News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viral Seorang Petugas Loket Disiram Kuah Oden oleh Calon Penumpang Kereta, Ini Tanggapan PT KAI

Viral unggahan seorang petugas KAI yang bagikan kisah rekan sesama petugas yang sedang menjaga loket di Satsiun Gambir yang disiram oleh calon penumpang Kereta.
Kamis, 27 Oktober 2022 - 18:06 WIB
Penumpang Siram Petugas KAI
Sumber :
  • Antara

Jakarta - Beberapa waktu lalu beredar sebuah unggahan dari seorang petugas KAI yang viral di media sosial yang membagikan kisah rekan sesama petugas yang sedang menjaga loket di Satsiun Gambir yang mendapat perlakuan tidak menyenngkan dari calon penumpang Kereta Api.

Kabar tersebut dibagikan oleh sebuah akun instagram @jalur5 pada hari Rabu (26/10/2022) yang membagikan kisah salah seorang petugas PT KAI yang sedang bertugas menjaga loket di Stasiun Gambir mendapat perlakuan tidak menyenangkan dimanaia disiram oleh calon penumpang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam unggahan viral yang dibagikan oleh akun @jalur5 itu terlihat sebuah tangkapan layar dari story instagram milik salah satu petugas PT KAI yang juga bertugas menjaga loket di Stasiun Gambir pada saat kejadian.

Dalam unggahan yang viral itu ia membagikan cerita dimana temannya yang pada saat itu bertugas melayani calon penumpang KA Argo Parahyangan berinisial N mendapat perlakuan tidak menyenangkan, diaman ia disiram menggunakan makanan berkuah oleh calon penumpang tersebut.

"Mohon perhatian buat semua penumpang pengguna jasa kereta  api untuk bisa mematuhi persyaratan sebelum menggunakan jasa kereta yaitu Diwajibkan Booster. Sore ini ada kejadian, gue dines berdua di loket dan temen gue di siram satu mangkok oden Lan beserta dengan kuah, cup, dan isi lainnya dalam keadan kuah oden yang anget sama penumpang yang ga bertanggung jawab dan arogan" narasi pada unggahan viral tersebut.

Bahkan petugas loket tersebut mengatakan jika meja, keyboard komputer, mesin edc, handphone, hingga laci untuk menyimpan uang yang ada di hadapannya terkena siraman kuah oden yang dilakukan oleh calon penumpang tersebut.

Padahal kita cuma petugas yang mengikuti aturan yang udah ditetapin sama pemerintah. Sebegitu arogannya padahal sama-sama wanita tapi apa gatunya hati nurani dengan nyiram kaya gitu depan banyak penumpang lain? nyiram terus langsung kabur kaya apa tau." sambungnya.

Disebutkan jika calon penumpang kereta Argo Parahyangan menyiram salah seorang petugas loket Stasiun Gambir dengan kuah oden karena ditolak naik kereta api setelah dirinya diketahui belum melakukan booster.

Kabar tersebut viral di media sosial twitter bahkan beberapa netizen terlihat mengecam aksi calon penumpang tersebut hingg beberap diantara mereka membagikan identitas dari calon penumpang tersebut.

"Viral kasus penumpang @kai121_ menyiram petugas loket di Stasiun Gambir dengan kuah oden Lan karena ditolak naik kereta api (belum melakukan booster). Penumpang diketahui merupakan anak kelahiran tahun 2000an, dan identitas sudah mulai menyebar di Twitter walaupun tidak disebarkan korban," tulis @jalur5 pada keterang video yang diunggahnya.

Tanggapan PT KAI

PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 1 Jakarta, akhirnya buka suara terkait dengan tindak tidak menyenangkan yang dilakukan oleh calon penumpang kepada salah satu petugas di Stasiun Gambir, Jakarta pada hari Senin (24/10/2022) yang viral di media sosial itu.

"Kami mengecam tindakan yang dilakukan oleh oknum penumpang tersebut. Petugas telah menjalankan fungsinya sesuai dengan SOP (prosedur standar operasi) yang berlaku," kata Kepala Humas PT KAI Daop 1 Eva Chairunisa.

Eva juga mengatakan jika kejadian yang viral di media sosial itu berawal seorang calon penumpang yang hendak menggunakan KA Argo Parahyangan dengan tujuan Bandung tidak diperbolehkan untuk melanjutkan proses boarding.

Saat melalui proses pemeriksaan, berdasarkan sistem terdata bahwa yang bersangkutan belum melakukan vaksin ketiga dan tidak dapat menunjukkan berkas lain seperti surat keterangan dari rumah sakit pemerintah jika memang tidak dapat divaksin karena alasan medis.

Setelah dijelaskan, petugas meminta penumpang tersebut untuk segera melakukan pembatalan tiket mengingat waktu yang terbatas untuk mekanisme pembatalan tiket hanya dapat dilakukan paling lama 30 menit sebelum KA berangkat.

"Pada saat di loket pembatalan petugas kembali menjelaskan mekanisme pembatalan dengan baik sesuai SOP, namun secara tiba-tiba calon penumpang tersebut dengan sengaja menyiram petugas dengan makanan berkuah. Setelah melakukan perbuatan tersebut penumpang langsung pergi," ujarnya.

KAI Daop 1 Jakarta menegaskan bahwa kelengkapan data vaksin merupakan salah satu persyaratan utama yang wajib dipenuhi oleh calon pengguna jasa. Ia menyebutkan, petugas akan melakukan pemeriksaan tiket sebelum calon pengguna naik KA.

Saat ini sistem pemeriksaan tiket sudah terintegrasi dengan aplikasi peduli lindungi, sehingga calon pengguna yang terdata belum melakukan vaksin sesuai ketentuan tidak akan diizinkan untuk melakukan perjalanan KA dan akan diminta untuk melakukan proses pembatalan tiket.

Ketentuan persyaratan vaksin tersebut diterapkan sejak 30 Agustus 2022, sesuai surat edaran (SE) Satgas Covid-19 nomor 24 Tahun 2022 dan Kementerian Perhubungan Nomor 84 Tahun 2022 bahwa setiap calon pengguna dengan usia 18 tahun ke atas wajib sudah melakukan vaksin dosis ketiga atau booster, sementara calon pengguna usia 6 s.d 17 tahun wajib sudah melakukan vaksin dosis kedua.

Jika terdapat alasan medis tidak dapat melakukan vaksin maka wajib menyertakan surat keterangan dokter dari rumah sakit pemerintah.

Daop 1 Jakarta meminta agar seluruh calon pengguna membaca dan memperhatikan kembali aturan yang berlaku pada saat membeli tiket.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pastikan jika seluruh persyaratan dapat dipenuhi sebelum melakukan perjalanan pada jadwal yang telah dipilih, sehingga tidak menimbulkan resiko batal berangkat.

Seluruh calon pengguna juga diminta untuk dapat memahami bahwa persyaratan yang harus dipenuhi saat menggunakan jasa Kereta Api merupakan kebijakan yang ditetapkan pemerintah sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid 19 sehingga perjalanan KA yang aman, nyaman dan sehat dapat diwujudkan. (ant/akg)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jurnalis Belanda Sebut Tim Geypens Bakal Pamit Jelang Timnas Indonesia Tampil di Piala AFF 2026: Kesepakatan Tak Tercapai

Jurnalis Belanda Sebut Tim Geypens Bakal Pamit Jelang Timnas Indonesia Tampil di Piala AFF 2026: Kesepakatan Tak Tercapai

Bursa transfer musim panas di Eropa hadirkan kabar mengejutkan bagi Timnas Indonesia. Bek Garuda, Tim Geypens, dikabarkan berpisah dengan klubnya, FC Emmen.
Siap-Siap Naik Level! 6 Zodiak yang Paling Bersinar di Tempat Kerja pada 1 Juli 2026: Leo Jadi Pusat Perhatian

Siap-Siap Naik Level! 6 Zodiak yang Paling Bersinar di Tempat Kerja pada 1 Juli 2026: Leo Jadi Pusat Perhatian

Memasuki Rabu, 1 Juli 2026, energi awal bulan diperkirakan membawa angin segar bagi sejumlah zodiak dalam urusan karier. Siapa saja mereka yang beruntung?
Timnas Voli Indonesia Rugi Besar Absen di AVC Men's Continental Championships 2026, Peluang ke Olimpiade 2028 Ikut Sirna

Timnas Voli Indonesia Rugi Besar Absen di AVC Men's Continental Championships 2026, Peluang ke Olimpiade 2028 Ikut Sirna

Absennya Timnas Voli Indonesia dari AVC Men's Volleyball Continental Championships 2026 menjadi kerugian besar bagi skuad Garuda. Salah satunya ialah sirnanya peluang untuk tampil di Olimpiade 2028.
Usai Roy Suryo dan Dokter Tifa, 3 Tersangka Kasus Ijazah Jokowi Segera Menyusul ke Kejaksaan

Usai Roy Suryo dan Dokter Tifa, 3 Tersangka Kasus Ijazah Jokowi Segera Menyusul ke Kejaksaan

Penanganan kasus dugaan pencemaran nama baik terkait tudingan ijazah palsi Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) terus bergulir.
Sikapi Kasus Kematian Dokter Icha, IDI Heran dengan Dugaan Intimidasi dari Oknum DPRD: Dia juga Manusia

Sikapi Kasus Kematian Dokter Icha, IDI Heran dengan Dugaan Intimidasi dari Oknum DPRD: Dia juga Manusia

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menyoroti dugaan intimidasi sejumlah oknum anggota DPRD TTU, NTT membuat dokter jaga IGD RS Leona, Dokter Icha tewas bunuh diri.
Harga Emas Antam Hari Ini 30 Juni 2026 Turun Rp15.000 Jadi Rp2.630.000 per Gram, Buyback Ikut Turun

Harga Emas Antam Hari Ini 30 Juni 2026 Turun Rp15.000 Jadi Rp2.630.000 per Gram, Buyback Ikut Turun

Harga Emas Antam hari ini 30 Juni 2026 yang dipantau dari laman Logam Mulia pukul 09.07 WIB mengalami penurunan Rp15.000.

Trending

Ramalan Keuangan Shio 1 Juli 2026: Tikus dan Monyet Ada Sinyal Positif

Ramalan Keuangan Shio 1 Juli 2026: Tikus dan Monyet Ada Sinyal Positif

Ramalan keuangan shio 1 Juli 2026 hadir lengkap dengan angka hoki! Siapa shio yang buka bulan baru dengan cuan paling kencang dan siapa yang perlu strategi dulu?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 1 Juli 2026: Sagitarius Panen Peluang

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 6 Zodiak Paling Berlimpah Cuan di 1 Juli 2026: Sagitarius Panen Peluang

Memasuki Rabu, 1 Juli 2026, sejumlah zodiak diperkirakan memasuki fase yang lebih menjanjikan dalam urusan finansial. Siapa saja mereka yang bercuan deras?
6 Zodiak Ini Diprediksi Banjir Cuan Sepanjang 1-7 Juli 2026, Ada Peluang Tambah Penghasilan

6 Zodiak Ini Diprediksi Banjir Cuan Sepanjang 1-7 Juli 2026, Ada Peluang Tambah Penghasilan

Memasuki pekan pertama Juli 2026, sejumlah zodiak diperkirakan akan merasakan pergerakan positif dalam sektor keuangan pada periode 1 - 7 Juli 2026. Siapa saja?
Piala Dunia 2026: Respons Carlo Ancelotti Usai Brasil Epic Comeback 2-1 Lawan Jepang dan Lolos 16 Besar, Tetap Respect ke Samurai Biru

Piala Dunia 2026: Respons Carlo Ancelotti Usai Brasil Epic Comeback 2-1 Lawan Jepang dan Lolos 16 Besar, Tetap Respect ke Samurai Biru

Pelatih Timnas Brasil, Carlo Ancelotti, memberikan apresiasi tinggi kepada para pemainnya usai memastikan tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Hasil 32 Besar Piala Dunia: Brasil Comeback Lawan Jepang, Jerman Disingkirkan Paraguay

Hasil 32 Besar Piala Dunia: Brasil Comeback Lawan Jepang, Jerman Disingkirkan Paraguay

Timnas Brasil mampu comeback dari Jepang di Piala Dunia 2026. Namun, Jerman justru gagal setelah ditumbangkan Paraguay di babak adu penalti
Ruang Ganti Timnas Jerman Suram Usai Dikalahkan Paraguay dan Tersingkir dari Piala Dunia 2026: Semuanya Kecewa

Ruang Ganti Timnas Jerman Suram Usai Dikalahkan Paraguay dan Tersingkir dari Piala Dunia 2026: Semuanya Kecewa

Jerman menelan pil pahit di Piala Dunia 2026. Die Mannschaft tersingkir secara dramatis setelah kalah 3-4 dari Paraguay melalui adu penalti pada babak 32 besar.
Selebgram Awkarin Diperiksa Kasus Hanania Travel, Ngaku Balikin Uang Saku ke Penyidik

Selebgram Awkarin Diperiksa Kasus Hanania Travel, Ngaku Balikin Uang Saku ke Penyidik

Selebgram Karin Novilda alias Awkarin selesai menjalani pemeriksaan sebagai saksi dalam promosi travel umrah Hanania Group, pada Senin (29/6/2026).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT