GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kisah Pemujaan Maradona di Argentina yang Melahirkan Agama Baru, dari Aturan Ritual sampai Doa Khusus

Begini kisah awal mula sekelompok pemuja legenda Timnas Argentina, Diego Maradona membentuk sebuah agama baru bernama Iglesia Maradoniana atau Gereja Maradona.
Minggu, 27 Oktober 2024 - 21:17 WIB
Legenda pesepak bola Timnas Argentina, Diego Maradona
Sumber :
  • AFA

tvOnenews.com - Legenda pesepak bola Timnas Argentina, Diego Armando Maradona dikenal Diego Maradona telah memikat hati pecinta sepak bola di dunia. Bahkan, ada fans berat menciptakan sebuah agama baru didekasikan sebagai pahlawan.

Beberapa orang yang membentuk suatu kelompok pemujanya menyebutkan Diego Maradona seperti "Pahlawan Argentina". Kalimat tersebut mengandung bahwa legenda pesepak bola dunia itu memiliki kedudukan yang setara tuhan atau dewa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dikutip tvOnenews.com melalui world-religions, Minggu (27/10/2024), Iglesia Maradoniana, nama agama baru berasal dari kelompok pemuja Diego Maradona yang didirikan pada 30 Oktober 1998. Mereka membuat Gereja Maradona di Kota Rosario, Argentina.

Kebetulan, pendirian Gereja Maradona juga tepat pada Hari Ulang Tahun (HUT) Maradona yang kala itu telah mencapai usia 38 tahun.

Tiga fans berat yang mendirikan Iglesia Maradoniana atau Gereja Maradona di antaranya Alejandro Veron, Hernan Amez, dan Hector Campomar.

Iglesia Maradona atau Gereja Maradona, agama baru dari pemuja Diego Maradona
Iglesia Maradona atau Gereja Maradona, agama baru dari pemuja Diego Maradona
Sumber :
  • mundotkm

 

Mulanya Iglesia Maradoniana hanya mempunyai anggota sebagai pengikut Gereja Maradona berjumlah 30-40 orang. Setiap pengikutnya merupakan fans yang sangat fanatik terhadap legenda Argentina tersebut.

Selain penggemar beratnya, puluhan jemaah anggota Iglesia Maradoniana rata-rata memiliki domisili terletak di Italia dan Argentina itu sendiri. Mereka pun membentuk prinsip secara logis dengan penyebutan sekte kepercayaan dengan kalimat "Maradonianos".

Dinukil dari NSS Sports, konsep Maradonianos harus perlu dibedakan antara ibadah dan agama. Namun, prinsip itu merupakan kegiatan pemujaan terhadap kesucian layaknya Tuhan. Setiap beberapa kondisi dari Maradona mendapat anggapan adanya bentuk agama.

Berdasarkan data terakhir, Gereja Maradona telah memiliki sekitar 200.000 orang pengikut. Mereka berasal dari 130 negara sebagai bentuk mendedikasikan untuk Maradona.

Sebelumnya, Diego Maradona pernah menyebutkan tentang "sepak bola adalah agama". Itu menjadi pemantik kisah pemujaan melahirkan Iglesia Maradoniana atau Gereja Maradona.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Football isn’t a game, nor a sport; it’s a religion (Sepak bola bukanlah sekadar sebuah permainan atau olahraga, itu adalah agama)," kata Maradona.

Salah satu pencetus Gereja Maradona, Alejandro Veron menyebutkan sepak bola adalah agama baginya. Ia langsung mengutarakan pendapatnya kepada The Guardian pada 2008.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR Bela Siswa SMAN 1 Pontianak: Jangan Sangka Mereka Memberontak, Sikap Kritis Siswa ke Juri LCC 4 Pilar Perlu Dihargai

DPR Bela Siswa SMAN 1 Pontianak: Jangan Sangka Mereka Memberontak, Sikap Kritis Siswa ke Juri LCC 4 Pilar Perlu Dihargai

Anggota Komisi II DPR RI Fraksi PKS, Aus Hidayat Nur menyoroti polemik Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI tingkat Kalimantan Barat yang belakangan ramai diperdebatkan publik.
Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan maaf Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Kalimantan Barat dinilai tak cukup, netizen hingga Bunda Corla minta untuk buat video.
Budaya Kerja Sehat Berdampak Besar pada Produktivitas Perusahaan di Era Digital? Ini Alasannya

Budaya Kerja Sehat Berdampak Besar pada Produktivitas Perusahaan di Era Digital? Ini Alasannya

MetaDesk: Budaya kerja kini menjadi indikator penting dalam menilai daya saing perusahaan, bukan hanya di tingkat nasional tetapi juga regional. Fenomena ini terlihat jelas di sejumlah perusahaan
DPR: Polri Harus Tindak Tegas Premanisme dan Begal yang Ganggu Masyarakat

DPR: Polri Harus Tindak Tegas Premanisme dan Begal yang Ganggu Masyarakat

Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI, M. Sarmuji menyoroti maraknya aksi begal dan premanisme yang terjadi di berbagai daerah sepanjang Mei 2026.
DPR Warning BPS soal Sensus Ekonomi 2026: Data Harus Valid Sesuai Fakta

DPR Warning BPS soal Sensus Ekonomi 2026: Data Harus Valid Sesuai Fakta

Wakil Ketua Komisi X DPR RI, MY Esti Wijayati memberi peringatan kepada Badan Pusat Statistik (BPS) terkait pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.
TVRI Buka Suara Usai Disorot DPR soal Lokasi Nobar Piala Dunia 2026 yang Tak Merata

TVRI Buka Suara Usai Disorot DPR soal Lokasi Nobar Piala Dunia 2026 yang Tak Merata

Anggota Komisi VII DPR RI, Izzuddin Alqassam Kasuba menyoroti rencana nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026 yang dinilai belum berpihak pada kawasan Indonesia Timur.

Trending

Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan Maaf MC Lomba Cerdas Cermat MPR Dinilai Tak Cukup, Bunda Corla dan Netizen: Buat Video

Permintaan maaf Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Kalimantan Barat dinilai tak cukup, netizen hingga Bunda Corla minta untuk buat video.
Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

Imbas Polemik Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Wedding Planner Langsung Putus Hubungan Kerja dengan MC

MC yang bertugas dalam Lomba Cerdas Cermat yang diselenggarakan MPR mengalami pemutusan hubungan kerja setelah polemik penilaian dewan juri terhadap peserta
Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Sama-sama Tersingkir dari Piala Asia U-17, AFC Resmi Beri Hukuman bagi Qatar Imbas Pertandingan Vs Timnas Indonesia U-17

Tak hanya dipastikan tersingkir, Qatar justru mendapatkan hukuman dari AFC imbas dari pertandingan melawan Timnas Indonesia U-17 di laga pekan kedua babak penyisihan grup Piala Asia U-17. 
Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Rekam Jejak Indri Wahyuni, Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI di Kalbar yang Viral

Berikut profil dan rekam jejak karier Indri Wahyuni, dewan juri Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI di Kalimantan Barat yang viral di media sosial.
John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

John Herdman Penuh Senyum, Timnas Indonesia Segera Dapat Tambahan 5 Pemain Diaspora Jelang Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dikabarkan akan segera mendapatkan lima pemain diaspora tambahan untuk Piala Asia 2027. Kelima pemain tersebut kabarnya adalah permintaan dari pelatih John Herdman.
Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Status WhatsApp Diduga dari Juri LCC 4 Pilar MPR Indri Wahyuni Bocor ke Media Sosial, Isinya di Luar Dugaan

Viral di media sosial beberapa potongan foto screenshot status WhatsApp yang diduga milik juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni yang berisi sejumlah pesan.
Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai Viral Kasus Cerdas Cermat MPR, Isi Status WhatsApp Juri Indri Wahyuni Buat Geram Warganet

Usai viral Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Kini, warganet dibuat geram dengan isi status WhatsApp Indri Wahyuni
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT