News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ira Swara Ngaku Suami Jadi Tukang Ojek Online Demi Beri Nafkah Keluarga, Buya Yahya Katakan Rasulullah SAW Berikan Dua Pilihan Jika …

Setelah lama tak terdengar hingga akhirnya kembali ke dunia hiburan, Ira Swara kini mengaku suaminya jadi ojek online. Ingatkanlah pada ceramah Buya Yahya ini.
Selasa, 19 November 2024 - 20:16 WIB
Penyanyi Ira Swara
Sumber :
  • Instagram/iraswara

tvOnenews.com - Setelah lama tak terdengar kabar hingga akhirnya kembali ke dunia hiburan, Ira Swara kini mengaku suaminya menjadi tukang ojek online.

Ira Swara mengakui, akibat Covid-19 yang melanda, keluarganya sempat mengalami kesulitan ekonomi hingga suaminya yang dulu arsitek harus menjadi ojek online. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam acara  Pagi-pagi Ambyar Trans tv, Ira Swara mengaku awalnya dirinya ingin mundur dari dunia hiburan dan fokus dengan keluarga.

"Dulu aku sempat mundur dari entertainment, kalau punya usaha inginnya di rumah, mengurus anak-anak, makanya sempat vakum," ujar Ira Swara.

Namun ternyata, keadaan membuat dirinya kembali memutuskan untuk kembali ke dunia hiburan.

"Tapi karena keadaan, mau enggak mau yang aku bisa, keahlian aku nyanyi, makanya aku terjun lagi," kata Ira Swara.

Bahkan kata Ira, bukan dirinya saja yang berkorban, suaminya yang dulunya arsitek juga menjadi tukang ojek online demi mencukupi kebutuhan hidup keluarga.

"Suami jadi driver online untuk menuhin kebutuhan. Alhamdulillah, kita harus bertahan," kata Ira Swara.

Ira kemudian menuturkan bahwa keputusan suami untuk menjadi tukang ojek online itu terpaksa diambil karena sulitnya mendapat pekerjaan.  

"Karena yang bisa itu (jadi ojek online), karena udah lumayan umur kita," jelas Ira Swara.

"Padahal suami arsitek, tapi sudah cari kerjaan ditolak-tolak," sambung Ira ketika mengisahkan kisah hidupnya.

Ira mengaku bersyukur atas nafkah yang diberikan suami dari penghasilan menjadi tukang ojek online itu.

Meski kata Ira hanya tersisa Rp 100.000 untuk makan dari penghasilan ojek online itu, ia selalu bersyukur.

"Istilahnya bersih makan Rp 100.000 saja Alhamdulillah, karena banyak yang harus ditutup-tutupi," jelas Ira. 

Ira menjelaskan, sebagaimana yang dihadapi orang lain, bisnis yang dijalani bersama suami juga terimbas dampak Covid-19.

"Imbas dari Covid kemarin, aku sama suami ada usaha, secara finansial kami lumayan ada perubahan sangat banyak," ungkap Ira.

Bahkan kata Ira, sang putrinya juga sempat harus cuti kuliah akibat ekonomi yang banyak perubahan.

Kisah Ira Swara ini mengingatkan akan pentingnya suami dalam memberi nafkah kepada keluarga.

Sebagaimana ajaran dalam Islam, seorang suami wajib menafkahi istrinya selama menikah. 

Setelah ijab kabul dilaksanakan, saat itu hak dan kewajiban keduanya mulai berlaku, termasuk perihal nafkah suami terhadap istri.

Seorang suami wajib menafkahi istrinya sebagaimana dinyatakan pada sejumlah firman Allah dalam Al-Qur’an, salah satunya Surah An Nisa ayat 34.

اَلرِّجَالُ قَوَّامُوْنَ عَلَى النِّسَاۤءِ بِمَا فَضَّلَ اللّٰهُ بَعْضَهُمْ عَلٰى بَعْضٍ وَّبِمَآ اَنْفَقُوْا مِنْ اَمْوَالِهِمْ

Artinya: "Laki-laki (suami) adalah penanggung jawab atas para perempuan (istri) karena Allah telah melebihkan sebagian mereka (laki-laki) atas sebagian yang lain (perempuan) dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari hartanya,” (QS. An Nisa: 34)

Selain itu, Rasulullah SAW dalam hadisnya juga mengingatkan akan kewajiban  suami untuk menafkahi istrinya. Berikut hadisnya.

Diriwayatkan dari Jabir RA, Rasulullah SAW bersabda dalam khutbahnya saat haji wada,

"Bertakwalah kepada Allah dalam soal wanita, sebab mereka itu adalah tawanan di tangan kalian. Kalian ambil mereka dengan amanat Allah dan kalian halalkan kemaluannya dengan kalimat Allah. Bagi mereka rezekinya atas kalian, begitu pula pakaiannya, dengan cara yang ma’ruf,” (HR Muslim)

Lantas bagaimana jika dalam rumah tangga yang bekerja dan mencari nafkah adalah istri?

Dalam satu ceramah, Buya Yahya mendapatkan pertanyaan dari jamaahnya perihal hal tersebut.

Buya Yahya Menjelaskan tugas laki-laki adalah memberi nafkah kepada istri dan anak-anaknya.

“Laki-laki itu memberi nafkah. Kecuali laki-laki tersebut ada uzur sakit, sudah berusaha tetap bangkrut,” jelas Buya Yahya. 

Kata Buya Yahya memang ada orang nasibnya nasib bangkrutan yang dimana  setiap dagang mesti bangkrut.

“Nggak bisa dagang. Sehingga di dalam rumah pun dia nggak bisa jadi pemimpin dalam urusan apapun karena memang lemahnya dia, ada orang semacam itu,” ungkap Buya Yahya.

Ketika kondisi seperti itu maka kata Buya Yahya, Rasulullah SAW memberikan dua pilihan.

Buya Yahya kemudian menceritakan kisah seorang wanita yang terus bekerja menafkahi keluarganya karena suaminya bangkrut. 

Rasulullah SAW lantas memberikan solusi untuk wanita tersebut jika merasa tidak pernah diberi nafkah.

“Nabi berikan solusi yang pertama, kalau memang suamimu tidak pernah memberi nafkah kepadamu pilihan pertama untukmu adalah kamu berhak minta cerai. Kenapa? Sebab namanya makan ini nggak bisa ditunda,” jelas Buya Yahya.

“Biarkan sang wanita itu cerai, dicerai kemudian menikah lagi mungkin dapat suami yang bisa mencukupinya,” sambungnya.

Hal ini karena kata Buya Yahya tidak  boleh seorang laki-laki mengambil seorang wanita di dalam rengkuhannya dalam pernikahan kalau tidak beri nafkah.

Rupanya kata  Buya Yahya, mendengar saran tersebut, sang istri rupanya masih punya hati. 

Wanita tersebut lantas meminta saran lain kepada Rasulullah SAW perihal permasalahan rumah tangganya.

“Kalau begitu pilihan yang kedua, kamu tetap yang mencukupinya, kamu yang ngasih nafkah kepada suamimu dan disaat seperti itu kamu mendapatkan pahala yang berlipat-lipat,” kata Buya Yahya.

Pilihan kedua ini kata Buya Yahya jika diambil sang istri maka akan menjadi ladang pahala.

“Pertama pahala engkau menyenangkan suami, kedua pahala ngasih rezeki dan nafkah, ketiga adalah pahala silaturahimmu dengan anak-anakmu,” jelas Buya Yahya.

Namun, saran kedua ini kata Buya Yahya tidak berlaku jika suami kurang bersyukur dan tidak mau beribadah. 

Apalagi jika suami kerap meminta uang istri dengan kasar.

Buya Yahya menyarankan, sebagai seorang suami yang sadar akan kekurangannya dan lebih menghargai istri. 

Misal, saran Buya Yahya dengan memuji istri atau meminta maaf lantaran membuat istrinya harus bekerja keras.

“Paling gak punya penghargaan dan kata maaf itu saja sudah cukup. Maaf istriku aku belum bisa dan mengerti,” saran Buya Yahya.

Buya Yahya kemudian memberikan pemahaman dimana terkadang yang menjadi masalah dalam rumah tangga adalah seorang suami yang kurang bersyukur. 

Sementara di satu sisi wanita yang merasa punya kelebihan akan mudah muncul perasaan sombong.

“Umumnya wanita itu kalau diberi oleh Allah kelebihan gajinya lebih tinggi karirnya lebih, itu sudah mulai sewenang-wenang,” kata Buya Yahya. 

“Dia mulai ngangkat suara berani kepada suaminya,” sambungnya.

Oleh sebab itu, Buya Yahya berpesan kepada para wanita agar lebih tawadhu ketika mendapat kelebihan dari Allah SWT. 

“Wanita hati-hati, siapapun Anda yang Allah telah berikan kelebihan hendaknya kelebihan itu menjadikan Anda semakin tawaduh, kalau tidak berantakan, nggak mau dipimpin oleh suami,” saran Buya Yahya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal ini sebagaimana sifat Sayyidah Khadijah Al-Kubra, istri tercinta Rasulullah SAW.

“Wanita salehah itu mewarisi akhlaknya sayyidah Khadijah al-Kubra, orang kaya raya yang luar biasa di kota Makkah. Kekayaannya tidak menjadikan dia sombong. Dia lebih senang mencukupi tapi dapat tiga pahala,” pungkasnya. (adk/put)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Idap HIV, Pelaku Mutilasi Depok Rutin Kontrol hingga Ikut Kajian

Idap HIV, Pelaku Mutilasi Depok Rutin Kontrol hingga Ikut Kajian

Fakta baru ditemukan dalam kasus mutilasi Depok. Fakta barunya, yakni pelaku mengidap HIV. Selama ini dia rutin kontrol dan membeli obat.
Pengembalian Uang Raja Juli Kurang 2.000 Dolar Singapura, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan dan Kapolres Kuansing

Pengembalian Uang Raja Juli Kurang 2.000 Dolar Singapura, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan dan Kapolres Kuansing

Uang yang dikembalikan Raja Juli ke KPK ternyata kurang 2.000 dolar Singapura. Padahal, pemberian amplop dari Suhardiman kepada Menhut sebesar 14.000 Dolar Singapura.
UMKM Binaan Pertamina Raih Omzet Rp8,57 Miliar sepanjang Semester I-2026, Berkat Perluasan Akses Pasar

UMKM Binaan Pertamina Raih Omzet Rp8,57 Miliar sepanjang Semester I-2026, Berkat Perluasan Akses Pasar

Berkat perluasan akses pasar, UMKM binaan Pertamina mencatatkan omzet sebesar Rp8,57 miliar sepanjang semester I 2026 melalui berbagai pameran regional hingga internasional.
Pemkab Tapteng Percepat Realisasi TKD Rp 123,727 Miliar Untuk Pemulihan Pascabencana

Pemkab Tapteng Percepat Realisasi TKD Rp 123,727 Miliar Untuk Pemulihan Pascabencana

Pemkab Tapteng menegaskan komitmen penuh untuk mempercepat realisasi dan penggunaan TKD Tahun Anggaran 2026 sebesar Rp123,727 miliar, sebagai instrumen anggaran untuk mempercepat penanganan, rehabilitasi, rekonstruksi dan pemulihan masyarakat pascabencana.
Gali Memori Kolektif, Kelompok Riset FIB UI Kembangkan Pariwisata Berkelanjutan di Candi Cangkuang Garut

Gali Memori Kolektif, Kelompok Riset FIB UI Kembangkan Pariwisata Berkelanjutan di Candi Cangkuang Garut

Kelompok Riset KR NEXUS FIB UI mendorong upaya pengembangan pariwisata berkelanjutan berbasis memori kolektif, sejarah lokal, dan pengetahuan masyarakat adat di Candi Cangkuang dan Kampung Pulo.
Kurangi Subjektivitas Pengisian Jabatan, Setelah Jatim Menkum Supratman Serahkan Pemilihan KaKanwil Sumut Lewat E-Voting

Kurangi Subjektivitas Pengisian Jabatan, Setelah Jatim Menkum Supratman Serahkan Pemilihan KaKanwil Sumut Lewat E-Voting

Kementerian Hukum menguji penerapan manajemen talenta berbasis e-voting di Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Utara.

Trending

Pengembalian Uang Raja Juli Kurang 2.000 Dolar Singapura, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan dan Kapolres Kuansing

Pengembalian Uang Raja Juli Kurang 2.000 Dolar Singapura, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan dan Kapolres Kuansing

Uang yang dikembalikan Raja Juli ke KPK ternyata kurang 2.000 dolar Singapura. Padahal, pemberian amplop dari Suhardiman kepada Menhut sebesar 14.000 Dolar Singapura.
Istana Kaget Ada Siswa Sekolah Rakyat Lolos Seleksi Calon Paskibraka Nasional, Ini Sosoknya

Istana Kaget Ada Siswa Sekolah Rakyat Lolos Seleksi Calon Paskibraka Nasional, Ini Sosoknya

Siswa Sekolah Rakyat berhasil menembus seleksi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat nasional yang akan bertugas dalam upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Istana Merdeka pada 17 Agustus 2026.
Cara Nonton Live Streaming Dana White's Contender Series Bilal Hasan Vs Mridul Saikia Pagi Ini

Cara Nonton Live Streaming Dana White's Contender Series Bilal Hasan Vs Mridul Saikia Pagi Ini

Berikut cara nonton live streaming pertarungan Dana White's Contender Series, salah satunya ada pertarungan antara Bilal Hasan melawan Mridul Saikia.
Media Sosial Dongkrak Omzet UMKM Lokal

Media Sosial Dongkrak Omzet UMKM Lokal

Kehadiran media sosial kini bukan lagi sekadar panggung hiburan, melainkan telah bertransformasi menjadi katalis utama pertumbuhan ekonomi mikro.
FIFA Resmi Cabut Sanksi Persib Bandung, Robert Rene Alberts Akhirnya Bikin Klarifikasi: Saya Sebenarnya Tak Mau

FIFA Resmi Cabut Sanksi Persib Bandung, Robert Rene Alberts Akhirnya Bikin Klarifikasi: Saya Sebenarnya Tak Mau

Mantan pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts, akhirnya membuat klarifikasi soal laporannya yang menyebabkan klub dihukum. FIFA sempat menjatuhkan hukuman kepada Maung Bandung, namun akhirnya mencabutnya.
Profil Bilal Hasan, Petarung MMA Indonesia yang Resmi Raih Kontrak UFC

Profil Bilal Hasan, Petarung MMA Indonesia yang Resmi Raih Kontrak UFC

Menilik profil singkat Bilal Hasan, petarung MMA Indonesia yang baru saja meraih kontrak UFC usai tampil gemilang di Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 pada Rabu (12/8/2026) pagi WIB.
Lansia Korban Penipuan Iming-Iming Tebus Aset Rp3 Miliar di Tangsel Sempat Terjebak Satu Jam di Kamar Mandi, Kunci Dibawa Pelaku

Lansia Korban Penipuan Iming-Iming Tebus Aset Rp3 Miliar di Tangsel Sempat Terjebak Satu Jam di Kamar Mandi, Kunci Dibawa Pelaku

Polisi mengungkap fakta baru dibalik penangkapan dua pria berinisial A (38) dan EJ (45) yang melakukan penipuan menggunakan modus tebus aset Rp3 miliar terhadap wanita lansia di Tangerang.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT