GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kontes Mahakarya Bonsai, Tampilkan Ratusan Bonsai Hasil Karya Seni Bernilai Tinggi

Penggemar bonsai di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah menggelar Pameran dan Kontes Mahakarya Bonsai Nasional 2022 di di Alun-Alun Bung Karno, Kabupaten Semarang.
Kamis, 13 Oktober 2022 - 16:57 WIB
Pengunjung melihat tanaman bonsai dalam Pameran dan Kontes Mahakarya Bonsai Nasional 2022.
Sumber :
  • Tim tvOne - Aditya Bayu

Semarang, Jawa Tengah - Penggemar tanaman bonsai di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah menggelar Pameran dan Kontes Mahakarya Bonsai Nasional 2022.

Dalam pameran dan kontes yang diselenggarakan sejak Minggu (9/10/2022) hingga Kamis(13/10/2022) di Alun-Alun Bung Karno Kalirejo, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, menampilkan 444 tanaman bonsai yang berasal dari 5 provinsi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ada 4 kelas yang dibuka dalam Pameran dan Kontes Mahakarya Bonsai Nasional 2022, yaitu kelas Prospek, pratama,madya dan utama. Dimana pada tiap kelas pengunjung bisa melihat hasil karya seni tanaman yang indah dan memiliki nilai atau harga yang sangat tinggi.

Jenis tanaman bonsai yang diikutsertakan dalam Mahakarya Pameran dan Kontes Bonsai Nasional 2022 juga cukup bervariatif beberapa di antara yakni Cemara Udang, Anting Putri, Asam, Kimeng, Santigi, Sancang, Waru dan Serut.

Ketua Cabang Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) Kabupaten Semarang, Widodo Nur Jatikusuma, mengatakan setidaknya terdapat sekitar 444 tanaman bonsai yang dihadirkan di area pameran.

“Pesertanya dari lima provinsi, mulai dari Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Daerah Istimewa Yogyakarta, bahkan yang terjauh dari Jambi. Umur bonsainya sendiri variatif, ada yang 100 tahun, 50 tahun karena pembuatannya sendiri paling tidak memerlukan waktu 10 tahun," jelas Widodo Nur Jatikusuma.

Tanaman bonsai memang memiliki keindahan tersendiri karena merupakan hasil karya seni yang sengaja dibuat untuk menampilkan keindahan dari sebuah tanaman.

" Bonsai itu karya seni, sebuah mahakarya sehingga jika ditanya soal harga itu juga relatif, dari yang jutaan sampai miliaran rupiah juga ada. Tergantung dari kematangan dan usia pohon tersebut,” ujarnya. 

Widodo juga menjelaskan bahwa mahalnya harga bonsai dilihat dari berbagai aspek, meliputi usia dan bentuknya. Menurutnya, bonsai yang memiliki nilai tawar tinggi yakni yang telah berumur panjang dan menyerupai pohon aslinya.

Kelengkapan bagian dari tanaman bonsai sendiri turut memengaruhi harganya, misalnya terdapat batang, dahan, ranting, cucu ranting, cicit ranting dan sebagainya.

" Makin lengkap sebuah tanaman bonsai dan makin tua akan semakin mahal. Karena bonsai memiliki nilai sejarah sehingga soal harga merupakan sebuah kesepakatan antara penjual dan pembeli. Jadi bisa sampai puluhan Miliar," imbuh Widodo.

Sementara itu pengunjung Pameran dan Kontes Mahakarya Bonsai Nasional 2022. Ryan, warga Ungaran, Kabupaten Semarang mengatakan pameran ini bisa menjadi inspirasi dalam membuat tanaman bonsai.

" Saya dirumah ada sejumlah koleksi bonsai. Dan kebetulan saya juga membuat sendiri bahan bahan tanaman bonsai. Jadi pameran ini cukup bagus dalam mencari ide dan membangun inspirasi," kata Ryan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ryan juga menambah jika tanaman bonsai yang dihadirkan dalam Pameran dan Kontes Mahakarya Bonsai Nasional 2022 sangat indah.

" Ini semua bonsai tentu sudah jadi ya. Mulai yang kelas prospek sampai utama semuanya bagus dan indah. Saya suka bonsai karena lewat bonsai kita bisa menikmati sebuah pohon secara 3 dimensi. Baik dari bawah, samping hingga atas semua bisa terlihat utuh," ungkapnya. (Abc/Buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadwal AVC Champions League 2026, Sabtu 16 Mei: Jakarta Bhayangkara Presisi Beraksi Lagi! Kali Ini Hadapi Jagoan Korea Selatan

Jadwal AVC Champions League 2026, Sabtu 16 Mei: Jakarta Bhayangkara Presisi Beraksi Lagi! Kali Ini Hadapi Jagoan Korea Selatan

Jadwal AVC Champions League 2026 hari Sabtu 16 Mei yang kini telah memasuki babak semifinal dan tinggal menyisakan 4 tim.
Buntut Kasus Narkoba, Pemprov DKI Cabut Izin Operasional The Seven dan B Fashion Jakarta Barat

Buntut Kasus Narkoba, Pemprov DKI Cabut Izin Operasional The Seven dan B Fashion Jakarta Barat

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta lewat Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) mencabut izin operasional dua tempat hiburan di Jakarta Barat.
Siapkan Dana Rp224 Juta, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Pulangkan 5 TKI Asal Karawang yang Terlantar di Libya

Siapkan Dana Rp224 Juta, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Pulangkan 5 TKI Asal Karawang yang Terlantar di Libya

Dedi Mulyadi atau KDM yang kini menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat sudah siapkan dana Rp224 juta demi pulangkan 5 TKI asal Karawang yang terlantar di Libya.
Sebentar Lagi Dituntaskan Dedi Mulyadi, Legislator Heran Kirab Milangkala Tatar Sunda hanya di 9 Wilayah Jabar

Sebentar Lagi Dituntaskan Dedi Mulyadi, Legislator Heran Kirab Milangkala Tatar Sunda hanya di 9 Wilayah Jabar

Legislator Jawa Barat, Maulana Yusuf Erwinsyah menyoroti lokasi Kirab Milangkala Tatar Sunda dijalankan Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) di 9 kabupaten/kota.
DPR Desak BEI Perbesar Free Float Usai 18 Saham Indonesia Ditendang dari Indeks MSCI

DPR Desak BEI Perbesar Free Float Usai 18 Saham Indonesia Ditendang dari Indeks MSCI

Anggota Komisi XI DPR RI Marwan Jafar mendesak Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan evaluasi terhadap pasar modal domestik.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Dedi Mulyadi Penuhi Permintaan Bocah Tasikmalaya yang Rewel Sampai Guling-guling Demi Bisa Foto dengan KDM

Dedi Mulyadi Penuhi Permintaan Bocah Tasikmalaya yang Rewel Sampai Guling-guling Demi Bisa Foto dengan KDM

Momen unik saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menemui seorang anak laki-laki asal Tasikmalaya yang viral guling-guling di kamar gegara ingin foto dengan KDM.
Akun Medsos Diduga Milik Juri LCC Indri Wahyuni Minta Maaf Hanya Lewat Bio Instagram, Warganet Geram

Akun Medsos Diduga Milik Juri LCC Indri Wahyuni Minta Maaf Hanya Lewat Bio Instagram, Warganet Geram

Warganet naik darah ketika menemukan akun medsos diduga milik juri LCC MPR Indri Wahyuni yang minta maaf hanya melalui bio serta foto profil Instagram-nya.
Ko Hee-jin Sindir Elisa Zanette? Setelah Resmi Datangkan Vanja Bukilic dan Zhong Hui, Pelatih Red Sparks Itu Bilang...

Ko Hee-jin Sindir Elisa Zanette? Setelah Resmi Datangkan Vanja Bukilic dan Zhong Hui, Pelatih Red Sparks Itu Bilang...

Menyambut gelaran V League 2026/2027, tim asal Kota Daejeon yakni Red Sparks akhirnya telah menemukan duet pemain asing baru mereka, Vanja Bukilic dan Zhong Hui
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT