GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kader GP Ansor Afif Fuad Bicara Soal Sosok Ustaz Syafiq Riza Basalamah: Dia Memang Tidak Ngajarin Bikin Bom, tapi...

Salah satu kader GP Ansor, Afif Fuad Saidi berkomentar soal penolakan pengajian Ustaz Syafiq Riza Basalamah di Surabaya, sebut sosok Ustaz Syafiq Riza berbahaya
Jumat, 23 Februari 2024 - 11:18 WIB
Ustaz Syafiq Riza Basalamah
Sumber :
  • kolase

tvOnenews.com - Jagat media sosial sedang dihebohkan dengan kabar penolakan pengajian Ustaz Syafiq Riza Basalamah oleh GP Ansor pada Kamis (22/2/2024).

Kajian Ustaz Syafiq Riza Basalamah ini awalnya akan dilaksanakan di Masjis Assalam Purimas Surabaya namun mendapat penolakan dari pihak GP Ansor.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di dalam surat edaran dari GP Ansor yang diunggah Ustaz Syafiq Riza Basalamah melalui akun Instagram pribadinya, terlihat ada beberapa poin yang mendasari penolakan tersebut.

Poin pertama, menurut pandangan GP Ansor, Ustaz Syafiq Riza Basalamah kerap menyampaikan ceramah yang dinilai provokatif dan adu domba.

Lalu di poin kedua, GP Ansor juga menilai ceramah Ustaz Syafiq Riza Basalamah cenderung mengandung ujaran kebencian dan menimbulkan perpecahan.

 

Merespon aksi penolakan ini, Ustaz Syafiq Riza Basalamah menyampaikan permohonan maaf, khususnya kepada jemaah yang sampai di lokasi pengajian.

Di sisi lain, Afif Fuad Saidi selaku salah satu anggota GP Ansor pun ikut mengomentari ramainya pemberitaan penolakan pengajian Ustaz Syafiq Riza Basalamah tersebut.

Seperti dilansir tvOnenews.com dari akun X pribadi Afif Fuad Saidi, berikut isi kutipan cuitan Afif Fuad menyikapi penolakan ceramah Ustaz Syafiq Riza Basalamah.

Di dalam cuitannya, Afif Fuad menilai bahwa Ustaz Syafiq Riza Basalamah merupakan sosok yang kontroversial.

"Perihal Syafiq Basalamah yang ditolak Banser di Surabaya, Syafiq Riza itu Wahabi Salafi, kontroversi ceramahnya kita udah paham bersama, jangan berteman dengan Non Muslim, pertiwi engga boleh, nama Sri suruh ganti, tapi Syafiq ya ga mau ngaku kalo Wahabi, Ngakunya Aswaja, mana ada Aswaja isi ceramahnya begitu," cuit Afif Fuad soal penolakan ceramah Ustaz Syafiq Riza Basalamah.

Kemudian Afif Fuad juga berani menyebut ceramah yang dibawakan oleh Ustaz Syafiq Riza Basalamah berbahaya.

"Salafi Wahabi saya sudah bilang berkali kali, ini bahaya, pertama, memang benar mereka tidak mengajarkan membuat bom dan lain-lain," tulis Afif Fuad. 

"Namun pengikutnya tinggal selangkah lagi bisa menjadi teroris, enggak usah denial dengan fakta ini," lanjutnya.

Afif Fuad lalu mengaitkan dengan pernyataan dari BNPT menyangkut persoalan narapidana kasus terorisme.

"Sila lihat statement BNPT, hampir semua Napiter itu pahamnya Salafi Wahabi. So Clear," tegas Afif Fuad.

Afif Fuad juga menilai apa yang disampaikan oleh Ustaz Syafiq Riza Basalamah ini bisa mengganggu citra Islam Nusantara yang dikenal moderat.

"Kedua, ajaran mereka berbahaya bagi Islam Indonesia, bagi wajah teduh Islam nusantara yang moderat, bersanding ramah dengan pemeluk lain iman," kata Afif Fuad.

"Kalau ceramahnya Wahabi Salafi selalu Takfir, Ta`bid, dikit-dikit kafir, ini kan bahaya, intoleran, pengikutnya bisa jadi radikal bahkan teroris, ayo siapa yg bilang ga bahaya?," lanjutnya.

Pada bagian akhir, Afif Fuad menegaskan bahwa Ustaz Syafiq Riza Basalamah bukan berbahaya bagi NU akan tetapi bagi Indonesia.

"Syafiq bukan berbahaya kepada NU, tapi kepada Indonesia, bukan soal dia ga NU, Ga tahlilan dll, bukan, bukan masalah pada amaliyah ubudiyahnya, tapi kepada manhajul Fikr dan harokahnya,"  tegas Afif Fuad.

"Ini yg bermasalah, menginginkan hukum islam menjadi hukum negara, ini kafir, lalu ga boleh berteman, arabisasi, ini yg kacau dan bersamalah, bukan hanya Banser yg sering menolaknya, masyarakat lain juga. Banser ga pernah membubarkan pengajian, ga pernah," lanjutnya. 

Secara tegas, Afif Fuad juga menyatakan akan terus menolak siapa pun penceramah yang dianggap berbahaya bagi Indonesia.

"Kalau ada penceramah yg berbahaya bagi Indonesia, ya kami tolak, kami punya tanggung jawab sejarah untuk terus membersamai bangsa ini, bahkan dari sebelum merdeka, terimakasih," ujar Afif Fuad.

(far)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA


Dapatkan berita menarik lainnya dari tvOnenews.com di Google News, Klik di Sini

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Soal Pasien Diduga Jadi Korban Malapraktik di Jaksel, Polisi Ungkap Awal Mula Duduk Perkara dari Analisa Penyakit

Soal Pasien Diduga Jadi Korban Malapraktik di Jaksel, Polisi Ungkap Awal Mula Duduk Perkara dari Analisa Penyakit

Polda Metro Jaya mengungkap awal mula duduk perkara pasien yang juga pemilik saham berinisial Y menjadi korban malapraktik di sebuah rumah sakit swasta, di kawasan Semanggi, Jakarta Selatan (Jaksel).
Digugat ke PN Jakpus Gegara Polemik LCC Kalbar, Ahmad Muzani Buka Suara dan Tegur Para Juri

Digugat ke PN Jakpus Gegara Polemik LCC Kalbar, Ahmad Muzani Buka Suara dan Tegur Para Juri

Ketua MPR Ahmad Muzani merespons gugatan terkait polemik LCC 4 Pilar Kalbar. MPR juga mengaku telah memanggil dan menegur para juri.
Tren Penyakit Kronis Bergeser ke Generasi Muda, Gaya Hidup Jadi Pemicu Utama

Tren Penyakit Kronis Bergeser ke Generasi Muda, Gaya Hidup Jadi Pemicu Utama

Banyaknya anak muda yang kini terserang penyakit kronis umumnya diakibatkan konsumsi makanan cepat saji dan minuman bersoda secara berlebihan tanpa diimbangi aktivitas fisik yang cukup.
Wakil Indonesia Musim Lalu Absen Kini Persija Jakarta Berpeluang Tampil di ASEAN Club Championship? Begini Kata I.League

Wakil Indonesia Musim Lalu Absen Kini Persija Jakarta Berpeluang Tampil di ASEAN Club Championship? Begini Kata I.League

Pasukan asuhan Mauricio Souza dipastikan tak dapat mengejar Borneo FC dan Persib Bandung di dua laga tersisa karena keduanya memiliki 75 poin.
Polisi Ungkap Pelaku Curat Pengendara Motor di Jakbar Ternyata Residivis dan Kurir Narkoba, Ini Motifnya

Polisi Ungkap Pelaku Curat Pengendara Motor di Jakbar Ternyata Residivis dan Kurir Narkoba, Ini Motifnya

Polisi mengungkap fakta baru dibalik penangkapan pria berinisial T (25) yang merupakan pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) pengendara motor di Jalan Arjuna Selatan, Jakarta Barat, pada Senin (4/52026) sekitar pukul 02.25 WIB.
Lensa Berbicara: Anak-anak di Tengah Asap, Potret Ancaman Polusi di Marunda

Lensa Berbicara: Anak-anak di Tengah Asap, Potret Ancaman Polusi di Marunda

Kondisi polusi udara di wilayah ibu kota masih memprihatinkan. Salah satu dampaknya dirasakan oleh siswa di SD Negeri Marunda 05, Cilincing, Jakarta Utara, yang setiap hari berhadapan dengan paparan asap pabrik di sekitar lingkungan sekolah. Rabu (13/5/2026).

Trending

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dikabarkan akan segera mendapatkan lima pemain diaspora tambahan untuk Piala Asia 2027. Kelima pemain tersebut kabarnya adalah permintaan dari pelatih John Herdman.
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai viral Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Kini, warganet dibuat geram dengan isi status WhatsApp Indri Wahyuni
Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Curhatan Shindy Lutfiana Usai Dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, Sebut Rekan Sejawat Rayakan Kejatuhannya

Shindy Lutfiana curhat usai dicopot sebagai MC LCC MPR Kalbar, mengaku kehilangan pekerjaan dan kecewa rekan sejawat rayakan kejatuhannya. Simak pengakuannya!
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT