GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hari Terakhir Kedatangan Jemaah Haji Indonesia Gelombang I di Madinah, Kadaker Apresiasi Petugas: Terus Berikan yang Terbaik

Pada hari ini, Jumat (24/5/2024) adalah hari terakhir kedatangan jemaah haji Indonesia gelombang I di Kota Madinah. Kepala Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, Ali Machzumi memberikan apresiasi kepada petugas.
Jumat, 24 Mei 2024 - 13:49 WIB
Kepala PPIH Daerah Kerja Madinah Ali Machzumi saat Pimpin Apel Pagi Petugas Haji di Kantor Urusan Haji Madinah, Jumat (24/5/2024)
Sumber :
  • Henri Lukmanul Hakim/ Media Center Haji 2024

Jakarta, tvOnenews.com - Jumlah jemaah haji Indonesia gelombang I sebanyak 90.000 jemaah.

Pada hari ini, Jumat (24/5/2024) adalah hari terakhir kedatangan jemaah haji Indonesia gelombang I di Kota Madinah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, Ali Machzumi memberikan apresiasi kepada petugas.

“Hari ini, 16 hari kedatangan petugas haji di Madinah dan 13 hari kedatangan jemaah haji,” ujar Ali saat memimpin apel pagi di Kantor Urusan Haji Madinah, Jumat (24/5/2024).

“Entah sudah berapa puluh bahkan ratusan jemaah haji yang tersesat, ratusan koper yang diantar. Belum lagi jemaah yang tidak ingin terpisah dengan kloternya, dan lain sebagainya,” sambung Ali.

Oleh karenanya, Ali selaku Kadaker Madinah memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para petugas.

“Saya berikan apresiasi sebesar-besarnya kepada petugas yang tidak ada lelahnya. Istirahat hanya 2-3 jam setiap hari,” katanya.

Namun Ali mengingatkan bahwa tugas petugas haji Daker Madinah belumlah tuntas.

“Sampai 1 Juni kita akan masih berikan pelayanan di Madinah. Penerbangan sudah selesai namun jemaah masih ada hingga awal Juni,” tandas Ali.

Ali juga mengingatkan agar petugas tetap menjaga kondisi kesehatannya karena puncak haji masih lama.

“Jaga kesehatan. Puncak haji di Mekkah bukan di Madinah,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Ali juga mengingatkan bahwa petugas harus ikhlas dalam melayani para tamu Allah.

“Tidak perlu melihat ada kepala seksi apa tidak. Berikan pelayanan kepada jemaah haji 24 jam sebagai ladang ibadah bapak ibu,” imbaunya.

“Ada yang menyanjung atau tidak ada, ada yang melihat atau tidak, itu hubungan kita kepada tamu Allah hubungan kepada Allah SWT,” lanjutnya.

Ali juga mengingatkan agar petugas haji sabar ketika diberikan kritik oleh jemaah haji Indonesia.

“Kita sebagai pelayan, kalau tuan kita marah tidak apa-apa, kita tetap berikan yang terbaik. Wajar jika jemaah Haji menuntut kepada kita,” katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Karena kita sudah berniatkan untuk menjadi petugas haji. Saya sendiri diprotes dimarahi oleh jemaah haji,” sambungnya.

Namun Ali juga mengatakan, meski ada yang komplain, tidak sedikit juga jemaah haji yang memuji petugas haji Indonesia.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus mengimbau kepada seluruh korban bencana banjir di Aceh Tamiang yang telah menerima bantuan rumah sewa, Huntara, uang lauk,
Erick Thohir Nilai Kemenangan Timnas Indonesia: Perjuangan Belum Selesai

Erick Thohir Nilai Kemenangan Timnas Indonesia: Perjuangan Belum Selesai

Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyambut positif kemenangan Timnas Indonesia atas Saint Kitts and Nevis dalam ajang FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung
DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

Anggota Komisi X DPR Robert Joppy Kardinal mengkritik praktik monopoli dan duopoli rute penerbangan, khususnya di wilayah Indonesia Timur seperti Maluku dan
Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Media Belanda, de Gelderlander nilai pemain Timnas Indonesia yang menjadi kunci di FIFA Series 2026 bukan Beckham Putra hingga Mauro Zijlstra, tapi Ole Romeny.
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.

Trending

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Ketum PSSI, Erick Thohir, meminta Timnas Indonesia segera mengalihkan fokus ke laga lawan Bulgaria usai meraih kemenangan meyakinkan pada ajang FIFA Series 2026
Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Media Belanda, de Gelderlander nilai pemain Timnas Indonesia yang menjadi kunci di FIFA Series 2026 bukan Beckham Putra hingga Mauro Zijlstra, tapi Ole Romeny.
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya menjelaskan hukum membunuh atau menepuk nyamuk secara sengaja akibat diganggu maupun digigit dalam syariat agama Islam.
DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

Anggota Komisi IV DPR RI Hindun Anisah mengingatkan pemerintah terkait ancaman kenaikan harga pupuk akibat perang Iran dengan Israel dan Amerika Serikat (AS).
PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus mengimbau kepada seluruh korban bencana banjir di Aceh Tamiang yang telah menerima bantuan rumah sewa, Huntara, uang lauk,
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT