencong Animal Festival di Banda Aceh, Aceh, Sabtu (26/2/2022).
Sumber :
  • ANTARA FOTO / Irwansyah Putra/tom.

Jakarta - Indonesia adalah rumah bagi peningkatan jumlah kucing – saat ini, 72 persen rumah tangga di Indonesia memiliki hewan peliharaan, dengan mayoritas memiliki kucing sebesar 47 persen.

Jumlah itu terus meningkat selama pandemi Covid-19 karena orang-orang terdorong untuk memelihara kucing untuk menemani mereka di rumah. Kini, semakin banyak pemilik kucing menyadari bahwa berinteraksi dengan kucing mereka di masa-masa yang tidak menentu ini memberikan kenyamanan dan efek psikologis positif lainnya, dan lebih banyak keluarga di Indonesia melihat kepemilikan kucing sebagai bagian integral dari kehidupan sehari-hari mereka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berikut beberapa ras kucing terpopuler di Indonesia beserta karakteristik, kebutuhan, dan tips merawatnya, seperti dijelaskan drh. Tito Suprayoga, M.Sc dalam keterangan resmi, Jumat.

Jenis kucing berbulu panjang

Persia: Kucing yang identik dengan hidung pesek, pipi tembem dan berbulu panjang ini telah dikaitkan dengan kemewahan sepanjang sejarah. Kucing persia merupakan jenis kucing yang paling populer dipelihara oleh manusia terutama di Amerika, Eropa dan Asia.

Maine Coon: Dijuluki "raksasa berhati lembut", Maine Coon termasuk salah satu ras kucing terbesar dengan berat dewasa hingga 8 kilogram. Maine coon banyak diminati sebagai binatang peliharaan karena memiliki kepribadian yang tenang dan mudah disatukan dengan kucing lain.

Ragdoll: Kucing Ragdoll terbilang unik karena mereka mengendurkan otot-otot mereka saat diangkat sehingga terlihat seperti boneka kain floppy meskipun tubuhnya kuat. Mereka memiliki bulu yang tebal dan halus, dan bulu mereka akan semakin tebal seiring dengan bertambahnya usia.

Beberapa ras kucing yang disebutkan di atas memiliki bulu yang tebal. Oleh karena itu, mereka biasanya membutuhkan asupan nutrisi yang berfokus untuk kesehatan kulit dan bulu lebih banyak dibandingkan dengan ras kucing lainnya. Selain diberikan nutrisi untuk kulit dan bulu, mereka juga membutuhkan perawatan yang tepat. Salah satu perawatan yang harus dilakukan oleh pet owner apabila memelihara ras kucing dengan bulu lebat adalah harus rajin menyisir bulu mereka.

Aktivitas menyisir memiliki beberapa kegunaan diantaranya adalah untuk mengangkat bulu-bulu mati agar tidak terbentuk gimbal. Setiap bulu yang tumbuh pada seekor kucing akan selalu mengalami pergantian. aktivitas self-grooming yang dilakukan kucing tidak cukup untuk membersihkan bulu-bulu yang mati, akibatnya biasanya sering terbentuk bulu gimbal. Menyisir juga memungkinkan pemilik untuk mengidentifikasi ada atau tidaknya cedera kulit, dan keberadaan kutu yang hidup di kulit dan bulu.

Kucing berbulu panjang lebih rentan terhadap hairball karena mereka memiliki lebih banyak bulu daripada kucing lain, dan cuaca yang lebih hangat juga menyebabkan kerontokan yang lebih banyak pada kucing.

Meskipun bulu yang tertelan biasanya dapat melewati usus dan dikeluarkan melalui kotorannya, kucing berbulu panjang cenderung membentuk hairball di perutnya. Biasanya kucing memiliki kebiasaan yaitu memakan rumput.

Hal ini bertujuan untuk menstimulasi muntah, sehingga apabila ada hairball di saluran cerna mereka akan keluar bersama muntahan tersebut. Namun hairball yang tersangkut di pencernaan dapat menimbulkan permasalahan yang serius seperti obstruksi atau sumbatan saluran cerna dan penanganannya dengan tindakan operatif.

Jenis kucing berbulu pendek

Siamese: Kucing Siam dikenal karena penampilannya yang ramping dan merupakan salah satu ras kucing peliharaan tertua di dunia. Semua kucing umumnya dikenal untuk kebersihannya: mereka menghabiskan setidaknya lima jam sehari untuk merawat diri (self-grooming).

Meskipun perawatan ini umum dilakukan pada semua kucing, kucing siam cenderung lebih sering menjilati dirinya sendiri dan kadang berlebihan. Aktivitas self-grooming yang berlebihan tersebut dapat menyebabkan terbentuknya hairball dikarenakan kucing akhirnya menelan lebih banyak bulu dan tidak dapat tercerna atau dikeluarkan melalui kotoran.

Terdapat banyak faktor yang dapat menyebabkan kucing memiliki kebiasaan self-grooming yang berlebihan. Mikrobioma di usus kucing memainkan peran penting dalam sistem kekebalan, dengan 70% sel kekebalan terletak di usus. Ketika mikrobioma kucing tidak seimbang, sensitivitasnya yang berlebihan terhadap lingkungan dapat menimbulkan rasa gatal pada kulit kucing. Hal tersebut menyebabkan kucing akan menjilati kulitnya secara berlebihan dan dapat menghasilkan masalah hairball.

Kucing rumahan

Bengal: Kucing Bengal adalah ras yang sangat aktif dan atletis dengan kecantikan kucing macan tutul Asia. Banyak orang memelihara kucing Bengal sebagai kucing rumahan karena mereka adalah jenis yang langka.

Bengal adalah kucing berenergi tinggi, sehingga mereka membutuhkan banyak aktivitas agar tetap bahagia dan sehat. Jika pemeliharaan kucing Bengal dilakukan dengan cara dikurung di dalam ruangan, diberikan makan berlebihan, dan kemudian jarang diajak bergerak, maka hal tersebut akan berdampak pada peningkatan berat badan mereka, tidak jarang hingga obesitas atau gemuk.

Tentu saja hal ini tidak baik karena dapat menyebabkan permasalahan kesehatan lainnya. Kurangnya bergerak juga dapat menurunkan kinerja dari sistem pencernaan sehingga menyebabkan kotoran kucing menjadi lunak dan berbau lebih menyengat, tentu saja hal ini sering membuat pemilik kucing menjadi tidak nyaman.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Agar kucing rumahan seperti Bengal tetap sehat, mereka membutuhkan latihan yang ditingkatkan secara bertahap serta modifikasi cara mereka makan untuk mencegah pemberian makan yang berlebihan.

Beberapa tips untuk melakukannya adalah dengan memberi makan dengan porsi yang ditentukan dalam mangkuk dan mengatur asupan kalori dengan formula bergizi untuk meningkatkan metabolisme dan menyehatkan pencernaan.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tidak Takut Diteror Usai Bersurat ke UNICEF, Ketua BEM UGM: Hadapi secara Ksatria, Apa pun Risikonya Sudah Dihitung

Tidak Takut Diteror Usai Bersurat ke UNICEF, Ketua BEM UGM: Hadapi secara Ksatria, Apa pun Risikonya Sudah Dihitung

Tidak takut diteror usai bersurat ke UNICEF, Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto mengatakan akan menghadapinya secara ksatria. 
Badai Cedera hingga Sanksi FIFA Hantam Timnas Indonesia, John Herdman Kehilangan 6 Pilar Utama Skuad Garuda Jelang FIFA Series

Badai Cedera hingga Sanksi FIFA Hantam Timnas Indonesia, John Herdman Kehilangan 6 Pilar Utama Skuad Garuda Jelang FIFA Series

Agenda internasional yang seharusnya menjadi ajang pematangan kekuatan justru diwarnai kabar kurang menggembirakan bagi Timnas Indonesia.
44 Awardee LPDP Disanksi, 8 Wajib Kembalikan Dana: LPDP Tegaskan Dana Publik Tak Bisa Disalahgunakan

44 Awardee LPDP Disanksi, 8 Wajib Kembalikan Dana: LPDP Tegaskan Dana Publik Tak Bisa Disalahgunakan

44 awardee LPDP disanksi, 8 wajib kembalikan dana beserta bunga. LPDP tegaskan dana publik harus dipertanggungjawabkan.
Polisi Bongkar Alasan Pegawai SPBU di Jaktim Dianiaya Pria yang Ngaku 'Mobil Jenderal dan 'Kapolda'

Polisi Bongkar Alasan Pegawai SPBU di Jaktim Dianiaya Pria yang Ngaku 'Mobil Jenderal dan 'Kapolda'

Polisi mengungkap kronologi awal insiden penganiayaan tiga pegawai SPBU di kawasan Cipinang, Pulogadung, Jakarta Timur, oleh pria yang mengaku aparat.
KPK Terus Dalami Kasus Suap di Bea Cukai, Berpeluang Tetapkan Tersangka Korporasi Terhadap PT Blueray

KPK Terus Dalami Kasus Suap di Bea Cukai, Berpeluang Tetapkan Tersangka Korporasi Terhadap PT Blueray

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih melakukan pendalaman untuk menetapkan PT Blueray sebagai tersangka korporasi di kasus importasi barang di Ditjen Bea Cukai.
2 Bus Transjakarta Tabrakan di Jalur Langit, Pramono Minta Operator Diberi Sanksi: Jangan Hanya Sopirnya

2 Bus Transjakarta Tabrakan di Jalur Langit, Pramono Minta Operator Diberi Sanksi: Jangan Hanya Sopirnya

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) memberikan sanksi kepada operator imbas tabrakan dua bus di jalur ‘langit’.

Trending

BGN Patahkan Pernyataan Ketua BEM UGM Terkait Mitra MBG Untung Besar: Asumsi Fiktif!

BGN Patahkan Pernyataan Ketua BEM UGM Terkait Mitra MBG Untung Besar: Asumsi Fiktif!

BGN patahkan pernyataan Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto, yang mengklaim mitra program Makan Bergizi Gratis (MBG) memperoleh keuntungan bersih hingga Rp1,8 miliar
Jadwal Proliga 2026 Seri Sentul: Penentuan Nasib Megawati Hangestri Cs Diperebutan Juara Putaran Kedua Babak Reguler

Jadwal Proliga 2026 Seri Sentul: Penentuan Nasib Megawati Hangestri Cs Diperebutan Juara Putaran Kedua Babak Reguler

Jadwal Proliga 2026 seri Sentul, yang akan diramaikan dengan penentuan nasib Megawati Hangestri dan Jakarta Pertamina Enduro dalam perebutan juara putaran kedua babak reguler.
Latar Belakang Pendidikan Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Dibahas, Lulusan Paket C Jadi Sorotan

Latar Belakang Pendidikan Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Dibahas, Lulusan Paket C Jadi Sorotan

Sosok Tiyo Ardianto, Ketua BEM UGM menjadi perbincangan ramai setelah dengan lantang mengkritik program Prabowo-Gibran, Makan Bergizi Gratis (MBG).
BEM UGM Enggan Lapor Polisi Terkait Teror Tiyo Ardianto, Singgung Kasus Brimob Aniaya Siswa di Tual: Satu Keraguan Bagi Kami

BEM UGM Enggan Lapor Polisi Terkait Teror Tiyo Ardianto, Singgung Kasus Brimob Aniaya Siswa di Tual: Satu Keraguan Bagi Kami

Soal kasus teror ke ibu Tiyo dan Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto hingga 40 pengurus BEM UGM, masih menjadi sorotan publik dan elite politik. Bahkan, mengejutkan
Ketua BEM UGM Ceritakan Awal Mula Pihaknya "Terpancing" Kirim Surat ke UNICEF, Ternyata Bermula dari Bencana di Sumatera

Ketua BEM UGM Ceritakan Awal Mula Pihaknya "Terpancing" Kirim Surat ke UNICEF, Ternyata Bermula dari Bencana di Sumatera

Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto menceritakan awal mula pihaknya “terpancing” untuk mengirimkan surat ke UNICEF. 
Fakta Soal Ketua BEM UGM yang Gabung Komunitas LGBT Disebar Usai Kritik MBG, Tiyo Ardianto: Saya Tidak Punya Pasangan

Fakta Soal Ketua BEM UGM yang Gabung Komunitas LGBT Disebar Usai Kritik MBG, Tiyo Ardianto: Saya Tidak Punya Pasangan

Sosok Ketua BEM Universitas Gadjah Mada (UGM), Tiyo Ardianto dikabarkan mendapatkan teror setelah mengkritisi soal program Prabowo-Gibran, Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kesaksian Mencengangkan Kakak Kadung Korban Penganiayaan Brimob di Tual

Kesaksian Mencengangkan Kakak Kadung Korban Penganiayaan Brimob di Tual

Kesaksian mencengangkan kakak kandung korban penganiayaan anggota brimob yang tewas, Arianto Tawakal (14), NK (15) menjadi sorotan publik. Kesaksian itu diberi
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT