GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sambut Hari Pramuka 14 Agustus, Simak Sejarah Gerakan Pramuka

Agustus adalah bulan spesial bagi bangsa Indonesia, tak hanya Hari Kemerdekaan RI, tetapi juga memperingati hari organisasi kepanduan Indonesia yaitu Pramuka
Kamis, 11 Agustus 2022 - 17:07 WIB
anggota Pramuka yang sedang mengikuti upacara
Sumber :
  • instagram @pramuka.jakarta

Jakarta - Agustus adalah bulan spesial bagi bangsa Indonesia, tak hanya merayakan Hari Kemerdekaan RI saja, tetapi juga memperingati hari organisasi kepanduan Indonesia yaitu Pramuka

Sejak 1961, Hari Pramuka diperingati setiap 14 Agustus yang pada tahun ini seluruh anggota Pramuka akan memperingati HUT Pramuka ke-61.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pramuka sendiri merupakan bagian dari sejarah perjuangan bangsa Indonesia. Sejarah Hari Pramuka di Indonesia tidak terlepas dari perjalanan kemerdekaan bangsa ini. Sejarah terbentuknya Pramuka di Indonesia ada kaitannya dari sejarah Internasional terbentuknya organisasi. 

Gerakan pendidikan kepanduan pertama kali dikembangkan oleh Robert Stephenson Smyth Baden Powell of Gilwell atau akrab disebut Baden Powell. Baden Powell terkenal juga sebagai Bapak Pandu Dunia.

Gerakan ini awalnya ditujukan untuk membina kaum muda di Inggris yang terlibat dalam tindak kriminal dan kekerasan pada tahun 1907. Pembinaan inilah yang kemudian berkembang menjadi gerakan kepanduan.

Organisasi Pramuka di Indonesia dimulai pada 1912 dengan dibentuknya cabang Nederlandsche Padvinders Organisatie (NPO). Namun, setelah Perang Dunia I organisasi ini kemudian berganti nama menjadi Nederlands-Indische Padvinders Vereeniging (NIPV). 

Setelah itu, muncul organisasi kepanduan yang diprakarsai S.P.Mangkunegara VII dengan nama Javaansche Padvinders Organisatie. Ada pula organisasi kepanduan yang didirikan oleh Budi Utomo yang bernama Nationale Padvinderij. 

Kehadiran dua organisasi ini kemudian diikuti dengan pembentukan organisasi-organisasi sejenis lainnya. Bersatunya organisasi kepanduan di Indonesia muncul dengan terbentuknya Persaudaraan Antara Pandu Indonesia pada 1928. 

Upaya untuk menyatukan kegiatan keseluruhan organisasi kepanduan Indonesia baru membuahkan hasil ketika Badan Pusat Persaudaraan Kepanduan Indonesia (BPPKI) menggelar Perkemahan Kepanduan Indonesia Oemoem pada tahun 1941. 

Setelah tahun 1941, perjalanan eksistensi organisasi kepanduan di Indonesia pun mengalami masa-masa sulit. Hingga pada 1661, Gerakan Pramuka resmi ditetapkan melalui keputusan Presiden Republik Indonesia nomor 238 tahun 1961. 

Dalam keputusan ini, dijelaskan bahwa Gerakan Pramuka merupakan satu-satunya organisasi kepanduan yang bertugas menyelenggarakan pendidikan kepanduan bagi pemuda Indonesia. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada 14 Agustus 1961, dilakukan pelantikan pengurus Gerakan Pramuka di Indonesia dan penganugerahan Panji-panji Gerakan Pramuka kepada ketua Kwartir Nasional, Sri Sultan Hamengkubuwono IX. 

Pramuka sendiri adalah sebutan bagi anggota Gerakan Pramuka. Kata Pramuka merupakan singkatan dari Praja Muda Karana yang berarti rakyat muda yang suka berkarya. Istilah ini dibuat oleh Sri Sultan Hamengkubuwono IX sebagai Bapak Pramuka Indonesia.  (mg2/ree)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PDIP Sarankan Wapres Gibran Berkantor di IKN, Watubun: Supaya Ada Manfaatnya

PDIP Sarankan Wapres Gibran Berkantor di IKN, Watubun: Supaya Ada Manfaatnya

PDIP melalui Ketua Dewan Kehormatan PDIP Komarudin Watubun menyarankan Wapres Gibran berkantor di IKN. Hal ini dikatan Watubun saat berkomentar terkait putusan
IHSG Dibuka Melemah di Tengah Penantian Suku Bunga BI, Rupiah dan Gejolak Global Jadi Sorotan

IHSG Dibuka Melemah di Tengah Penantian Suku Bunga BI, Rupiah dan Gejolak Global Jadi Sorotan

IHSG dibuka melemah di tengah sikap wait and see pelaku pasar terhadap keputusan suku bunga BI dan tekanan global dari konflik Iran-AS.
Diabaikan John Herdman, 4 Pemain Senior Ini Justru Bisa Jadi Senjata Baru Timnas Indonesia

Diabaikan John Herdman, 4 Pemain Senior Ini Justru Bisa Jadi Senjata Baru Timnas Indonesia

John Herdman fokus pada pemain muda, tetapi Teja Paku Alam, Adam Alis, Ezra Walian, dan Irfan Jaya masih punya kualitas besar untuk Timnas Indonesia.
BMKG Catat 208 Gempa Guncang Bengkulu hingga Mei 2026, Warga Diminta Waspada

BMKG Catat 208 Gempa Guncang Bengkulu hingga Mei 2026, Warga Diminta Waspada

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Kepahiang mencatat aktivitas gempa bumi di Provinsi Bengkulu mencapai 208 kejadian sejak Januari hingga Selasa (19/5/2026).
Di Atas Kertas Persib Bisa Juara, tapi Bung Ropan Ingatkan Borneo FC Siap Manfaatkan Blunder Maung Bandung

Di Atas Kertas Persib Bisa Juara, tapi Bung Ropan Ingatkan Borneo FC Siap Manfaatkan Blunder Maung Bandung

Berpotensi disalip Borneo, Bung Ropan ingatkan Persib Bandung agar tidak kehilangan fokus meski peluang juara Super League musim ini sudah terbuka sangat lebar.
Purbaya sebut Tekanan Rupiah Belum Parah, Menkeu: Kita Memastikan Harga Bond Tetap Terkendali

Purbaya sebut Tekanan Rupiah Belum Parah, Menkeu: Kita Memastikan Harga Bond Tetap Terkendali

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memastikan, tekanan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) belum terlalu parah, sehingga ia hanya

Trending

Trend Terpopuler: Jawaban Tegas Sherly Tjoanda Tak Bisa Bantu Warga, hingga Dedi Mulyadi Terkejut Didatangi Warga Papua

Trend Terpopuler: Jawaban Tegas Sherly Tjoanda Tak Bisa Bantu Warga, hingga Dedi Mulyadi Terkejut Didatangi Warga Papua

jawaban tegas Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda yang tidak bisa membantu warga. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi terkejut saat didatangi oleh warga Papua
News Terpopuler: FSGI Sebut Juri LCC Kalbar Tak Belajar dari Pengalaman, hingga Gebrakan Dedi Mulyadi Menata Tambang di Jabar

News Terpopuler: FSGI Sebut Juri LCC Kalbar Tak Belajar dari Pengalaman, hingga Gebrakan Dedi Mulyadi Menata Tambang di Jabar

FSGI sebut juri Lomba Cerdas Cermat di Kalimantan Barat tidak belajar dari pengalaman. Gebrakan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi serius menata pertambangan 
Mahkota Binokasih Kembali ke Sumedang, Dedi Mulyadi Beri Instruksi Keras ke Kepala Daerah: Tata Kota dan Jaga Estetika

Mahkota Binokasih Kembali ke Sumedang, Dedi Mulyadi Beri Instruksi Keras ke Kepala Daerah: Tata Kota dan Jaga Estetika

Puncak rangkaian Kirab Mahkota Binokasih Tatar Sunda resmi berakhir dengan prosesi penyerahan kembali mahkota legendaris ke Keraton Sumedang Larang, Senin (18/5). 
Dedi Mulyadi Semprot Kadis Kehutanan, Pekerja yang Harus Merawat Bibit Pohon Malah Dialihkan

Dedi Mulyadi Semprot Kadis Kehutanan, Pekerja yang Harus Merawat Bibit Pohon Malah Dialihkan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, meninjau langsung penataan kawasan eks Hibisc Fantasy dan meminta penambahan personel guna mempercepat proses reboisasi.
Terpopuler Kemarin: KDM Tiba-Tiba Minta Maaf, Sikap Resmi SMAN 1 Sambas, Sherly Tjoanda Tegas soal Pinjol 

Terpopuler Kemarin: KDM Tiba-Tiba Minta Maaf, Sikap Resmi SMAN 1 Sambas, Sherly Tjoanda Tegas soal Pinjol 

Terpopuler kemarin, 18 Mei 2026: KDM tiba-tiba minta maaf, sikap resmi SMAN 1 Sambas, hingga Sherly Tjoanda sampaikan keputusan tegas soal pinjol.
Nasib Josepha Setelah Viral 'Dicurangi' Juri: Akan Dapat Jabatan Mentereng dan Tak Ada Lomba Cerdas Cermat Ulang

Nasib Josepha Setelah Viral 'Dicurangi' Juri: Akan Dapat Jabatan Mentereng dan Tak Ada Lomba Cerdas Cermat Ulang

Rencana Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI untuk menggelar kembali babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 Tingkat Provinsi Kalimantan Barat dipastikan batal. 
KH Anwar Zahid Viral usai Sentil Polemik LCC MPR RI, Candaan soal ‘Artikulasi’ Bikin Ribuan Jemaah Pecah

KH Anwar Zahid Viral usai Sentil Polemik LCC MPR RI, Candaan soal ‘Artikulasi’ Bikin Ribuan Jemaah Pecah

Pendakwah KH Anwar Zahid viral usai sentil polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI, candaan soal 'artikulasi' bikin ribuan jemaah tertawa pecah.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT